Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBERIAN KOMPRES DAUN SIRIH MERAH UNTUK MENGURANGI BENDUNGAN ASI IBU MENYUSUI Dewi, Mariza Mustika; Nirwana, Betanuari Sabda; Setiyowati, Widyah; Mularsih, Sri
Jurnal Bidan Pintar Vol. 5 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v5i2.6676

Abstract

Abstrak Masalah menyusui yang tidak jarang terjadi adalah pembengkakan payudara atau bendungan ASI. Gejala yang muncul pada ibu menyusui dengan bendungan ASI antara lain adalah payudara bengkak, payudara terasa panas dan keras, dan terjadi peningkatan suhu tubuh ibu. Bendungan ASI terjadi karena adanya penyempitan pada duktus laktiferus maupun karena kelainan pada puting susu misalnya puting susu datar, terbenam, dan cekung. Bendungan ASI disebabkan karena air susu yang terkumpul tidak segera dikeluarkan sehingga menyebabkan sumbatan. Sumbatan tersebut dapat menimbulkan dampak yang serius jika tidak segera diatasi antara lain adalah mastitis dan abses payudara .Tujuan mengetahui pengaruh kompres daun sirih merah terhadap bendungan ASI pada ibu menyusui. Jenis studi quasy experimental one group pretest posttest design dengan 28 sampel. Uji statistik menggunakan dependen t-tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum perlakuan mayoritas ibu mengalami payudara yang terasa keras / tegas dan terasa sakit yaitu sebanyak 12 responden (42,8%), diikuti dengan payudara terasa keras / tegas dan terasa nyeri 9 responden (32,1%), dan payudara terasa keras / tegas dan terasa sangat sakit 8 responden (28,5%), sedangkan setelah perlakuan mayoritas ibu tidak mengalami gejala bendungan payudara yaitu 13 orang (46,4%), diikuti dengan payudara yang terasa keras / tegas dan tidak sakit yaitu sebanyak 8 responden (28,5%), payudara terasa keras / tegas dan terasa nyeri pada payudara 4 responden (14,3%), dan terdapat perubahan pada payudara 3 responden (10,7%). Uji statistik dependen t-tes menunjukkan nilai p-value<α (0,05) yang artinya ada pengaruh kompres daun sirih merah terhadap bendungan ASI pada ibu menyusui. Kesimpulan ada pengaruh kompres daun sirih merah terhadap bendungan ASI ibu menyusui. Kata kunci : bendungan ASI, kompres daun sirih merah, ibu nifas
Efisiensi Personal Hygiene Melalui Pemanfataan Tanaman Pekarangan Aloe Vera Pada Wanita Usia Subur Di Desa Pakintelan Gunung Pati Wiranti, Iin; Setiyowati, Widyah; Lestari, Riski Muji
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i9.22009

Abstract

ABSTRAK Pengendalian penyakit berbasis kemandirian masyarakat dapat dimulai dengan mencuci tangan sebagai upaya dasar untuk memutus rantai penyakit. Salah satunya menggunakan hand sanitizer yang memberikan kemudahan, efesiensi kepada penggunanya, bahkan dengan pemanfaatan tanaman pekarangan sebagai bahan dasar pembuatannya. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan edukasi dan pelatihan tentang mencuci tangan menggunakan hand sanitizer aloe vera. Metode yang dilakukan pre dan test untuk mengetahui pemahaman respoden dilanjutkan pemparanan materi, diskusi dan praktik pembuatan hand sanitizer aloe vera. Hasil edukasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dibuktikan melalui pre dan post test mencuci tangan menggunakan hand sanitizer aloe vera. Kesimpulanbahwa edukasi dan pelatihan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan WUS untuk memanfaatkan aloe vera sebagai hand sanitizer serta cara penggunaannya sehingga diharapkan WUS mampu meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat sehingga keluarga lebih sejahtera.  Kata Kunci: Aloe Vera, Hand Sanitizer, Mencuci Tangan, Personal Hygiene  ABSTRACT Community-based disease control can begin with hand washing as a basic measure to break the chain of disease transmission. One such measure is the use of hand sanitizer, which offers convenience and efficiency to users, even when utilizing backyard plants as the primary ingredient in its production. The objective of this activity is to provide education and training on hand washing using aloe vera hand sanitizer. The method involved pre- and post-tests to assess respondents' understanding, followed by a presentation of the material, discussion, and practical demonstration of making aloe vera hand sanitizer. The results obtained are that the educational outcomes showed an increase in knowledge and skills, as evidenced by pre- and post-tests on handwashing using aloe vera hand sanitizer. The conclusion is that education and training enhance the knowledge and skills of WUS in utilizing aloe vera as hand sanitizer and its proper use, thereby enabling WUS to improve clean and healthy living behaviors, leading to greater family well-being. Keywords: Aloe Vera, Hand Sanitizer, Hand Wash, Personal Hygiene
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. I  USIA 26 TAHUN DI PMB OKTA FITRIANA, S. ST  KOTA SEMARANG Mularsih, Sri; Setiyowati, Widyah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 15 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan: November 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/1mjqgm50

Abstract

Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) are indicators used to measure maternal health status in a region. The purpose of the study is to provide comprehensive midwifery care carried out in a Continuity Of Care (CoC) manner. Qualitative research is presented in a descriptive exploratory manner with a study approach and examined with documentation studies. The sample in the study was Mrs. I, 26 years old, who will be studied from pregnancy, childbirth, BBL, postpartum and family planning. Case collection implementation from March - August 2025. The results of the study on Mrs. I's pregnancy ANC 11 times, normal delivery, BBL: female gender, BB: 3000 gr, PB: 47 cm, LK: 32 cm, LD: 32 cm, LILA: 11 cm. There were 2nd degree lacerations of the vaginal mucosa, perineal skin and perineal muscles. postpartum visits were 4x and the mother used MAL KB. Based on the study of Mrs. I's pregnancy care. I G1P0A0 in postpartum care, delivery care, newborn, family planning there are no gaps. Conclusion Comprehensive midwifery care for Mrs. I GIP0A0 ​​aged 26 years old Mrs. I G1P0A0 pregnancy care in postpartum care, delivery care, newborn, family planning there are no gaps and Suggestions given to the health service, educational institutions, practice areas, and the community to further improve health services in accordance with Midwifery care standards.
Natural Way For Healthy Generation (Optimalisasi Sehat Alami untuk Generasi Bebas Stunting) Sandhi, Shinta Ika; Jumiatun, Jumiatun; Dewi, Desi Wijayanti Eko; Nani, Shinta Ayu; Wiranti, Iin; Stefania, Maria; Setiyowati, Widyah
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 15, No 1 (2026): Mei
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v15i1.113100

Abstract

Stunting sebagai bentuk malnutrisi tidak hanya mengganggu pertumbuhan fisik, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas hidup dan masa depan anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan ibu hamil serta ibu balita dalam pencegahan stunting melalui pendekatan kesehatan alami berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan mencakup peningkatan pengetahuan tentang pola asuh (asuh, asih, asah), pemanfaatan pangan lokal bergizi, serta penggunaan herbal aman untuk kesehatan mental ibu. Intervensi dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan demonstrasi penyusunan menu sehat, yang diikuti oleh 44 peserta (17 ibu hamil dan 27 ibu balita). Perolehan skor pengetahuan peserta meningkat secara signifikan, sebagaimana terukur dari selisih skor post-test terhadap pre-test. Hasil analisis statistik mengonfirmasi bahwa edukasi yang diberikan berpengaruh positif terhadap pemahaman mereka. Kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat respons sangat positif dari masyarakat. Disimpulkan bahwa edukasi sehat alami yang terintegrasi efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat untuk mencegah stunting. Pendekatan ini direkomendasikan sebagai model pengabdian masyarakat yang berkelanjutan dan kontekstual guna mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan bebas stunting.Kata kunci: Stunting; sehat alami; kearifan lokal