Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENGOLAHAN LIMBAH KOTORAN HEWAN TERNAK MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR DI KELURAHAN BAMBANKEREP KECAMATAN NGALIYAN Sukaryo; Purwaningrum, Shintawati Dyah; Agustin, Niyar Candra; Sportyawan, Candra Wahyu; Jefry Prasetya, Januari
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 1 (2025): Vol 5 No 1 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i1.345

Abstract

Pelaksanaan pengabdian pada masyarakat oleh tim pelaksana dari Universitas Pandanaran pada pelatihan pembuatan pupuk dari kotoran hewan ternak menjadi pupuk organik cair bertujuan untuk menjadikan lingkungan menjadi sehat. Hasilnya dapat di manfaatkan untuk memupuk tanamannya di pekarangannya, disamping itu dapat dijual sebagai income tambahan dari penduduk Kelurahan Bambankerep Kecamatan Ngaliyan. Disamping itu warga dapat memperoleh pengetahuan cara pengolahan limbah kotoran hewan ternak menjadi pupuk dan dapat mengolah secara mandiri. Dengan pengolahan limbah kotoran hewan ini warga dapat hidup dengan lingkungan besih dan tidak kumuh sehingga mengurangi limbah.
RANCANG BANGUN ALAT PENGEKSTRAK MADU ELEKTRIK Sukaryo; M, Samsul M; Agustin, Niyar Candra; Purwaningrum, Shintawati Dyah; Sportyawan, Candra Wahyu; Jefry Prasetya, January
Merdeka Indonesia Jurnal International Vol 5 No 1 (2025): Vol 5 No 1 (2025): MIJI : Merdeka Indonesia Journal International
Publisher : Merdeka Indonesia Jurnal International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69796/miji.v5i1.346

Abstract

Metode yang digunakan dalam membuat rancang bangun alat pengekstrak madu elektrik ini menggunakan metode rancang bangun yang terdiri dari beberapa tahap yaitu: (1) desain alat (2) menyiapkan alat dan bahan (3) pembuatan komponen (4) pemeriksaan ukuran (5) perakitan (6) pengujian alathasil pengujian. Pada proses perancangan alat pengekstrak madu elektrik diperoleh (1) Dynamo tanpa kapasitor hanya berputar dengan kecepatan 1.350 rotasi permenit dengan daya yang digunakan 29 watt, (2) Kapasitor 6µf memiliki kecepatan putaran 1.400 rotasi per menit dengan daya 48 watt lebih cepat dan daya yang digunakan lebih besar dibandingankan dengan dynamo tanpa kapasitor, (3) Kapasitor 8µf memiliki kecepatan putaran 1.480 rotasi permenit dengan daya 50 watt lebih cepat dan daya yang digunakan lebih besar dibandingkan dengan kapasitor 6µf, (4) Pada percobaan menggunakan kapasitor 10µf yang menyebabkan dynamo gosong dan tidak berfungsi. Setelah melakukan beberapa percobaan diatas maka diperoleh kapasitor dengan dinamo yang sesuai pada alat pengekstrak madu elektrik ini yaitu kapasitor 6µf.
Modern Device for Amplang Maker Kalimantan Traditional Snack Trianto, Rizki; Basuki, Puji; Purwaningrum, Shintawati Dyah; Agustin, Niyar Candra
Suara Teknik : Jurnal Ilmiah Vol 14 No 2 (2023): Suara Teknik: Jurnal Ilmiah
Publisher : Fakultas Teknik UM Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/stek.v14i2.5965

Abstract

Amplang is a traditional snack typical of East Kalimantan which is made from fish as the main ingredient. Innovation was carried out by adding other ingredients to obtain more attractive flavor variations and color appearances. The manual manufacturing process relies on the speed of human labor. The aim of the research was to obtain a modern amplang processing tool with a mechanical system. The machine was designed using AutoCAD, made from a 4x4 cm angle iron frame, the dough mixing chamber used a meat grinder. Initially the meat grinder was rotated by hand in this research, replaced with an electric motor, while to increase the torque, the motor speed was reduced using a reducer gear box and pulley and V belt. The results obtained in the process speed for 1 kg of dough have decreased from initially 10-15 minutes to 6-7 minutes, There was an increase of 40%. The electric motor drive source with a power of 0.5 Horse Power, while the cost of purchasing materials and tools was Rp 5,237,000 (five million two hundred thirty-seven thousand rupiah), and the working process took 112 (one hundred twelve) working hours
PEMBUATAN VERTICAL GARDEN DARI LIMBAH TALANG PVC DI KANTOR KELURAHAN MUKTIHARJO KIDUL Purwaningrum, Shintawati Dyah; Agustin, Niyar Candra; Zulaidah, Agustien; Sukaryo, Sukaryo; Basuki, Puji; Sportyawan, Candra Wahyu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.27398

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) menurut UU No 26 tahun 2007 merupakan area memanjang/jalur dan/atau mengelompok, yang penggunaannya bersifat terbuka, tempat tumbuh tanaman, yang tumbuh alamiah maupun yang ditanam. Keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) memberikan keserasian lingkungan sehingga menciptakan lingkungan aman, segar, nyaman, bersih dan indah. Beberapa sisa bahan bangunan dan material yang tidak terpakai dari bangunan kantor kelurahan Muktiharjo lama yang dihancurkan menumpuk dan bisa menjadi sampah jika tidak dimanfaatkan. Hal tersebut merupakan salah satu permasalahan di kantor kelurahan Muktiharjo Kidul yang berupa sisa bahan bangunan yang terbengkalai. Salah satu dari sisa bahan bangunan tersebut berupa talang air yang berbahan pvc dan berbentuk U. Sempitnya lahan merupakan permasalahan lain dari mitra. Berdasarkan hal tersebut tim kuliah kerja nyata memanfaatkan beberapa sisa bangunan agar berguna. Pemanfaatan sisa talang air digunakan untuk media tanam dan dibuat sebagai vertical garden. Vertikal garden yang terpasang pada salah satu dinding kantor kelurahan Muktiharjo Kidul berjumlah 6 (enam) dengan ditanami bunga jenis rerumputan. Kantor Kelurahan Muktiharjo Kidul terlihat lebih asri dan sejuk, selain itu termanfaatkan limbah talang pvc.
PELATIHAN PEMBUATAN NUGGET IKAN DI BRANGGAH SEBAGAI SALAH SATU USAHA DEFERENSIASI PENGOLAHAN LELE Purwaningrum, Shintawati Dyah; Agustin, Niyar Candra; Sukaryo, Sukaryo; Subekti, Sri; P, January Jefry
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.42938

Abstract

Tujuan dari pelaksanaan pengabdian pada masyarakat pelatihan pembuatan nugget ikan berupa meningkatkan deferensiasi pengolahan lele hasil panen dari penduduk dusun Branggah desa Nyatnyono. Selain itu juga warga dapat memperoleh pengetahuan cara pembuatan nugget lele dan dapat membuat nugget lele secara mandiri untuk tambahan income keluarga. Antusias warga besar saat mengikuti kegiatan pembuatan nugget lele dengan perhitungan laba yang diperoleh per nuggetnya sebesar Rp 1.437,00.
Pengaruh Ekstrak Daun Jambu Biji Terhadap Nilai pH Ikan Karper pada Proses Pengawetan Purwaningrum, Shintawati Dyah; Agustin, Niyar Candra; Sukaryo, Sukaryo; Widi, Hidayat
Neo Teknika Vol 7, No 2 (2021): Vol 7 No 2 (2021) : Jurnal Neoteknika Volume 7 Nomer 2 Desember 2021
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37760/neoteknika.v7i2.1870

Abstract

Ikan karper sama dengan ikan jenis lainnya yang cepat membusuk dan berlendir jika diletakkan pada suhu ruang. Berdasarkan hal tersebut untuk mengatasi kondisi ini  perlu dilakukan upaya peningkatan masa simpan ikan, agar ikan tidak mudah membusuk selama pendistribusian. Penggunaan ekstrak daun jambu biji dipilih sebagai bahan pengawet alami ikan karper karena daun jambu biji memiliki kandungan senyawa fenol yang cukup banyak diantaranya tanin dan flavonoid, sehingga daun jambu biji bersifat antimikroba. Ikan Karper  tanpa penambahan ekstrak daun jambu biji  pada awal penyimpanan sudah menunjukkan nilai pH  6,5 sedangkan ikan Karper dengan penambahan ekstrak daun jambu biji 20% nilai pH 6,5 pada hari ketiga. Hal ini dikarenakan daun jambu biji memiliki kandungan fenol yang bersifat antimikroba. Tinggi rendahnya nilai pH ini erat kaitannya dengan tingkat  pertumbuhan bakteri, semakin tinggi ekstrak daun jambu biji yang ditambahkan pada ikan maka kenaikan nilai pH rendah. Penambahan ekstrak daun jambu biji mampu memperpanjang umur simpan ikan Karper hingga hari kedua pada suhu kamar.  Kata kunci : pengaruh, ekstrak daun jambu biji, nilai pH, ikan Karper.