Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGEMBANGAN PEMASARAN PRODUK FASHION UNTUK HEWAN PELIHARAAN “ANABUL”: PENGABDIAN MASYARAKAT DI DESA BUNGURASIH, SIDOARJO Haryono, Cosmas Gatot; Pascarina, Patrisia Amanda; Kristianto, Bernard Realino Danu; Lautama, Ciawita Atmadiratna; Githapradana, Dewa Made Weda
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25553

Abstract

Desa Bungurasih adalah desa perbatasan Surabaya dan Sidoarjo yaitu berlokasi di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Letak desa ini sangat strategis karena berdekatan dengan Terminal terbesar di Indonesia, Terminal Purabaya (Terminal Bungurasih). Mata pencaharian dari warga Desa Bungurasih rata-rata adalah pegawai dan wirausaha. Karena aksesnya dekat dengan pabrik dan kantor, usaha yang dimiliki oleh warga kebanyakan bergerak di bidang kos-kosan, dan losmen atau hotel mini. Melihat jumlah ketimpangan yang terjadi pada persentase pekerja dan pengangguran, terdapat beberapa hal permasalahan yang mempengaruhi. Pertama, adanya berbagai macam jenis usaha yang dijalankan masyarakat Bungurasih tetapi selama ini masih didominasi oleh bisnis makanan. Ditinjau dari segi kreativitas, masyarakat cenderung menjual jenis makanan atau barang yang sama tanpa melakukan inovasi yang berbeda. Permasalahan ini memicu adanya hambatan kedua yaitu desa Bungurasih belum mampu untuk menemukan serta menonjolkan potensi yang dapat dikembangkan di dalam desa. Melalui Abdimas ini, harapannya dapat membantu UMKM di Bungurasih dalam hal digitalisasi berupa foto produk dan pelatihan penggunaan media sosial untuk mempromosikan produknya terutama produk fesyen yang diperuntukkan untuk hewan peliharaan atau “Anabul”. Luaran dari abdimas ini adalah kemampuan membuat unique selling point, perancangan branding, dan juga foto produk dan platform digital.
KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM PT MITRA MEGAH TULUNGAGUNG Dhimas Wahyu Mada Utama; Patrisia Amanda Pascarina
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 11: Juni 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi yang efektif dalam organisasi merupakan kunci penting dalam mencapai tujuan strategis yang telah dirumuskan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi organisasi terhadap kinerja PT Mitra Megah, sebuah perusahaan retail bahan bangunan yang berlokasi di Kabupaten Tulungagung. Dengan menggunakan pendekatan kuasi-kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan manajer dan karyawan, serta didukung oleh studi dokumen. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi yang terstruktur, baik dalam bentuk formal maupun informal, berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan koordinasi antar departemen dan penguatan budaya organisasi. Sebaliknya, hambatan komunikasi seperti kurangnya saluran informasi yang jelas dapat memicu kesalahpahaman dan penurunan produktivitas kerja. Studi ini menekankan pentingnya penerapan strategi komunikasi internal yang terintegrasi dan berkelanjutan sebagai upaya memperkuat hubungan kerja dan meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan. Oleh karena itu, direkomendasikan kepada manajemen PT Mitra Megah untuk menyelenggarakan pelatihan komunikasi dan mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi sebagai sarana pertukaran informasi antar unit kerja.
Pelatihan Komunikasi Efektif sebagai Upaya Menunjang Employability Pemuda Putus Sekolah Aji, Imanuel Deny Krisna; Teguh, Monika; Rahmawati, Kuncoro Dewi; Hartanto, Louisa Christine; Pascarina, Patrisia Amanda
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.23229

Abstract

Tingginya angka pemuda putus sekolah di Indonesia masih menjadi permasalahan sosial yang berdampak langsung pada rendahnya tingkat employability. Pemuda putus sekolah menghadapi berbagai tantangan, khususnya dalam memasuki dunia kerja formal, baik dari segi keterampilan teknis maupun kemampuan komunikasi. Lembaga internasional Life Project for Youth (LP4Y) berupaya menjawab permasalahan tersebut melalui penyediaan pelatihan non-formal berbasis keterampilan kerja. Namun demikian, meskipun telah memperoleh pelatihan vokasional, para pemuda masih mengalami kesulitan dalam menghadapi proses rekrutmen kerja. Menanggapi kondisi tersebut, Universitas Ciputra bekerja sama dengan LP4Y menyelenggarakan program pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan komunikasi efektif untuk meningkatkan employability pemuda putus sekolah. Program pelatihan ini dirancang dalam tiga sesi utama, yaitu penyusunan Curriculum Vitae kreatif, pengenalan dan simulasi psikotes, serta penguatan komunikasi interpersonal dalam konteks wawancara kerja. Metode pengabdian yang digunakan adalah service-learning yang meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta terkait proses rekrutmen, peningkatan soft skills khususnya dalam komunikasi, serta meningkatnya motivasi dan kepercayaan diri dalam mencari pekerjaan. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesiapan kerja dan peluang penerimaan kerja bagi pemuda putus sekolah.
Narrative Analysis of the Conclave (2024) Film Hartanto, Louisa Christine; Pascarina, Patrisia Amanda; Krisna Aji, Imanuel Deni; Laurent, Jennifer; Virdiantoro , Yemima Elihu
Journal of Feminism and Gender Studies Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Feminism and Gender Studies
Publisher : Pusat Studi Gender Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jfgs.v6i2.53720

Abstract

The emergence of a new gender group categorized by the acronym LGBTQ+ in society has caused debate. The expressions they show in everyday life divide the opinions of various parties, one of which is the Catholic Church. This study aims to dissect the narrative in the film "Conclave" (2024) which shows the conflicting views of the bishops when choosing a new Pope in the Conclave session. The conflict between conservative and liberal bishops leads them to the fact that the elected Pope turns out to have a condition called intersex. In order to dissect the confession of the Catholic Church in the film, this study uses Todorov's narrative analysis method which states that the complexity of a narrative is structured based on the level of story and level of plot. Although this film does not directly tell that the bishops participating in the conclave accept the LGBTQ+ group as members of the church, at the end of the film it is shown that a person's identity is a blessing from God and humans have no right to change. This film emphasizes the paradigm of forgiveness, that although the Church does not justify or blame the existence of the LGBTQ+ group, they still prioritize God's love which is expressed in the Sacrament of Forgiveness of Sins. The results of this study will add to the discussion on the existence of LGBTQ+ groups in society as reflected in popular media representations and how the public forms perceptions of these groups.