p-Index From 2021 - 2026
6.379
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan (JEBIK) The Indonesian Accounting Review Jurnal Akuntansi Multiparadigma Sebatik Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi INVENTORY: JURNAL AKUNTANSI Jurnal Aplikasi Akuntansi AKURASI: Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis Journal of Contemporary Accounting Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Ilomata International Journal of Tax and Accounting Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Studi Akuntansi dan Keuangan Indonesia (SAKI) Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Jurnal Akuntansi dan Keuangan Economics and Digital Business Review Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Berajah Journal ABDI EQUATOR Educoretax Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah (JIMPA) Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Jurnal Akutansi Manajemen Ekonomi Kewirausahaan (JAMEK) Apssai Accounting Review (ApAR) Jurnal Akuntansi dan Keuangan Journal of Trends Economics and Accounting Research Jurnal Akuntansi dan Keuangan Jurnal Akuntansi Manajerial (Managerial Accounting Journal) Journal of Accounting and Finance Management (JAFM) Journal of Innovation in Management, Accounting and Business Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Media Riset Akuntansi Auditing & Informasi Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) PERMANA : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Akurasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : ABDI EQUATOR

PEMAPARAN STANDAR AKUNTANSI EMKM BAGI PELAKU UMKM Elok Heniwati; Syarif M. Helmi; Gita Desyana; Helisa Noviarty; Rusliyawati Rusliyawati
ABDI EQUATOR Vol 2, No 2 (2022): ABDI EQUATOR: VOL 2, NO.2, SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurusan Akuntansi FEB UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/abdiequator.v2i2.64177

Abstract

Pemahaman pelaku UMKM terkait dengan standar akuntansi EMKM belum memadai. Bahkan sebagian besar dari mereka belum mengetahui apa itu standar EMKM. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk memberikan penyuluhan tentang standar EMKM bagi pelaku UMKM di Kabupaten Kubu Raya. Harapan kami, kegiatan PKM ini dapat meningkatkan pemahaman para pemilik UMKM mengenai standar EMKM sehingga mereka dapat menyusun laporan keuangan dari unit usaha yang mereka kelola.
MODERASI KOMITE AUDIT PADA DETERMINAN KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN Nur Asni; Elok Heniwati
ABDI EQUATOR Vol 2, No 2 (2022): ABDI EQUATOR: VOL 2, NO.2, SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurusan Akuntansi FEB UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/abdiequator.v2i2.64178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi kecurangan laporan keuangan dengan menggunakan analisis kecurangan pentagon dan melalui moderasi komite audit. Fraud pentagon merupakan konsep yang menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan seseorang melakukan penipuan, yaitu tekanan, kesempatan, rasionalisasi, kemampuan, dan kesombongan. Dalam penelitian ini faktor tekanan diproksikan dengan menggunakan target keuangan (ROA). Faktor peluang diproksi dengan menggunakan pemantauan yang efektif (PLG). Faktor rasionalisasi diproksi dengan menggunakan pergantian auditor (RAS). Faktor kapabilitas diproksi dengan menggunakan pergantian direksi (ABI). Terakhir, faktor arogansi diproksikan dengan menggunakan banyaknya foto CEO (ARO). Penelitian ini menggunakan model F-Score untuk melihat potensi kecurangan laporan keuangan (KLK) dan jumlah komite audit (KAU) sebagai variabel moderasi. Sampel dalam penelitian ini adalah 26 perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2021 yang memenuhi kriteria tertentu. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis jalur dan pengujian hipotesis menggunakan uji t. Hasil riset ini menyatakan bahwa peluang dan rasionalisasi berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan. Tekanan, kemampuan, dan arogansi tidak berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan. Komite audit mampu memoderasi pengaruh peluang terhadap kecurangan laporan keuangan. Pengaruh tekanan, rasionalisasi, kemampuan dan arogansi tidak dapat dimoderasi dengan komite audit terhadap kecurangan laporankeuangan.