Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Manajemen Produksi Konten Program Dakwah Ngalah TV Melalui You Tube Di Pondok Pesantren Ngalah M. Hidayatulloh; Alfian Adi Saputra; Fauziyah Rahmawati
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 4 No. 1 (2023): Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen produksi konten program dakwah channel youtube Ngalah TV sebagai media dakwah di Pondok Pesantren Ngalah Pasuruan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan studi deskriptif. Penelitian ini dilakukan di pondok pesantren ngalah dalam berdakwah melalui media social you tube. Analisa data diperlukan dalam penelitian ini adalah dengan cara melakukan penafsiran secara deskriptif terhadap data yang telah didapatkan. Tahap analisis data dalan penelitian kualitatif secara umum dimulai sejak pengumpulan data yaitu: a. Reduksi data, yang diartikan sebagai proses pemilihan, pemusatan perhatian pada penyederhanaan, pengabstrakan dan transformasi data kasar yang muncul dari catatan-catatan tertulis dilapangan. b. Penyajian data (display data) yang diperoleh dilapangan terkait permasalahan dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan teks naratif. c. Penarikan kesimpulan serta verifikasi. Adapun pengumpulan data pada penelitian ini yaitu hasil daripada menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sunber, baik itu data primer maupun data sekunder yang telah terkumpulkan pada penelitian ini.
Strategi Public Relation Dalam Menjalin Relasi Kekeluargaan Antar Stakeholder Di Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung Syariah Jawa Timur Rosida; Diah Retno Ningsih; Alfian Adi Saputra; M. Hidayatulloh; Fauziyah Rahmawati
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 5 No. 1 (2024): Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang strategi Public Relation dalam menjalin relasi kekeluargaan antar stakeholder di Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung Syariah Jawa Timur, dengan pokok masalah bagaimana strategi Public Relation dalam menjalin relasi kekeluargaan antar stakeholder, dan apa saja faktor penghambat serta pendukung dari strategi Public Relation. Dengan tujuan untuk mengetahui strategi Public Relation KAN Jabung Syariah Jawa Timur dalam menjalin relasi kekeluargaan antar stakeholder dan untuk mengetahui faktor penghambat serta faktor pendukung Public Relation dalam menjalankan stateginya. Jenis penelitian ini tergolong penelitian kualitatif, dengan pendekatan analisis deskriptif dan peneliti sebagai instrument utama yang turun untuk mencari data, dalam pencarian data peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pada analisis data, penelitian ini memiliki alur reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini berupa strategi Public Relation dengan selalu aktif dalam ber-media sosial, meningkatkan intensitas komunikasi, mengadakan pertemuan antar anggota, memilih dan memfilterisasi stakeholder prioritas dan mengadakan program kegiatan yang melibatkan dua stakeholder untuk menciptakan loyalitas anggota dan good image untuk perusahaan. Program yang disusun bukan hanya program yang berorientasi pada kepentingan perusahaan, melainkan KAN Jabung Syariah juga mengadakan program yang bersifat edukatif dengan mengedepankan kebutuhan anggota. Relasi yang tercipta antara karyawan dengan anggota terjalin dengan baik, namun relasi antara karyawan dengan karyawan masih belum optimal, sehingga diperlukan perbaikan dan pengembangan program untuk meningkatkan relasi kekeluargaan antara karyawan. Mengingat bahwasannya relasi kekeluargaan merupakan suatu jalan penting dan sangat efektif untuk menumbuhkan citra positif dan kepercayaan masyarakat kepada perusahaan, sehingga Public Relation sebagai pemangku tanggung jawab atas hal tersebut perlu untuk memperhatikan dengan menyusun strategi untuk meningkatkan relasi kekeluargaan baik antara stakeholder eksternal maupun stakeholder internal. Faktor penghambat dari realisasi strategi Public Relation adalah belum adanya jadwal dari kegiatan atau program secara sistematis, dan faktor pendukung adalah kerjasama antar karyawan dan juga keramahan anggota.
Strategi Dakwah Ustadz Hanan Attaki Dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan Pada Akun Youtube @HananAttaki M. Hamdan Yuwafik; Nuriyah Nazilah; Alfian Adi Saputra; M. Hidayatulloh; Fauziyah Rahmawati
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 6 No. 1 (2025): Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/ittishol.v6i1.3018

Abstract

Perubahan sosial yang terjadi dapat menjadi pengaruh adanya perkembangan di era teknologi masa kini. Dimana media sosial merupakan salah satu karakteristik dari perkembangan teknologi tersebut. Adanya perkembangan teknologi, dakwah yang dilakukan di media sosial mempunyai daya tarik yang amat kuat untuk masyarakat modern terutama bagi generasi milenial. Media sosial youtube merupakan media massa yang begitu populer pada masa kini, sehingga adanya fenomena ini banyak sekali masyarakat muslim yang menggunakan serta memanfaatkan media sosial untuk aktifitas dakwah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui bagaimana strategi dakwah yang dilakukan Ustadz Hanan Attaki dalam berdakwah melalui media youtube pribadinnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kualitatif dengan teori strategi dakwah untuk dapat mengetahui strategi dakwah yang efektif dalam berdakwah di media youtube. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya karakter da’i dalam melihat kondisi dari kebiasaan mad’u, menyusun pesan dakwah, dan peningkatan media dakwah di sosial media dalam membentuk karakter kepemimpinan. Adanya bentuk dari strategi dakwah sentimentil (al-manhaj al-athifi) yang menggerakkan hati dan strategi dakwah rasional (al-manhaj al-aqli’) yang mengajak mad’unya untuk berfikir serta mengambil hikmah dari pelajaran. Strategi dakwah inilah yang dilakukan Hanan Attaki untuk mengembangkan dakwah melalui sosial media youtube. Sehingga banyak pula subscriber yang ikut aktif dalam kegiatan dakwahnya.
Komunikasi Multikultural Suku Madura Dan Suku Tengger Dalam Membangun Kearifan Lokal di Kabupaten Malang Muhammad Hamdan Yuwafik; Ainatul Khoiroh; M. Hidayatulloh; Alfian Adi Saputra; Fauziyah Rahmawati
Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Al-Ittishol: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/ittishol.v7i1.4500

Abstract

Penelitian ini mengkaji komunikasi antara Suku Madura dan Suku Tengger dalam mendukung pengembangan kearifan lokal di Kabupaten Malang. Keberagaman kearifan lokal mencakup budaya, agama, ras, bahasa, suku, tradisi, dan lain-lain. Metode yang diterapkan ialah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini adalah: 1). Komunikasi multikultural antara kedua suku menunjukkan pola interaksi yang mengarah pada asimilasi dan akulturasi budaya, 2). Walaupun mereka memiliki bahasa ibu yang berbeda (bahasa Madura dan bahasa Tengger), Bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat komunikasi utama, 3). Kearifan lokal yang diteruskan oleh kedua suku, seperti nilai-nilai kerjasama, musyawarah, dan saling menghargai, berfungsi sebagai dasar yang kuat untuk membangun hubungan yang harmonis, 4). Tokoh masyarakat dan pemimpin adat dari kedua suku memiliki peran penting dalam membantu komunikasi dan menyelesaikan perselisihan. Dalam masyarakat yang beragam budaya, diperlukan kebijaksanaan dan kesadaran akan keberagaman saling menghormati perbedaan yang ada. Pengembangan identitas bersama melalui komunikasi multikultural secara bertahap sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Malang, di mana keberagaman etnis dianggap sebagai aset, bukan sebagai hambatan. Hal ini memperkuat rasa kepemilikan dan solidaritas di tengah masyarakat yang memiliki berbagai budaya.
Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan pada UMKM Berdasarkan SAK EMKM pada CV. Lancar Jaya Unggas Nur Rohmad Nuzil; M. Sholihun; M. Hidayatulloh; Alfian Adi Saputra; Muhammad Hamdan Yuwafik; Fauziyah Rahmawati
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Khidmatuna: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu Mitra UMKM CV. Lancar Jaya Uanggas yang bergerak di bidang penjualan daging ayam broiler di daerah Malang, Jawa Timur, untuk menyusun laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM yang telah ditetapkan IAI per 1 Januari 2018. Berdasarkan karakteristik masalah yang diangkat oleh penulis, maka pengabdian ini diklarifikasikan sebagai penelitian kualitatif deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh langsung dari pihak UMKM seperti data hasil wawancara dengan pihak UMKM serta data berupa informasi berupa bukti-bukti transaksi-transaski keuangan selama satu periode. Sedangkan untuk data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, internet yang mendukung penelitian ini. Luaran wajib dari hasil Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah laporan pengabdian masyarakat. Metode yang dipakai dalam kegiatan ini adalah metode pendampingan langsung penyusunan laporan keuangan Mitra. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penjelasan mengenai bagaimana menyusun laporan keuangan UMKM sesuai dengan Standar Akuntansi EMKM, sehingga Mitra dapat mempraktekkan langsung membuat laporan keuangannya untuk di distribusikan kepada pihak pemegang kepentingan (stakeholder).
Pendampingan Penggunaan Metode Qawaid Wa Al-Tarjamah dalam Pembelajaran Ilmu Nahwu di Pesantren Luhur Alhusna Surabaya Muhammad Hamdan Yuwafik; Ahmad Nuruddin; M. Hidayatulloh; Alfian Adi Saputra; Fauziyah Rahmawati
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Khidmatuna: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/khidmatuna.v5i1.2217

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses penerapan metode Qawaid wa al-Tarjamah dalam pembelajaran ilmu nahwu dan problematika yang dihadapi dalam pembelajaran ilmu nahwu menggunakan metode Qawaid wa al-Tarjamah di Pesantren Luhur Alhusna Surabaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif serta penyajian data analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwasanya pembelajaran ilmu nahwu menggunakan metode Qawaid wa al-Tarjamah di Pesantren Luhur Alhusna Surabaya dilakukan dengan membaca kitab, menerjemahkan, menjelaskan maksud bacaan, memberikan contoh, mengi’robi dan evaluasi pembelajaran. Banyak sekali problematika yang terjadi dalam pembelajaran ilmu nahwu tersebut diantaranya adalah dalam aspek kebahasaan yaitu i’rob, pola kalimat dan perubahan harakat di setiap lafadznya dan dalam aspek non kebahasaan yang berhubungan dengan santri diantaranya adalah kurangnya minat dan motivasi santri, kemampuan santri, pengaruh teman, malas belajar, kurang bisa management waktu, kurangnya sumber dan media belajar, kurangnya fasilitas, lingkungan yang kurang mendukung dan beraneka latar belakang pendidikan santri. Poblematika yang berhubungan dengan guru adalah kurangnya hubungan timbal-balik (komunikasi) antara guru dan santri, lingkungan yang kurang mendukung, kemampuan santri yang heterogen, dan terbatasnya alokasi waktu.
Pelatihan Maharah Kitabah Menggunakan Tracing Method Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab di Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang Ahmad Nuruddin; Muhammad Hamdan Yuwafik; Elok Rufaiqoh; Alfian Adi Saputra; M. Hidayatulloh; Fauziyah Rahmawati
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Khidmatuna: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/khidmatuna.v5i2.3049

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pelatihan tracing method dalam pembelajaran maharah kitabah serta problematika yang dihadapi oleh mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab (PBA) di Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, serta dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwasanya pembelajaran maharah kitabah menggunakan tracing method di Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang dilakukan dengan melalui 4 tahapan, yaitu: 1) perencanaan, dilakukan selama 1 kali dalam seminggu, dan berlangsung selama 4 minggu, hal ini dilakukan pada jam 14.00 hingga 15.00. 2) isi materi, pembelajaran 6 macam khot, yaitu naskhi, riq’ah, diwani, diwani jali, tsulus, dan kufi. 3) cara pembelajaran, menggunakan tracing method dengan kertas transparan untuk melatih dalam menjiplak tulisan khot. 4) evaluasi, dilakukan dengan cara menulis ulang kata atau kalimat yang telah dipelajari menggunakan tracing method secara langsung. Dalam penggunaan tracing method ini beberapa masih memiliki problematika dalam pembelajarannya, seperti halnya waktu pembelajaran yang terlalu singkat dan kurangnya pembiasaan dikarenakan waktu pelatihan yang relative cepat, serta materi khot yang terlalu banyak, sehingga pelatihan ini membutuhkan waktu lebih untuk bisa maksimal.
Pendampingan Penguatan Nilai Moderasi Beragama Pada Mahasiswa Di Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang Muhammad Hamdan Yuwafik; Ahmad Nuruddin; Diah Retno Ningsih; Alfian Adi Saputra; M. Hidayatulloh; Fauziyah Rahmawati
Khidmatuna: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Khidmatuna: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51339/khidmatuna.v7i1.4901

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat nilai moderasi beragama (religious moderation) pada mahasiswa di IAI Sunan Kalijogo Malang melalui pendekatan pendampingan partisipatif (participatory mentoring approach). Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 27 Desember 2025 di Aula IAI Sunan Kalijogo Malang dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi sebagai peserta utama. Pendampingan menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu Muhammad Hamdan Yuwafik, Moh Muslimin, dan Dr. H. Ahmad Syauqi. Metode pelaksanaan menggunakan seminar edukatif, dialog interaktif (interactive dialogue), Focus Group Discussion (FGD), dan refleksi sosial (social reflection). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai nilai moderasi beragama yang meliputi toleransi (tolerance), komitmen kebangsaan (national commitment), anti-kekerasan (anti-violence), dan penghormatan terhadap budaya lokal (accommodative to local culture). Selain itu, mahasiswa menunjukkan perubahan sikap yang lebih inklusif dalam komunikasi sosial dan kehidupan organisasi kampus. Kegiatan ini juga menghasilkan komitmen mahasiswa untuk mengimplementasikan nilai moderasi beragama melalui budaya diskusi yang toleran, literasi digital (digital literacy), dan pengembangan komunitas moderasi beragama di lingkungan kampus. Dengan demikian, pendampingan penguatan nilai moderasi beragama mampu menjadi model edukasi berkelanjutan dalam membentuk karakter mahasiswa yang moderat, toleran, dan berorientasi pada penguatan harmoni sosial di tengah masyarakat multikultural Indonesia.