Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

IDENTIFIKASI FAKTOR PENDUKUNG DAN PENGHAMBAT PENGGUNA ANGKUTAN UMUM (OPLET) DI KOTA PONTIANAK, STUDI KASUS: KECAMATAN PONTIANAK KOTA DAN KECAMATAN PONTIANAK BARAT Wulandari, Meity; Hernovianty, Firsta Rekayasa; Wulandari, Agustiah
JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang Vol 5, No 2 (2018): JURNAL MAHASISWA TEKNIK SIPIL EDISI JUNI 2018
Publisher : JeLAST : Jurnal PWK, Laut, Sipil, Tambang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.235 KB) | DOI: 10.26418/jelast.v5i2.29242

Abstract

Angkutan umum (oplet) sampai saat ini masih mendominasi pelayanan angkutan perkotaan. Pada tahun 2007 di Kota Pontianak, peran angkutan umum (oplet) mencapai hingga 70%. Kemudian pada tahun 2009 hingga saat ini, kualitas angkutan umum (oplet) semakin memburuk. Hal ini, disebabkan oleh pertumbuhan jumlah kendaraan pribadi yang tidak terkendali, bahkan cenderung menggantikan peran angkutan umum (oplet).Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menentukan arahan pelayanan angkutan umum (oplet) di Kecamatan Pontianak Kota dan Kecamatan Pontianak Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Variabel yang diteliti adalah: keamanan, kenyamanan, waktu perjalanan, keterjangkauan, dan sosial-ekonomi. Pengumpulan data primer dilakukan dengan kuesioner, kemudian diperkuat dengan wawancara berdasarkan daftar pertanyaan. Data sekunder didapat dari hasil-hasil penelitian, laporan-laporan studi, dan literatur yang relevan. Analisis data dengan menggunakan metode regresi berganda yang validasinya diukur secara statistik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa varibel yang paling berpengaruh terhadap pemilihan moda adalah variabel keamanan dan kenyaman, kemudian dari 5 variabel terdapat faktor pendukung dan penghambat pengguna angkutan umum (oplet) dan arahan pelayanan angkutan umum (oplet) berdasarkan preferensi masyarakat di Kecamatan Pontianak Kota dan Kecamatan Pontianak Barat.  Kata Kunci : Angkutan Umum (oplet), Preferensi Masyarakat
PENGARUH PENAMBAHAN ABU AMPAS TEBU (BAGASSE ASH) TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR PADA STRUKTUR BALOK PENDEK WULANDARI, MEITY
Rekayasa Teknik Sipil Vol 2, No 2/REKAT/16 (2016): Wisuda ke-86 Periode 2 Tahun 2016
Publisher : Rekayasa Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Pembelajaran Daring Terhadap Pemahaman Mahasiswa pada Mata Kuliah Pelabuhan Prodi S1 Teknik Sipil dan D3 Teknik Transportasi Jurusan Teknik Sipil Unesa selama Wabah Covid-19 Risdianto, Yogie; Andjani, Nur; Wulandari, Meity; Handayani, Krisna Dwi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2021): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.469 KB) | DOI: 10.54371/jiip.v4i2.221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan metode pembelajaran secara online (daring) dan klasikal di era pandemi COVID-19 pada mata kuliah Pelabuhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan pola desain faktorial (Pola F). Instrumen yang digunakan adalah tes prestasi yang berisi rangkaian soal dalam bentuk ujian UTS dan UAS. Subjek penelitian yaitu mahasiswa program studi D3 Teknik Sipil sebagai kelompok kemampuan awal rendah dan program studi S1 Teknik Sipil sebagai kelompok kemampuan awal tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata prestasi belajar mata kuliah pelabuhan dengan pembelajaran menggunakan media online pada siswa jenjang kemampuan awal tinggi adalah 71,64 sedangkan mahasiswa jenjang kemampuan awal rendah adalah 74,48. Nilai thitung= 1,145 < ttabel=2,010. Mahasiswa yang memiliki jenjang kemampuan awal tinggi memiliki nilai tes prestasi belajar mata kuliah pelabuhan yang lebih rendah, hal ini tidak terpengaruh oleh jenis media yang digunakan dalam proses pembelajaran.
PEMANTAPAN SURVEY PENGUKURAN DAN PEMETAAN DIGITAL BAGI GURU DAN SISWA SMK NEGERI 1 SIDOARJO Nusantara, Danayanti Azmi Dewi; Mochamad Firmansyah Sofianto; Wulandari, Meity; Abdiyah Amudi; Lynda Refnitasari; Desy Ratna Arthaningtyas
Kanigara Vol 4 No 1 (2024): Kanigara
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/kanigara.v4i1.8499

Abstract

The role of measurement and mapping science in the construction sector is very important. The development of tools used for survey measurements and mapping is now in digital form. The application of land surveying knowledge can not only be obtained at universities but can also be obtained at Vocational High Schools (SMK) which have majors in the field of construction. To improve the quality of learning, competence and skills in the field of land surveying, training can be carried out. This training is a form of Community Service (PKM) which can be carried out by lecturers from the Civil Engineering Undergraduate Study Program. The partner in this PKM is SMK Negeri 1 Sidoarjo where training will be provided in measuring surveys and digital mapping. Adequate skills will be created if teaching staff and educational staff have adequate competence
Abu Sekam Padi dan Carbon Nanotube sebagai Material Alternatif Penyusun Beton Ringan Seluler Risdianto, Yogie; Andajani, Nur; Widjaya, Andang; Handayani, Krisna Dwi; Wulandari, Meity
PUBLIKASI RISET ORIENTASI TEKNIK SIPIL (PROTEKSI) Vol 4 No 1 (2022): Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/proteksi.v4n1.p14-20

Abstract

Dunia kontruksi membutuhkan inovasi dan alternatif untuk membuat material baru yang lebih baik. Khususnya pada beton ringan, dapat ditambahkan alternatif berupa bahan yang lebih rendah biaya dengan memanfaatkan limbah dan bahan lain yang kandungannya dapat menambah kekuatan pada beton ringan. Penelitian ini menggunakan abu sekam padi dan Carbon Nanotube sebagai bahan peyusun. Abu sekam padi merupakan limbah dari hasil pembakaran sekam padi yang memiliki kandungan silika yang cukup tinggi dan Carbon Nanotube (CNTs) adalah salah satu jenis dari karbon nano material. Penggunaan dua material selain semen dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pada kuat tekan, berat volume, dan penyerapan air. Metode yang digunakan eksperimen dilaboratorium sehingga dapat diketahui proses dan cara-cara yang paling optimal. Pengumpulan data diambil dengan cara membuat benda uji berbentuk kubus 5x5x5 cm pada umur 3, 7, 14, 21, dan 28 hari. Hasil penelitian ini dalam penambahan abu sekam padi dan CNTs tersebut dihasilkan kuat tekan beton ringan tertinggi pada variasi 15% sebesar 0.594 MPa dengan berat volume sebesar 0.99gr/cm3, sedangkan pada variasi 0.0% sebagai kontrol diperoleh kuat tekan 0.66 MPa dengan berat volume sebesar 0.85gr/cm3, dengan pengujian umur 14 hari.
Enhancement of Flexural Behavior Using Minimal Reinforced Concrete and Steel Slag as Fine Aggregate Replacement Sofianto, Mochamad Firmansyah; Wulandari, Meity; Nugroho, Yanuar Bayu; Heryanto, Muhammad Titho
UKaRsT Vol. 9 No. 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/ukarst.v9i2.6865

Abstract

The ductility capacity of structural elements is influenced not only by the reinforcement steel but also by the quality of the concrete material. Recent mix designs increasingly consider the incorporation of industrial by-products such as steel slag. Therefore, steel slag waste can be utilized as an alternative material in the reinforced concrete, especially for simple beam elements. This study aims to determine the effectiveness of steel slag as a fine aggregate replacement for beams as simple structural elements. The replacement ratios of steel slag were 1%, 3%, 5%, and 7% by weight of fine aggregates. The specimens included cylindrical samples for compressive strength testing and rectangular beam with 100 cm in span, for flexural testing. Beam elements conducted with two points of loading and recorded the deflection in middle and draw the crack pattern on beam element. The results revealed that the highest compressive strength, 33.24 MPa, was achieved with a 7% steel slag substitution. A higher proportion of steel slag affected the deflection behavior and internal force capacity. Initial cracking occurred at an external load of approximately 800 kg, while reinforcement yielding was observed at around 2500 kg, leading to ultimate failure. The maximum deflection of 9.25 mm was recorded for the 7% mixture, which also demonstrated the highest moment capacity. Overall, the findings confirm that partial substitution of sand with steel slag significantly enhances the flexural performance of concrete beams, thus providing a sustainable material solution.