Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal TIMES

SISTEM PELAYANAN ADMINISTRASI DESA SIDANGOLI DOMATO KECAMATAN JAILOLO SELATAN BERBASIS WEBSITE Rahma; Nainggolan, Nelson; Arundaa, Rillya; Ketaren, Eliasta
Jurnal TIMES Vol 13 No 2 (2024): Jurnal TIMES
Publisher : STMIK TIME

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51351/jtm.13.2.2024790

Abstract

Sistem Pelayanan Administrasi Desa berbasis website dirancang untuk mengatasi proses manual pengajuan surat di Desa Sidangoli Domato. Pengajuan surat sebelumnya menyulitkan masyarakat karena harus datang langsung ke kantor desa dan verifikasi manual kini dapat dilakukan secara online, mempercepat proses dan mengurangi kunjungan fisik. Sistem ini dikembangkan dengan metode waterfall dan menggunakan UML untuk perancangan. Pengujian BlackBox Testing menunjukkan bahwa sistem ini mempermudah masyarakat dalam proses administrasi desa. Sistem pelayanan administrasi desa berbasis website ini memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Desa Sidangoli Domato dan membuka peluang untuk pengembangan lebih lanjut di masa mendatang.
CASE-BASED REASONING UNTUK MENDIAGNOSA PENYAKIT KULIT AKIBAT INFEKSI VIRUS DAN BAKTERI MENGGUNAKAN METODE EUCLIDEAN DISTANCE Arundaa, Rillya; Manurung , Tohap; A. H. Komalig, Hanny; Ketaren, Eliasta
Jurnal TIMES Vol 13 No 2 (2024): Jurnal TIMES
Publisher : STMIK TIME

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51351/jtm.13.2.2024803

Abstract

Kulit merupakan organ penting yang berfungsi menerima rangsangan dari luar. Menurut Data Profil Kesehatan Indonesia 2024, penyakit kulit menduduki peringkat ketiga dari sepuluh penyakit terbanyak pada pasien rawat jalan. Keterbatasan jumlah dokter spesialis kulit mengakibatkan lambatnya penanganan, sehingga diperlukan alat bantu diagnosis. Penelitian ini mengembangkan sistem Case-Based Reasoning (CBR) untuk diagnosis penyakit kulit akibat infeksi virus dan bakteri. Sistem ini bekerja dengan membandingkan gejala baru dengan kasus lama yang serupa menggunakan metode Euclidean distance untuk perhitungan jarak kedekatan. Hasil diagnosis sistem kemudian memberikan solusi pengobatan yang sesuai. Pengujian terhadap hasil diagnosis pakar menunjukkan bahwa sistem ini memiliki akurasi sebesar 90%, sehingga dapat membantu mempercepat diagnosis dan penanganan pasien penyakit kulit.