Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Applied Science in Civil Engineering

TINGKAT RESIKO KECELAKAAN KERJA DI WORKSHOP PRAKTEK PLUMBING DAN SANITASI JURUSAN TEKNIK SIPIL UNIVERSITAS NEGERI PADANG Ningsih, Nurul Fathiah; Zola, Prima; Widiyanti, Eka
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v4i2.63983

Abstract

Persoalan yang timbul karena masalah kecelakaan kerja dikarenakan kekurangan perhatian pada Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) begitu banyak kasus yang terjadi. Dalam hal ini bidang pendidikan yang berpotensi terjadinya kecelakaan kerja adalah pendidikan yang menggunakan laboratorium/workshop untuk kegiatan praktikum seperti perguruan tinggi. Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu Teknisi Workshop Plumbing dan Sanitasi yaitu Bpk. Wawan Putra, S.T , terdapat beberapa bahaya yang dihadapi mahasiswa saat mengerjakan rangkaian kerja praktek seperti terluka goresan akibat plat, luka bakar dan lain-lain. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pada penelitian ini angket akan disebarkan kepada responden yaitu mahasiswa teknik sipil yang telah melaksanakan Praktek Plumbing dan Sanitasi Angkatan 2019. Dalam penelitian ini terdapat 1 variabel yaitu Tingkat Resiko Kecelakaan di Workshop Mata Kuliah Praktek Plumbing dan Sanitasi Jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Padang. Hasil penelitian ini berdasarkan 6 aspek indikator yang telah dilaksanakan. Plat seng memperoleh skor 80% dengan kategori baik. Instalasi pipa memperoleh skor 79,47% pada kategori cukup. Alat saniter memperoleh skor 80,8% dengan kategori baik. Las asetelin memperoleh skor 70,5% dengan kategori cukup. Sumur bor memperoleh skor 70,6% dengan kategori cukup. Lingkungan kerja meperoleh skor 83,65% dengan kategori baik.
ANALISIS SAMBUNGAN LAS BAJA TULANGAN EXISTING STEK KOLOM BANGUNAN TERHADAP KUAT TARIK BAJA TULANGAN BETON Afriwaldi, Afriwaldi; Zola, Prima
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 4 No 3 (2023): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v4i4.69583

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh sambungan las pada kuat tarik baja tulangan ulir berdiameter 16 dan 19. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui sambungan las baja tulangan existing stek kolom bangunan terhadap kuat tarik baja tulangan beton. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental. penelitian eksperimental adalah penelitian yang melakukan suatu pengujian dengan tidak mengadakan manipulasi terhadap objek yang akan diteliti kemudian melakukan kontrol untuk mendapatkan hasil dari penelitian tersebut. Hasil penelitian ini mendapatkan Nilai kekuatan tarik pada spesimen sambungan las dengan arus 90 Ampere yang diperoleh nilai kekuatan tarik paling tinggi yaitu sambungan las 7D pada baja tulangan D16 memliki nilai Nilai Fm (Beban tarik), 120,4 kN, Fy (Beban luluh), 100 kN, σy (Kuat luluh/batas ulur), 497,6 N/mm2, σu (Kuat tarik maksimum), 598,7 N/mm2 dan Ɛ (Regangan), 16,2 % dan Panjang sambungan las pada D19 yaitu sambungan las 8D, diproleh nilai Nilai Fm (Beban tarik), 168,9 kN, Fy (Beban luluh), 127,9 kN, σy (Kuat luluh/batas ulur), 451,0 N/mm2, σu (Kuat tarik maksimum), 595,8 N/mm2 dan Ɛ (Regangan), 21,5 %.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING HASIL BELAJAR DASAR-DASAR DPIB SISWA SMK DHUAFA PADANG Sander, Alek; Zola, Prima; Andrianto, Arif Agus
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 4 No 4 (2023): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v4i4.94483

Abstract

Masalah yang dihadapi dalam mengajar mata pelajaran Dasar-Dasar DPIB pada Elemen Statika di kelas XI DPIB SMK Dhuafa Padang adalah Pembelajaran masih berpusat pada peran guru atau menggunakan model pembelajaran konvensional, sehingga siswa cenderung bersikap pasif dan hanya mencatat apa yang disampaikan oleh guru, yang pada akhirnya berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Dasar-Dasar DPIB pada Elemen Statika di SMK Dhuafa Padang. Metode penelitian yang diterapkan adalah Quasi eksperimen dengan desain Control Group Design Pretest-Posttest. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Dhuafa Padang pada tahun ajaran 2023/2024. Pengujian instrumen dilakukan di SMK Negeri 1 Sumatera Barat, melibatkan 30 siswa kelas XI DPIB sebagai sampel.. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes hasil belajar yang terdiri dari 20 soal objektif, termasuk pre-test, post-test, dan gain score. Analisis data menggunakan uji perbedaan rata-rata (uji-t). Hasil uji-t menunjukkan bahwa (7,099) ≥ (2,048), Penolakan hipotesis nol (Ho) dan penerimaan hipotesis alternatif (Ha) mengindikasikan bahwa temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) memiliki dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar mata pelajaran Dasar-Dasar DPIB pada materi Elemen Statika di kelas XI DPIB SMK Dhuafa Padang.
PENERAPAN METODE TUTOR SEBAYA (PEER TUTORING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH MEKANIKA REKAYASA II Harmansyah, Harmansyah; Zola, Prima
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 5 No 4 (2024): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v5i4.117283

Abstract

Penelitian ini dasari oleh rendahnya hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Mekanika Rekayasa II dan ketidakefektifan metode pengajaran yang digunakan. Untuk mengatasi hal tersebut, diterapkan metode pembelajaran tutor sebaya (peer tutoring) guna meningkatkan capaian akademik mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen semu dengan desain kelompok kontrol nonequivalent, dengan melibatkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan angkatan 2023 pada semester ganjil tahun akademik 2024, sementara uji instrumen dilakukan pada 23 mahasiswa angkatan 2022. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest dengan 26 soal pilihan ganda, lalu dianalisis menggunakan uji statistik Mann-Whitney U-test. Hasil analisis menunjukkan nilai Asymp. Sig. sebesar 0,001, lebih kecil dari α 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa metode tutor sebaya secara signifikan mempengaruhi peningkatan hasil belajar mahasiswa dalam mata kuliah Mekanika Rekayasa II
PENGARUH VARIASI DETAIL CONFINEMENT TERHADAP KINERJA STRUKTUR RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS (SRPMK) MENGGUNAKAN ANALISIS PUSHOVER Wahyuni, Dhea Tri; Yusmar, Fajri; Silalahi, Juniman; Zola, Prima
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i2.124583

Abstract

Banyak terjadi kesalahan pada pemasangan sengkang di lapangan seperti jarak sengkang yang terlalu jauh dan pemasangan yang tidak sesuai dengan gambar rencana. Hal ini terjadi karena beberapa faktor diantaranya pengawasan yang lemah, pemahaman teknis yang kurang, serta tekanan terhadap biaya konstruksi. Kesalahan ini berpotensi memicu kegagalan pada bangunan ketika terjadi gempa bumi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak kesalahan pemasangan sengkang yang didalam penelitian ini dijadikan 3 variasi detail confinement pada kolom terhadap kinerja struktur menggunakan analisis pushover beserta skema sendi plastis yang terjadi. Bangunan yang digunakan yaitu perkantoran terdiri dari 4 lantai dan menggunakan material beton bertulang. Hasil analisis menunjukkan bahwa target perpindahan untuk variasi 1 yaitu 1,81 %, variasi 2 yaitu 1,88 % dan variasi 3 yaitu 1,9 %. Hasil target perpindahan pada ketiga variasi tersebut berada pada rentang 1-2% drift actual, sehingga level kinerja bangunan berada pada level Life Safety. Mekanisme sendi plastis yang terjadi pada variasi 1 menunjukkan elemen balok dan kolom masih berada pada batas kinerja yaitu immediate occupancy, pada variasi 2 dan 3 menunjukkan elemen mengalami penurunan kinerja dimana terdapat 33 elemen yang mengalami perubahan level kinerja yaitu berada pada level immediate occupancy menuju life safety. Berdasarkan hasil analisis pada target perpindahan dan mekanisme sendi plastis, dapat disimpulkan bahwa jumlah kaki pada sengkang memberi pengaruh yang cukup besar terhadap kinerja bangunan, sementara itu jarak sengkang juga memberi pengaruh terhadap kinerja bangunan namun tidak terlalu signifikan.
PERKUATAN STRUKTUR GEDUNG BETON BERTULANG MENGGUNAKAN FIBER REINFORCED POLYMER DAN CONCRETE JACKETING Jefri, Jefri; Yusmar, Fajri; Silalahi, Juniman; Zola, Prima
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i2.124683

Abstract

Standar perencanaan struktur beton bertulang di Indonesia telah diperbarui dari SNI 03-1726-2012 menjadi SNI 1726:2019, yang memiliki cakupan lebih lengkap. Perubahan ini mengharuskan dilakukan evaluasi ulang terhadap banyak bangunan yang sebelumnya dirancang berdasarkan SNI 1726:2012. Penelitian oleh Widodo et al. (2023) menunjukkan bahwa sekitar 45% gedung yang dirancang dengan acuan SNI 1726:2012 memerlukan perkuatan struktur agar memenuhi persyaratan keselamatan, terutama di wilayah rawan gempa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi desain struktur berdasarkan SNI 1726:2012 dengan SNI 1726:2019, serta menganalisis kebutuhan perkuatan struktur apabila bangunan tidak memenuhi kriteria kekuatan. Metode perkuatan yang digunakan dalam studi ini adalah aplikasi Fiber Reinforced Polymer (FRP) pada elemen balok dan metode concrete jacketing pada elemen kolom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua lapis FRP diterapkan pada balok sebagai perkuatan terhadap lentur, sementara pada kolom dilakukan concrete jacketing dengan penambahan dimensi dari 600 mm × 800 mm menjadi 700 mm × 900 mm, yang terbukti meningkatkan kapasitas struktur kolom tersebut.