Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Sengketa Tanah Kavling di Kawasan Senggarang Kota Tanjungpinang Tambunan, Friska Flisilia; Rahmawati, Nanik; Arieta, Siti
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 25 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10426890

Abstract

Land issues are becoming increasingly complex. The reason is the limited land conditions along with the increasing population, causing land prices to increase rapidly with the changing conditions that occur. In reality, land disputes are generally land between individuals, legal entities or institutions that have socio-political influence and the causes of land disputes are very diverse, usually the reason is unclear land certification procedures, negligence in land management itself, so that it leads to a conflict. This research aims to know and understand the Conflict of Plot Land Disputes in the Senggarang area of Tanjungpinang City. This research uses a qualitative approach. Data collection techniques in this study used observation, documentation and interviews using Snowball Sampling techniques in accordance with predetermined informants. This research uses Lewis Coser's Conflict theory which focuses on the causes of conflict and forms of conflict. In the land dispute that occurred in the Senggarang area, there was land ownership which was claimed by two parties with the same land location, the easy transfer of land rights, especially the sale and purchase of land lots, indicating the lack of knowledge of the local community and the absence of supervision by the government regarding the transfer of land to other parties. The conclusion in this research is that there are indications of land dispute conflicts. keywords : plot land, dispute, community
INTEGRASI PEMBANGUNAN BERPERSPEKTIF EKOFEMINISME (Studi Pendahuluan Rencana Pengembangan Kawasan Pertambangan di Perbatasan Kepulauan Riau) Arieta, Siti; niko, Nikodemos; Rahmawati, Nanik; Wahyuni, Sri; Suryaningsih, Suryaningsih
Jurnal Media Sosiologi Vol 26 No 2 (2023): Jurnal Media Sosiologi (JMS)
Publisher : Department of Sociology, Faculty of Social and Political Sciences, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi pembangunan kawasan pertambangan di perbatasan Kepulauan Riau dari perspektif ekofeminisme. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, melalui wawancara mendalam dengan berbagai pihak terkait, analisis dokumen, serta observasi langsung di lapangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dampak dari rencana pengembangan kawasan pertambangan di perbatasan Kepulauan Riau terhadap lingkungan dan perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rencana pengembangan kawasan pertambangan di perbatasan Kepulauan Riau berdampak negatif terhadap lingkungan dan perempuan. Pengerukan pasir laut yang dilakukan di sekitar pulau-pulau kecil di perbatasan Kepulauan Riau mengakibatkan kerusakan ekosistem laut dan berdampak pada keberlangsungan hidup nelayan setempat, yang mayoritas di antaranya adalah perempuan. Selain itu, rencana pengembangan pertambangan juga menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan perempuan, yang terpapar oleh zat-zat kimia berbahaya dari pertambangan. Dalam perspektif ekofeminisme, integrasi pembangunan harus mempertimbangkan aspek gender dan lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah melakukan evaluasi ulang terhadap rencana pengembangan kawasan pertambangan di perbatasan Kepulauan Riau dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan dan perempuan. Selain itu, perlu juga dilakukan pemberdayaan perempuan dalam pengambilan keputusan terkait pembangunan kawasan pertambangan. Hal ini diharapkan dapat mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan lebih inklusif, yang memperhatikan hak-hak perempuan dan lingkungan.
Peningkatan Keterampilan Kerajinan Tangan pada Ibu-Ibu Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Kampung Bulang Kota Tanjungpinang Solina, Emmy; Syafiti, Rahma; Elsera, Marisa; Rahmawati, Nanik; Ihsan, Muhammad
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 3 No 1 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i1.1309

Abstract

The problem of poverty in Indonesia is a challenge faced by the government from time to time, poverty is a complex problem that requires special handling and programs. This activity aims to provide solutions for the people of Kampung Bulang of Tanjungpinang City, Riau Island of Indonesia, through empowering family life by providing handicraft training that has a selling value to the community so that it can increase the economy and family income. The program method is a descriptive, qualitative approach with service-based methods or service work procedures in the form of training, discussion and simulation. After implementing the program and analysing it thoroughly, the program is proven to be able to increase the income and standard of living of PKH recipients by developing a business from patchwork handicrafts. Masalah kemiskinan di Indonesia merupakan tantangan yang dihadapi pemerintah dari waktu ke waktu, kemiskinan merupakan masalah yang kompleks sehingga memerlukan penanganan dan program khusus. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi bagi masyarakat Kampung Bulang Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau Indonesia, melalui pemberdayaan kehidupan keluarga dengan memberikan pelatihan kerajinan tangan yang memiliki nilai jual kepada masyarakat sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan pendapatan keluarga. Metode program adalah deskriptif, pendekatan kualitatif dengan metode berbasis pengabdian masyarakat atau prosedur kerja pelayanan berupa pelatihan, diskusi dan simulasi. Setelah program dilaksanakan dan dianalisis secara menyeluruh, program tersebut terbukti mampu meningkatkan pendapatan dan taraf hidup penerima PKH dengan mengembangkan usaha dari kerajinan kain perca.
Children's Rights In Public Spaces: Study Of Laman Boenda Park In Tanjungpinang City Solina, Emmy; Rahmawati, Nanik; Igiasi, Teguh Sentiadika
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol 3 No 2 (2022): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/amalee.v3i2.1360

Abstract

This study aims to reveal some of the rights of children in public spaces by creating child-friendly public spaces after the description of children's rights in public spaces. Public space in urban areas has been transformed into a space for activities for urban communities such as the people of Tanjungpinang City. This study also reveals the variety of children's activities in the park, both with family and friends. This study also describes children's rights in their activities in public spaces by analyzing them with the eyes of a sociological study derived from various regulations regarding Child-Friendly Cities. This study uses a qualitative research method, where In obtained the informants through accidental sampling technique. The results of this study are expected to contribute ideas in dealing with urban problems in Tanjungpinang. They can also be an inspiration for families to be active in child-friendly public spaces. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap beberapa hak anak di ruang publik dengan menciptakan ruang publik yang ramah anak setelah penjabaran hak anak di ruang publik. Ruang publik di kawasan perkotaan telah menjelma menjadi ruang aktivitas bagi masyarakat perkotaan seperti masyarakat Kota Tanjungpinang. Studi ini juga mengungkap ragam aktivitas anak-anak di taman, baik bersama keluarga maupun teman. Kajian ini juga memaparkan hak-hak anak dalam beraktivitas di ruang publik dengan menganalisisnya dengan kacamata kajian sosiologis yang bersumber dari berbagai regulasi tentang Kota Layak Anak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dimana In memperoleh informan melalui teknik accidental sampling. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih pemikiran dalam menghadapi permasalahan perkotaan di Tanjungpinang. Mereka juga bisa menjadi inspirasi bagi keluarga untuk aktif di ruang publik ramah anak.
IMPLEMENTASI FUNGSI PUSTAKAWAN SEBAGAI AGEN PERUBAHAN Rahmawati, Nanik
Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol. 4 No. 2 (2022): JAPRI: JURNAL PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pustakawan sebagai agen perubahan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil pembahasan dan pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa pustakawan sebagai agen perubahan harus pro aktif dalam memberikan layanan baik bimbingan maupun yang bersifat teknis kepada pemustaka. Pustakawan dalam mengemas informasi dengan cara meningkatkan kompetensi pustakawan. dalam mengembangkan perpustakaan dengan berinovasi tata ruang perpustakaan, inovasi layanan serta inovasi pembelajaran. Dengan keterampilan dan kepiawaian seorang pustakawan sangat diperlukan untuk memberikan layanan prima kepada para pemustaka dalam menyediakan informasi
INOVASI LAYANAN DALAM UPAYA MEMBERIKAN LAYANAN PRIMA DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS BENGKULU Rahmawati, Nanik
Jurnal Perpustakaan dan Informasi Vol. 5 No. 2 (2023): JAPRI: JURNAL PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI
Publisher : UPT Perpustakaan Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study to describe library innovation in an effort to provide excellent service to users at UPT Library Universitas Bengkulu This research uses qualitative descriptive research methods. The research subjects who became the source of data reference were the head of the library, librarians, and other staff in the library of Bengkulu University. Data collection techniques used are through interviews, observations, and document studies. Data analysis steps through data reduction, data presentation, and conclusion drawing or verification. The results of this study show that the criteria for the application of the management information system of the University of Bengkulu Library are using the SLiMS application (Senayan Library Management System) seen from all feasibility aspects both technically, operationally and economically feasible to be applied. According to the criteria of the management information system, the socialization and implementation of the system is good. This is evidenced by the results of data collection that has been carried out by the author from interviews, observations and documentation studies showing that the overall dimensions of management information system criteria have been very good in their application, because the management information system in the SLiMS application is available in the library, the Slims application menu feature is fairly easy to understand, and easily accessible. Before being implemented, pre-socialization has been held for the IT team as well as and librarians at Bengkulu University. The application of SLiMS is very helpful in efforts to effectively serve in libraries. In the application feature, the menu is adjusted to the needs in the library. The application of SLiMS plays an important role in improving the quality of learning and streamlining the performance of librarians. Evaluation of SLiMS applications is carried out continuously by obtaining feedback from users. The obstacles experienced are librarians who are accustomed to using manual systems and hardware limitations have found effective and efficient solutions. Based on the conclusions described above, suggestions for libraries that implement the SLiMS program are as follows; The Head of Library as a policy holder as well as an innovator must always strive to update technological developments and innovate, especially in terms of utilizing network-based institutional information systems so that they always become agile organizations. Network-based information systems applied in libraries must be evaluated in their application, evaluations carried out are not only limited to programs or applications that are being used but also include the entire hardware and internet network used by the institution. It is expected that the research conducted will be able to answer questions about service innovation at UPT Library of Bengkulu University and can be a reference for taking action or solution to the problem at hand. Keywords : Innovation – Service
Fenomena Pemanfaatan Air Bersih Pada Masyarakat Desa Mantang Besar Kecamatan Mantang Pasca Pemadaman Listrik Bergilir Wulan Safitri, Wenny; Rahmawati, Nanik; Syafitri, Rahma
Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta Vol. 3 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/trilogi.v3i2.89

Abstract

Dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok masyarakat akan air minum yang bersih, sehat, dan produktif perlu diselenggarakan sistem penyediaan air minum, dalam penyelenggaraan sistem tersebut masyarakat menginginkan sistem yang transparan, akuntabel, efisien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan metode deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang didapatkan melalui hasil wawancara terstruktur secara mendalam Face to Face berdasarkan pedoman wawancara. Dalam penelitian ini untuk menentukan informan menggunakan Teknik purposive sampling atau terlebih dahulu menentukan kriteria informan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Struktural Fungsional dari Talcot Parson. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemerintah dan masyarakat dalam menangani permasalahan kekurangan air di Desa Mantang Besar Kecamatan Mantang dalam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan metode deskriptif. Berdasarkan hasil analisis peneliti menemukan bahwasaya masyarakat perlu adanya peran pemerintah dalam menangani permasalahan pemadaman listrik bergiliran dan permasalahan kerusakan mesin air PDAM sehingga mengakibatkan masyarakata kekurangan air bersih. Pemerintah membuat aturan-aturan dalam pengambilan air di sumur agar tidak terjadi permasalahan dan hal-hal yang tidak di inginkan dan bertujuan agar masyarakat tetap teratur dalam pengambilan air di sumur. dari peran yang dilakukan pemerintah terhadap penanganan permasalahan yang di alami masyarakat dalam kekurangan air bersih perlu adanya aturan-aturan yang di buat dalam menangani permasalah air tersebut bertujuan agar lebih tertip dan teratur
Pendampingan Manajemen Pengelolaan Dana Desa di Desa Benan Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga Oksep Adhayanto; Nazaki Nazaki; Nanik Rahmawati; Yudhanto Satyagraha A; Nikodemus Niko
ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2023): November : ASPIRASI : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/aspirasi.v1i6.59

Abstract

This article discusses the mentoring of village fund management in Benan Village, Katang Bidare Subdistrict, Lingga Regency. The village fund management mentoring is carried out by the community service team of the Faculty of Social and Political Sciences at Raja Ali Haji Maritime University as part of the higher education tridharma. The purpose of this activity is to describe the mentoring process conducted by the community service team in Benan Village, with a focus on efforts to improve the efficiency, accountability, and transparency of village fund management. The implementation method of this community service is through socialization and lectures. The results of this community service show that the mentoring of village fund management in Benan Village has a positive impact on improving the management of village funds. The mentoring is done through socialization and technical guidance. Based on the results of this activity, the community service team identifies some challenges faced in village fund management mentoring, including uncertainty in mentoring resources and coordination among related institutions.
Dampak Stigma Masyarakat Bagi Keluarga Yang Belum Memiliki Anak di Desa Sungai Besar Kabupaten Lingga Erika Irmawati Putri; Nanik Rahmawati; Rahma Syafitri
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2023): Juli: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrish.v2i2.1732

Abstract

A woman's nature is to conceive and give birth. So when they get married they are required to have children. When they do not have children, there are stigmas that society gives to these women without seeing the cause. Such as barren women and less perfect women. This is called prejudice because it is not based on adequate knowledge, experience or evidence. Such conditions are inseparable from the social construction of women's gender roles, when a woman does not get pregnant, she will be stigmatized and reprimanded by family and society. Society will more often give a negative label to married couples who do not have children, especially to women who are the center of motherhood without seeing the causal factors or conditions that are being experienced by the married couple. In this study, researchers used qualitative research, with the research location in Sungai Besar Village, Lingga Regency. Determination of informants by pupose sampling, namely a sample that is chosen deliberately by considering that the selected informants are considered capable of providing the information needed. The informants in this study totaled sixteen informants, informants from married couples who did not have children, families and the community of Sungai Besar Village, Lingga Regency. This research was conducted to find out the impact of community stigma for married couples who do not have children. The theory used in this study is the theory of stigma by explaining the form of stigma and self-concept and the view of society by Erving Goffman. The results showed that there is an impact of community stigma for married couples who do not have children in Sungai Besar Village, Lingga Regency. Community stigma is inseparable from the process of detection and community interaction. The causes of stigma are patriarchal culture in society, education level, age, gender, and social conditions. Keywords:
Anomie dalam Praktek Ngelem di Kampung Bugis KotaTanjungpinang Pransisca, Shelvia; Arieta, Siti; Rahmawati, Nanik
Buletin Antropologi Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/bai.v1i1.2236

Abstract

Penyalahgunaan lem aibon atau ngelem di kalangan remaja Kampung Bugis, ngelem menjadi trend jika seseorang ngelem akan di anggap keren, dan gaul. Harga yang murah dan mudahnya mendapatkan lem aibon menjadi salah satu. Ngelem dapat memberikan sensasi fly, nyaman, dan tenang. Ngelem disebabkan oleh salahnya pergaulan, guncangan ekonomi, dan kerenggangan antara orang tua dan anak sehingga kurangnya komunikasi, kasih sayang dan perhatian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penyebab kondisi anomie yang terjadi pada perilaku ngelem belum bisa di atasi diKampung Bugis Kota Tanjungpinang. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskiftif dimana melakukan penlitian dengan menentukan informan berdasarkan Teknik snowbel sampling. Hasil dari penlitian ini bahwa perilaku ngelem yang dilakukan oleh remaja kampung bugis di sebabkan oleh faktor pergaulan yang mengarah negatif, renggangnya hubungan antara anak dan orang tua, serta faktor lingkungan masyarakat. Terjadinya perubahan tingkah laku anak yang sesudah dan sebelum menghisap lem seperti sebelumnya remaja itu rajin mengerjakan tugas sekolah, membantu orang tua dan tidak suka melawan orang tua namun sejak menghisap lem remaja cendrung menjadi pemalas, suka melawan orang tua dan yang seharusnya remaja itu bersekolah dan bermain namun malah terjerumus pada hal yang berbahaya. Masyarakat mulai merasa resah dan terganggu dengan perilaku ngelem sehingga masyarakat mulai bersifat apatisme dengan perilaku ngelem yang dilakukan oleh remaja, masyarakat. Masyarakat melakukan pengucilan terhadap remaja yang kecanduan lem dan orang tua yang anaknya kecanduan. Kesimpulan dari penelitian ini remaja adalah usia pencarian jati diri sehingga peran orang tua dan lingkungan sangat penting dalam perkembangan remaja, dalam teori anomie masyarakat sementara tidak mampu menjalankan kontrol sosial yang efektif , yang mana di tandai dengan peningkatan anomie