Nuh, Safaruddin M.
Unknown Affiliation

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

COMPARATIVE ANALYSIS OF DIRECT WASTE USING SOFTWARE CUTTING OPTIMIZATION PRO AND THE COST OF USING CONVENTIONAL REINFORCEMENT AND WIREMESH IN FLOOR SLAB WORK. (CASE STUDY: OFFICE AND DEPOT CONSTRUCTION PROJECT OF PT. GUDANG GARAM) Hidayah, Fitri Nur; Rafie, Rafie; Nuh, Safaruddin M.; Syahrudin, Syahrudin; Lusiana, Lusiana
Jurnal Teknik Sipil Vol 23, No 1 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI FEBRUARI 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v23i1.61193

Abstract

Rebar is one of the main materials in a building. The material has been widely innovated by product providers. In addition to using conventional reinforcement on the floor slab, it is now possible to replace the reinforcement with wire mesh reinforcement. Because material costs are a very large cost in construction projects, it is necessary to do proper material planning. This final project will compare the two reinforcements with the aim that project implementers can plan materials appropriately so that it is expected to minimize the huge cost expenditure. In this final project, the reinforcement in the floor slab work will be reviewed in terms of direct waste reinforcement which will be assisted by software cutting optimization pro and reinforcement costs using the AHSP stipulated by Permen PUPR No.1 of 2022. After various stages are carried out, a comparison of the direct waste level, direct waste cost, and cost of the two reinforcements will be obtained. A Comparison of the three reviews found that wire mesh reinforcement is more efficient than using conventional reinforcement.
ANALYSIS OF TIME AND COST CONTROL IN AN ASRAMA HAJI PONTIANAK BUILDING CONSTRUCTION PROJECT USING THE EARNED VALUE ANALYSIS METHOD Putri, Imas Yuniar; Lusiana, Lusiana; Rafie, Rafie; Syahrudin, Syahrudin; Nuh, Safaruddin M.
Jurnal Teknik Sipil Vol 24, No 2 (2024): Vol 24, No 2 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI MEI 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jts.v24i2.76538

Abstract

Efficient management of construction projects requires meticulous oversight of both time and cost elements. This investigation focuses on employing Earned Value Analysis (EVA) to supervise and regulate the Asrama Haji Pontianak Building Construction Project. EVA furnishes indispensable insights conducive to proactive decision-making by evaluating the project's advancement vis-à-vis predetermined schedules and financial plans. The study critically assesses the utilization of EVA, scrutinizing its efficacy in forecasting project outcomes, detecting deviations, and facilitating prompt corrective measures. A thorough examination of time and cost performance indicators, including the Schedule Performance Index (SPI) and Cost Performance Index (CPI), illuminates the project's adherence to established schedules and budgets. Furthermore, it delves into the challenges encountered and the strategies employed in integrating EVA into project management methodologies. From the results of the analysis of the time and cost of the Asrama Haji Pontianak building construction project experiencing a delay of 1 week from the planned time and the estimated total final project cost of Rp. 21.400.271.242,98 is less than the planned cost of Rp. 21.876.433.145,64.The findings enhance the understanding of EVA's role in optimizing time and cost control, offering valuable insights for future construction projects aiming for improved performance and efficiency.
ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI PEMBANGUNAN JEMBATAN MELAWI II DI KABUPATEN MELAWI Nuh, Safaruddin M.
Jurnal Teknik Sipil Vol 21, No 1 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtst.v21i1.48079

Abstract

Dalam rangka memperlancar transportasi , pembangunan prasarana transportasi berupa jembatan menjadi salah satu program pemerintah Kabupaten Melawi. Terpisahnya Nanga pinoh dengan wilayah pinoh bagian utara oleh sungai melawi menuntut pemerintah daerah untuk membangun jembatan untuk membuka akses dengan wilayah utara, Kabupaten Sintang dan wilayah kabupaten lainnya di Kalimantan Barat. Mengingat   pembangunan Jembatan Melawi II memerlukan dana yang sangat besar, maka diperlukan kajian yang mendalam terhadap kelayakan   ekonomi dengan dibangunnya jembatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah   pembangunan jembatan melawi II layak secara ekonomi berdasarkan parameter kelayakan dengan menggunakan metode Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), Economic Internal Rate Of Return (EIRR) dan Pay Back Period (PP). Hasi penelitian terhadap kelayakan ekonomi pembangunan Jembatan Melawi II di Kabupaten Melawi berdasarkan   efisiensi biaya transportasi adalah layak secara ekonomi. Hal ini didasarkar beberapa parameter, yaitu   nilai   Net Present Value (NPV) positif sebesar Rp.46.304.692.658 dan BCR sebesar 1,7 1. Ini menunjukan bahwa manfaat efisiensi yang dirasakan oleh masayarakat secara langsung melampaui nilai Investasi . Payback period diperoleh tahun ke 21,9, artinya dengan umur ekonomis sampai 50 tahun sudah mampu ditutupi oleh efisiensi dalam waktu 21,9 tahun.
SISTEM MANAJEMEN JALAN UNTUK MENENTUKAN PRIORITAS REHABILITASI JALAN PROVINSI DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM PKRMS Farhan, Muhammad; Rafie, Rafie; Nuh, Safaruddin M.
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.52340

Abstract

Manajemen pemeliharaan jalan dilakukan rutin tahun demi tahun dan telah menjadi siklus yang dilakukan dan bertujuan untuk memaksimalkan umur jalan. Sumber data yang digunakan ialah hasil observasi lapangan dan data ruas jalan provinsi kota Pontianak dan kabupaten Kubu Raya. Data yang digunakan ialah jenis serta tipe jalan dan pelengkapnya juga jenis dan luasan kerusakan jalan serta volume lalu lintas sehingga tujuan penelitian ini ialah untuk mendapatkan prioritas jalan yang akan direhabilitasi dan ditingkatkan beserta jumlah anggaran yang dibutuhkan. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan PKRMS, dapat disimpulkan bahwa prioritas rehabilitasi jalan pada tahun pertama (2022) secara berurutan jalan Akses Jembatan Kapuas II dengan kebutuhan dana sebesar Rp. 24.601 juta, jalan Sungai Durian "“ Rasau Jaya kebutuhan dana Rp. 16.373 juta, jalan Imam Bonjol kebutuhan dana Rp. 7.232 juta, jalan Adi Sucipto dengan kebutuhan dana Rp. 7.017 juta, jalan Batas Kota Pontianak "“ Sungai Durian dengan kebutuhan dana Rp. 9.864 juta, jalan H.R.A. Rachman dengan kebutuhan dana Rp. 3.010 juta, jalan batas kota Pontianak "“ Sungai Kakap dengan kebutuhan dana Rp. 7.979 juta, jalan Sei. Raya Dalam I dengan kebutuhan dana Rp. 2.012 juta, jalan Husein Hamzah kebutuhan dana Rp. 482 juta dan jalan Hasanuddin dengan kebutuhan dana Rp. 3.962 juta.Kata Kunci : Sistem Manajemen Jalan, Penentuan Prioritas Rehabilitasi Jalan Provinsi, PKRMS.
PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG DAN FASUM MAPOLRES KUBURAYA Reski, Lidiya; Nuh, Safaruddin M.; Rafie, Rafie
JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang Vol 9, No 1 (2022): JeLAST EDIS FEBRUARI 2022
Publisher : JeLAST : Jurnal Teknik Kelautan , PWK , Sipil, dan Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jelast.v9i1.53764

Abstract

Penulisan ini merupakan pemaparan hasil penelitian kuantitatif mengenai penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja pada proyek pembangunan gedung dan fasum mapolres Kuburaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di proyek tersebut. Selain itu, penelitian yang bersifat deskriptif ini juga ditujukan untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi saat pelaksanaan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa secara umum pelaksanaan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di proyek tersebut berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Namun, masih terdapat beberapa hal yang menghambat seperti kurangnya kesadaran individu akan pentingnya K3 terutama dispilin penggunaan Alat Pelindung Diri.Masih tingginya angka kecelakaan di bidang konstruksi serta adanya tuntutan global dalam perlindungan tenaga kerja diperlukan upaya-upaya ke depan untuk mewujudkan tercapainya kecelakaan nihil pada kegiatan pelaksanaan konstruksi, sejak dikeluarkannya peraturan pemerintah tentang keselamatan dan kesehatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja pada proyek pembangunan gedung dan fasum Mapolres Kuburaya serta mengetahui faktor-faktor sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja terhadap tingkat kecelakaan kerja pada proyek pembangunan tersebut.Key Words: Penerapan, Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Proyek Pembangunan Gedung