Gloire, Shaka Nsengiyumva
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Branding Halal dan Storytelling Islami sebagai Strategi Peningkatan Daya Saing Produk UMKM Aisyiyah di Kabupaten Banyumas Suyoto, Suyoto; Muammar, Muhammad; Bagis, Fatmah; Hukama, Athaya; Sibanda, Nkosilamandla; Mabumbo, Evidence Joe; Aung, Htet Wut Yi; Gloire, Shaka Nsengiyumva; Hapsari, Pauline
Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): Mei : Komunitas : Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/komunitas.v4i2.486

Abstract

Digitalisasi pemasaran telah membuka peluang besar bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasar, namun sebagian besar UMKM binaan Aisyiyah di Kabupaten Banyumas belum memiliki identitas merek (branding) halal yang kuat dan belum mampu menyusun storytelling Islami yang efektif untuk mengomunikasikan nilai produknya. Artikel ini membahas proses, hasil, dan pembelajaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjudul “Penguatan Branding Halal dan Storytelling Islami Produk UMKM Aisyiyah di Kabupaten Banyumas” yang dilaksanakan selama 8 bulan (Maret–Oktober 2026) oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto, melibatkan 35 pelaku UMKM binaan Aisyiyah. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap: asesmen kebutuhan mitra, pelatihan branding halal, pelatihan dan lokakarya storytelling Islami, serta pendampingan penerapan. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan skor pemahaman rata-rata dari 33,0 menjadi 82,8 (naik 150,8%), dengan 83,3% peserta mampu menyusun narasi storytelling produk secara mandiri, melampaui target 80%. Artikel ini menganalisis peran penguatan identitas nilai Islami dalam merek UMKM sebagai strategi diferensiasi produk dan merumuskan implikasi praktis bagi replikasi program pada kelompok UMKM berbasis komunitas keagamaan lainnya.
Penguatan Literasi Digital dan Etika Bisnis Islami Sebagai Strategi Mitigasi Risiko Transaksi Daring bagi UMKM Aisyiyah di Kabupaten Banyumas Bagis, Fatmah; Muamar, Muhammad; Darodjat, Darodjat; Hukama, Athaya; Sibanda, Nkosilamandla; Mabumbo, Evidence Joe; Wut Yi Aung, Htet; Gloire, Shaka Nsengiyumva; Hapsari, Pauline
Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2026): Mei : Komunitas : Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/komunitas.v4i2.487

Abstract

UMKM Aisyiyah di Kabupaten Banyumas telah memanfaatkan platform digital dalam pemasaran dan penjualan produknya, namun praktik komunikasi bisnis masih belum profesional, pemahaman etika bisnis Islami belum terinternalisasi secara sistematis, dan literasi keamanan transaksi digital masih rendah, sehingga meningkatkan risiko penipuan daring dan menurunkan kepercayaan konsumen. Artikel ini membahas proses dan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat “Penguatan Literasi Digital dan Etika Bisnis Islami bagi UMKM Aisyiyah” yang dilaksanakan selama 8 bulan oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto, melibatkan 35 UMKM binaan Aisyiyah di Kabupaten Banyumas. Kegiatan dilaksanakan melalui empat pertemuan mencakup pelatihan etika komunikasi digital Islami, pelatihan keamanan transaksi online, simulasi kasus penipuan digital, dan pendampingan pengelolaan akun bisnis. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor pemahaman rata-rata dari 35,8 menjadi 80,6 (naik 125,1%), dengan 90,3% peserta mampu menerapkan etika komunikasi digital Islami dan keamanan transaksi dasar, melampaui target 80%. Artikel ini menganalisis peran etika bisnis Islami sebagai fondasi kepercayaan digital UMKM berbasis komunitas keagamaan dan merumuskan implikasi bagi keberlanjutan program pada UMKM Aisyiyah di wilayah lain.