Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EDUKASI PERILAKU PENCEGAHAN BALITA STUNTING DALAM PERSPEKTIF ISLAM afriyani, Rahmalia; Putinah, Putinah; Fatriansari, Asih; Apriani, Apriani; Desvitasari, Helsy; Desliyanah, Sherly; Syafei, Abdul; Pahrul, Dedi
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v3i1.474

Abstract

Children with stunting have low intellectual abilities, learning delays, and tend not to graduate from school on time normally. Stunting in childhood has a long-term nature that causes economic levels in the future. Stunting prevention education is important to do. The purpose of this activity was to implement research results to increase public knowledge about stunting prevention behavior in toddlers from an Islamic perspective. This activity was attended by 19 participants and was carried out on November 9, 2023. The results obtained from the educational activities were an increase in the score of stunting prevention behavior before being given education, namely 5.47 ± 1.073, while after receiving education the score of stunting prevention behavior became 8.00 ± 1.491. It was recommended that local officials improve coordination with health workers and health cadres to monitor the health behavior of residents
PENGETAHUAN TENTANG PENDIDIKAN SEKS USIA DINI DALAM PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL ANAK PRASEKOLAH Putinah, Putinah; Afriyani, Rahmalia; Fatriansari, Asih; Desvitasari, Helsy; Pahrul, Dedi; Firmansyah, M. Ramadhani; Syafei, Abdul; Apriani, Apriani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28766

Abstract

Pendidikan seks merupakan bagian penting dalam mendidik anak, saat ini tidak lagi dipandang tabu memberikan informasi mengenai pendidikan seks. Namun tidak semua orangtua merasa nyaman untuk menyampaikan informasi atau menjawab pertanyaan anak mengenai pendidikan seks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan orangtua tentang Pendidikan seks anak usia dini dalam pencegahan kekerasan seksual pada anak prasekolah. Penelitian ini menggunakan desain Cross sectional dengan pendekatan. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh orangtua/wali anak prasekolah yang menjadi siswa di PAUD Al-Hidayah Palembang berjumlah 32 orang responden. Tehnik pengambilan sampel dengan teknik Total sampling. Analisa data dilakukan secara analisa univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan analisa bivariat dengan uji statistik. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan pendidikan seks usia dini yang baik yaitu 22(68.8%) responden dan upaya pencegahan kekerasan seksual yang baik 21( 65,5%) lebih lanjut uji bivariat menunjukan hasil bahwa nilai p-value 0.008 yang menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang Pendidikan seks usia dini dengan upaya pencegahan kekerasan seksual pada anak usia prasekolah di PAUD AL-hidayah PAlembang. Disarankan kepada PAUD Al-hidayah untuk dapat menyelenggarakan kegiatn promosi kesehatan dalam bentuk edukasi tentang Pendidikan seks usia dini dalam pencegahan kekerasan seks pada anak secara terjadwal satu kali dalam satu bulan.
EDUKASI KESEHATAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT HIPERTENSI Abdul Syafei; Fatriansari, Asih; Putinah, Putinah; Afriyani, Rahmalia; Apriani, Apriani; Desvitasari, Helsy; Pahrul, Dedi
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v3i2.532

Abstract

Hipertensi merupakan jenis penyakit jangka panjang pada sistem kardiovaskuler yang merupakan faktor risiko utama terjadinya stroke, gagal jantung penyakit koroner, dimana peranannya diperkirakan lebih besar dibandingkan pada orang yang lebih muda. Hipertensi didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Pentingnya edukasi kesehatan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penyakit hipertensi dan pencegahan serta pengendaliannya. Tujuan kegiatan pengabdian adalah melakukan edukasi untuk memberikan informasi tentang pencegahan dan pengendalian penyakit hipertensi pada masyarakat di RT 21 Kelurahan Pulokerto Gandus. Kegiatan edukasi ini menggunakan metode ceramah dan tanya jawab pada 19 orang peserta, hasil yang didapat dari edukasi adanya peningkatan tingkat pemahaman dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit hipertensi sebelum diberikan edukasi tingkat pengetahuan kurang sebanyak 13 (68%) orang peserta dan setelah diberikan edukasi, tingkat pengetahuan baik sebanyak 15 (79%) orang peserta. Adanya peningkatan pengetahuan pada masyarakat setelah dilakukan edukasi kesehatan tentang pencegahan dan pengendalian penyakit hipertensi. Diharapkan masyarakat terutama warga RT 21 kelurahan pulokerto dapat mengubah gaya hidup sehari-hari agar dapat mencegah dan mengendalikan penyakit hipertensi.
Hubungan Pola Penggunaan gadget terhadap kebutuhan istirahat anak usia prasekolah di TPA Ibrahim Palembang THE RELATIONSHIP BETWEEN GADGET USAGE PATTERNS AND REST NEEDS AMONG PRESCHOOL-AGED CHILDREN Hamas, Emilia Nafis; Fatriansari, Asih; Aprian, Aprian; Pahrul, Dedi; Afriyani, Rahmalia
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 9, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v9i1.30852

Abstract

Perkembangan teknologi digital menyebabkan penggunaan gadget semakin umum pada anak usia prasekolah. Fenomena ini terlihat darimeningkatnya penggunaan gadget oleh anak untuk bermain ataumenonton video dalam waktu lama, bahkan sebelum tidur. Penggunaan gadget yang tidak terkontrol dapat memengaruhi kualitasdan kebutuhan istirahat anak. Padahal anak usia prasekolah beradapada masa perkembangan penting sehingga gangguan istirahat dapatberdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubunganpola penggunaan gadget dengan kebutuhan istirahat pada anak usiaprasekolah. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasionaldengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan pada 19 Januari2026 di TPA Ibrahim Palembang. Sampel berjumlah 30 anak yang dipilih dengan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkansebagian besar anak memiliki pola penggunaan gadget kategori sedang(53%) dan kebutuhan istirahat kategori normal (90%). Uji Spearman Rank menunjukkan nilai p < 0,005 dengan r 0,502, yang berartiterdapat hubungan signifikan antara pola penggunaan gadget dan kebutuhan istirahat. Arah hubungan yang positif menunjukkan bahwasemakin tinggi penggunaan gadget, maka kebutuhan istirahat anakcenderung menurun. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa polapenggunaan gadget berhubungan secara signifikan dengan kebutuhanistirahat anak usia prasekolah.Kata Kunci: Anak Usia Prasekola, Kebutuhan Istirahat, Pola Penggunaan GadgetABSTRACTThe development of digital technology has made gadget useincreasingly common among preschool children. This phenomenoncan be seen from the increasing use of gadgets by children to playgames or watch videos for long periods of time, even before bedtime. Uncontrolled gadget use can affect the quality and adequacy ofchildren’s rest. Preschool children are in an important stage ofdevelopment, therefore disturbances in rest can affect physical growth, cognitive development, and emotional regulation. This study aimed todetermine the relationship between gadget usage patterns and restneeds in preschool children. This study used a quantitativecorrelational design with a cross-sectional approach conducted onJanuary 19, 2026 at Ibrahim Daycare Center, Palembang. The sampleconsisted of 30 children selected using a total sampling technique. The results showed that most children had a moderate category of gadget usage patterns (53%) and normal rest needs (90%). The SpearmanRank test showed a value of p < 0.005 with r = 0.502, indicating a significant relationship between gadget usage patterns and rest needs. The positive direction of the relationship indicates that higher gadget use tends to be associated with decreased rest needs in children. Therefore, it can be concluded that gadget usage patterns are significantly related to the rest needs of preschool children.Keywords: Gadget Usage Patterns, Preschool-Aged Children, Rest Needs