Aura Salzabilla Yashinta
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SELF-LOVE DALAM PEMULIHAN PASCA TOXIC RELATIONSHIP Risma Ayu Anggraeni; Aura Salzabilla Yashinta; Moesarofah
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toxic relationship merupakan hubungan interpersonal destruktif yang ditandai oleh manipulasi emosional, kontrol berlebihan, kekerasan verbal, rendahnya penghargaan diri, dan ketimpangan relasi yang merusak kondisi psikologis. Penelitian ini bertujuan menelaah secara sistematis strategi efektif untuk keluar dari hubungan toxic serta mendukung pemulihan emosional melalui penguatan self love. Menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), analisis dilakukan terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional periode 2020–2026 yang bersumber dari Google Scholar dan jurnal psikologi terakreditasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa hubungan toxic berkorelasi kuat dengan rendahnya self esteem, kesulitan regulasi emosi, kecemasan, trauma psikologis, dan kecenderungan self blaming. Proses pemulihan emosional dipengaruhi oleh dukungan sosial, intervensi terapi, peningkatan self-esteem, pengelolaan emosi, batasan diri (boundaries), dan praktik self love berkelanjutan. Temuan menegaskan bahwa self-love bukan sekadar konsep motivasional, melainkan mekanisme psikologis krusial untuk membangun resiliensi dan mencegah individu kembali terjebak dalam hubungan yang tidak sehat. Artikel ini diharapkan menjadi referensi akademik sekaligus edukasi psikologis masyarakat mengenai pentingnya pemulihan pasca toxic relationship.
URGENSI SIKAP EMPATIK KONSELOR DALAM MENANGANI KECEMASAN AKADEMIK KONSELI Najwa Resmala Sabrina; Aura Salzabilla Yashinta; Re Vinza Armaytha Mukhlish; Jessica Ayu Rahmadani; Dimas Ardika; Muwakhidah
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan akademik merupakan masalah psikologis yang berdampak negatif terhadap kesehatan mental, motivasi, dan prestasi belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi sikap empatik konselor dalam menangani kecemasan akademik melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode penelitian yang digunakan adalah penelaahan terhadap 10 artikel ilmiah terpilih yang dipublikasikan pada rentang tahun 2016–2026, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil kajian mengidentifikasi bahwa kecemasan akademik utamanya dipicu oleh tekanan akademik, ekspektasi orang tua, tuntutan pencapaian, dan lingkungan sosial. Lebih lanjut, temuan mengonfirmasi bahwa sikap empatik konselor berperan sangat krusial dalam membangun hubungan terapeutik yang aman, meningkatkan keterbukaan konseli, membantu restrukturisasi kognitif terhadap pikiran irasional, dan mendukung keberhasilan intervensi konseling. Kesimpulannya, empati merupakan kompetensi dasar yang mutlak dimiliki oleh konselor untuk memastikan efektivitas layanan bimbingan dan konseling dalam membantu peserta didik mengatasi kecemasan akademik.