Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pengaruh Arus Netral Terhadap Rugi-Rugi Daya pada Trafo Distribusi 200 KVA Kayu Merah Fakfak Rusliadi, Rusliadi; Lembang, Naomi; Elo, Yulianto La; Prastoro, Wiko; Kafara, Hajija Jafar
Jurnal Teknik Elektro dan Komputasi (ELKOM) Vol 5, No 2 (2023): ELKOM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/elkom.v5i2.18417

Abstract

Trafo distribusi lstrik akan seimbangan jika beban pada setiap fasa yang di salurkan memiliki beban yang sama setiap fasa yaitu fasa R, fasa S, Fasa T. Ketidakseimbangan beban pada suatu sistem distribusi tenaga listrik selalu terjadi dan penyebab ketidakseimbangan tersebut adalah pada beban-beban satu fasa pada pelanggan jaringan tegangan rendah. Akibat ketidakseimbangan beban tersebut muncullah arus di netral trafo. Arus yang mengalir di netral trafo ini menyebabkan terjadinya losses (rugi-rugi), yaitu losses akibat adanya arus netral pada penghantar netral trafo dan losses akibat arus netral yang mengalir ke tanah.Metode yag digunakan dalam melakukan untuk menganalisa pengaruh arus netral terhadap rugi-rugi daya adalah dengan pengumpulan data, kemudian menganalisis ketidakseimbangan beban terhadap arus netral dan rui-rugi daya pada trafo distribusi. Berdasarkan perhitungan, presentase ketidakseimbangan beban pada trafo FFK 058 pada siang hari waktu beban puncak sebesar 61,07 % dengan arus netral sebesar IN = 155,2 A dan dengan rugi –rugi daya 8,51kW. Sedangakan presentase ketidakseimbangan beban pada malam hari waktu beban puncak sebesar 98,23% dengan arus netral sebesar IN = 173,3 A dan dengan rugi–rugi daya yang dihasilkan sebesar PN = 13,30 KW. ketidakseimbangan beban akan memunculkan arus netral yang besar sehingga rugi-rugi daya yang dihasilkan akan semakin besar.
Pengaruh Penambahan Transformator Sisip pada Trafo Distribusi 200 kVA Kayu Merah Kabupaten Fakfak Yulianto La Elo; Lembang, Naomi; Tianotak, Siti
Jurnal JEETech Vol. 5 No. 2 (2024): Nomor 2 November
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/jeetech.v5i2.5203

Abstract

Permasalahan ketenagalistrikan di Kabupaten Fakfak bukan hanya terjadi oleh akibat terbatasnya pasokan listrik yang disalurkan oleh PLN, namun juga terjadi akibat proses distribusi listrik ke Masyarakat. Salah satu masalah yang seringkali terjadi adalah presentasi penggunaan tranformator yang telah melebihi dari ketentuan PLN yang mana pembebanan normal transformator adalah 60 % - 80%. Penyulang Danaweria merupakan salah satu penyulang yang seringkali mendapat keluhan dari konsumen Listrik PLN di Kabupaten Fakfak dimana sampai mengakibatkan terjadinya pemadaman listrik oleh PLN. Jika hal ini terus dibiarkan, maka tentu akan mengakibatkan kerusakan pada gardu distribusi yang akan merugikan pihak PLN sebagai penyedia  dan masyarakat sebagai konsumen listrik. Melalui pemasangan transformator sisipan, diharapkan dapat mengurangi beban pada gardu distribusi dengan memindahkan beban ke gardu sisipan. Dalam penelitian ini akan mengkaji terkait pemasangan transformator sisipan untuk mengurangi beban pada gardu distribusi FFK 058, 200kVA Penyulang Danaweria di PT. PLN (Persero) ULP Fakfak, dengan memindahkan sebagian beban ke transformator sisipan 100 kVA. Setelah pemasangan trafo sisipan, beban puncak siang hari dari trafo FFK 058, 200 kVA diperoleh presentase pembebanan sebesar 35,4% dari sebelumnya sebesar 61,07%. Sedangkan pada malam hari, presentase pembebanan sebesar 55,7 % dari sebelumnya 98,23%.  Hasil tersebut menunjukan presentasi pembebanan dalam keadaan normal sesuai ketentuan PLN
Maintenance Training for Sustainability Maintaining Solar Power in Andamata Village: Pelatihan Perawatan untuk Menjaga Keberlanjutan Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Kampung Andamata Rusliadi, Rusliadi; La Elo, Yulianto; Prastoro, Wiko; Husnah, Nurul; HR, Herman; Lembang, Naomi; Syamsul, Muhammad Ayyub
Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kaa Mieera Vol. 3 No. 1 (2025): April: Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Kaa Mieera (JIPKAM)
Publisher : Politeknik Negeri Fakfak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60000/jipkam.v3i1.18

Abstract

Fakfak Regency is one of the areas in the West Papua region consisting of a cluster of islands and Andamata Village is one of the clusters of islands with a location far from the city center of Fakfak Regency. With such geographical conditions, it is a challenge for the local government, especially PLN, to be able to distribute electrical energy properly. However, PLN as the main supplier of national energy has made developments by implementing solar power plants for areas far from the city center of Fakfak. However, to maintain the sustainability of this power plant, experts are needed who can carry out maintenance and care on the solar power plant system. Therefore, this community service activity is carried out to train local communities and youth leaders to be able to carry out maintenance and early response if there is a problem with the PLTS system. The method used in this activity is to provide material on PLTS system maintenance, carry out system maintenance practices and evaluations. Based on the results of the evaluation, the community's understanding and skills in maintaining the PLTS system are classified as very good. This can be seen from the level of understanding of participants, the average very understanding reached 28%, the understanding category with an average of 60%, the fairly understanding category with an average of 10% and the average category of not understanding reached 2%.
Reinstalasi Listrik Penerangan pada Rumah Ibadah di Kampung Kalamanuk Distrik Fakfak Timur Papua Barat Rusliadi, Rusliadi; La Elo, Yulianto; Lembang, Naomi; Husnah, Nurul; Syamsul, Muhammad Ayyub
Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kaa Mieera Vol. 3 No. 1 (2025): April: Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Kaa Mieera (JIPKAM)
Publisher : Politeknik Negeri Fakfak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60000/jipkam.v2i1.9

Abstract

Listrik menjadi penunjang dalam kemajuan teknologi dan pelaksanaan pembangunan yang mendorong kegiatan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat. untuk mendukung program tersebut maka perlu dukungan instalasi listrik yang memadai untuk menjamin keselamatan dan mencegah kerugian pada konsumen. Kerugian ini dapat terjadi akibat instalasi yang tidak sesuai dengan standar PUIL. Seperti halnya dengan rumah ibdah yang terdapat pada kampung kalamanuk distrik fakfak timur kabupaten fakfak. Setelah dilakukan observasi, masih terdapat instalasi penerangan yang tidak sesuai dengan standar. keadaan ini membuat masyrakat menjadi tidak khusyuk dalam melakukan ibadah karena khawatir akan bahaya krosleting listrik yang dapat membahayakan keselamatan jemaat. Hal ini mendorong mahasiswa Jurusan Teknik Listrik Politeknik Negeri Fakfak melakukan reinstalasi penerangan pada rumah ibadah di Kampung Kalamanuk. Pelayanan yang diberikan berupa instalasi ulang listrik penerangan serta perbaikan instalasi dan mengganti perlatan yang tidak sesuai dengan standar. Proses instalasi dilakukan dengan mengganti pengkabelan untuk jalur penerangan. Pemasangan ulang kabel dilakukan pada plafon rumah ibadah kemudian diklem pada setiap jarak 30 cm. Setelah proses pengkabelan selesai maka selanjutnya adalah melakukan instalasi penerangan baik dalam ruangan rumah ibadah maupun yang terdapat pada teras depan dan belakang rumah ibadah. Sebanyak 2 buah lampu penerangan pada bagian teras depan, 2 buah lampu penerangan bagian teras belakang dan 6 buah lampu penerangan pada bagian sisi samping kiri dan kanan rumah ibadah. Pemasangan penerangan pada bagian teras dimaksudkan agar halaman rumah ibadah menjadi terang ketika malam hari.
ANALYSIS OF WIND ENERGY POTENTIAL IN THE AREA OF TOREA AIRPORT, FAKFAK, WEST PAPUA Lembang, Naomi; HR, Herman; Mansur, Khairunnisa; Yulan, Yulan
Jurnal Media Elektrik Vol. 22 No. 3 (2025): MEDIA ELEKTRIK
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/metrik.v22i3.8346

Abstract

One of the renewable energy that is growing rapidly in the world today is wind energy. Wind energy is a very flexible energy. The wind potential of the Torea Fakfak Airport area, West Papua is quite strong considering that planes often fail to take off due to strong winds, wind measurement data collection is located in a coastal area, so this study aims to evaluate the potential of wind energy in the Torea Fakfak area as an alternative renewable energy source. This study involves analyzing wind speed data for one month using an anemometer measuring device installed in a strategic location, this measurement was only carried out at a height of 2 meters. The results show that the average wind speed in the area reaches 2.6 m/s. The electrical energy power obtained in these conditions is 79.77517 watts or in 24 hours the power generated is around 1,914.60 watts. The power generated is not large but the energy can be optimized for the needs of public facilities such as street lights and also the needs of equipment such as TVs, laptops, small refrigerators and others Keywords: Wind Potential, Electrical Energy, Wind Speed, Sea Breeze.
Analisis Pengaruh Ketidakseimbangan Beban Terhadap Efisiensi Transformator Distribusi 20 KV pada Gardu Distribusi Tipe BBD Kampung Tanama PT PLN (Persero) ULP Fakfak Rusliadi, Rusliadi; La Elo, Yulianto; Husnah, Nurul; Lembang, Naomi
Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 02 (2023): Desember: Jurnal Informasi Sains dan Teknologi
Publisher : Politeknik Negeri FakFak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/isaintek.v6i02.148

Abstract

Listrik dewasa ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Pemanfaatan daya listrik semakin mengalami pertumbuhan sesuai kemajuan teknologi, yang terlihat dari kegiatan industri, perkantoran, bahkan pada pemanfaatan energi konsumen rumah tangga. Peningkatan pertumbuhan ekonomi dan laju pembangunan yang semakin pesat di Kabupaten Fakfak yang membutuhkan daya listrik yang besar, berkelanjutan, dan harus selalu dijaga agar dapat memenuhi kebutuhan konsumsi energi listrik pelanggan. Untuk mencapai hal tersebut maka diperlukan suatu sistem tenaga listrik yang handal. Namun, seiring dengan pertambahan kebutuhan pelanggan, mengakibatkan pelaksaaan pendistribusian sistem tenaga listrik tidak lepas dari berbagai macam gangguan yang menyebabkan menurunnya ketidakseimbangan beban listrik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengukuran data beban puncak yang digunakan untuk menentukan ketidak seimbangan arus netral hingga perhitungan rugi-rugi daya. Berdasarkan hasil pengukuran yang telah dilakukan diperoleh bahwa ketidakseimbangan beban pada trafo distribusi yang mengakibatkan terjadinya rugi-rugi daya serta timbulnya arus netral pada waktu beban puncak dimana yang terbesar terjadi pada penghantar di jalur 1 pada di siang hari adalah sebesar 12,5% dan pada malam hari adalah sebesar 29,84%. Sedangkan di jalur 2 pada di siang hari adalah sebesar 33,48% dan pada malam hari adalah sebesar 43,30%.
PEMASANGAN INSTALASI PEMANEN DAN PENGOLAHAN AIR HUJAN DENGAN METODE KUANTITATIF Lembang, Naomi; Lembang, Desi; Saputri, Tri Bata Biru
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27781

Abstract

Abstrak: Air berperan untuk keberlangsungan hidup. perlu adanya layanan kepada masyarakat kegiatan pengabdian pemasangan instalasi pemanen dan pengolahan air hujan dengan mertode kuantitatif tuare distrik Pariwari kabupaten Fakfak, Tujuan kegiatan ini jalur instalasi pemanenan dan pengolahan air hujan di rumah warga menjadi rapi dengan terpasangnya talang air, saluran pipa, dan alat pengolahan air bersih, warga menjadi tahu cara pemasangan instalasi pemanenan dan pengolahan air hujan menjadi air bersih dan air minum dengan baik dan benar. Hasil pengamatan kurangnya kerapihan pemanenan air hujan yang terpasang dan kurangnya pemakaian komponen untuk instalasi pemanenan air hujan, solusi yang pelaksanaan kegiatan. Metode yang digunakan berupa pengamatan kerumah warga, merapikan rangkaian atau jalur instalasi pemanenan air hujan di atap rumah warga, memasang dan memberikan informasi secara langsung proses pemasangan, evaluasi digunakan yaitu kusioner (kepuasaan mitra) yaitu metode kuantitatif. Adapun jumlah rumah yg menjadi sasaran kegiatan yaitu 4 rumah dengan 1 mitra dengan jumlah 9 orang sebagai sasaran penyuluhan. Hasil kegiatan jalur instalasi menjadi rapi sehingga kebutuhan akan air bersih dan air minum dapat terpenuhi, warga menjadi tahu cara pemasangan. Dari hasil keberhasilan kegiatan masyarakat kelompok Tani Kampung Sukuru Tuare memberikan penilaian dengan skor 4 sangat memuaskan dan 3 memuaskan dari batas skor 1 sampai 4 disimpulkan masyarakat kelompok Tani Kampung Sukuru Tuare merasa puas dengan kegiatan PKM yang telah terlaksana.Abstract: Water plays a role in survival. There needs to be a service to the community for the installation of rainwater harvesting and processing installations with the quantitative method in the Tuare district of Pariwari, Fakfak regency. The purpose of this activity is to make the rainwater harvesting and processing installation path in residents' homes neat with the installation of gutters, pipes, and clean water processing equipment, residents know how to install rainwater harvesting and processing installations into clean water and drinking water properly and correctly. The results of observations of the lack of neatness of the installed rainwater harvesting and the lack of use of components for rainwater harvesting installations, the solution is the implementation of the activity. The method used is in the form of observation to residents' homes, tidying up the series or path of rainwater harvesting installations on the roofs of residents' houses, installing and providing direct information on the installation process, the evaluation used is a questionnaire (partner satisfaction) which is a quantitative method. The number of houses targeted by the activity is 4 houses with 1 partner with a total of 9 people as the target of the extension. The results of the installation path activity are neat so that the need for clean water and drinking water can be met, residents know how to install. From the results of the success of the activities of the Sukuru Tuare Village Farmers' Group, the assessment was given with a score of 4 very satisfactory and 3 satisfactory from a score limit of 1 to 4. It was concluded that the Sukuru Tuare Village Farmers' Group community was satisfied with the PKM activities that had been carried out. 
Potensi Energi PLTS Rooftop dalam Rangka Mewujudkan Efisiensi Energi di Lingkungan Politeknik Negeri Fakfak Rusliadi, Rusliadi; La ELo, Yulianto; Husnah, Nurul; Wahyudi, Riva; Lembang, Naomi; Herman HR
Jurnal JEETech Vol. 6 No. 2 (2025): Nomor 2 November
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32492/jeetech.v6i2.6204

Abstract

Pertembuhan populasi dan kemajuan teknologi yang sangat signifikan menjadikan kebutuhan energi yang sebelumnya bergantung pada energi fosil semakin meningkat. Ketergantungan ini menyebabkan adanya kekhawatiran akan sumber daya alam yang terbatas dan juga emisi karbon yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan transisi energi ke energi terbarukan yang juga merupakan salah satu langkah penting untuk menjaga keberlanjutan energi nasional. Salah satu solusi yang paling potensial adalah Pembangkit Listrik tenaga Surya (PLTS) yang sumber energinya berasal dari energi matahari. Indonesia memiliki peluang lebih tinggi untuk radiasi matahari rata -rata 4,8 kWh/m² per hari. Fakta ini meningkatkan urgensi penggunaan energi matahari di daerah seperti Kabupaten Fakfak di Papua Barat. Ini juga merupakan tantangan dalam ketersediaan energi karena ketergantungannya pada jaringan listrik tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kuantitatif potensial energi matahari sebagai pembangkit tenaga listrik serta mengebangkan system PLTS rooftop yang optimal pada lingkungan politeknik negeri fakfak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi studi literaur, pengamatan lokasi, pengumpulan data radiasi matahari dari BMKG dan analisis konsumsi energi kampus. Penelitian ini dilengkapi dengan perangkat lunak PVSYST untuk mensimulasikan dan menetukan desain yang efisien. Hasil simulasi menunjukkan bahwa perkiraan iradiasi pertahun mencapai 2091,9 kWh dengan energi efektif yang dapat disalurkan sebesar 61.393 kWh/Tahun atau dapat mensuplai energi sebesar 170 kWh/Hari. Adapun rugi-rugi daya yang muncul akibat pengaruh suhu sebesar -10,73% dan konversi daya oleh inverter sebesar -4,62%.
PEMASANGAN PLTS OFF-GRID UNTUK PENGOPERASIAN MESIN PRODUKSI ES BALOK KELOMPOK NELAYAN TUBUDIN Lembang, Naomi; Husnah, Nurul; Aminullah, Arif; H. R., Herman; Rusliadi, Rusliadi; Wahyudi, Riva; Lembang, Desi; Lobo, Osmar Buntu
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.35944

Abstract

Abstrak: Tahun 2016 Produksi sumber daya perikanan tangkap di Kabupaten Fakfak sebesar 17.806 ton, Kelompok nelayan Tubudin masih mengandalkan aliran Listrik dari PT. PLN dan Ketika pemadaman terjadi masih membeli solar menghidupkan genset untuk mesin es balok, Ketersediaan es balok menjadi sarana penting bagi nelayan untuk mempertahankan kualitas hasil tangkapan. Tujuan pengabdian melakukan pemasangan PLTS dengan mengetahui kapasitas besaran daya terpasang untuk memenuhi pengoperasian mesin es balok nelayan agar meningkatan ekonomi nelayan dan penghematan biaya operasional serta memperlambat pembusukan dan menjaga kesegaran ikan. Metode pendekatan yang digunaka survey melihat salah satu kondisi rumah warga yang akan dipasangi panel surya, melakukan pemasangan rangkaian panel berupa modul surya berkapasitas 550 Wp sebanyak 9 unit jenis modul monokristalin, jenis Inverter hybrid melalui MCB 50A, dan baterai kapasitas 48v 100ah dengan 6 unit serta kabel untuk penyambungan, evaluasi digunakan berupa kusioner dengan mengajukan 6 pertanyaan (kepuasaan mitra) yaitu metode kuantitatif. Adapun jumlah kelompok nelayan Tubudin menjadi sasaran kegiatan yaitu 1 rumah dengan 1 mitra dengan jumlah nelayan 15 orang sebagai sasaran penyuluhan. Hasil kegiatan yaitu terpasangnya PLTS off-grid untuk pengoperasian mesin produksi es balok nelayan Tubudin, hasil penilaian kepuasan nelayan tubudin tehadap pengabdian pemasangan PLTS untuk mesin es balok diperoleh 98% dengan kriteria sangat memuaskan dan sistem PLTS menghasilkan energi listrik sebesar 19.800 Wh per hari.Abstract: In 2016, the production of fishery resources in Fakfak Regency was 17,806 tons. The Tubudin fishermen group still relied on electricity from PT. PLN and when a blackout occurred, they still bought diesel to power the generator for the ice block machine. The availability of ice blocks became an important means for fishermen to maintain the quality of their catch. The purpose of the community service was to install PLTS by knowing the capacity of the installed power to meet the operation of the fishermen's ice block machine in order to improve the fishermen's economy and save operational costs and slow down spoilage and maintain the freshness of the fish. The approach method used was a survey to see one of the conditions of a resident's house that would be installed with solar panels, installing a series of panels in the form of 9 units of 550 Wp solar modules, a type of monocrystalline module, a hybrid inverter type via a 50A MCB, and a 48v 100ah capacity battery with 6 units and cables for connection, the evaluation used was a questionnaire by asking 6 questions (partner satisfaction) which was a quantitative method. The number of Tubudin fishermen groups targeted by the activity is 1 house with 1 partner with a total of 15 fishermen as the target of the extension. The result of the activity is the installation of an off-grid PLTS for the operation of the Tubudin fishermen's ice block production machine, the results of the Tubudin fishermen's satisfaction assessment of the dedication of the PLTS installation for the ice block machine obtained 98% with very satisfactory criteria and the PLTS system produces 19,800 Wh of electrical energy per day.
Perbaikan Instalasi Listrik Mesjid Al-Barokah Kampung Kapaurtutin Kabupaten Fakfak Rusliadi, Rusliadi; Elo, Yulianto La; Husnah, Nurul; HR, Herman; Aminudin, Arif; Lembang, Naomi; Syamsul, Muhammad Ayyub
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7243

Abstract

Tingginya ketergantungan masyarakat terhadap energi listrik menuntut tersedianya layanan yang andal dan aman untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Namun, kebutuhan energi yang besar tidak diimbangi dengan pemahaman masyarakat tentang perawatan serta perbaikan instalasi listrik sesuai standar. Kondisi tersebut terlihat pada instalasi listrik Masjid Al-Barokah yang belum memenuhi ketentuan Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL), sehingga berpotensi menimbulkan bahaya seperti sengatan listrik atau kebakaran akibat korsleting. Untuk mencegah risiko tersebut, dilakukan kegiatan perbaikan dan penataan ulang instalasi listrik di Masjid Al-Barokah agar jamaah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek keselamatan dan efisiensi energi. Instalasi listrik kini lebih aman, rapi, serta memenuhi standar PUIL. Selain meningkatkan kenyamanan dan keamanan jamaah, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan serta penggunaan energi listrik yang efisien. Dengan pencahayaan yang memadai dan sistem instalasi yang tertata baik, suasana masjid menjadi lebih terang, aman, dan mendukung pelaksanaan ibadah secara khidmat.