Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Service Quality, Interest Rate, and Deposit On Call On Profitability (Study in Bank Mandiri Branch Office in PT. X) Renny Sunarny; Ellen Rusliati
TRIKONOMIKA Vol 15 No 1 (2016): June Edition
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.418 KB) | DOI: 10.23969/trikonomika.v15i1.399

Abstract

The aim of this research is to measure the influence of service quality and interest rate on deposit on call, and the influence of service quality, interest rate, and deposit on call on profitability. Hopefully, the result could give contributions for the development of management study, especially financial management. It also could hopefully provide valuable information about the importance of service quality, interest rate, and deposit on call in order to increase bank profitability. The location of this research was in Bank Mandiri, Bandung Branch Office in PT. X. The methodology used was quantitative research using descriptive and verificative analysis. Research data horizon was cross sectional using path analysis method. The results showed that there were significant influence between the interest rate on deposit on call, and service quality, interest rate, and deposit on call to profitability. It was found also that the influence of straight interest rate on profitability was weaker than interest rate on profitability via deposit on call.
PERAN KEBIJAKAN MONETER DALAM STABILITAS HARGA BARANG KONSUMSI: IMPLIKASI BAGI MANAJEMEN RANTAI PASOK RITEL Syafitri, Agnes Alzena; Sunarny, Renny; Kusdinar, Yuki Hidayat
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 13 No 1 (2025): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v13i1.144

Abstract

Stabilitas harga barang konsumsi memainkan peran penting dalam menjaga daya beli masyarakat dan keberlangsungan sektor ritel. Ketidakstabilan harga dapat menyebabkan gangguan dalam permintaan dan penawaran serta menyulitkan perencanaan bisnis. Kebijakan moneter menjadi instrumen utama dalam menjaga stabilitas harga khususnya melalui pengendalian inflasi dan pengaturan suku bunga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kebijakan moneter dalam menjaga stabilitas harga barang konsumsi dan implikasinya terhadap manajemen rantai pasok ritel. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Pendekatan ini dilakukan dengan cara menelaah jurnal ilmiah, laporan Bank Indonesia dan publikasi terkait dari 5 -10 tahun yang lalu. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebijakan moneter yang diterapkan Bank Indonesia bersifat adaptif terhadap dinamika ekonomi global seperti pandemi dan tekanan inflasi. Pelonggaran suku bunga pada 2020–2021 membantu menjaga konsumsi sementara pengetatan pada 2022 – 2024 menahan inflasi meskipun menekan daya beli. Dampak kebijakan ini tercermin dalam perubahan strategi manajemen rantai pasok ritel, seperti pengendalian stok, diversifikasi pemasok, dan peningkatan efisiensi melalui teknologi. Implikasi dari penelitian ini adalah sektor ritel perlu mengembangkan strategi rantai pasok yang fleksibel dan berbasis data untuk merespons fluktuasi kebijakan moneter secara efektif. Kajian ini juga menyoroti pentingnya sinergi antara kebijakan makroekonomi dan keputusan operasional guna menciptakan sistem distribusi yang lebih tangguh dan adaptif di masa depan.
INFLASI DAN DAYA BELI TERHADAP PERUBAHAN HARGA, ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PERILAKU KONSUMSI (STUDI UMKM DI KOTA BANDUNG) Sunarny, Renny; Syafitri, Agnes Alzena; Kusdinar, Yuki Hidayat
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 12 No 2 (2024): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberlangsungan UMKM turut berkontribusi dalam perekonomian lokal, namun UMKM ini seringkali menghadapi tantangan terkait fluktuasi harga barang yang dipengaruhi oleh tingkat inflasi yang tidak menentu serta daya beli konsumen yang tidak stabil. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh inflasi dan daya beli konsumen terhadap perubahan harga, elastisitas permintaan dan perilaku konsumsi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengambilan data melalui wawancara (melibatkan 15 pemilik UMKM sektor makanan dan minuman di Kota Bandung, yang dipilih secara purposive sampling) dan observasi. Analisis data menggunakan analisis kualitatif model interaktif dengan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi dan penurunan daya beli konsumen di Bandung memiliki dampak langsung terhadap perubahan harga yang diterapkan oleh UMKM sektor makanan dan minuman. Para pemilik usaha harus tetap jeli dalam menyesuaikan harga dan strategi pemasaran untuk bertahan dan tetap kompetitif di pasar yang semakin sensitif terhadap harga. Para pemilik UMKM mengakui bahwa elastisitas permintaan sangat dipengaruhi oleh inflasi dan daya beli konsumen namun terdapat tantangan besar dalam menjaga permintaan yang stabil di tengah perubahan harga. Dampak inflasi dan penurunan daya beli terhadap perilaku konsumsi di Kota Bandung sangat terlihat dalam perubahan pola konsumsi masyarakat yang lebih selektif, beralih ke produk yang lebih hemat, mengurangi frekuensi pembelian, dan beralih ke pembelian daring untuk mencari harga yang lebih kompetitif.
Perancangan Strategi Adaptasi Bisnis Ritel Dalam Manajemen Industri Melalui Model Integrasi C-TAM-TPB Syafitri, Agnes Alzena; Sunarny, Renny; Kusdinar, Yuki Hidayat
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 13 No 2 (2025): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang kian pesat, perubahan perilaku konsumen yang semakin dinamis dalam merespons tren pasar, serta persaingan bisnis yang semakin ketat baik di tingkat lokal maupun global, menuntut industri ritel untuk mampu melakukan adaptasi secara cepat, tepat, dan strategis agar tetap relevan, kompetitif, serta mampu memenuhi kebutuhan dan ekspektasi konsumen secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan merancang strategi adaptasi bisnis ritel dalam manajemen industri melalui model integrasi C-TAM-TPB (Combined Technology Acceptance Model and Theory of Planned Behavior). Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei terhadap 97 pelaku usaha ritel yang terdiri atas pemilik, manajer, dan pengelola operasional. Variabel independen meliputi perceived usefulness (PU), perceived ease of use (PEU), attitude (ATT), subjective norm (SN), dan perceived behavioral control (PBC), sedangkan variabel dependen adalah strategi ritel business adaptation (RBA) dengan intention (INT) sebagai variabel mediasi. Data kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM-PLS) dengan bantuan program Smart PLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived usefulness berpengaruh positif signifikan terhadap attitude pelaku usaha ritel dalam mengadaptasi strategi bisnis ritel. Attitude dan subjective norm berpengaruh positif signifikan terhadap intention. Intention berpengaruh positif signifikan terhadap realisasi adaptasi strategi bisnis ritel. Selain itu, attitude dan subjective norm juga memiliki pengaruh positif signifikan secara tidak langsung terhadap realisasi adaptasi strategi bisnis ritel melalui intention. Sebaliknya, perceived ease of use dan perceived behavioral control tidak berpengaruh signifikan, baik secara langsung maupun melalui intensi, terhadap adaptasi strategi bisnis ritel. Dengan demikian, faktor perceived usefulness, attitude dan subjective norm menjadi kunci untuk mendorong adaptasi strategi bisnis ritel secara nyata, sekaligus memberikan panduan bagi perancang strategi adaptasi bisnis ritel dalam manajemen industri. Rancangan model terbaik yang dihasilkan dari penelitian ini adalah model integrasi C-TAM-TPB yang menempatkan perceived usefulness sebagai faktor utama pembentuk attitude sedangkan attitude dan subjective norm sebagai penggerak intention, serta intention sebagai determinan paling kuat dalam merealisasikan adaptasi strategi bisnis ritel.
KETAHANAN MANAJEMEN KEWIRAUSAHAN MENGGUNAKAN METODE PENGAMBILAN KEPUTUSAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS Renny Sunarny
Jurnal Bisnis dan Manajemen (JBM) JBM Vol 22 (2026): Issue 2
Publisher : Faculty of Economics and Business University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jbm.v2i2.4775

Abstract

Kewirausahaan melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama dalam kontribusinya terhadap penyerapan tenaga kerja dan pemerataan pendapatan. Namun, UMKM menghadapi berbagai tantangan seperti gangguan rantai pasok, keterbatasan likuiditas, serta dinamika pasar yang tidak menentu sehingga memerlukan ketahanan manajemen kewirausahaan yang adaptif dan berbasis prioritas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor - faktor utama yang memengaruhi ketahanan manajemen kewirausahaan UMKM serta menentukan prioritasnya menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan yang kemudian dianalisis secara sistematis untuk membangun struktur hierarki AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang membentuk ketahanan UMKM meliputi sumber daya, keuangan, kompetensi, inovasi, adaptasi, dan jaringan usaha. Melalui penerapan AHP, diperoleh urutan prioritas faktor yang mendukung pengambilan keputusan strategis secara lebih terstruktur dan objektif. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan efektivitas strategi bisnis serta menjaga keberlanjutan usaha di tengah ketidakpastian lingkungan.
Sosialisasi dan Edukasi Pemilahan Sampah Rumah Tangga Berbasis Program Kang Pisman di Kelurahan Cijawura, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung Ramayani; Agnes Alzena Syafitri; Renny Sunarny; Dewi Mustikasari; Yuki Hidayat Kusdinar
INCOME: Indonesian Journal of Community Service and Engagement Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/income.v5i3.2408

Abstract

Peningkatan volume sampah rumah tangga menjadi tantangan pengelolaan lingkungan perkotaan, termasuk di Kelurahan Cijawura, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, seiring keterbatasan kapasitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sarimukti dan masih rendahnya kebiasaan memilah sampah dari sumber. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan praktik pemilahan sampah rumah tangga warga Kelurahan Cijawura sesuai anjuran pemerintah melalui program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan) Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung. Metode pelaksanaan mengikuti kerangka design thinking meliputi tahap empathize, define, ideate, prototype, dan test, melalui sosialisasi dan edukasi door to door oleh mahasiswa dan dosen pendamping lintas program studi kepada rumah tangga, kader RW/RT, PKK, dan Karang Taruna. Hasil kegiatan menunjukkan RW 13 yang menjadi lokasi percontohan telah mendekati kondisi zero waste, enam RW telah memiliki fasilitas Rumah Maggot untuk mengolah sampah organik, dan media edukasi flash card berhasil digunakan dalam sosialisasi kepada masyarakat maupun sekolah. Replikasi praktik baik ke RW lain masih memerlukan pendampingan berkelanjutan karena keterbatasan lahan dan variasi partisipasi warga antarwilayah. Kegiatan ini merekomendasikan penguatan edukasi berkelanjutan, replikasi praktik RW percontohan, dan penerapan umpan balik serta apresiasi warga agar kebiasaan memilah sampah dapat bertahan dalam jangka panjang.
Pemilahan Sampah Anorganik di Kelurahan Cijawura Bandung: Program Keberlanjutan Pilah Sampah Agnes Alzena Syafitri; Renny Sunarny; Dewi Mustikasari; Yuki Hidayat Kusdinar; Ramayani Yusuf
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v4i3.2467

Abstract

Sampah anorganik yang tidak dipilah sejak dari sumbernya menjadi salah satu penyumbang utama persoalan pengelolaan sampah di kawasan perkotaan, termasuk di Kota Bandung. Sejalan dengan arahan Wali Kota Bandung agar pengelolaan sampah dilakukan secara berjenjang hingga tingkat kelurahan dan bersinergi dengan berbagai pihak, Universitas Teknologi Bandung (UTB) menginisiasi kegiatan pengabdian pendampingan pemilahan sampah anorganik di Kelurahan Cijawura, Kecamatan Buahbatu. Kelurahan Cijawura terdiri atas 13 Rukun Warga (RW), dengan RW 13 yang telah mampu mengelola sampahnya secara mandiri dijadikan rujukan praktik baik, sementara 12 RW lainnya menjadi sasaran pendampingan. Kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga 12 RW dalam memilah sampah anorganik dari sumbernya. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), diawali dengan sosialisasi dan edukasi mengenai jenis-jenis sampah dan pentingnya pemilahan, dilanjutkan dengan uji coba pemilahan menggunakan dua kantong sampah (trash bag) khusus sampah anorganik per rumah tangga selama dua minggu, dengan pengumpulan dilakukan oleh mahasiswa pada hari yang telah dijadwalkan di setiap RW. Hingga naskah ini disusun, tahap sosialisasi telah dilaksanakan di seluruh 12 RW sasaran dan uji coba pemilahan sedang berlangsung. Capaian sementara menunjukkan peningkatan pemahaman warga mengenai jenis dan cara memilah sampah anorganik serta kesediaan awal mengikuti jadwal pengumpulan. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pendampingan pemilahan sampah berbasis kelurahan yang dapat direplikasi pada RW maupun kelurahan lain di Kota Bandung.