Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS NILAI KEISLAMAN DALAM NOVEL NEGERI 5 MENARA KARYA AHMAD FUADI Yakin, Aenul
BAHASA DAN SASTRA Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : BAHASA DAN SASTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana nilai-nilai keislaman yang terkandung dalam novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan mendeskripsikan nilai-nilai keislaman dalam novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi.Ruang lingkuppenelitian ini penulis hanya membatasi pembahasan tentang bagaimana  nilai-nilai keislaman dalam novel “Negeri 5 Menara” karya Ahmad Fuadi.Manfaat Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para pembaca, baik secara teoretis maupun secara praktis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif.Metode penelitian kualitatif merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata kata dalam bentuk kutipan.Data berupa kata dan kalimat yang bersumber dari novel Negeri 5 Menara.Teknik pengumpulan data meliputi (1) Membaca novel “Negeri 5 Menara” karya Ahmad Fuadi, secara cermat dan berulang-ulang. (2) Menelaah bagian-bagian cerita yang berhubungan dengan nilai keislaman. (3) Menandai bagian-bagian novel yang  berhubungan dengan nilai keislaman dan mencatat kalimat yang menggambarkan adanya nilai-nilai keislaman sebagai bahan kajian.Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan bahwa nilai keislaman yang terdapat dalam novel Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi, (1) Akidah meliputi: Iman kepada Allah, Iman kepada Kitab Allah, dan Iman kepada Rasul Allah; (2) Ibadahmeliputi: Mendirikan Shalat; (3) Akhlak meliputi: Akhlak terhadap Allah, Akhlak terhadap manusia. Kata Kunci : Nilai Keislaman, Novel.
Uji Organoleptik, Fisik dan Kimia Kerupuk Gonad Bulu Babi (Diadema setosum) Yakin, Aenul; Haslianti, Haslianti; Huli, Laode
Jurnal Fish Protech Vol 7, No 1 (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jfp.v7i1.48113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan nilai uji organoleptik (kenampakan, aroma, rasa dan kerenyahan), uji fisik (daya kembang) dan uji kimia (kadar air, abu, protein, lemak dan karbohidrat) kerupuk gonad bulu babi. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan yaitu perlakuan P1 (10% gonad bulu babi: 90% tepung tapioka), P2 (20% gonad bulu babi: 80% tepung tapioka) dan P3 (40% gonad bulu babi: 60% tepung tapioka) dan tiga kali ulangan. Data hasil pengamatan dianalisa menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) pada taraf 95%, apabila terdapat beda nyata (P>0,05) maka dilakukan uji lanjut dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa penambahan gonad bulu babi dan tepung tapioka memberikan perbedaan nyata terhadap nilai organoleptik yang meliputi kenampakan dan rasa sedangkan aroma dan kerenyahan tidak memberikan perbedaan nyata. Untuk uji fisik tidak berbeda nyata. Nilai analisis kimia kerupuk kadar air, abu, protein lemak dan karbohidrat secara berturu-turut adalah P1=1.69%, 0.93%, 16.67; 35.02, dan 45.69%. P2=1.69%, 1.18%, 26.67%, 31.13%, dan 39.33%. P3=1.59%, 0.92%, 32.50%, 20.43%, dan 44.48%.
Pendidikan Akhlak Melalui Dakwah bil Uswah di Pondok Pesantren Yakin, Aenul; Nur, Tajuddin
Dakwah Vol 8 No 1 (2022): PEBRUARI
Publisher : Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Moral education in Islam is education that recognizes that good preaching is needed in human life and must be taught by Islamic boarding schools. By instilling good morals so that you can become an example if you graduate. At this time, the most important thing is to set an example in preaching, or it can be said to be Da’wah Bil Uswah. This article will discuss Da'wah Bil Uswah, and this type of research is qualitative research. The subjects of this study were caregivers, ustadz, and students of Pondok Pesantren At-Taubah Karawang. The place of research was conducted at Pondok Pesantren At-Taubah Karawang. The data collection method uses observation, interview, and documentation techniques. Furthermore, the data is presented in an appropriate form to read and understand. Then the data is analyzed, and conclusions are drawn. The results of this study state that 1) The implementation of the concept of Imam Al Ghazali's Moral education is categorized as having a good implementation, indicated by the contribution of caregivers and ustadz making the schedule for the Koran and scientific contributions; 2) Efforts made by caregivers and ustadz in implementing the concept of moral education through Dakwah bil Uswah at Pondok Pesantren At-Taubah Karawang, namely: a) Providing guidance; b) Giving Tausiyah; c) Providing exemplary; d) Applying habituation; 3) Supporting factors in implementing the concept of moral education at Pondok Pesantren At-Taubah Karawang, namely: a) Cooperation between caregivers and ustadz; b) Parental Support; c) Facilities. 4) The inhibiting factors in implementing the concept of moral education at Pondok Pesantren At-Taubah Karawang are a) Worldly nature; b) Limited Facilities and Infrastructure. Keywords; Concept of Moral Education, Pupils, Boarding Schools, Dakwah bil Uswah
Analisis Spasial Desa Membangun Berbasis Jaringan Jalan dan Penggunaan Lahan di Kabupaten Brebes Yakin, Aenul; Rustiadi, Ernan; Pribadi, Didit Okta
Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Urban and Regional Planning Program Faculty of Engineering Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/desa-kota.v6i1.77483.42-59

Abstract

Indeks Desa Membangun merupakan indikator yang menilai perkembangan desa yang menyertakan unsur penilaian infrastruktur, termasuk jaringan jalan, dan terkait dengan penggunaan lahan. Pembangunan infrastruktur desa dan penggunaan lahan secara umum berdampak pada sosial ekonomi perdesaan dan perkembangan desa. Wilayah Kabupaten Brebes terdiri dari 292 desa yang dinilai masih belum mandiri dan belum merata pembangunannya sehingga penentuan tingkat kemajuan/kemandirian desa jadi poin penting dalam evaluasi perkembangan wilayah perdesaan. Untuk mengurai permasalahan mengenai perkembangan desa di Kabupaten Brebes, perlu diketahui faktor-faktor yang memengaruhinya terutama terkait jaringan jalan dan penggunaan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan variabel konektivitas jalan, kepadatan jalan, jarak hasil rute terpendek, tingkat lahan terbangun, kekompakan lahan terbangun, dan keragaman penggunaan lahan terhadap perkembangan desa. Analisis yang digunakan adalah Geographically Weighted Regression(GWR) sebagai analisis spasial yang menghasilkan persamaan regresi lokal. GWR dipilih sebagai model regresi terbaik dalam menjelaskan variabel penelitian ini karena memiliki nilai Akaike Information Criterion (AIC) lebih kecil daripada AIC hasil analisis Ordinary Least Square (OLS) dan nilai determinasi hasil GWR sebesar 64,5% yang lebih besar dibandingkan nilai hasil OLS sebesar 55,6%. Berdasar analisis GWR, diketahui bahwa variabel yang berpengaruh di semua desa adalah indeks beta bagian dari konektivitas jalan, diikuti indeks alfa yang berpengaruh di 85,3% jumlah desa, kekompakan wilayah yang berpengaruh di 58,2% jumlah desa, dan jarak kedekatan dengan gerbang tol yang berpengaruh 55,1% jumlah desa.