Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Psychopreneur Journal

Hubungan Antara Impulse Buying Dengan Financial Well-Being Pada Wanita Early Career Yolanda, Anastasia; Rembulan, Cicilia Larasati
Psychopreneur Journal Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.309 KB) | DOI: 10.37715/psy.v1i1.356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat keterkaitan antara pembelian impulsif dan kesejahteraan finansial pada wanita awal karir. Alat ukur yang digunakan untuk untuk mengukur kesejahteraan finansial adalah Skala InCharge Financial Distress/Financial Well-being Scale (IFDFW) milik Prawitz et al (2006) , sedangkan skala untuk mengukur pembelian impulsif adalah Skala Buying Impulse Scale (BIS) yang dibentuk oleh Rook dan Fisher (1995). Setelah melalui pengujian, keduanya telah memiliki validitas dan reliabilitas yang baik. Dengan melakukan pengujian terhadap 50 wanita dari sebuah perusahaan di Surabaya, hasil uji hipotesis terhadap 50 wanita awal karir menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara pembelian impulsif dan kesejahteraan finansial pada wanita awal karir. Hasil penelitian ini memiliki implikasi dalam hal perilaku ekonomi pada wanita awal karir. Kata kunci: kesejahteraan finansial, pembelian impulsif, wanita awal karir
Hubungan antara Mood dengan Perfectionism-Consumer Decision Making pada Perempuan Paruh Baya di Department Store Halim, Chandra; Rembulan, Cicilia Larasati
Psychopreneur Journal Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.681 KB) | DOI: 10.37715/psy.v1i1.358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara mood dengan perfectionism-consumer decision making pada perempuan paruh baya di department store. Pengukuran tentang perfeksionisme dilakukan dengan alat ukur Consumer Style Inventory yang disusun oleh Sproles dan Kendall (Bandara, 2014), Sedangkan pada skala mood, peneliti menggunakan skala brief mood introspection scale (BMIS) yang disusun oleh Mayer dan Gaschke (1988). Setelah melakukan uji hipotesis pada 105 responden, penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis null dalam penelitian ini ditolak. Artinya, terdapat hubungan antara mood dengan perfectionism-consumer decision making pada perempuan paruh baya di department store. Keywords: perfeksionisme, mood, paruh baya