Muhammad Bagas Adisetyo
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Guru dalam Integrasi STEMCology (STEM in Ecological Issues) dan Koding: Projek Kontekstual Selaras Program Tatanen di Bale Atikan Purwakarta Nenden Permas Hikmatunisa; Fitri Nuraeni; Sofyan Iskandar; Hanifah Mulyani; Neneng Sri Wulan; Mariano dos Santos; Sheva Febriant Zahra Khoerunnisa; Fadilah Nurfalah; Muhammad Bagas Adisetyo; Rizky Nurul Muslih; Nazwa Aulia Zahra
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i4.5442

Abstract

Kesenjangan antara ketersediaan infrastruktur digital dan kapasitas pedagogis guru sekolah dasar dalam mengintegrasikan teknologi ke pembelajaran masih menjadi tantangan, khususnya di SDN 1 Munjuljaya, Kabupaten Purwakarta. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi guru dalam mengintegrasikan pendekatan STEMCology (STEM in Ecological Issues) dan koding ke dalam pembelajaran kontekstual yang selaras dengan program Tatanen di Bale Atikan (TdBA). Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan dan pendampingan bagi 22 guru kelas 1–6 SDN 1 Munjuljaya, meliputi pengenalan konsep STEMCology, praktik koding berbasis block-based programming dan unplugged coding, serta perancangan projek kontekstual berbasis isu ekologi sekolah selaras TdBA. Evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner tertutup skala Likert 1–5 yang mengukur tiga aspek: persepsi, kendala, dan kepuasan guru terhadap pelatihan. Hasil menunjukkan persepsi guru terhadap relevansi dan manfaat pelatihan berada pada kategori sangat tinggi (M = 4,47), tingkat kendala pelaksanaan berada pada kategori sedang (M = 2,70), dan kepuasan guru terhadap keseluruhan pelaksanaan kegiatan berada pada kategori sangat tinggi (M = 4,63). Temuan ini mengindikasikan bahwa pendampingan kontekstual yang menghubungkan koding, STEM, dan isu ekologi efektif menurunkan tingkat kecemasan dan ketidakpercayaan diri guru dalam mempelajari koding, ditandai dengan peningkatan skor sebanyak 66,7% untuk tingkat ketidakcemasannya dan sebanyak 45% menurun pada tingkat ketidakpercayaan dirinya. Meskipun kendala teknis terkait waktu dan fasilitas masih perlu diperhatikan pada program pendampingan lanjutan.