Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Evaluating the Performance of Evacuation Routes in an Academic Facility Using Pathfinder Simulation and Regulatory Aulia Herlina Putri; Noor Cholis Idham; Rania Ababssi
Journal of Architectural Design and Urbanism Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1, 2025
Publisher : Department of Architecture, Faculty of Engineering, Universitas Diponegoro, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jadu.v8i1.28897

Abstract

Effective evacuation routes are crucial in educational buildings, particularly in earthquake-prone regions, to ensure the safety of occupants during emergencies. One of the most significant issues identified in such contexts is the potential for bottlenecks during evacuation. These bottlenecks often result from confusion caused by unclear signage, poor distribution of exits, and high occupant density during peak academic hours. This study evaluated the effectiveness of evacuation routes in the Faculty of Islamic Studies (FIAI) of the Universitas Islam Indonesia (UII), Sleman, through an evaluative approach that combines direct field observation and agent-based evacuation simulation using Pathfinder software. Observations were conducted to assess corridor widths, signage placement, and physical obstructions, while the simulation examined pedestrian movement, evacuation times, and congestion points under high-density scenarios. The evaluation was also benchmarked against the Indonesian National Standard (SNI 03-1746-2000) and NFPA 101: Life Safety Code for evacuation planning as part of the methodological framework. The findings indicate that only the building’s structural components comply with the expected standards, while several supporting facilities—such as signage visibility, exit distribution, and circulation flow—require significant improvements. Enhancing these aspects is essential to improve overall evacuation performance and ensure safety in academic environments.
KAJIAN SISTEMATIK LITERATUR ARSITEKTUR BIOKLIMATIK TERHADAP RUMAH VERNAKULAR SULAWESI SELATAN Noor Cholis Idham; Akram Bikram
Arsitekno Vol. 13 No. 1 (2026): Arsitekno
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/arj.v13i1.24882

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh arsitektur bioklimatik terhadap rumah vernakular di Sulawesi Selatan melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Sebanyak 253 jurnal dari Google Scholar dan Scopus (2015–2025) disaring menggunakan PoP, Mendeley Cite, dan VosViewer, hingga diperoleh 16 jurnal relevan. Variabel utama yang dianalisis meliputi orientasi bangunan, bentuk atap, sistem ventilasi alami, penggunaan material lokal, serta pencapaian kenyamanan termal. Hasil kajian menunjukkan bahwa rumah vernakular di Sulawesi Selatan telah menerapkan prinsip bioklimatik secara alami, seperti orientasi bangunan, bentuk atap, ventilasi alami, dan penggunaan material lokal. Lima aspek dominan yang ditemukan meliputi adaptasi iklim tropis, material lokal, kenyamanan termal, efisiensi energi, dan optimalisasi ventilasi. Fokus khusus diberikan pada rumah Suku Duri karena posisinya yang unik sebagai zona transisi antara budaya Bugis dan Toraja, sehingga memperlihatkan potensi adaptif sekaligus tantangan akibat degradasi bentuk arsitektur asli. Minimnya kajian spesifik terhadap rumah Duri menandakan celah ilmiah yang penting. Arsitektur bioklimatik diposisikan sebagai pendekatan strategis untuk pelestarian dan pengembangan desain yang berkelanjutan dan kontekstual di masa depan.
Strategi Pencahayaan Alami Menggunakan Light Tube untuk Meningkatkan Kenyamanan Pengguna di Kamar Asrama Muhammad Agung Utomo; Noor Cholis Idham
Jurnal Global Ilmiah Vol. 2 No. 6 (2025): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v2i6.195

Abstract

Hunian padat di perkotaan sering mengalami penurunan kualitas pencahayaan alami akibat bertambahnya bangunan tinggi di sekitarnya. Kondisi ini menyebabkan peningkatan penggunaan pencahayaan buatan, terutama pada siang hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan light tube dalam meningkatkan pencahayaan alami di kamar asrama yang minim cahaya matahari. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei langsung ke lokasi, analisis pencahayaan sebelum dan sesudah pemasangan light tube, serta survei kepuasan pengguna. Data yang dikumpulkan mencakup intensitas cahaya alami, efisiensi energi, dan kenyamanan penghuni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasangan light tube meningkatkan intensitas cahaya alami hingga 60% dan mengurangi penggunaan lampu listrik hingga 70% pada siang hari. Survei juga mengungkapkan bahwa 85% penghuni merasakan peningkatan kenyamanan visual setelah pemasangan light tube. Selain itu, faktor desain seperti posisi dan diameter light tube memainkan peran penting dalam distribusi pencahayaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan light tube merupakan strategi efektif dalam meningkatkan kenyamanan pengguna serta efisiensi energi di kamar asrama. Implementasi yang tepat dapat dijadikan acuan dalam perancangan pencahayaan alami di lingkungan hunian serupa.