Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Hang Tuah Medical Journal

Pengaruh Profilaksis Ekstrak Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.) terhadap Kadar Malondialdehida Hepar Tikus Putih (Rattus norvegicus) Jantan Galur Wistar yang Diinduksi Karagenan BRILIAN DINANTI; FITRI HANDAJANI
HANG TUAH MEDICAL JOURNAL Vol 15 No 2 (2018): Hang Tuah Medical Journal
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hepar merupakan organ yang memiliki metabolisme yang kompleks. Saat hepar mengalami inflamasi, terjadi pertahanan oleh imunitas seluler yang merangsang sel-sel imun memproduksi reactive oxygen species (ROS). Penumpukan ROS yang berlebihan akan menyebabkan stres oksidatif dan ditandai dengan meningkatnya kadar malondialdehida (MDA) hepar. Beberapa penelitian menyebutkan ubi jalar ungu mengandung senyawa flavonoid (antosianin) yang dapat berperan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profilaksis ekstrak ubi jalar ungu terhadap kadar MDA hepar tikus putih yang diinduksi karagenan. Penelitian ini menggunakan metode post-test only control group design dengan sampel 18 tikus putih jantan galur Wistar yang dibagi menjadi 3 kelompok: kelompok hewan coba tanpa perlakuan, kelompok hewan coba yang diinduksi karagenan 1% dosis 0,1 ml secara intraplantar pada hari ke-8, dan kelompok hewan coba yang diberi ekstrak ubi jalar ungu dosis 872 mg/kgBB selama 7 hari dan diinduksi karagenan. Pada akhir penelitian dilakukan pengukuran kadar MDA hepar dengan metode Thio-Barbituric Acid pada masing-masing kelompok. Hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan tidak terdapat perbedaan bermakna (p = 0,290) kadar MDA hepar antara kelompok tanpa perlakuan (x̅ = 207,50 nmol/g) dengan kelompok yang diinduksi karagenan (x̅ = 233,17 nmol/g). Selanjutnya tidak terdapat perbedaan bermakna (p = 0.978) kadar MDA hepar antara kelompok yang diinduksi karagenan dengan kelompok yang diberi profilaksis ekstrak ubi jalar ungu dan diinduksi karagenan (x̅ = 232,50 nmol/g). Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian injeksi karagenan secara intraplantar dapat meningkatkan kadar MDA hepar secara tidak bermakna dan pemberian profilaksis ekstrak ubi jalar ungu dapat menurunkan secara tidak bermakna kadar MDA hepar tikus putih yang diinduksi karagenan karena mengandung antosianin yang berfungsi sebagai antioksidan.
Pengaruh Ekstrak Minyak Ikan Patin Terhadap Kadar Kolesterol Hdl Rattus Norvegicus yang Diinduksi Aloksan TEO AL_ABDUL; FITRI HANDAJANI; TRI MARTINI SUMARNO
HANG TUAH MEDICAL JOURNAL Vol 19 No 2 (2022): Hang Tuah Medical Journal
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/htmj.v19i2.222

Abstract

Diabetes mellitus is a chronic condition due to insufficient amount of insulin produced by the pancreas. This condition can cause dyslipidemia. This study aimed to observe the effect of catfish (Pangasius sp) fish oil extract on HDL cholesterol level in male white rat (Rattus norvegicus) with alloxan-induced diabetes model. Alloxan was used to create diabetic conditions in the rats and the administration of catfish oil extract which contain omega-3 was expected to increase HDL cholesterol level. This is an experimental laboratory study carried out in the Biochemistry Laboratory Hang Tuah Medical Faculty from the beginning of May 2021 to the end of December 2021. Twenty seven male white rats selected based on the simple random sampling method divided into 3 groups: the negative control group with standard feeding and PDAM drinking water, the positive control group induced by alloxan 150 mg/kgBW, and the treatment group induced by alloxan 150 mg/kgBW and 3 days later given catfish (Pangasius sp) fish oil extract 73 mg/kgBW for 14 days. At the end of the study HDL cholesterol levels were measured in all sample. Data analysis showed lower HDL cholesterol levels in the positive control group (mean=20.78 mg/dl) than in the negative control group (mean=31.00 mg/dl) significantly (p = 0.004) and higher HDL cholesterol levels in the treatment group (mean=27.00 mg/dl) than in the positive control group (mean=20.78 mg/dl) athough the increase was not significant (p = 0.91). Conclusion of this study: the administration of catfish fish oil extract (Pangasius sp) dose of 73 mg/kgBW in alloxan induced male white rats (Rattus norvegicus) wistar strain increase HDL cholesterol levels although not significantly. Keywords : Pangasius sp, HDL Cholesterol level, Rattus norvegicus, Alloxan.