Nurjannah Nurjannah
Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Ghazali Soppeng

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Hukum Islam dalam Sistem Legislasi Nasional Indonesia: Analisis Normatif terhadap Regulasi Keagamaan Suandi Suandi; Tarmizi Tarmizi; Musyfikah Ilyas; Nurjannah Nurjannah
Al-Azhar Islamic Law Review VOLUME 7 NOMOR 2, 2025
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah), Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhar Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian yang membahas terkait integrasi hukum Islam dalam sistem hukum nasional di Indonesia pada umumnya lebih bersifat deskriptif dengan memposisikan hukum Islam hanya sebagai sumber nilai secara umum, tanpa mendalami secara spesifik regulasi yang dihasilkan dari hukum Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara normatif integrasi hukum Islam dalam regulasi keagamaan nasional yang dispesifikkan pada Undang-Undang Perkawinan, Undang-Undang Zakat, Undang-Undang Haji, dan Kompilasi Hukum Islam (KHI). Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menggunakan pendekatan analisis normatif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi hukum Islam dalam sistem hukum nasional tidak sekedar bersifat formalitas, namun menempatkan pengakuan agama sebagai dasar dari sahnya perkawinan, kewajiban pengelolaan zakat oleh negara, penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, serta kodifikasi hukum Islam yang diakomodir dalam KHI. Penelitian ini memiliki kebaruan pada pemetaan model integrasi hukum Islam yang bersifat selektif dan akomodatif sehingga bukan sekedar simbolisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aturan keagamaan yang sudah ada menempatkan hukum Islam sebagai bagian integral dalam kerangka hukum nasional yang bekerja dalam konteks pluralisme hukum di Indonesia.
Maslahah Najmuddin Al-Thufi: A Framework for Fintech Benefit Realization in Indonesia Nugraha Hasan; Achmad Abubakar; Hasyim Haddade; Kurniati Kurniati; Nurjannah Nurjannah; Sabbar Dahham Sabbar
Jurnal Ilmiah Al-Syir'ah Vol 22, No 1 (2024)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jis.v22i1.2100

Abstract

This study explores the concept of maslahah, according to Najmuddin Al-Thufi, as a realization of fintech development in Indonesia. Najmuddin Al-Thufi developed a theory of maslahah that emphasizes flexibility and adaptability to dynamic socio-economic contexts. This study integrates the theory with the development of fintech in Indonesia. This descriptive and qualitative research provides a more comprehensive picture of the concept of maslahah at-Thufi and the phenomenon of fintech in detail and in-depth and using a phenomenological approach. Data sources come from secondary data from books and relevant and reliable journals related to the discussion of Maslahah Najmuddin at-Thufi and fintech. The results showed that applying Najmuddin al-Thufi's maslahah concept to the development of fintech in Indonesia can be implemented for effective regulation and support the growth of fintech in an inclusive, safe, and equitable manner. The maslahah principle, which focuses on the public good, can deal with challenges such as consumer protection, data security, financial inclusion, and business ethics. By applying this principle, regulations can be more adaptive and responsive to technological dynamics, ensuring that the real benefits to society are always prioritized in every regulatory decision.