Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Tropical Plantation Journal

Effect of Organic Matter Types and Decomposition Times on the Growth of Oil Palm Seedlings in the Pre-Nursery Stage HP, Julsento; Puspitasari, Herlina Mega; Nurcahyono, Nurcahyono; Abdila, Wini Prayogi; Wisnubroto, Muhammad Parikesit; Anggraini, Yuliana Debora
Tropical Plantation Journal Vol 4, No 2 (2025): TROPICAL PLANTATION JOURNAL
Publisher : Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56125/tpj.v4i2.62

Abstract

Pertumbuhan bibit kelapa sawit sangat dipengaruhi oleh kualitas media tanam, termasuk kandungan bahan organik yang digunakan. Lamanya dekomposisi bahan organik turut menentukan ketersediaan unsur hara bagi tanaman sejak awal pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh jenis bahan organik dan lama dekomposisi terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada budidaya pra-pembibitan. Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial dengan rencana acak lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor dan tiga kali ulangan. Faktor pertama adalah berbagai jenis bahan organik (pupuk kandang, legum, eceng gondok). Faktor kedua adalah lama dekomposisi bahan organik yang diamati pada minggu pertama, kedua, dan ketiga. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dengan taraf nyata 5%. Apabila terdapat perbedaan nyata dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan (UJT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian ini secara umum menunjukkan bahwa bahan organik legum memberikan hasil yang lebih stabil dan cenderung lebih baik dibandingkan pupuk kandang dan eceng gondok untuk semua parameter pertumbuhan bibit kelapa sawit pada tahap pra-pembibitan. Secara statistik, hasilnya tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antar perlakuan. Namun secara numerik, bahan organik legum lebih konsisten dalam mendukung pertumbuhan vegetatif bibit kelapa sawit. Penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi pada aspek teknis budidaya tetapi juga meningkatkan pemahaman tentang manfaat biomassa legum sebagai sumber nutrisi yang efektif dan efisien dalam mendukung pertumbuhan awal bibit kelapa sawit.
The Potential of Palm Oil Waste Biomass as a Mushroom Growing Medium: A Preliminary Study of Nutrient Content HP, Julsento; Puspitasari, Herlina Mega; Abdila, Wini Prayogi
Tropical Plantation Journal Vol 5, No 1 (2026): TROPICAL PLANTATION JOURNAL
Publisher : Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56125/tpj.v5i1.77

Abstract

The expansion of oil palm plantations has resulted in large amounts of biomass waste that has the potential to be used as a substrate for mushroom cultivation. However, information on the nutrient content of various types of oil palm waste is still limited. This study aims to analyze the macro nutrient content (organic C, N, P, K, Ca, Mg) and C/N ratio of three types of palm oil waste, namely empty fruit bunches, fronds, and leaves. Laboratory analysis was performed using the Walkley Black method for organic C, Kjeldahl for total N, and Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) for P, K, Ca, and Mg. The results showed that empty fruit bunches had the highest organic C content (57.24%) and relatively high K and Mg, making them a potential carbon source. Leaves have a higher N content (0.26%) with the lowest C/N ratio (114.58), making them decompose more quickly. Fronds have the highest Ca content (0.61%) but a very high C/N ratio (332.40), requiring a longer decomposition time. Overall, each type of palm oil waste has specific nutrient advantages that can complement each other when used in combination. These results provide a scientific basis for utilizing palm oil waste as a more efficient and environmentally friendly alternative growing medium in mushroom cultivation.