Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

KRITIK SOSIAL DALAM PUISI “KARANGAN BUNGA” KARYA TAUFIK ISMAIL Krisna, Avni Amelia Putri; Qur'ani, Hidayah Budi
Jurnal Edukasi Khatulistiwa : Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.515 KB) | DOI: 10.26418/ekha.v4i2.44480

Abstract

AbstractLiterary work, especially poetry, is an effective form of work in delivering social criticism. Literary works often describe the social reality that exists around the author's environment. Taufik Ismail's literary works carry a lot of themes that are full of social criticism in the life problems of the Indonesian people. In addition to the theme of social criticism, Taufik Ismail's poetry literature also focuses on moral, social, political, cultural, love, and religious themes. The objective of this research is to describe the social criticism contained in the poem "Karangan Bunga" by Taufik Ismail. This type of research used to examine the poetry text "Karangan Bunga" by Taufik Ismail is a qualitative descriptive study. The data source used was a poem by Taufik Ismail entitled "Karangan Bunga" which was published in 1966. The results of the study obtained the following conclusions: 1) social criticism of the government, 2) social criticism of security forces, and 3) social criticism as symbol of grief of the people.  AbstrakKarya sastra khususmya puisi, merupakan salah satu bentuk karya yang efektif dalam penyampaian kritik sosial. Karya sastra seringkali mengambarkan tentang realitas sosial yang ada di sekitar lingkungan pengarang. Karya sastra Taufik Ismail banyak mengangkat tema-tema yang sarat dengan kritik sosial dalam masalah kehidupan rakyat Indonesia. Selain tema tentang kritik sosial, karya sastra puisi karya Taufik Ismail juga mengangkat tema moral, sosial, politik, budaya, percintaan, dan agama.  Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu mendeskripsikan kritik sosial yang terdapat dalam puisi “Karangan Bunga” karya Taufik Ismail. Jenis penelitian yang yang digunakan untuk mengkaji teks puisi “Karangan Bunga” karya Taufik Ismail adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah puisi karya Taufik Ismail yang berjudul “Karangan Bunga” yang diterbitkan pada tahun 1966. Hasil penelitian memperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1) kritik sosial terhadap pemerintah, 2) kritik sosial terhadap aparat keamanan, dan 3) kritik sosial sebagai lambang duka rakyat.
HEGEMONI TOKOH NYAI SUKU DALAM NASKAH DRAMA GENERASI TERAKHIR KARYA GEPENG NUGROHO Fibiani, Mufadila; Qur'ani, Hidayah Budi
Jurnal Pena Indonesia Vol 6 No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpi.v6n1.p71-86

Abstract

Gaya Bahasa Kiasan dalam Antologi Puisi Langit Air Langit Basah karya Akhmad T. Bacco Sahari, Anggitha Cubie; Qur'ani, Hidayah Budi
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 9 No 2 (2024): Edisi November 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v9i2.2241

Abstract

Puisi merupakan salah satu karya sastra yang menggunakan gaya bahasa dalam proses penyampaian pesannya. Selain sebagai penyampai pesan, gaya bahasa pada puisi bertujuan juga untuk aspek estetis kebahasaan. Berkaitan dengan hal tersebut, penelitian ini membahas gaya bahasa kiasan dalam antologi puisi Langit Air Langit Basah karya Akhmad T. Bacco. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori Gerys Keraf. Teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif analisis. Hasil penelitian ditemukan 9 jenis gaya bahasa kiasan menurut keraf, 9 jenis gaya bahasa tersebut antara lain gaya bahasa simile, gaya bahasa metafora, gaya bahasa personifikasi, gaya bahasa alusi, gaya bahasa hipalase, gaya bahasa sindiran, gaya bahasa sarkasme, gaya bahasa inuendo, dan gaya bahasa satire.
Kajian Strukturalisme dalam Puisi Surat dari Ibu Karya Asrul Sani Rahmah, Syarifah; Qur'ani, Hidayah Budi
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.404 KB) | DOI: 10.29240/estetik.v4i1.2368

Abstract

This study uses the object of the literary work of poetry "Surat Dari Ibu", by Asrul Sani by using structuralism studies. The purpose of this study is to describe the physical elements and mental elements as a whole which allows to provide new knowledge to the reader. This study uses a qualitative approach to the method of content analysis in poetry. The results obtained in the physical structure of the poem there are 2 dictions related to the choice of words used by the poet. Images / images found 3 images related to the human senses. In concrete words there are 2 related to the overall meaning of the word. There are 2 styles of language, namely comparative figure of speech and affirmation figure of speech. Rima uses free rhyme in his poetry. The last physical element is typography, the poet uses typography in upper and lower case letters and full punctuation in his poetry. The inner element contained in the poem Surat Dari Ibu, Asrul Sani's first work, is the theme of finding a stanza related to the problems in poetry. Based on the tone found 2 tones. The inner element in feeling is found to be a sense of emotion and hope from a mother in the poem Surat Dari Ibu, by Asrul Sani. The last inner element is the mandate, there is one message that the poet wants to convey through his poetry
Penerapan Media Video Pembelajaran “Mahir Berpidato” Sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan Berpidato Siswa Ayuni, Prajna Paramita; Anggraini, Purwati; Qur'ani, Hidayah Budi
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 14 No. 3 (2025): Kode: Edisi September 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang diangkat pada artikel ini adalah kurangnya hasil belajar siswa dalam praktik berpidato, sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa, melalui media belajar berupa video pembelajaran. Penggunaan video pembelajaran yang berjudul “Mahir Berpidato” diharapkan dapat meningkatkan skor hasil belajar siswa, pada materi praktik berpidato. Penelitian ini berjenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan cara melakukan perencanaan pembelajaran di awal siklus, kemudian refleksi hasil pembelajaran yang dilakukan pada setiap akhir siklus untuk menentukan keberlanjutan atau tidaknya siklus. Penelitian dilakukan di SMAN 2 Blitar dengan sampel 40 siswa. Penelitian dilakukan pada tanggal 15 Maret-20 Mei 2022. Pengumpulan data dilaksanakan melalui pengamatan atau observasi terhadap proses pembelajaran dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian membuktikan bahwa penggunaan video pembelajaran “Mahir Berpidato” memberikan hasil belajar yang cukup memuaskan pada siklus pertama. Namun, nilai tertinggi yang didapatkan belum maksimal dan belum mencapai KKM. Untuk itu, diadakan siklus kedua untuk meningkatkan hasil belajar. Setelah dilanjutkan pada siklus kedua, hasil yang didapatkan cukup memuaskan sehingga dapat disimpulkan pada siklus, nilai materi berpidato siswa sudah mencapai KKM. Pada siklus kedua ini, keterampilan berpidato siswa sudah mengalami peningkatan, untuk itu tidak perlu melanjutkan penelitian ke siklus berikutnya. Kata Kunci: video mahir berpidato, keterampilan berpidato, media pembelajaran, SMA
Citra Perempuan dalam Dongeng “Nelayan dan Putrinya” Karya Lena D Qur'ani, Hidayah Budi; Candra Rahma Wijaya Putra; Fina Hiasa
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4651

Abstract

Citra merupakan salah satu bentuk filsafat eksistensialis, sangat penting dalam kehidupan manusia, mencakup proses visual, verbal, dan nonverbal. Pada penelitian ini berfokus pada dongeng yang menceritakan tokoh perempuan. Adapun dongeng yang dipilih berjudul “Nelayan dan Putrinya” karya Lena D diterbitkan tahun 1996. Dongeng “Nelayan dan Puterinya” merupakan salah satu cerita pilihan yang dimuat dalam majalah Bobo Edisi 50 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan feminisme yang berfokus pada penggambaran citra perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan teknik kepustakaan dan teknik baca-catat serta menggunakan metode membaca sebagai perempuan atau reading as a woman. Terdapat tiga bentuk citra perempuan yaitu citra fisik, psikis, serta sosial serta manfaat citra perempuan bagi pembaca anak-anak dalam dongeng “Nelayan dan Putinya” karya Lena D. Ketiga citra perempuan tersebut digambarkan melalui tokoh perempuan bernama Mutiara. Hal tersebut membuktikan bahwa sedari dini perempuan sudah dilabeli dengan citra tersebut. Adapun manfaat yang ditemukan pada penggambaran citra tokoh perempuan bagi pembaca diantaranya pemecahan stereotip gender, mendorong ambisi dan kepercayaan diri, dan membangun pemahaman tentang kesetaraan.
Experiences and Perceptions of Indonesian Language Education Study Program Students in Writing Folktales Qur'ani, Hidayah Budi; Putra, Candra Rahma Wijaya; Darmawan, Fajar Rizki; Anjarini, Elvina
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol. 54 No. 2 (2025): Technology and Innovation in Education
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v54i2.22571

Abstract

This study aims to understand how Indonesian Language Program students contribute to Indonesian literature through the Nusantara Literature curriculum. This research focuses on students' experiences, motivations, knowledge, and skills in influencing literature through Nusantara Literature. This research also reveals that the majority of students have a strong interest in literature, despite not having a strong background in literature. This research is a descriptive qualitative research. Qualitative descriptive research is research that. This research uses questionnaire data analysis which aims to describe students' experiences and perceptions in writing folklore. The subjects of this research were students of the Indonesian Language Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Muhammadiyah Malang. Students who became research subjects amounted to 28 people. The data collection techniques in this study are divided into two, namely primary data collection and secondary data. The data analysis technique in this research is thematic analysis to identify patterns from the questionnaire responses. This knowledge helps students understand local culture, improve their writing skills, and motivate them to be actively involved in literature through the Nusantara Literature curriculum. This research also highlights the importance of knowledge about literature, including its development, structure, and differences with modern literature. Students understand that literature is a unique component of the country's culture and history, and serves as a medium to teach moral and traditional values. The research also highlights the importance of creativity and motivation in literature, as it helps students develop ideas, understand the challenges of writing, develop their own genres, and motivate themselves to engage in literature. This leads to improved quality and creativity in writing, which ultimately contributes to the development of the Indonesian language.