Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Kepentingan Nasional Indonesia dalam Akuisisi Kapal Perang Kelas Thaon di Revel dari Italia Tahun 2024-2025 Pratama, Tio; Argenti, Gili; Gustianti, Nurbani Adine
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Kepentingan Nasional Indonesia dalam Akuisisi Kapal Perang Kelas Thaon di Revel dari Italia Tahun 2024-2025”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kepentingan nasional Indonesia yang strategis melalui studi kasus akuisisi alutsista canggih. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini bersifat data primer dan sekunder. Teori dan konsep yang digunakan dalam penelitan ini adalah kepentingan nasional dan dinamika persenjataan (arms dynamics). Hasil penelitian menemukan bahwa kerja sama pertahanan antara Italia dan Indonesia adalah melalui akuisisi dua unit kapal perang PPA Kelas Thaon di Revel, yang kemudian diklasifikasikan ulang sebagai fregat kelas Brawijaya dengan nama KRI Brawijaya (320) dan KRI Prabu Siliwangi (321). Kepentingan nasional Indonesia dalam akuisisi kapal perang ini adalah sebagai program modernisasi alutsista TNI, khususnya TNI-AL. Fregat Brawijaya akan dikerahkan dalam operasi pencegahan dan pengamanan dalam menanggapi ancaman keamanan maritim di Laut Natuna Utara, Laut Cina Selatan dan celah ALKI. Akuisisi dua kapal perang tersebut berdampak pada dinamika persenjataan kawasan regional Asia Tenggara dengan peningkatan yang stabil dalam mengimbangi kekuatan asing yang lebih kuat.
The Spread of Narcotics in Southeast Asia: ASEAN's role in tackling drug trafficking Nasution, Radja Pratama; Argenti, Gili
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transnational crime is a type of crime that involves perpetrators or effects that cross national borders. These crimes often involve organized criminal networks operating in multiple countries, taking advantage of legal differences, law enforcement weaknesses and political instability to further their illegal activities. One of them is Drug Trafficking. This journal uses the theory of Securitization, in international relations (Copenhagen School) is the process of changing the subject into a 'security' issue by the state. This is an extreme version of politicization that allows any means to maintain security. Securitized issues are not always issues that determine the survival of a state. A securitized issue is precisely the issue when someone succeeds in turning an issue into a matter of life and death (existential). Securitization theorists assert that subjects that are successfully securitized receive more attention and resources than subjects that fail to be securitized, triggering greater human losses. Securitization studies seek to understand "who securitizes (the actor), on what basis (the threat), for whom (the referent object), why, how the outcome is, and what are the conditions." Securitization theory in international relations is a concept derived from the Copenhagen School, which was pioneered by Barry Buzan. This journal discusses how ASEAN's role in tackling the spread of drugs.