Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja, kompetensi pegawai, dan sarana prasarana terhadap kinerja pegawai pada Sekretariat Daerah Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Buru Selatan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya disiplin kerja, keterbatasan kompetensi pegawai, serta kurang memadainya sarana prasarana kerja yang berdampak pada belum optimalnya kinerja pegawai dalam pelayanan publik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai pada Sekretariat Daerah Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Buru Selatan dengan jumlah sampel sebanyak 65 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Kompetensi pegawai juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, sarana prasarana memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada Sekretariat Daerah Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Buru Selatan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur melalui peningkatan disiplin kerja, pengembangan kompetensi pegawai, serta penyediaan sarana prasarana kerja yang memadai guna mendukung terciptanya kinerja pegawai yang optimal.