Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIET DIABETES DIABETES MELITUS TYPE II Go’o, Irene; Priyantari, Wiwin; Monika, Rika
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 11 No 1 (2020): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.06 KB) | DOI: 10.55426/jksi.v11i1.18

Abstract

Latar Belakang: Diabetes mellitus adalah penyakit kronis yang merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia dengan prevalensi 24,49 juta orang. Salah satu penatalaksanaan diabetes mellitus adalah menjalankan terapi diet. Dalam upaya ini, penderita diabetes mellitus membutuhkan dukungan, terutama dukungan keluarga.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan kepatuhan diet pada lansia dengan diabetes mellitus tipe II di Puskesmas Depok II Sleman Yogyakarta.Metode Penelitian: Jenis penelitian survei analitik dengan desain cross sectional. Sampel 68 lansia dengan diabetes mellitus tipe II diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner kepatuhan diet diabetes mellitus tipe II. Metode analisis data menggunakan korelasi Spearman Rank.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lansia dengan diabetes mellitus tipe II menerima dukungan keluarga dalam kategori sedang (54,4%) dan mematuhi menerapkan diet diabetes mellitus tipe II (57,4%). Hasil korelasi Rank Spearman sebesar 0,408 berarti bahwa dukungan keluarga semakin meningkat, kepatuhan terhadap diet diabetes mellitus tipe II juga akan meningkat, dengan nilai p 0,001 (nilai p <0,05) yang berarti bahwa ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan terhadap diet pada orang lanjut usia dengan diabetes mellitus II.Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan diet pada lansia dengan diabetes mellitus tipe II di Puskesmas Depok II Sleman Yogyakarta.
PARTISIPASI SOSIAL DAN KEPUASAN HIDUP LANJUT USIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA WILAYAH YOGYAKARTA Monika, Rika; Setiawan, Agus; Nurviyandari, Dwi
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 11 No 1 (2020): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.121 KB) | DOI: 10.55426/jksi.v11i1.19

Abstract

Partisipasi sosial merupakan salah satu cara meminimalkan kejadian sindrom relokasi. Keikutsertaan lansia kepada kegiatan yang bermakna memberikan kontribusi kepada kepuasan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan partisipasi sosial (frekuensi dan kebermaknaan) dengan kepuasan hidup. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan sampel sebanyak 83 responden yang berada di panti sosial tresna werdha wilayah D.I Yogyakarta. Rata-rata responden berusia 71 tahun dan mayoritas berjenis kelamin perempuan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara frekuensi partisipasi sosial (p= 0,049), dan kebermaknaan partisipasi sosial (p=0,029). Penelitian ini merekomendasikan kepada panti sosial tresna werdha untuk menyediakan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan perawatan dan minat para lansia agar frekuensi dan kebermaknaan partisipasi sosial meningkat sehingga membantu lansia meningkatkan kepuasan hidupnya.
EFEKTIFITAS LATIHAN KEGEL DAN LATIHAN BERKEMIH PADA LANSIA DENGAN INKONTINENSIA URIN Monika, Rika
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 9 No 2 (2018): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.855 KB)

Abstract

Latar belakang : Inkontinensia urin merupakan salah satu permasalahan eliminasi yang sering dialami oleh lansia yang berdampak pada fisik, psikologis, dan sosial ekonomi lansia. Peningkatan pemahaman dan keterampilan lansia terkait perawatan inkontinensia urin mampu memberikan kontribusi positif pada perubahan perilaku dan kesembuhan inkontinensia urin. Latihan kegel diketahui dapat menguatkan otot perkemihan dan latihan berkemih dapat meningkatkan elastisitas daya tampung kemih pada kandung kemih. Studi ini bertujuan untuk menilai kefektifan latihan kegel dan latihan berkemih dalam menurunkan keluhan inkontinensia urin pada lansia baik pada tipe inkontinensia stress, urgency dan mixed. Metode : Studi ini menggunakan desain quasi eksperimen pre-post test tanpa kelompok kontrol. Partisipan sebanyak 42 wanita di komunitas. Intervensi dilakukan selama 12 minggu. Hasil: rerata partisipan berusia 67 tahuan. studi ini menunjukkan keluhan inkontinensia urin mengalami perubahan yang signifikan (p= 0,0001), dimana frekuensi berkemih menjadi 7 kali sehari, frekuensi mengompol menjadi 1 kali seminggu, dan interval berkemih meningkat menjadi 3 jam. Terdapat perubahan perilaku yang mengarah lebih baik dan penurunan keluhan inkontinensia urin setelah pelaksanaan intervensi. Kesimpulan : latihan kegel dan latihan berkemih terbukti secara signifikan menurunkan keluhan inkontinensia urin pada lansia.
THE CORELLATION BETWEEN LEADERSHIP STYLE AND NURSES JOB SATISFACTION IN WONOSARI REGIONAL HOSPITAL OF YOGYAKARTA Indriyani, Yenni Agustina; Istichomah, Istichomah; Monika, Rika
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.535 KB) | DOI: 10.55426/jksi.v11i2.117

Abstract

ABSTRACT Background: Leadership style is a process undertaken by the manager to direct and influence his subordinates so that subordinates are willing to use all of the abilities optimally. Leadership style consists of autocratic, democratic, and free action. Job satisfaction is a nurses emotional response to various aspects of work while on duty in the medical ward, consisting of satisfied and dissatisfied. Job satisfaction is needed for nurses to improve health services, by changing the leadership style received by their subordinates. Then their subordinates can carry out their duty and responsibilities even better, so the hospital goals will be maximally achieved. Objective: This research determine the relationship between nursing managers leadership style and nurses job satisfaction in Wonosari Regional General Hospital of Yogyakarta. Method: The method used in this research is an analytical survey using quantitative research methods by a cross sectional approach. The sampling technique used is random sampling with 85 nurses sample, the data collection method used is by filling out a questionnaire. Data analysis was carried out by univariate and bivariate analysis through Chi-Square test. Result: The results of the Chi-Square test were -0,351 with a significant value of 0,001 <0,05). These results indcate that there is a realationship between nursing manager leadership style and nurses job satisfaction in Wonosari Regional General Hospital of Yogyakarta. Leadership style that is often applied in Wonosari Regional General Hospital of Yogyakarta is a democratic leader ship style and the job satisfaction of nurses is in the very satisfied category. Conclusion: There is a correlation between nursing manager leadership style and nurses job satisfaction in Wonosari Regional General Hospital of Yogyakarta.
PENGARUH SENAM HIPERTENSI TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA Tina, Yuliana; Handayani, Sri; Monika, Rika
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.442 KB) | DOI: 10.55426/jksi.v12i2.150

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: WHO melaporkan sedikitnya 1,13 milyar jiwa di Dunia menderita hipertensi atau 1 dari 3 orang di Dunia didiagnosa dengan hipertensi. Angka diprediksi akan terus bertambah, dimana diprediksikan bahwa pada tahun 2025 sebanyak 1,5 milyar penduduk dunia akan menderita hipertensi. Di Indonesia sendiri penderita hipertensi paling banyak ditemukan pada lansia. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengaruh senam hipertensi terhadap tekanan darah pada lansia. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian pre ekspreimen (one group pre-test and post –test). Sampel penelitian ini sebanyak 35 lansia yang mengalami hipertensi dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan analisa. Hasil: hasil penelitian kepada 35 orang wanita, berusia 60 – 70 tahun dan memiliki rantang tekanan sistolik antara 140 -180 mmHg yang diberikan senam hipertensi selama dua minggu (dua kali kegiatan setiap minggu selama 30 menit) memperlihatkan perubahan pada tekanan darah sistolik dimana terjadi penurunan sebanyak 22 mmHg dan distolik mengalami penurunan sebanyak 3,4 mmHg (p < 0.05). Kesimpulan: senam hipertensi mampu menurunkan tekanan baik sistolik dan diastolic kepada lansia. ABSTRACT Background: The World Health Organization records about 1,13 billion people in the world suffer from hypertension or one in three people in the world diagnosed with hypertension . The number of people with hypertension in the world continues to increase every year, estimated by 2025 there will be 1,5 billion people affected by hypertension. In Indonesia, the incindence is most commonly found in elderly. Objective: to determine the effect of gym hypertension on blood pressure in elderly. Methods: This type of research is pre- experimental research with one group pre-test and post-test designThe sample in this study 35 respondents using Purposive Sampling. Results: Thirty-five woman who is have hypertension (range of systolic blood preasure 140 – 180 mmHg) with age range 60 – 70 years old given an exercise for hypertension.The results showed that after being given exercise for two weeks ( twicea week every thirty minutes), it was found systolic blood pressure decreased 22 mmHg and diastolic blood pressure decreased 3,4 mmHg (p < 0.05) Conclusion: there was the effect of exercise on decreasing blood pressure in elderly people who have hypertension.
Dampak Pandemik COVID-19 dan Kualitas Hidup Lansia Pristo, Pristo; Monika, Rika; Iskamto, Bambang
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 13 No 1 (2022): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55426/jksi.v13i1.196

Abstract

Latar belakang: Pandemik COVID-19 dan protokol kesehatan yang diberlakukan tidak dapat dipungkiri mempengaruhi kondisi kehidupan manusia. Dampak yang dirasakan akibat dari situasi tersebut diperkirakan dapat mempengaruhi kehidupan lansia. Tingkat kualitas hidup lansia rentang dengan kejadian yang terjadi disekitar merika seperti perubahan lingkungan, sosial, psikologis dan fisik. Tujuan: mengetahui hubungan dampak Covid-19 terhadap kualitas hidup lansia. Metode: desain penelitian cross sectional, dilakukan pada 94 orang lansia yang diambil dengan pendekatan purposive sampling. Instrument mengunakan WHOQOL_BREF untuk kualitas hidupa dan CAIR (C-PIQ) untuk dampak Cobvid-19. Hasil : hasil penelitian kepada 94 lansia dengan rentang usia 60 – 80 tahun didapatkan sebanyak 68,1% lansia merasakan Covid-19 memberikan dampak sedang pada kehidupannya dan sebanyak 87,2% lansia mempunyai kualitas hidup sedang selama masa pandemik Covid-19. Hasil uji analisa didapatkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara dampak Covid-19 dengan kualitas hidup lansia di masa pandemik (p = 0.000). Kesimpulaan: selama masa pandemik lansia merasakan dampak akidat Covid – 19 dalam rentang sedang yang juga memberikan efek pada perubahan tingkat kualitas hidup lansia. kata kunci : Covid – 19, Dampak pandemik, Kualitas hidup, Lansia
Gambaran faktor eksternal yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 24 – 59 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tepus II Gunungkidul Wahyudi, Wahyudi; Khoeriyah, Salis Miftahul; Monika, Rika
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 13 No 1 (2022): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55426/jksi.v13i1.199

Abstract

Background: The incidence of stunting among children under five in the world is estimated at 149.2 million (22%) and the prevalence of stunting in Indonesia ranks third highest in Southeast Asia. The impact of stunting is an obstacle in achieving optimal growth and development. Objective: To determine the description of external factors that influence the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months in the working area of ​​the Tepus II Public Health Center Gunungkidul Methods: This research used a descriptive study with a cross sectional approach. Sampling using total sampling, all mothers who have toddlers aged 24-59 months with short and very short criteria in the work area of ​​the UPT Puskesmas Tepus II Gunungkidul as many as 59 respondents. Data analysis used univariate analysis Results: the mother's education level is mostly low as many as 36 respondents (61.02%), the number of respondent's family members is at most more than 4, namely 34 respondents (57.63%), the respondent's family income is at most less than Rp. 1,705,000 (less than the minimum wage) i.e. 44 respondents (74.58%), most of the stunting toddlers amounting to 48 (81.36%) received exclusive breastfeeding, and the majority of family marriage age was more than 19 years, namely 36 respondents (61, 02%). Conclusion: External factors related to the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months in the working area of ​​the Tepus II Gunungkidul Health Center include most of the mothers with low education, having more than 4 family members, income below the minimum wage, getting exclusive breastfeeding and age of marriage are > 19 years old.
LITERATURE REVIEW: THE INFUENCING FACTORS OF EARLY MARRIAGE IN ADOLESCENTS Handayani, Sri; Kora, Firmina Theresia; Monika, Rika; Rahayu, Amin Dwi
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 13 No 02 (2022): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55426/jksi.v13i02.229

Abstract

Background: Early marriage is a problem arised among teenagers. Early marriage has negative impacts including reproductive health, especially for women, and the impact on adolescent emotions. Objective: to analyze the journals with specific topic to show readers what has been studiedfrom the topic and what has not been researched yet, to look for factors influencing early marriage. Methods: The study used literature review strategy. Results: From the results of the literature review, it was obtained twelve journals related to factors that affect the early marriage in adolescents. There are nineteen factors that influence early marriage, namely: education, knowledge, socio-cultural, parents, social norms, economy, gender, ethnicity, age of respondents, age of menarche, premarital pregnancy, media exposure, attitudes, peer influence, region, number of family members, income, place of residence, and religion. While the factors that do not affect the early marriage are the phenomenon of maturity, fulfillment of romance, work, stigma, poverty, family support. Conclusion:the factors influencing early marriage were education, income, knowledge, economy, family members, social and gender norms, ethnicity, age of respondents, media exposure, parents, culture, age of menarche, attitudes.
GAMBARAN PENGGUNAAN GADGET SMARTPHONE PADA KELOMPOK ANAK USIA SEKOLAH DI CONDONG CATUR D.I YOGYAKARTA monika, rika; aida, nur; Alfirdausiy, Amrianti Nurazizah
Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu (JKSI) Vol 15 No 01 (2024): JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU (JKSI)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55426/jksi.v15i01.293

Abstract

Latar belakang: Smartphone merupakan salah satu bukti dari kemajuan teknologi. Smartphone memiliki dampak negatif jika penggunaannya melebihi batas normal, seperti anak sekolah yang Sebagian besar menggunakan smartphone > 2 jam. Tujuan: mengetahui gambaran penggunaan smarthphone pada kelompok anak usia sekolah. Metode: Desain penelitian survey analatik yang dilakukan pada 120 orang murid yang diambil dengan teknik stratified random sampling dan menggunakan instrumen kuesioner penggunaan smartphone. Hasil : Hasil penelitian kepada 120 orang murid dengan rantang usia 9 – 12 tahun menunjukkan bahwa sebagian siswa menggunakan smartphone dengan durasi >2 jam sebanyak 78 responden (65%), sedangkan penggunaan smartphone mayoritas digunakan untuk mengakses konten musik sebanyak 38 responden (31,7%), memainkan game action sebanyak 88 responden (73,3%) dan mengakses Tiktok sebanyak 57 responden (47,5%). Kesimpulan: kelompok anak usia sekolah mayoritas menggunakan smartphone lebih dari 2 jam sehari, dimana mayoritas penggunaannya untuk akses youtube, game dan sosial media
Screening kesehatan sebagai upaya peningkatan kesehatan pada komunitas pedagang teras 2 Malioboro M YUHDI, ISTICHOMAH; Kora, Firmina Theresia; Monika, Rika; Rosyad, Yafi Sabila; Handayani, Sri; Khoeriyah, Salis Miftakhul
Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30644/jphi.v5i2.822

Abstract

Upaya peningkatan kesehatan pada masyarakat dengan komunitas pedangang terus ditingkatkan. Hal ini karena masyarakat pedagang menjadi komunitas yang tidak begitu diperhatikan oleh pemerintah, terlebih dengan kondisi kesehatannya. Untuk itu, STIKes Yogyakarta bersama dengan Koperasi Tri Dharma yang menaungi para pedagang teras Malioboro melaksanakan kegiatan pengabdian berupa screening kesehatan bagi pada pedagang. Kegiatan ini menunjukkan bahwa sebanyak 81 orang atau 60% pedagang mengalami hipertensi dan beberapa pedagang tidak mengetahui bahwa dirinya mempunyai tekanan darah yang tinggi. Hal ini akan berdampak pada fungsi organ tubuhnya, sehingga perlu adanya pemeliharaan kesehatan lebih lanjut. Dari hasil pengabdian masyarakat diketahui bahwa perlunya pelaksanaan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan berkala sehingga masyarakat dalam meningkat status kesehatannya. Kata kunci : peningkatan kesehatan, screening, pedagang