Articles
Analisis Kinerja Aparatur Kecamatan dalam pelayanan Publik (Studi Kasus di Kantor Kecamatan Seberang Ulu II Kota Palembang)
Hikmah Dinda Muizah;
Isabella Isabella;
Novia Kencana
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol 4, No 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (312.649 KB)
|
DOI: 10.36982/jpg.v4i2.689
AbstractThis research is entitled "Analysis of the Performance of District Apparatus in Public Services (Case Study in Seberang Ulu II Sub-District Office, Palembang City)". This study aims to find out how the performance and implementation of public services carried out by the Seberang Ulu II District Apparatus in Palembang City. This type of research is qualitative descriptive. Data collection method by interview, documentation and observation. The theory used is to measure the performance of the bureaucracy by Dwiyanto, which consists of three dimensions, namely Productivity, Responsiveness and Accountability. The results of the research on the performance of the district apparatus in public services at the Seberang Ulu II Sub-district Office in Palembang City are not good enough, all of them have received a poor assessment by the community based on three assessment indicators that have been used which show that the performance of the district apparatus in public services in the sub-district office Ulu II Palembang City which has not been quality. The conclusion of this study said that the Performance of the District Apparatus in Public Services in the District carried out by the Camat Office apparatus in the Subdistrict of Seberang Ulu II, Palembang City was still not running optimally or poorly.Keywords : Performance, Public Service, DistrictAbstrakPenelitian ini berjudul “Analisis Kinerja Aparatur Kecamatan Dalam Pelayanan Publik (Studi Kasus Di Kantor Kecamatan Seberang Ulu II Kota Palembang). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja dan pelaksanaan pelayanan publik yang dilakukan oleh Aparatur Kecamatan Seberang Ulu II Kota Palembang. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dengan wawancara, dokumentasi dan observasi. Teori yang digunakan adalah toeri mengukur kinerja birokrasi oleh Dwiyanto, yang terdiri dari tiga dimensi yaitu, Produktivitas, Responsivitas dan Akuntabilitas. Hasil penelitian Kinerja Aparatur Kecamatan Dalam Pelayanan Publik Di Kantor Kecamatan Seberang Ulu II Kota Palembang belum cukup baik, itu semua telah mendapat penilaian yang belum baik oleh masyarakat berdasarkan tiga indikator penilaian yang telah digunakan yang menunjukkan bahwa Kinerja Aparatur Kecamatan Dalam Pelayanan Publik Di Kantor Kecamatan Seberang Ulu II Kota Palembang yang dilaksanakan belum berkualitas. Kesimpulan dari penelitian ini mengatakan bahwa Kinerja Aparatur Kecamatan Dalam Pelayanan Publik di Kecamatan yang dilaksanakan oleh aparatur Kantor Camat di Kecamatan Seberang Ulu II Kota Palembang masih belum berjalan maksimal atau kurang baik.Kata kunci : Kinerja, Pelayanan Publik, Kecamata
The Design a System of Retention and Control on Broiler Farms Based on the Flow of Data
Ahmad Sanmorino;
Isabella Isabella
Proceeding of the Electrical Engineering Computer Science and Informatics Vol 4: EECSI 2017
Publisher : IAES Indonesia Section
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (274.804 KB)
|
DOI: 10.11591/eecsi.v4.973
In this study, we tried to design a system of retention and control on broiler farms in Prabumulih based on the data flow between processes, external entity and data storage. The purpose of this study was to find the best design that can be immediately implemented in the form of information systems. The design submitted is expected to accelerate the process that occurs between entities connected. Minimizing the possibility of error, which in turn can increase the production of broiler when the harvest is done.
Implementasi Corporate Social Responsibility, Pendekatan Kolaborasi Corporate Identity dan Corporate Social Innovation Studi di PT. Bukit Asam Tbk, Tanjung Enim Sumatera Selatan
Isabella Isabella;
Firdaus Firdaus;
Eva Kurnia Farhan
Jurnal Pemerintahan dan Politik Vol. 7 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36982/jpg.v7i4.2541
Corporate Social Responsibility (CSR) adalah program perusahaan yang dikembangkan untuk masyarakat, yang bermuara untuk kemajuan perusahaan itu sendiri. Efektivitas penyaluran dana CSR program lingkungan masih sangat rendah. Begitu juga tingkat kolektifitas piutang mitra 8 binaan baru mencapai 38 persen pada tahun 2018. Dengan jumlah total penyaluran dana Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) Rp 145.615.540.853 dari jumlah dana Rp 185.430.900.474. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendekatan model Corporate Identity (CI) dalam mengimplementasikan program CSR di PT Bukit Asam Tbk dan untuk mengetahui pendekatan model Corpoarate Social Innovation (CSI) dalam mengimplementasikan program CSR di PT Bukit Asam Tbk. Untuk mendapatkan informasi dan data dalam bentuk kalimat dan gambaran nyata, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. PKBL terdiri atas Program Kemitraan Usaha Kecil dan Pembinaan Lingkungan oleh BUMN melalui pemanfaatan dana dari bagian laba BUMN. Tujuan Program Kemitraan adalah untuk meningkatkan kemampuan para pengusaha kecil agar menjadi mandiri sekaligus memberdayakan kondisi sosial masyarakat. Faktor ekonomi, sosial, dan lingkungan selalu menjadi prioritas kami dalam mewujudkan tanggung jawab sosial. Berdasarkan beberapa dimensi pendekatan kolaborasi antara CI dan CSI dalam mengimplementasikan program CSR di PT Bukit Asam Tbk. Perlu porsi perlibatan kelompok masyarakat, organisasi masyarakat dan perlu koordinasi dan serta komunikasi dari direksi, menajer, dan staf karyawan bidang CSR agar program ini terlaksana secara maksimal.
IMPLEMENTASI PROGRAM KAMPUNG PENANGKAL COVID-19 (STUDI PADA KECAMATAN SAKO KOTA PALEMBANG)
Meli Yulianti;
Isabella Isabella;
Muhammad Qur’anul Kariem
TheJournalish: Social and Government Vol. 3 No. 3 (2022): Social and Government
Publisher : CV The Journal Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55314/tsg.v3i3.298
Corona Virus Disease atau Covid-19 merupakan bencana dunia. Kecamatan di Kota Palembang dengan total Kasus mencapai 633. Mengetahui Implementasi Program Kampung Penangkal Covid-19 di Kecamatan Sako. Metode penelitian yang digunakan kualitatif. Hasil pembahasan penelitian ini yaitu; Pertama, Isi Kebijakan :(1) Kepentingan-Kepentingan yang mempengaruhi indikator ini sudah berjalan dengan baik. (2)Tipe Manfaat indikator ini juga sudah berjalan dengan optimal. (3) Derajat perubahan yang ingin dicapai berjalan dengan baik, terlihat dari banyaknya perubahan yang dirasakan. (4) Letak pengambilan keputusan sudah berjalan dengan baik, terlihat dari pembuatan program ini yang dibuat oleh pemerintah pusat. (5) Pelaksana program indikator ini sudah berjalan dengan baik.(6) Sumber-sumber daya yang digunakan Indikator ini sudah berjalan dengan maksimal terlihat dari para pelaksana yang cukup dan saling bahu membahu.; Kedua, Lingkungan Kebijakan. (1) Kekuasaan, kepentingan-kepentingan dan strategi actor yang terlibat sudah berjalan dengan optimal adanya strategi yang dilakukan oleh pihak pelaksana. (2) Karakter lembaga dan razim yang berkuasa Adanya sikap dan karakter yang baik dari pihak pelaksana (3) Tingkat kepatuhan dan adamya respon dari pelaksana. Kesimpulan mengenai Implementasi Program Kampung Penangkal Covid-19 di Kecamatan Sako sudah berjalan dengan baik dan optimal. Saran peneliti diharapkan bagi Pihak Pemerintah agar selalu melakukan penghimbauan penarapan protokol kesehatan.
Implementasi Kebijakan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2019
Ajeng Ayu Wulandari;
Isabella Isabella;
Doris Febriyanti
JIAPI: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Pemerintahan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2022): December
Publisher : Universitas Terbuka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33830/jiapi.v3i2.103
The purpose of this research is to find out how to implement forest and land fire disaster management policies in Ogan Ilir. The research method used in this research is qualitative research. The results show that by using Edward III's theory to analyze there are four indicators, including Communication, Resources, Disposition, and Birocration. First is communication, information delivery is only in the form of banners and banners that are installed near village settlements. Second, resources are also sufficient to consist of 110 Regional Disaster Management Agency personnel and 28 volunteers. Third, Disposition, this indicator is the lack of responsiveness given by the personnel of the Village Task Force and the Subdistrict Task Force to the community in Palemraya Village when forest and land fires occur. Fourth, Bureaucratic Structure, on this indicator the author finds irregularities in the bureaucratic structure, this can be seen from the disaster management procedures which are too convoluted and a waste of time. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that the Implementation of the Forest and Land Fire Disaster Management Policy in Ogan Ilir Regency in 2019 has gone well although there are several obstacles faced by the Ogan Ilir Regency Regional Disaster Management Agency and the parties in the implementation of the policy. However, all can be overcomed. Suggestions in this study are the Regional Disaster Management Agency of Ogan Ilir Regency can provide socialization to the community, can minimize the flow of procedures in handling fire disasters and the Regional Disaster Management Agency of Ogan Ilir Regency can further improve responsiveness in the field when a fire occurs.
PENINGKATAN KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN RAMBUTAN KABUPATEN BANYUASIN
Isabella Isabella;
Dio Resta Permana
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 5 No. 2 (2022): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31851/dedikasi.v5i2.9448
Perkembangan kemajuan teknologi digital pada kehidupan masyarakat adalah suatu keniscayaan. Oleh karena itu perlu dilakukan peningkatan kemampuan masyarakat khususnya ibu-ibu dalam menggunakan media digital tak terkecuali pada penggunaan media sosial. Tim pengabdian Kepada Masyarakat Universitas IGM melaksanakan pengabdian di Kecamatan Rambutan dengan cara memberikan materi penyuluhan secara interaktif. Tujuan dari kegiatan ini meningkatkan pemahaman kepada ibu-ibu di Kecamaan rambutan untuk menerapkan empat pilar literasi digital dalam menggunakan media digital pada kehidupan mereka. Sebagaimana diketahui bahwa setiap hari banyak informasi yang masuk pada media digital khususnya sosial media, namun tiak semua informasi itu baik untuk diterima oleh masyarakat. Oleh karena itu untuk mengantisipasi informasi- informasi yang negative itu diperlukan panduan pengetahuan literasi digital. Selain itu untuk mengantisipasi dan mengurangi kasus-kasus hukum yang berkaitan dengan penyalahgunaan media sosial, dan budaya-budaya dalam menggunakan media-media digital saat ini perlu disampaikan. Temuan dilapangan masih ada masyarakat yang belum mengenal rambu-rambu dalam menggunakan media digital sehingga kurang memanfaatkan media digital untuk hal-hal yang positif, seperti mencari informasi cara mendidik anak yang baik. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan pengetahuan ibu-ibu meningkat dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Civil Society Response to Presidential Election in Social Media Twitter #Pilpres2024
Sanny Nofrima;
Isabella Isabella
ETTISAL : Journal of Communication Vol 7, No 2 (2022): ETTISAL : Journal of Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor collaboration with ISKI (Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi Indo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21111/ejoc.v7i2.8489
Abstract:Civil society creates opportunities for prosperity and the realization of the rights of individuals and citizens while naturally creating tools to limit the power and regulate public authorities' activities. The origin of civil society is reflected in the history of the development of civilization which can be described as the desire of thinkers of every age to create an ideal social system in which there is intelligence and justice. The creation of such a society is always associated with the improvement of the rule of law. Civil society involvement activities have the right to be involved in all aspects of political governance and the authority to make decisions and take actions that affect all levels of public life without any institutions in the interests of groups and individuals, and the legitimacy of community-based civil authorities through a political governance system to increase capacity citizens who exercise sovereignty over policies that have a positive impact. The presidential election is a democratic party that is always held every five years; this celebration is the moment civil society has been waiting for. This study aims to determine how civil society responds to the #pilpres2024 by using qualitative methods to find models using social media as mass communication. Data was collected from Twitter social media and analyzed using the Nvivo 12 Plus Application. The results of this study reveal that the effectiveness of using Twitter in disseminating information on #pilpres2024 has proven to be efficient, which succeeded in creating a direct response (observable or encouraging action).AbstrakMasyarakat sipil menciptakan peluang untuk kemakmuran dan realisasi hak individu dan warga negara, sementara secara alami menciptakan alat untuk membatasi kekuasaan dan mengatur aktivitas otoritas publik. Asal usul masyarakat madani tercermin dalam sejarah perkembangan peradaban yang dapat digambarkan sebagai keinginan para pemikir setiap zaman untuk menciptakan sistem sosial yang ideal yang di dalamnya terdapat kecerdasan, kebebasan, kemakmuran, dan keadilan. Terciptanya masyarakat seperti itu selalu dikaitkan dengan perbaikan penegakan supremasi hukum. Aktivitas keterlibatan civil society memiliki hak untuk terlibat dalam semua aspek pemerintahan politik dan otoritas untuk membuat keputusan dan melakukan tindakan yang mempengaruhi semua tingkat kehidupan publik tanpa ada institusi dalam kepentingan kelompok dan individu, dengan kehadiran dan legistimasi otoritas sipil berbasis komunitas melalui sistem pemerintahan politik meningkatkan kemampuan warga negara yang menjalankan kedaulatan atas kebijakan yang berdampak positif. Pemilihan Presiden merupakan pesta demokrasi yang selalu di adakan setiap lima tahun sekali, kemeriahan ini menjadi momen yang tunggu oleh masyarakat sipil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana respon civil society terhadap #pilpres2024 dengan menggunakan metode kualitatif untuk menemukan model dalam penggunaan media sosial sebagai komunikasi massa. Data dikumpulkan dari media sosial Twitter yang dianalisa menggunakan Aplikasi Nvivo 12 Plus. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa efektivitas penggunaan Twitter pada penyebaran informasi #pilpres2024 terbukti efisien, dimana berhasil menciptakan respon eksplisit (dapat diamati atau mendorong tindakan).
Implementation of Policy for Controlling and Licensing of Street Vendors in the City of Palembang
Dandi Irawan Subandara;
Doris Febriyanti;
Isabella Isabella
Publica: Jurnal Pemikiran Administrasi Negara Vol 14, No 2 (2022): Pemikiran Administrasi Negara 4
Publisher : Department of Public Administration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/jpan.v14i2.19858
This study aimed to determine how to implement controlling and licensing street vendors at Musi 6 Bridge, Seberang Ulu I District, Palembang City. The research method used in this research is qualitative. The analysis results and findings in the field are (1) optimal Standards and Policy Targets. (2) Policy Performance. This indicator has been running well, as seen from the performance of policy implementers who work optimally. (3) Resources, this indicator is optimal, as seen from the budget, human resources, facilities and infrastructure. (4) Inter-Agency Communication The implementation of this indicator has been going well. This can be seen from the coordination meetings held regularly. (5) The characteristics of the Implementing Agency for this indicator have been running well. The division of tasks and authorities is in accordance with the SOP and conducting evaluations at the end of each month. (6) Social, Economic and Political Environment, these indicators have been running well. (7) Attitude of the Implementer This indicator of the attitude of the implementer has gone well because the attitude of the implementer is firm. So it can be concluded that the implementation of the Policy on Control and Licensing of Street Vendors at Musi 6 Bridge has been running well and optimally. The researcher's suggestions for this research are expected to the Government to always make appeals and outreach to the public about government regulations prohibiting selling on the side of the road or the sidewalk.
Civil Society Response to Presidential Election in Social Media Twitter #Pilpres2024
Sanny Nofrima;
Isabella Isabella
ETTISAL : Journal of Communication Vol 7, No 2 (2022): ETTISAL : Journal of Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor collaboration with ISKI (Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi Indo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21111/ejoc.v7i2.8489
Abstract:Civil society creates opportunities for prosperity and the realization of the rights of individuals and citizens while naturally creating tools to limit the power and regulate public authorities' activities. The origin of civil society is reflected in the history of the development of civilization which can be described as the desire of thinkers of every age to create an ideal social system in which there is intelligence and justice. The creation of such a society is always associated with the improvement of the rule of law. Civil society involvement activities have the right to be involved in all aspects of political governance and the authority to make decisions and take actions that affect all levels of public life without any institutions in the interests of groups and individuals, and the legitimacy of community-based civil authorities through a political governance system to increase capacity citizens who exercise sovereignty over policies that have a positive impact. The presidential election is a democratic party that is always held every five years; this celebration is the moment civil society has been waiting for. This study aims to determine how civil society responds to the #pilpres2024 by using qualitative methods to find models using social media as mass communication. Data was collected from Twitter social media and analyzed using the Nvivo 12 Plus Application. The results of this study reveal that the effectiveness of using Twitter in disseminating information on #pilpres2024 has proven to be efficient, which succeeded in creating a direct response (observable or encouraging action).AbstrakMasyarakat sipil menciptakan peluang untuk kemakmuran dan realisasi hak individu dan warga negara, sementara secara alami menciptakan alat untuk membatasi kekuasaan dan mengatur aktivitas otoritas publik. Asal usul masyarakat madani tercermin dalam sejarah perkembangan peradaban yang dapat digambarkan sebagai keinginan para pemikir setiap zaman untuk menciptakan sistem sosial yang ideal yang di dalamnya terdapat kecerdasan, kebebasan, kemakmuran, dan keadilan. Terciptanya masyarakat seperti itu selalu dikaitkan dengan perbaikan penegakan supremasi hukum. Aktivitas keterlibatan civil society memiliki hak untuk terlibat dalam semua aspek pemerintahan politik dan otoritas untuk membuat keputusan dan melakukan tindakan yang mempengaruhi semua tingkat kehidupan publik tanpa ada institusi dalam kepentingan kelompok dan individu, dengan kehadiran dan legistimasi otoritas sipil berbasis komunitas melalui sistem pemerintahan politik meningkatkan kemampuan warga negara yang menjalankan kedaulatan atas kebijakan yang berdampak positif. Pemilihan Presiden merupakan pesta demokrasi yang selalu di adakan setiap lima tahun sekali, kemeriahan ini menjadi momen yang tunggu oleh masyarakat sipil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana respon civil society terhadap #pilpres2024 dengan menggunakan metode kualitatif untuk menemukan model dalam penggunaan media sosial sebagai komunikasi massa. Data dikumpulkan dari media sosial Twitter yang dianalisa menggunakan Aplikasi Nvivo 12 Plus. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa efektivitas penggunaan Twitter pada penyebaran informasi #pilpres2024 terbukti efisien, dimana berhasil menciptakan respon eksplisit (dapat diamati atau mendorong tindakan).
IMPLEMENTASI PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 94 TAHUN 2021 TENTANG DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL KOTA PALEMBANG (Studi Pada Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palembang)
Nurwahidah Armeilia;
Isabella Isabella;
Amaliatulwalidain Amaliatulwalidain
TheJournalish: Social and Government Vol. 4 No. 2 (2023): social and government
Publisher : CV The Journal Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55314/tsg.v4i2.439
Penelitian ini berjudul Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil Di Kota Palembang. Di mana pegawai merupakan sumber daya manusia yang bermanfaat karena pegawai salah satu unsur aparatur yang secara kelembagaan merupakan bagian dari manajemen pemerintahan dan bersedia melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dalam pemerintahan, pembangunan, dan pengabdian kepada masyarakat Tujuan di lakukan nya penelitian ini untuk mengetahui bagaimana implementasi penerapan disiplin kerja pegawai negeri sipil di kantor Badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM) kota Palembang. Teori yang digunakan menggunakan miliknya teori Edward III dengan beberapa indikator yaitu Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, Struktur Organisasi. Pendekatan penelitian kali ini ialah menggunakan pendekatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan penelitian deskriptif, yakni jenis penelitian yang berupaya menggambarkan fenomena/kejadian dengan apa adanya. Adapun hasil penelitian dan temuan di lapangan ialah melalui indikator yang ada pada teori Edward III menunjukkan bahwa komunikasi pihak BKPSDM kepada OPD lain sudah berjalan baik di lihat oleh karena ada nya sosialisasi yang dilakukan baik sebelum, saat dan sesudah peraturan pemerintah nomor 94 tahun 2021 ini diberlakukan.serta kualitas SDM yang ada di BKPSDM sudah baik dan mampu menjadi contoh disiplin pegawai di kota Palembang. Namun pada penerapan sanksi kedisiplinan untuk saat ini belum ada tolak ukur pasti dalam sanksi kedisiplinan untuk itu BKPSDM terus memantau perkembangan disiplin di kota Palembang