., Putu Eka Dambayana S., S.Pd., M.Pd.
Unknown Affiliation

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

A STUDY ON THE IMPLEMENTATION OF ROLE PLAY TECHNIQUE IN TEACHING SPEAKING TO THE EIGHTH GRADERS OF SMP NEGERI 1 SUKASADA ., Ni Kadek Yuli Widyastuti; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.12476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknik role play dan mengidentifikasi masalah yang dihadapi oleh seorang guru bahasa Inggris dalam menerapkan teknik role play dalam pengajaran berbicara. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A yang berjumlah 33 siswa di SMP dan seorang guru bahasa Inggris di SMP Negeri 1 Sukasada. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif yang dilakukan dalam empat pertemuan, tiga pertemuan digunakan untuk mengamati teknik role play dan tes, dan satu pertemuan selanjutnya digunakan untuk wawancara dan kuesioner. Data diperoleh dengan menggunakan 5 jenis instrumen: lembar observasi, rekaman video, tes, wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa role play adalah teknik yang relevan dalam pengajaran berbicara. Skor posttest adalah 79,27 dan ini meunjukkan hasil yang baik. Hasil wawancara menunjukkan bahwa masalah yang dihadapi oleh guru: 1) 10% siswa memiliki kemampuan yang berbeda. 2) Guru mendapat masalah dalam memberikan topik yang sesuai kepada siswa. 3) 10% siswa malu dan takut dalam berbahasa Inggris. 4) 5% siswa memiliki latar belakang pendidikan berbeda. 5) 5% siswa tidak memiliki motivasi untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris. 70% siswa yang memiliki kemampuan berbicara bahasa Inggris. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa 53,7% berpendapat sangat setuju dengan profesionalisme guru menggunakan tehnik role play dalam pengajaran berbicara dan 62,1% menunjukkan bahwa siswa sangat menyukai pembelajaran bahasa Inggris dengan menggunakan teknik role play. Dapat disimpulkan bahwa role play adalah suatu tehnik yang relevan dalam pengajaran berbicara. Namun, guru masih menemui beberapa masalah dalam pengimplementasian tehnik role play. Kata Kunci : teknik role play, berbicara This study aimed at analyzing the implementation of role play technique and identifying the problems encountered by an English teacher in implementing role play technique in teaching speaking. The subjects of this research were 33 eighth grade students of class A of SMP Negeri 1 Sukasada and an English teacher. This study was an evaluative study which was conducted in four meetings, three meetings were used to observe a role play technique and test and one meeting was used for administering interview and questionnaire. The data were obtained by using 5 kinds of instruments: an observation sheet, video recorder, a test, an interview guide and a questionnaire. The result of this study showed that role play is relevant technique in teaching speaking. The score of posttest was 79.27 and this was in good level. The result of interview guide showed that the problems faced by the teacher: 1) 10% students had different ability. 2) The teacher got problem in giving appropriate topic to their students. 3) 10% students were shy and afraid to speak English. 4) 5% students had different educational background. 5) 5% students had low motivation to improve their English speaking. The students who had the ability of speaking English are 70%. The result of questionnaire indicated that 53.7% strongly agreed of teacher performance during teaching and learning process and 62.1% students like learning English by using role play technique. It can be concluded that role play was relevant implement in teaching speaking. However, the teacher still encountered some problems in implementing it. keyword : role play technique, speaking
THE EFFECT OF ICT-BASED INTERACTIVE GAME ON FOURTH-GRADE STUDENTS' ENGLISH ACHIEVEMENT ., I Wayan Agus Budiarta; ., Dr. Ni Made Ratminingsih, M.A.; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.12489

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ICT-based interactive game memberikan pengaruh yang signifikan pada prestasi belajar Bahasa Inggris siswa kelas empat di gugus IV kecamatan Sukasada. Penelitian ini merupakan penelitian semu yang menggunakan post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah 174 siswa dari delapan sekolah dasar di gugus IV kecamatan Sukasada. Sampel dalam penelitian ini adalah 23 siswa dari SDN 3 Sukasada dan 23 siswa dari SDN 4 Sukasada yang dipilih dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Data dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil dari uji hipotesis (independent t-test) menunjukkan bahwa to=2,838>tcv = 2,015 dan nilai signifikasi dari data adalah 0,007 lebih rendah dari α = 0,05. Dapat dibuktikan bahwa ICT-based interactive game memberikan pengaruh yang signifikan pada prestasi belajar Bahasa Inggris siswa kelas empat. Kesimpulannya, ICT-based interactive game merupakan media pembelajaran yang efektif. Kata Kunci : prestasi siswa, ICT-based interactive game, pelajar usia dini The aim of this study was to justify whether ICT-based interactive game gave the significant effect on fourth grade students’ English achievement in cluster four in Sukasada district. It was a quasi-experimental research which used post-test only control group design. The population of this study was 174 students from eight elementary schools in cluster four in Sukasada district. The samples of this study were 23 students from SDN 3 Sukasada and 23 students from SDN 4 Sukasada which were selected by using cluster random sampling technique. The data were analyzed quantitatively by using descriptive and inferential statistics analysis. The result of hypothesis testing (independent t-test) shows that to=2.838>tcv = 2.015 and the significance value of the data was 0.007 lower than α = 0.05. It can be proved that ICT-based interactive game gives a significant effect towards students’ English achievement. In conclusion, ICT-based interactive game is an effective teaching media.keyword : English achievement, ICT-based interactive game, young learners
THE EFFECT OF COOPERATIVE SCRIPT TECHNIQUE ON THE EIGHTH GRADE STUDENTS’ READING COMPREHENSION AT SMP N 3 BANJAR IN ACADEMIC YEAR 2017/2018 ., Dewa Ayu Ade Riska s; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marhaeni; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.13272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman membaca siswa yang diajar dengan teknik cooperative script dan siswa yang diajar dengan teknik konvensional. Rancangan penelitian penelitian ini adalah Quasi Experimental of Posttest Only Control Group Study. Populasi penelitian ini adalah 180 siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Banjar. 60 siswa dari dua kelas diambil sebagai sampel. Mereka ditetapkan sebagai kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan undian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan aplikasi SPSS 19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata - rata skor kelompok eksperimen adalah 85,37 sedangkan nilai rata - rata kelompok kontrol adalah 76,63. Hasil uji-t menunjukkan bahwa t-diamati melebihi nilai t-kritis (4,376> 2,048). Dengan demikian hipotesis nol ditolak, artinya ada pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman membacasiswa kelas VIII di SMP N 3 Banjar.Kata Kunci : Cooperative Script, Pemahaman Membaca This study aimed at investigating the effect of cooperative script technique on the students’ reading comprehension. The research design of this study was Quasi Experimental of Posttest Only Control Group Design. The population of this study was 180 students of the eighth grade students of SMP N 3 Banjar. Sixty students from two classes were taken as samples. They were assigned as an experimental group and a control group through lottery. The obtained data were analyzed descriptively and inferentially by using SPSS 19. The result showed that the mean score of the experimental group was 85.37 while the mean score of the control group was 76.63. The result of t-test showed that the t-observed exceeded the t-critical value (4.376 > 2.048). Thus, the null hypothesis was rejected, which means there was significant effect on the eighth grade students’ reading comprehension of SMP N 3 Banjar.keyword : Cooperative Script, Reading Comprehension
An Analysis of Jargon Used By Receptionist in Front Office at Grand Istana Rama Hotel ., Komang Tia Dwi Pradipta; ., Dr. I Gede Budasi, M.Ed.; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.13611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengidentifikasi dan menganalisis bentuk bahasa jargon yang digunakan di kantor depan di Hotel Grand Istana Rama. 2) Mengidentifikasi dan menganalisis makna setiap jargon di kantor bagian depan di Grand Istana Rama Hotel. 3) Mengidentifikasi dan menggambarkan fungsi setiap jargon yang digunakan di kantor bagian depan di Grand Istana Rama Hotel. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang terutama difokuskan pada penemuan daripada menggunakan analisis statistik. Studi ini berlangsung di Hotel Grand Istana Rama yang merupakan hotel bintang 4 dan dapat dianggap sebagai hotel elite. Penelitian ini menggunakan peneliti sebagai instrumen utama dan 2 instrumen tambahan yaitu pedoman wawancara dan observasi. Penelitian ini menggunakan 4 informan yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Studi ini menunjukkan bahwa 1) bentuk bahasa jargon yang digunakan di kantor bagian depan di Hotel Grand Istana Rama adalah singkatan, akronim, afiksasi, pinjaman leksikal, penciptaan, kata dan formasi frase. 2) arti setiap bentuk linguistik didasarkan pada penggunaannya. 3) fungsi setiap jargon adalah: memberikan bahasa teknis dan mendorong solidaritas dalam kelompok.Kata Kunci : jargon, bentuk linguistik, makna, fungsi This study aimed to 1) Identify and analyze the linguistic forms of jargon used in front office department at Grand Istana Rama Hotel. 2) Identify and analyze the meaning of each jargon in front office department at Grand Istana Rama Hotel. 3) Identify and describe the function of each jargon used in front office department at Grand Istana Rama Hotel. This study was descriptive qualitative research which mainly focused on discovery rather than using statistical analysis. This study took place at Grand Istana Rama Hotel which belonged to 4 star hotels and can be considered as elite hotel. This study used researcher as main instrument and 2 additional instruments namely interview guide and observation. This study used 4 informants which were selected based on certain criteria. This study showed that 1) the linguistic forms of jargon used in front office department at Grand Istana Rama Hotel are abbreviation, acronym, affixation, lexical borrowing, coinage, word and phrase formation. 2) the meaning of each linguistic form is based on its use. 3) the function of each jargon were: providing technical language and encouraging in-group solidarity. keywords: jargon, linguistic form, meaning, function keyword : jargon, linguistic form, meaning, function
THE EFFECT OF MOVIE CLIPS ON STUDENTS’ DESCRIPTIVE WRITING ACHIEVEMENT OF THE SEVENTH GRADE STUDENTS AT SMP NEGERI 1 MENGWI IN ACADEMIC YEAR 2017/2018 ., DWI KESUMA SUSILA; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd., M.Pd.; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.14863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengivestigasi apakah ada perbedaan atau tidak terhadap prestasi belajar menulis deskriptif teks para siswa di kelas tujuh dengan menggunakan Movie Clips. Desain yang digunakan adalah Post-test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah para siswa kelas tujuh di SMP Negeri 1 Mengwi. One intact group cluster random sampling technique digunakan untuk mendapatkan sampel. Terdapat dua kelompok sampel dalam penelitian ini yaitu kelompok eksperimen yang diajarkan menggunakan Movie Clips dan kelompok Kontrol yang tidak diajarkan menggunakan Movie Clips. Data dikumpulkan melalui post-test yang dimana dilaksanakan setelah kedua kelompok mendapatkan perlakuan berbeda sebanyak sembilan pertemuan. Setelah itu, data dianalisis menggunakan descriptive statistical analysis dan inferential analysis. Hasil dari descriptive statistical analysis menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh hasil yang lebih baik dalam menulis dimana nilai rata-rata kelompok eksperimen adalah 79,26 sedangkan nilai kelompok kontrol adalah 76,02. Selanjutnya, berdasarkan pengujian hypothesis dalam inferential analysis, didapatkan nilai t hitung = 2.032 (tobs) lebih tinggi daripada nilai t tabel dengan nilai t tabel yaitu 1.996 (tcv) dengan standard alpha level (α = .05). Hal tersebut berarti hypothesis awal ditolak demi alternative hypothesis. Oleh karena itu, bisa dipastikan bahwa terdapat perbedaan signifikan terhadapt prestas belajar para siswa di kelas tujuh dalam menulis deskriptif teks berbantuan Movie Clips di SMP Negeri 1 Mengwi di tahun ajaran 2017/2018. Kata Kunci : menulis deskriptif, movie clips, prestasi menulis This study was aimed at investigating whether or not there was a significant effect on the seventh grade students’ descriptive writing achievement by using Movie Clips. The Post-test Only Control Group Design was used as the research design. The population for this study was seventh grade students in SMP Negeri 1 Mengwi. One intact group cluster random sampling technique was used in selecting the sample for the study. There were two groups of sample for this study, namely experimental group which was taught by using Movie Clips and control group which was not taught by using Movie Clips. The data for this study were gathered through the post-test which conducted after those two groups were given different treatment for nine meetings. After that, the research data were analyzed by using descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis. The result of descriptive statistical analysis showed that the experimental group had better performance in writing where the experimental group’s mean score was 79.26 while the control group’s mean score was 76.02. Furthermore, based on the hypothesis testing in inferential statistical analysis, it was found that the t observed of 2.032 (tobs) was higher than the t critical value of 1.996 (tcv) at standard alpha level (α = .05). It means the null hypothesis was rejected in favor of the alternative hypothesis. Therefore, it could be confirmed that there was a significant effect on students’ descriptive writing achievement by using Movie Clips in seventh grade students at SMP Negeri 1 Mengwi in Academic Year 2017/2018.keyword : descriptive writing, movie clips, writing achievement
AN ANALYSIS OF USING VIDEO ON TEACHING SPEAKING IN EFL CLASSROOM OF THE ELEVENTH-GRADE STUDENTS OF SMA N 4 SINGARAJA IN ACADEMIC YEAR 2017/2018 ., Gede Tegar Kriswinardi; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, M.A.; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.14931

Abstract

Penelitian ini memiliki dua tujuan. Pertama adalah untuk menyelidiki keuntungan penggunaan video dalam mengajar berbicara Bahasa Inggris pada kelas EFL di kelas XI SMA N 4 Singaraja. Kedua adalah untuk mengetahui kerugian dalam penggunaan video dalam mengajar berbicara Bahasa Inggris pada kelas EFL di kelas XI SMA N 4 Singaraja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran. Penelitian ini menggunakan lembar observasi dan lembar kuisioner yang diberikan ke siswa sebagai instrument penelitian. Subjek yang dipilih dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA 1 di SMA N 4 Singaraja dengan jumlah 30 siswa. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa salah satu keuntungan adalah 1) Video dapat mewakili situasi komunikatif yang nyata bagi siswa; 2) Video membantu siswa untuk mempelajari budaya baru berdasarkan apa yang mereka lihat dalam video; 3) Video membantu siswa melihat beberapa gerakan dalam video; 4) Video dapat memperkuat proses pembelajaran; 5) Video dapat menghibur siswa dalam proses pembelajaran; 6) Informasi dapat disajikan secara bersamaan pada saat yang bersamaan; 7) Video menyajikan suara dan juga gerakan saat ditampilkan oleh guru; 8) Video memungkinkan siswa untuk belajar materi secara mandiri; 9) Video dapat menampilkan fenomena yang sulit dilihat dalam istilah nyata; 10) Menggunakan media video dalam pembelajaran, dapat mengembangkan hasil belajar siswa; 11) Para siswa lebih suka belajar bahasa Inggris dengan menggunakan video daripada belajar bahasa Inggris hanya dengan mengajar dari guru; dan 12) Dengan menggunakan video, ini dapat meningkatkan motivasi siswa dalam belajar. Sedangkan kerugian yang ditemukan adalah 1) Video akan berfungsi jika kualitas videonya bagus; 2) Peralatan dibutuhkan dan juga disiapkan sebelum menggunakan video untuk menghemat waktu; 3) Video tidak akan membantu siswa jika bahasa yang digunakan dalam video sulit dimengerti; 4) Para siswa tidak dapat memahami materi dalam video jika konten dalam video tidak sesuai dengan materi. Hasil Ini menunjukkan bahwa terdapat keuntungan dan kerugian dalam proses penggunaan video sebagai media pembelajaran. Kata Kunci : video, berbicara Bahasa Inggris, EFL This study has two purposes. The first was to investigate the advantages of using video in teaching English speaking in EFL classes in grade XI SMA N 4 Singaraja. The second was to find out the disadvantages in using video in teaching English speaking in EFL class in grade XI SMA N 4 Singaraja. The research design was a Mixed Method Design. This study used observation sheet and questionnaire given to the students as the research instruments. The subjects were the students of class XI MIA 1 in SMA N 4 Singaraja with the number of 30 students. The result revealed that the advantages were 1) Video represents a real communicative situation to the students; 2) Video helps the students to learn a new culture based on what they see in the video; 3) Video helps the students to see some gestures in the video; 4) Video strengthens the learning process; 5) Video entertains the students in learning process; 6) The information in the video is presented simultaneously at the same time; 7) Video serves voices and also the movements while it is displayed by the teacher; 8) Video lets the students to learn a material independently; 9) Video displays a phenomenon that is difficult to see in real terms; 10) Using video media in learning, it increases students’ speaking achievement; 11) The students prefer learning English by using video rather than learning English by only lecturing from the teacher; and 12) By using video, it increases students’ motivation in learning. While the disadvantages were 1) Video will work if the quality of the video is good; 2) The equipment is needed and also well-prepared before using video; 3) Video will not help the students if the language used in the video is difficult to understand; and 4) The students cannot understand the material in the video if the content in the video does not match with the material. These results indicate that there are advantages and disadvantages in the process of using video as a media of learning.keyword : video, English Speaking, EFL
AN ANALYSIS STUDY OF POLITENESS STRATEGIES USED IN ENGLISH CLASSES OF SMK NEGERI BALI MANDARA (BALI ACADEMY) ., PUTU DIKA PRATIWI; ., Prof. Dr.I Nyoman Adi Jaya Putra, M.A.; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.14960

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan, yaitu; (1) Tipe-tipe Politeness Strategy apa saja yang digunakan oleh siswa kelas 10 dan guru bahasa Inggris di SMK Negeri Bali Mandara (Bali Academy) tahun ajaran 2018/2019 dan (2) Apa saja tujuan dari penggunaan Politeness Strategy oleh siswa kelas 10 dan guru Bahasa Inggris SMK Negeri Bali Mandara (Bali Academy) tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif di mana participant penelitian adalah siswa kelas 10 dan guru bahasa Inggris SMK Negeri Bali Mandara (Bali Academy) tahun ajaran 2018/2019. Jumlah total siswa kelas 10 adalah 129 orang. Sedangkan, SMK Negeri Bali Mandara (Bali Academy) hanya memiliki sejumlah 1 orang guru Bahasa Inggris yang mengampu seluruh kelas dari semua angkatan SMK Negeri Bali Mandara (Bali Academy) di tahun ajaran 2018/2019. Di dalam proses pengumpulan data, peneliti menggunakan rekaman suara, pertanyaan kuisioner, interview dan lembar observasi sebagai instrumen. Hasil dari analisis menunjukkan bahwa adanya lima buah strategi yang ditemukan di dalam penelitian ini, yaitu Bald on-Record, Positive Politeness, Negative Politeness, Off-Record, dan Don’t do FTA. Strategi tersebut digunakan untuk beberapa tujuan, seperti: untuk menjelaskan keluhan dengan lembut, menunjukkan hubungan yang dekat, menunjukkan kemarahan dan membuat pendengar memahami apa yang dirasakan pembicara, menunjukkan minat mereka atau tidak dalam pelajaran dan menunjukkan kepuasan mereka terhadap jawabannya.Kata Kunci : Politeness Strategy, jenis, tujuan This study aimed at answering two questions; (1) What types of politeness strategy are used by the X grade students and the English teacher of SMK Negeri Bali Mandara (Bali Academy) academic year 2018/2019 and (2) What are the purposes of politeness strategy used by the X grade students and the English Teacher of SMK Negeri Bali Mandara (Bali Academy) academic year 2018/2019. The research used descriptive qualitative design. The subjects of study were the X grade students and the English teacher of SMK Negeri Bali Mandara (Bali Academy) academic year 2018/2019. In collecting data, the researcher used voice recording, questionnaire items, interview and observation sheet as the instruments. The analysis result showed that there were five strategies found in this study, which are Bald on-Record, Positive Politeness, Negative Politeness, Off-Record, and Don’t do FTA. Those strategies were used for some purposes, namely (1) to show their close relationship (2) to show their interest towards the lesson, (3) they wanted to cheer up the class, (4) to show their anger and made the hearer understood what their feeling was and (5) to show that they are interested or not with the lesson.keyword : Politeness Strategy, types, purposes
AN ANALYSIS OF DERIVATIONAL AND INFLECTIONAL MORPHEMES IN BATUMADEG SUB-VILLAGE, BESAKIH DIALECT ., Ni Putu Sri Erawati; ., Dr. I Gede Budasi, M.Ed.; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.16996

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian berbentuk deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk mendeskripsikan awalan dan akhiran di Dialek Bahasa Bali Batumadeg yang mengalami derivasi dan infleksi. Dalam penelitian ini ada dua jenis informan yang dipilih berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan, dinamakan informan pertama dan informan kedua. Teknik yang digunakkan untuk mengumpulkan data yaitu, teknik observasi, rekaman dan teknik wawancara. Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa terdapat lima jenis awalan di Dialek Batumadeg, yaitu {mә-}, {kә-}, {n-}, {si-}, dan {a-} dan enam jenis akhiran: {-әng}, {-an}, {-in}, {-ne}, {-ә}, dan {-n}. Terdapat empat jenis awalan yaitu: {mә}, {kә-}, {n-}, dan {si-}, dan satu jenis akhiran yaitu: {-ang} yang termasuk morfem derivasi. Dan juga, terdapat tiga jenis awalan yaitu: {n-}, {mә-} dan {ә-}, dan lima jenis akhiran yaitu: {-ne},{in},{-an},{-ә},dan{-n} yang termasuk morfem infleksi.Kata Kunci : morfem derivasi, morfem infleksi, awalan, akhiran This study was designed in form of descriptive qualitative study with the aim of describing the prefixes and suffixes exist in Batumadeg dialect which belongs to derivational and inflectional morphemes. There were two kinds of informants chosen based on a set of criteria namely; main informant and secondary informant. Three techniques were used to collect the data, namely observation, recording, and interview technique and four instruments were used in this study those are; the researcher, recorder, note and Holle and Nothofer words list. The results of the study indicate that there are five kinds of prefixes found in Batumadeg dialect, namely {me-}, {ke-}, {n-}, {si-}, and {a-} and six kinds of suffixes: {-ang}, {-an}, {-in}, {-ne}, {-e}, and {-n}. There are four kinds of prefixes: {me}, {ke-}, {n-}, and {si-}, and one kind of suffixes: {-ang} which belong to derivational morphemes. In addition, three kinds of prefixes: {n-}, {me-} and {e-}, and five kinds of suffixes: {-ne}, {in}, {-an}, {-e}, and {-n} belongs to inflectional morphemes. keyword : derivational morphemes, inflectional morphemes, prefixes, suffixes
EFL LEARNING ACTIVITIES BASED ON THE 2013 CURRICULUM AT THE SENIOR VOCATIONAL SCHOOL ., Ni Nyoman Pradnyani Prawira; ., Prof. Dr. Dewa Komang Tantra, M.Sc.; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.18783

Abstract

Tujuan penelitian adalah 1) untuk mengevaluasi perencanaan kegiatan belajar oleh guru, 2) untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan belajar oleh guru, dan 3) kendala dalam perencanaan dan implementasi pembelajaran di SMK Negeri 1 Sawan. Digunakan tiga instrument untuk mengumpulkan data, yaitu 1) rencana pelajaran yang disiapkan oleh guru, 2) daftar observasi yang digunakan untuk menilai kemampuan guru dalam melaksanakan kekegiatan pembelajaran 3). wawancara mendalam untuk mengidentifikasi kendala dalam perencanaan serta pelaksanaanya didalam kelas. Hasil menunjukkan bahwa guru mampu merancang dan melaksanakan rencana berdasarkan rencana kegiatan pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013. Namun terdapat kendala yang dihadapi oleh guru. Kendala perencanaan ditemukan pada 1) menyatakan kompetensi dasar, 2) menyatakan tujuan pembelajaran dan 3) menyesuaikan kegiatan pemebelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik. Kesulitan yang ditemukan dalam melaksanakan rencana pelajaran tersebut, terutama dalam 1) melaksanakan kegiatan pembelajaran disesuaikan dengan konteks pembelajaran, perbedaan siswa, tujuan belajar, dan pengetahuan siswa sebelumnya, dan 2) melaksakan apersepsi pembelajaran dan menjelaskan tujuan pembelajaran kepada siswa 3) ketidakmampuan menggunakan media untuk membuat pesan informatif 4) ketidakmampuan untuk menjaga antusiasme siswa. Guru EFL disarankan untuk mempelajari pedoman Kurikulum 2013 dan bekerja kolaboratif dengan guru EFL lainnya.Kata Kunci : perencanaan, pengimplementasian, kendala The research aimed at 1) evaluating the teachers’ learning activities planning, 2) evaluating the teachers’ learning activities implementation, and 3) identifying and understanding the teachers’ constraints in EFL learning activity planning and implementation at the Senior Vocational School 1 Sawan. The three instruments administered to collect the data were namely 1) lesson plans prepared by the EFL teachers, 2) an observation checklist used to analyze the teachers’ ability in implementing such lesson plans, and 3) an in-depth interview for identifying constraints in planning as well implementation in the classrooms. The obtained data were analyzed descriptively for instructional meanings. The result shows the EFL teachers were able to design and implement such lesson plans based on the 2013 Curriculum. However, they were confronted with constraints. The planning constraints were found in 1) stating the basic competence, 2) stating the learning objectives and 3) designing learning adjusted to students’ characteristics. The difficulties were found in implementing such lesson plans, especially in 1) implementing learning activities adjusted to learning contexts, students’ differences, learning goals, and students’ prior knowledge, and 2) implementing the learning apperception and explaining the learning objectives to students’ 3) inability to use the media to create informative message 4) inability to maintain students enthusiasm. The EFL teachers are suggested to study the 2013 Curriculum guidelines and work collaborative with other EFL teachers.keyword : planning, implementing, constraint
An Analysis of Grammatical Errors Committed by the Eighth Semester Students of English Language Education at Ganesha University of Education in Writing Research Proposals ., Ni Putu Trisna Sari Putri; ., Drs. I Wayan Suarnajaya,MA., Ph.D.; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.18785

Abstract

Karya tulis ilmiah adalah jenis karya tulis yang digunakan untuk memberi informasi mengenai penelitian yang telah dilakukan oleh seorang peneliti. Di dalam proses menulis, ada beberapa aspek penting yang harus diperhatikan oleh penulis. Salah satunya adalah tata bahasa. Aspek ini memiliki peran yang penting di dalam menulis karena tata bahasa mengkrontrol struktur dari setiap kalimat dengan tujuan untuk menujukkan kualitas dari tulisan tersebut. Faktanya, kesalahan tata bahasa masih dilakukan oleh siswa yang mempelajari bahasa Inggris untuk bahasa asing di dalam tulisannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis dan sumber-sumber dari tata bahasa yang dilakukan oleh siswa dari pendidikan bahasa inggris di Universitas Pendidikan Ganesha dalam menulis proposal skripsi. Sebanyak 24 proposal diambil oleh peneliti sebagai sumber data dalam penelitian ini. Di dalam menganalisis jenis-jenis kesalahan tata bahasa, sebanyak dua teori digunakan oleh peneliti diantaranya adalah teori dari Dulay, Burt & Krashen (1982) dan Zarahweh (2012). Ditemukan bahwa ada 1454 kesalahan yang secara umum dibagi ke dalam empat jenis kesalahan. Kesalahan yang paling sering dilakukan oleh siswa di dalam proposal skipsinya adalah penghilangan kata (44.9%), diikuti oleh kesalahan pembentukan kata (17.9), penambahan kata (34.7%), dan kesalahan penyusunan kata (2.6%). Kesalahan-kesalahan itu disebabkan oleh dua faktor yaitu interlingual dan intralingual. Dari total jumlah kesalahan, faktor intralingual menempati faktor tertinggi yang mempengaruhi siswa dalam melakukan kesalahan-kesalahan.Kata Kunci : Proposal Skripsi, Kesalahan Tata Bahasa, Jenis Kesalahan, Sumber Kesalahan Scientific writing is a kind of writing used to share information about a study that has been conducted by a researcher. In the process of writing, there are several important aspects that should be considered by a writer. One of those aspects is grammar. It has important role in the writing because it controls every structure of sentences in order to show the quality of the writing. In fact, grammatical errors are still committed by EFL students in their writings especially in writing thesis proposal as a part of scientific writing. This study aimed at analyzing types and sources of grammatical errors committed by the eighth semester students of English Language Education at Ganesha University of Education in writing thesis proposals. There were 24 proposals taken by the researcher as the sources of data in this study. In analyzing the types of grammatical errors, there were two theories employed the researcher such as the theories from Dulay, Burt & Krashen (1982) and Zarahweh (2012). It was found that there were 1454 errors which generally divided into four types of errors. The most common errors committed by the students in their thesis proposals were omission (44.9%), followed by misformation (17.9%), addition (34.7%), and misordering (2.6%). Those errors were caused by two factors namely interlingual and intralingual. From the total number of errors, the intralingual factor played the highest factor affecting the students in committing errors. Keywords : Thesis Proposal, Grammatical Error, Type of Error, Sources of Errorkeyword : Thesis Proposal, Grammatical Error, Type of Error, Sources of Error