Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas X SMA pada Materi Barisan Aritmetika Prameswari, Annisa Dyah; Abadi, Agung Prasetyo
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v9i2.3954

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis adalah kemampuan yang penting untuk dimiliki oleh siswa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas X mengenai materi barisan aritmetika. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan tiga siswa dipilih dari 36 siswa kelas X di salah satu SMAN di Karawang. Pemilihan subjek dilakukan berdasarkan kriteria kemampuan yang bervariasi, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Data yang dikumpulkan melalui instrumen tes dan non-tes (wawancara), kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa masih tergolong rendah. Siswa dengan kategori tinggi hanya tidak memenuhi indikator memeriksa kembali, siswa dengan kategori sedang hanya memenuhi dua indikator yaitu menyusun rencana dan melaksanakan rencana, dan siswa kategori rendah hanya melaksanakan rencana dengan hasil yang diperoleh kurang tepat.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) Safitri, Alfiyyah Hana; Abadi, Agung Prasetyo
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 1 (2025): EDISI APRIL 2025
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v9i1.457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa melalui model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Untuk menjawab rumusan masalah penelitian, penulis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimen. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Eksperimental Design dengan bentuk The One Group PreTest-PostTest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Rengasdengklok. Pengambilan sampel tidak dipilih secara random dengan menggunakan Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa instrument tes kemampuan berpikir kreatif matematis yang diberikan sebelum dilakukan sebuah treatment (Pretest) dan setelah (Posttest) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data yang sudah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kuantitatif untuk di uji hipotesisnya dengan teknik analisis data terhadap dua sampel dependen yakni menggunakan uji Wilcoxon, dan uji data N-Gain. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa melalui model pembelajaran Project Based Learning (PjBL).
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Cahyana, Yaya; Lestari, Karunia Eka; Abadi, Agung Prasetyo
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 3.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan bagian penting dari kurikulum matematika karena memungkinkan siswa memperoleh pengalaman menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang mereka miliki untuk memecahkan masalah yang tidak biasa. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII masih tergolong rendah. Ini disebabkan oleh beberapa faktor berikut: (1) tahap pemahaman masalah, siswa belum sepenuhnya memahami masalah materi sistem persamaan linear dua variabel, (2) tahap merencanakan penyelesaian, siswa mengalami kesulitan dalam menulis strategi atau rencana untuk menyelesaikan masalah, (3) tahap penyelesaian, siswa gagal melakukan proses perhitungan dengan benar dan tidak menemukan solusi yang tepat, dan (4) tahap pengecekan, siswa hanya mengulangi masalah sampai mereka menemukan solusi tanpa memeriksa masalah sebelumnya. Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan analisis menyeluruh tentang bagaimana kemampuan siswa untuk memecahkan masalah matematis pada materi sistem persamaan linear dua variabel yang didasarkan pada langkah-langkah Polya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas VIII K SMPN 1 Kotabaru dan diambil tiga siswa terpilih. Pengambilan data diperoleh dari pemberian instrumen soal tes kemampuan pemecahan masalah berupa soal cerita SPLDV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua siswa sudah mampu memahami apa yang dimaksud dari soal tersebut. Pada tahap merencanakan masalah terdapat dua siswa yang mampu merencanakan. Berikutnya pada tahap menyelesaikan masalah hanya satu siswa yang mampu menyelesaikan masalah dengan benar. Terakhir pada tahap memeriksa kembali hanya satu siswa yang dapat memberikan kesimpulan yang valid berdasarkan hasil yang diperoleh sebelumnya.
Analisis Kemandirian Belajar pada Matematika Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Klari Dzimar, Marsha Difa; Abadi, Agung Prasetyo
Didactical Mathematics Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v7i2.14144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana siswa sekolah menengah pertama menjalani proses belajar matematika secara mandiri. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dipadukan dengan metode deskriptif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan melibatkan 46 siswa yang terdaftar sebagai peserta didik kelas VIIF di SMP Negeri 3 Klari pada tahun ajaran 2024/2025. Dalam penelitian ini, kuesioner kemandirian belajar yang terdiri dari 24 pernyataan dan mencakup 9 indikator diberikan langsung kepada peserta penelitian. Berdasarkan hasil analisis terhadap jawaban dari 46 siswa, ditemukan bahwa rata-rata tingkat kemandirian belajar matematika siswa mencapai 70,40%. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa di SMP Negeri 3 Klari telah memiliki kemampuan belajar secara mandiri. Meskipun demikian, pengembangan lebih lanjut tetap diperlukan melalui dukungan dari orang tua maupun proses pendidikan di sekolah.
Analisis Self-Confidence Siswa SMA Kelas XI dalam Pembelajaran Matematika Juliana, Intan Wahyuni; Abadi, Agung Prasetyo
Didactical Mathematics Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/dm.v7i2.14145

Abstract

Self-confidence is important for learning because it makes individuals more optimistic during the learning process. This study aims to analyze and measure the average ratio of self-confidence levels among students of class XI.B at SMA Negeri 1 Klari in learning mathematics. A qualitative approach was employed, and a case study was conducted on 34 students from class XI.B. The sampling technique used in this research was purposive sampling. The research instrument was a non-test instrument, and the data collection technique involved a questionnaire. The results showed a percentage of 80.07% for the first indicator, 81.39% for the second indicator, 78.00% for the third indicator, and 78.43% for the fourth indicator. These findings indicate that the self-confidence of class XI.B students in learning mathematics is generally at a fairly good level.
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Aljabar Ditinjau dari Gaya Belajar Maiyada, Annisa; Abadi, Agung Prasetyo
Polinomial : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jp.v4i4.2603

Abstract

Awareness of the importance of paying attention to learning styles in improving students' mathematical communication skills forms the background to this study. Because each student has a unique learning style, this affects the way they think, understand, and communicate mathematical concepts, especially in algebra. The purpose of this study was to analyze the mathematical communication skills of eighth-grade junior high school students in algebra material as viewed from the VARK learning styles (visual, auditory, read/write, and kinesthetic). The method used was qualitative research with a descriptive approach. This study involved 36 eighth-grade students at a public junior high school in Karawang, which was conducted over two days in the middle of the even semester of the 2024/2025 academic year. The research subjects were selected based on the dominance of one learning style type, with each type represented by one student who had the highest score and good communication skills. The research instruments consisted of three essay questions to measure mathematical communication skills, a learning style questionnaire, and interview guidelines. The results showed that students' mathematical communication skills based on the VARK learning style were generally classified as very good, with an overall average score of 93.7 and success in completing all the indicators tested. Each learning style had its own characteristics. Overall, this study indicated that a learning approach tailored to students' learning styles could improve their mathematical communication skills.
Hubungan Resiliensi Matematis dengan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII Nurkhodijah, Siti; Abadi, Agung Prasetyo
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 3 (2025): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v5i3.1873

Abstract

Resiliensi matematis adalah perilaku positif yang membantu siswa mengatasi kesulitan dan tekanan ketika menghadapi masalah matematika yang sulit dipecahkan. Untuk dapat memecahkan masalah matematika dengan baik, diperlukan sikap mental yang positif. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengkaji adanya keterkaitan antara resiliensi matematis dengan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan metode korelasional. Seluruh siswa kelas VIII di salah satu SMP di Kabupaten Karawang menjadi populasi pada penelitian ini, sedangkan sebanyak 62 siswa dijadikan sampel melalui teknik cluster random sampling. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui angket resiliensi matematis dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Data angket diubah melalui teknik Method of Successive Intervals (MSI) sebelum diuji normalitasnya. Uji Rank Spearman digunakan untuk melakukan analisis korelasi karena data tidak memenuhi asumsi normalitas. Penelitian ini memberikan hasil bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara resiliensi matematis dengan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, dengan nilai korelasi 0,268 dan signifikansi 0,035 (p < 0,05). Artinya, peningkatan resiliensi matematis sejalan dengan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, begitupun sebaliknya. Kesimpulannya, siswa dengan tingkat resiliensi matematis yang lebih tinggi cenderung memiliki kemampuan pemecahan masalah yang baik, meskipun tingkat korelasinya tergolong lemah. 
Fun Math Learning For Elementary School Students Through Interactive Puzzle Media Ramlah, Ramlah; Riana, Nancy; Abadi, Agung Prasetyo
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 6 No 1 (2022): Supremum Journal of Mahematics Education
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/sjme.v6i1.5775

Abstract

Amid the covid-19 pandemic, teachers and students should undergo an educational transformation which suddenly force them to embrace digital learning to support an online mode of teaching. In mathematic context, teachers can make use of interactive puzzle media as one of the digital tools that may stimulate activeness, mathematical understanding, and fun math learning for students. The purpose of this study is therefore to unearth the students’ reception during mathematics instruction using the media. This descriptive qualitative research involved 30 first graders of elementary school in West Java, Indonesia and employed questionnaire, interview, and video-based observation to collect the data. The research findings showcase that learning mathematics using interactive puzzle media is enjoyable for students, and there is a strongly positive response from 80% of them which can be seen from the activeness and enthusiasm demonstrated during the learning process. It further indicates that the application of interactive puzzle media increases students' confidence, fosters learning motivation, develops self-reliant learning, and provides clearer understanding of  recognizing the concept of numbers and recognize the concept of numbers and geometric shapes. With these specialties, interactive puzzle would be appropriate instructional media and technology for learning. Interactive puzzle media can be accessed online through http://bit.ly/MediaPuzzleInteraktif
MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL TRIGONOMETRI: SEBUAH PENGEMBANGAN UNTUK PENCAPAIAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SEKOLAH KEJURUAN Ramlah, Ramlah; Hidayati, Nita; Hanifah, Hanifah; Abadi, Agung Prasetyo; Nur, Iyan Rosita Dewi; Julistiwa, Vanessa Rahmawati; Roesdiana, Lessa
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 14, No 3 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v14i3.10965

Abstract

Pembelajaran trigonometri di SMK masih terkendala rendahnya kemampuan pemahaman konsep, minat belajar, dan keterbatasan media digital interaktif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran digital “jam sinchan” untuk memfasilitasi pencapaian kemampuan pemahaman konsep trigonometri siswa SMK program keahlian Teknik Mesin di Kabupaten Karawang. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE, melibatkan 20 siswa kelas XI. Instrumen penelitian mencakup lembar validasi ahli media dan materi, angket respon siswa, observasi keterlaksanaan, serta tes uraian pemahaman konsep. Hasil validasi menunjukkan media dinyatakan sangat layak dengan skor 96% dari ahli media dan 92% dari ahli materi. Respon siswa juga sangat positif dengan persentase minat belajar 88,33%, kemudahan pemahaman 90%, dan kemudahan penggunaan 76,67%, sehingga total respon mencapai 84,38%. Dengan demikian, media “jam sinchan” terbukti valid, praktis, dan efktif untuk memfasilitasi pencapaian kemampuan pemahaman konsep trigonometri sekaligus menciptakan pembelajaran yang lebih menyenangkan.Trigonometry learning in vocational high schools (SMK) still encounters challenges such as limited conceptual understanding, low learning interest, and the lack of interactive digital media. This study aims to develop a digital learning medium called “Jam Sinchan” to facilitate students’ attainment of conceptual understanding in trigonometry within the Mechanical Engineering program at a vocational high school in Karawang Regency. The research employed a research and development method using the ADDIE model with a sample of 20 eleventh-grade students. The instruments included validation sheets from media and material experts, student response questionnaires, observation sheets, and a conceptual understanding test. The validation results indicated that the media was categorized as highly feasible, with scores of 96% from media experts and 92% from material experts. Student responses were also highly positive, with percentages of 88.33% for learning interest, 90% for ease of understanding, and 76.67% for ease of use, yielding an overall feasibility score of 84.38%. Thus, “Jam Sinchan” is valid, practical, and effective in supporting students’ conceptual understanding of trigonometry while creating a more engaging learning experience.