Leni Maulinda
Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

OPTIMASI ENERGI PADA PRODUKSI ETILEN GLIKOL DENGAN PROSES STERILISASI: STUDI SIMULASI MENGGUNAKAN ASPEN HYSYS DENGAN METODE RESPONSE SURFACE METHODOLOGY (RSM) Yus Mita; Nasrul ZA; Rizka Mulyawan; Leni Maulinda; Azhari Azhari; Ferri Safriwardy
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 3 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i03.20353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan produksi etilen glikol dari limbah etilen oksida hasil proses sterilisasi menggunakan simulasi Aspen Hysys dan metode Response Surface Methodology (RSM). Etilen glikol merupakan produk kimia penting yang banyak digunakan di berbagai industri, seperti otomotif, tekstil, dan plastik. Namun, proses produksi tradisional sering kali memiliki tantangan terkait konsumsi energi yang tinggi dan pembentukan produk sampingan yang tidak diinginkan. Dalam penelitian ini, limbah etilen oksida dari proses sterilisasi diolah kembali untuk menghasilkan etilen glikol dengan pendekatan yang lebih efisien secara energi. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak Aspen Hysys untuk memodelkan berbagai skenario operasional, termasuk variasi suhu, tekanan, dan fraksi uap. Optimasi dilakukan menggunakan metode Response Surface Methodology (RSM) dengan desain eksperimen Central Composite Design (CCD) untuk mengevaluasi interaksi antar variabel. Berdasarkan hasil prediksi RSM, kondisi optimal tercapai pada suhu 196°C, tekanan 14 atm, dan fraksi uap 0,6, yang menghasilkan kemurnian produk sebesar 99,85%, penghematan energi mencapai 55,869%, dan kapasitas produksi sebesar 15.176,596 kg/jam. Hasil simulasi aktual menunjukkan sedikit perbedaan dengan hasil prediksi, di mana penghematan energi tercatat sebesar 62,09%, kapasitas produksi 14.318,3067 kg/jam, dan kemurnian produk tetap berada pada angka 99,85%. Analisis varians (ANOVA) menunjukkan bahwa suhu dan fraksi uap memiliki pengaruh yang signifikan terhadap efisiensi energi dan kapasitas produksi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan kombinasi simulasi Aspen Hysys dan optimasi RSM efektif dalam meningkatkan efisiensi energi dan memaksimalkan hasil produksi etilen glikol.
EKSTRAKSI MINYAK BIJI MIMBA (Azadirachta Indica A. Juss) SEBAGAI BAHAN BAKU BIODIESEL YANG RAMAH LINGKUNGAN Reca Anggraini; Leni Maulinda; Nasrul ZA
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 4 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)- August 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i4.22499

Abstract

Kelangkaan dan keterbatasan energi fosil mendorong pengembangan bahan bakar alternatif berbasis sumber daya terbarukan, contoh biodiesel yang terbuat dari minyak nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi suhu dan waktu ekstraksi terhadap minyak biji mimba (Azadirachta indica A. Juss) menjadi bahan baku biodiesel ramah lingkungan. Proses ekstraksi dilakukan dengan metode refluks dengan pelarut etil asetat pada variasi suhu 75°C, 80°C, 85°C, 90°C, dan 95°C serta variasi waktu 60, 75, 90, 105, dan 120 menit. Parameter yang dijelaskan meliputi % rendemen, densitas, viskositas, bilangan asam, % asam lemak bebas (% ALB), serta karakterisasi menggunakan FTIR dan GC-MS. Dimana pada penelitian ini % hasil optimum pada suhu 95°C selama 120 menit sebesar 45,294%. Kepadatannya sebesar 0,9241 gr/ml. Viskositas sebesar 4,9453 mm²/s. bilangan asam pada suhu 75°C selama 60 menit, tercatat sebesar 0,3 mg-KOH/gr. % ALB sebesar 0,192%. Selain itu, analisis GC-MS terdapat 24 puncak trigliserida, dan analisis FTIR mendeteksi 8 panjang gelombang
KONVERSI MINYAK MENTAH NABATI DARI KULIT KOPI ARABICA DENGAN VARIASI RASIO METANOL TERHADAP PEMBUATAN BIOGASOLINE Aula Mayshura; Jalaluddin; Eddy Kurniawan; Leni Maulinda; Azhari
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 2 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.23952

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses konversi minyak mentah nabati yang diperoleh dari kulit kopi arabika menjadi biogasoline melalui variasi rasio metanol. Kulit kopi yang merupakan limbah pertanian dengan kandungan senyawa organik tinggi diproses menjadi bio-oil melalui pirolisis, kemudian diolah lebih lanjut dengan metode alkilasi menggunakan katalis asam H₂SO₄. Proses dilakukan melalui tahap refluks pada suhu 80°C dengan variasi waktu reaksi serta perbandingan bahan baku terhadap metanol, dilanjutkan dengan distilasi pada suhu 110°C untuk memisahkan fraksi bahan bakar. Hasil produk biogasoline diuji sifat fisik dan kimianya meliputi densitas, viskositas, rendemen (yield), nilai kalor, analisis gugus fungsi dengan Fourier Transform Infrared (FTIR), serta identifikasi komposisi senyawa menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Hasil pengujian menunjukkan bahwa rasio metanol berpengaruh signifikan terhadap karakteristik biogasoline, dengan yield tertinggi sebesar 43% (pada waktu reaksi 6 jam dan rasio 1:1), densitas terendah sebesar 0,9192 g/ml (waktu reaksi 6 jam dan rasio 1:4), viskositas terendah sebesar 1,385 mm²/s (waktu reaksi 6 jam dan rasio 1:4), dan nilai kalor yang dihasilkan mencapai 1.535 Kkal/Kg Penelitian ini membuktikan potensi pemanfaatan limbah kulit kopi sebagai bahan baku biofuel berkualitas.
Produksi Bioetanol dari Limbah Kertas HVS (Houtvrij Schrijf papier) melalui Proses Hidrolisis Asam Klorida (HCl) Aditya Maulana Adit; Meriatna; Leni Maulinda; Faisal; Muhammad; Zulmiardi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 2 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i02.26102

Abstract

Produksi kertas di Indonesia berdasarkan Balai Besar Pulp dan Kertas (BBPK) mencapai 12,98 juta ton/tahun.Kertas yang telah digunakan dan dibuang dapat menimbulkan masalah bagi lingkungan. Kandungan selulosa pada kertas sangat tinggi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku bioetanol. Limbah kertas HVS merupakan salah satu jenis limbah padat yang mengandung selulosa tinggi dan berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan hidrolisis asam HCl terhadap bahan baku serta waktu fermentasi terhadap kadar, densitas, dan viskositas bioetanol yang dihasilkan. Proses hidrolisis dilakukan menggunakan larutan HCl dengan perbandingan 1:2, 1:3, 1:4 dan 1:5 antara asam dan kertas HVS, kemudian difermentasi menggunakan mikroorganisme Saccharomyces cerevisiae selama 3, 5, dan 7 hari. Setelah fermentasi selesai, hasil cairan dianalisis meliputi kadar bioetanol tertinggi pada perbandingan 1:5 pada waktu fermentasi selama 5 hari dengan nilai 7,22% menggunakan piknometer, densitas (0,7881g/mL), dan viskositas (1,135mPa·s) menggunakan viskosimeter Ostwald..