p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Majalah Farmasetika
Nur Afifah, Fauziah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kelarutan Bahan Aktif Farmasi melalui Pembentukan Ko-Kristal dengan berbagai Koformer: Literature Review Iskandar, Benni; Puti Azzahra, Diah; Rahmayani, Ervina; Nur Afifah, Fauziah; Nisa, Khairotun; Aisyah, Mira; Wildana Zahra, Mutia; Nabila, Najwa; Jannah, Nurbaiti; Anggraini, Putri; Nur Fitriani, Tri; Nafisa, Vania; Putri Dayuri, Widia; Anggraini, Deni; Leny, Leny; Novita, Gressy
Majalah Farmasetika Vol 11, No 5 (2026)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v11i5.71794

Abstract

Kelarutan air yang rendah dari bahan aktif farmasi (Active Pharmaceutical Ingredients/API) merupakan tantangan besar dalam pengembangan sediaan obat, karena dapat secara langsung membatasi bioavailabilitas dan efektivitas terapeutik suatu produk farmasi. API yang memiliki kelarutan rendah umumnya menunjukkan penyerapan yang terbatas di saluran pencernaan, sehingga menghasilkan profil farmakokinetik yang kurang optimal. Untuk mengatasi permasalahan ini, salah satu pendekatan yang menjanjikan dan semakin banyak mendapat perhatian adalah pembentukan ko-kristal farmasi. Ko-kristal merupakan sistem kristalin multikomponen yang terdiri atas API dan koformer, yang terikat melalui interaksi non-kovalen seperti ikatan hidrogen. Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara komprehensif berbagai metode ko-kristalisasi serta peran beragam koformer dalam meningkatkan kelarutan dan laju disolusi API. Studi ini merupakan kajian pustaka yang merangkum hasil dari 12 artikel penelitian yang menunjukkan keberhasilan pembentukan ko-kristal dalam meningkatkan kelarutan obat. Beberapa metode yang digunakan antara lain adalah solvent drop grinding, liquid-assisted grinding, kristalisasi slurry, dan evaporasi pelarut. Teknik-teknik tersebut telah berhasil digunakan untuk membentuk ko-kristal antara API dengan berbagai jenis koformer, seperti asam malat, asam tartarat, resorsinol, dan prolin. Hasil dari studi yang dikaji menunjukkan bahwa pembentukan ko-kristal secara konsisten mampu meningkatkan kelarutan dan laju disolusi API secara signifikan tanpa mengubah struktur kimianya, sehingga tetap mempertahankan aktivitas biologisnya. Selain itu, ko-kristal juga dapat memodifikasi sifat fisikokimia API, seperti titik leleh, higroskopisitas, dan perilaku mekanik, menjadikannya suatu pendekatan yang fleksibel dan aplikatif dalam bidang formulasi farmasi. Dengan demikian, teknologi ko-kristalisasi farmasi merupakan teknik yang andal dan efisien yang memiliki potensi besar dalam pengembangan obat modern. Melalui peningkatan kelarutan dan bioavailabilitas API yang rendah kelarutan, metode ini dapat berkontribusi secara signifikan terhadap desain formulasi farmasi yang lebih efektif dan ramah bagi pasien  Dengan demikian, pemilihan metode ko-kristalisasi dan koformer yang sesuai dapat meningkatkan kelarutan serta laju disolusi API yang sukar larut dan mendukung pengembangan formulasi obat dengan bioavailabilitas yang lebih baik.
Sistem Penghantaran Obat Oral dengan Tablet Lepas Lambat untuk Peningkatan Bioavailabilitas dan Efektivitas Terapi Iskandar, Benni; Adinata, Ardihika; Siregar, Aulia; Nur Afifah, Fauziah; Suryani, Fifi; Calista Ramadhani, Lathifa; Insankamil, Muhammad; Jannah, Nurbaiti; Billa Rahmaliza, Raysa; Agustina, Siskha; Zahwalia, Yesya; Amelia Putri, Zaskia; Ulfa, Rodhia
Majalah Farmasetika Vol 11, No 5 (2026)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v11i5.71475

Abstract

Sistem penghantaran obat oral dengan tablet lepas lambat (sustained-release) telah berkembang sebagai solusi untuk mengatasi keterbatasan sistem penghantaran obat konvensional, yang sering memerlukan dosis berulang dalam jangka waktu pendek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi berbagai aspek teknologi sustained-release, termasuk mekanisme pelepasan obat, jenis matriks polimer yang digunakan, serta dampaknya terhadap bioavailabilitas dan efektivitas terapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur, dengan memilih sepuluh artikel yang relevan dari basis data seperti ScienceDirect, PubMed, dan Google Scholar. Dari kajian terhadap 10 artikel menunjukkan bahwa sistem sustained-release dapat meningkatkan bioavailabilitas dengan mengontrol pelepasan obat secara stabil dan terkontrol. Penggunaan polimer seperti HPMC, Eudragit, dan Carbopol dalam formulasi tablet lepas lambat terbukti meningkatkan durasi efek terapeutik dan mengurangi frekuensi dosis, yang pada gilirannya meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan. Stabilitas formulasi juga menjadi faktor penting, karena sistem ini membantu menjaga kualitas obat selama penyimpanan dan pemakaian. Meskipun banyak keuntungan yang dihasilkan, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengoptimalkan formulasi dan teknik pemrosesan untuk mengatasi tantangan terkait efektivitas dan keamanan sistem ini.