Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Rancang Bangun Alat Pendeteksi Logam Berat pada Makanan Berbasis Arduino Rahman, Aditiya; Ikhsan, Akhmad Fauzi; Wiharso, Tri Arif
Fuse-teknik Elektro Vol 3 No 2 (2023): Fuse-teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jft.v3i2.3420

Abstract

Di Indonesia, produksi, impor, dan distribusi pangan harus mematuhi standar ketat yang mencakup kriteria keamanan, kualitas, dan gizi pangan. Peraturan ini mencakup penetapan ambang batas maksimum pencemaran logam berat., perusahaan makanan besar biasanya menggunakan sistem pendeteksian logam yang baik. Sebaliknya, industri makanan skala kecil dan menengah cenderung menghindari penggunaan sistem deteksi logam canggih karena biayanya yang besar. Tujuan penelitian ini agar terciptanya alat deteksi logam pada makanan yang dapat deterapkan oleh industri menengah kebawah. Pada alat ini menggunaan metode sistem koil seimbang. Bukaan tempat produk bergerak dikelilingi oleh tiga kumparan. Pada inti deteksi terdapat kumparan pemancar yang memancarkan sinyal yang menghasilkan medan elektromagnetik,.sehingga koil antar sisi penerima dapat menerima sinyal elektromagnetik yang dapat berubah ketika adanya gangguan logam yang melewatiya,  gangguan tersebut dapat diketahui dengan megukur tegangan keluaran pada pemerima sehingga metode ini cocok untuk peterapkan pada deteksi logam makanan. Logam yang sangat kecil merupakan tantangan bagi sensor untuk dibuat dengan sensitifitas yang sangat tinggi , sehingga keberadaan logam didalam makanan dapat dideteksi dengan baik. Berdasarkan hasil dari pengujian alat ini logam berjenis besi (Fe), Alumunium (Al), Timbal (Pb), dan Stainless (Ss) dengan ukuran masing-masing 0,1 gr, 0,2 gr, 0,3 gr, 0,4 gr, dan 0,5 gr dapat dideteksi dengan pembacaan beda  tegangan pada millvolt. Sistem komunikasi antara sistem pedeteksi dan penyortir bekerja sangat baik sesuai dengan cara kerja alat.
Rancang Bangun EKG Dengan Metode Segitiga Einthoven Berbasis IoT Juniawan, Ega Rizki; Susilawati, Helfy; Wiharso, Tri Arif
Fuse-teknik Elektro Vol 3 No 2 (2023): Fuse-teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jft.v3i2.3427

Abstract

EKG merupakan alat yang cukup besar, selain itu kebanyakan alat ini didapatkan dari import dan memiliki harga yang cukup mahal. Untuk itu dibuat rancang bangun EKG yang bersifat mobile yang dapat menampilkan bentuk kompleks PQRST jantung dan diambil dari satu lead standar tubuh untuk penggunaannya. EKG yang dibuat menggunakan sensor EKG (AD8232) yang dihubungkan dengan mikrokontroler NodeMCU ESP8266 dan hasilnya akan disimpan dalam database yang bisa diakses pada website. Monitoring sinyal EKG jantung dilakukan dengan pengukuran pada titik-titik permukaan tubuh menggunakan metode segitiga Einthoven berbasis IoT. Pengukuran dilakukan pada 10 pasien yang berbeda umur dan pengambilan dilakukan selama 60 detik dan hasilnya di rata-rata. Berdasarkan pengujian pada pasien umur 20 rata-rata error 5.40% detak jantung, umur 23 tahun rata-rata error detak jantung 0%, umur 25 tahun rata-rata error 2.73%, umur 27 tahun hasil rata-rata error detak jantung 21.95%, umur 33 tahun hasil rata-rata error detak jantung 3.94%, umur 35 tahun rata-rata error detak jantung 7.89%, umur 40 tahun rata-rata error detak jantung 2.70%, umur 45 tahun rata-rata error detak jantung 1.35%,umur 47 tahun rata-rata error detak jantung 4.16%, umur 48 tahun rata-rata error detak jantung 6.66%, untuk rata-rata keseluruhan  5.67%. Pengujian pengiriman data ke server pada satu kali pengukuran dengan lama 60 detik menghasilkan delay 15 detik tiap pengiriman data. Berdasarkan hasil pengujian sensor AD8232 berhasil menampilkan data pada halaman web dengan status Normal, Bradikardia dan Takikardia. Kata Kunci : Elektrokardiogram, Jantung, Modul AD8232, NodeMCU ESP8266
Rancang Bangun Alat Pemilah Otomatis Kematangan Buah Tomat Berdasarkan Warna dan Berat dengan Menggunakan Sensor TCS3200 dan Sensor Load Cell Yuliana, Siska; Sugiarto, Bambang; Wiharso, Tri Arif
Fuse-teknik Elektro Vol 4 No 2 (2024): Fuse-teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jft.v4i2.42018

Abstract

Kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap bahan pangan semakin meningkat setiap harinya. Salah satu bahan pangan yang dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia adalah buah tomat. Hal ini disebabkan oleh kegunaan dari buah tomat yang bisa digunakan di beberapa jenis makanan dan minuman. Kegunaan dari buah tomat biasanya dilihat dari tingkat kematangannya yang dibedakan berdasarkan warna. Buah tomat memiliki beberapa variasi baik variasi warna maupun ukuran. Untuk dapat memisahkan buah tomat para petani melakukan penyortiran dengan cara manual berdasarkan pengamatan visual dengan beberapa tenaga kerja dan membutuhkan waktu yang cukup lama karena hasil tani yang sangat banyak. Pada penelitian  ini, dibuat alat yang dapat membantu para petani dalam proses pemilihan atau penyortiran yang dapat membedakan buah tomat berdasarkan warna dan berat. Alat dibuat dengan menggunakan Arduino Uno sebagai mikrokontroler, sensor TCS3200 sebagai pendeteksi kematangan berdasarkan warna, sensor Load Cell sebagai pendeteksi berat, dan servo sebagai pembuka pintu dan pengarah buah tomat untuk mengarahkan tomat ketika salah satu kriteria terdeteksi. Sistem akan memilah tomat berdasarkan empat kriteria, yaitu berat matang, berat belum matang, ringan matang, dan ringan belum matang. Buah tomat akan berada di wadah penampungan sementara sebelum dilanjutkan pada proses pendeteksian dan pengklasifikasian. Pengujian keseluruhan dilakukan dengan 10 sampel tomat yang memiliki variasi warna dan berat yang beragam. Kondisi lingkungan pengujian dilakukan di dalam ruangan dengan intesitas cahaya yang terkontrol. Jarak antara sensor TCS3200 dengan tomat yang akan dideteksi berkisar antara 4-5 cm bergantung pada ukuran dan posisi tomat. Sedangkan, untuk sensor Load Cell ditempatkan tepat di bawah tomat untuk mendeteksi beratnya. Berdasarkan hasil pengujian, 9 dari 10 tomat berhasil dideteksi baik dari tingkat kematangan maupun berat dari buah tomat. Sementara 1 tomat gagal terdeteksi. Kegagalan deteksi ini disebabkan oleh sensor TCS3200 yang tidak dapat mendeteksi kematangan dikarenakan warna dari tomat yang tidak merata.
Transformasi Zero Carbon: Peningkatan Kesadaran dan Potensi Teknologi Ramah Lingkungan Penyulingan Minyak Atsiri di Desa Sukakarya Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat Nurpadillah, Sifa; Wiharso, Tri Arif; Adinasa, Muhamad Nu’man; Nurwajah, Gilang; Wijaya, Tias Sultan; Angdarun, M.; Muhamad, Teten Sutia; Wijaya, Beni
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 1 (2025): JAMSI - Januari 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1561

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Sukakarya, Kabupaten Garut, tentang konsep zero karbon dan memperkenalkan teknologi ramah lingkungan dalam produksi minyak atsiri akar wangi. Sosialisasi dilakukan dengan pendekatan partisipatif, meliputi pemaparan dampak emisi karbon serta pengenalan rancangan teknologi boiler berbahan bakar listrik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang energi bersih, penerimaan terhadap teknologi yang diusulkan, dan komitmen awal untuk transisi energi. Dampak kegiatan ini mencakup kesadaran yang lebih tinggi terhadap pentingnya teknologi ramah lingkungan dan potensi penerapan teknologi tersebut di tingkat komunitas. Meskipun terdapat tantangan terkait biaya dan aksesibilitas, kegiatan ini menjadi langkah awal strategis menuju produksi ramah lingkungan yang mendukung pembangunan berkelanjutan.
Design and Development of A Semi-Automatic Catfish Feeder Device Based on Arduino Sugandi, Gandi; Gusman, Dilla Oktaviani; Susilawati, Helfy; Wiharso, Tri Arif
Journal of Energy and Electrical Engineering Vol 6, No 2: April 2025
Publisher : Teknik Elektro Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jeee.v6i2.15028

Abstract

Fish feed is one of the most important factors in fish farming and plays a crucial role in determining the success of the cultivation. One of the most commonly farmed fish species in the community is catfish. The feeding of catfish must be carefully managed to optimize their growth by providing feed accurately and regularly so that they can be harvested with maximum results. In this thesis research, a semi-automatic catfish feeder was designed to optimize the feeding process. The device is designed with a semi-automatic system so that when monitoring the catfish pond, farmers can simultaneously feed the fish. This device also uses a solar panel as an energy source to make it more efficient, especially in areas far from electrical sources. The feeder operates using Bluetooth transmission and can be controlled via a smartphone. It includes a feed dispensing system and a feed weight monitoring system, which displays the feed weight in grams on an LCD screen. On the smartphone, a parameter called "Feed Capacity" is displayed to indicate the amount of feed based on its height inside the feed container. This device has a load cell sensor with an average error of 0.5% and a servo motor with an average error of 0.6%.
Introduction of Robot-T at Baitul Hikmah Junior and Senior High School to Enhance Students' Learning Interest: Pengenalan Robot-T di SMP dan SMA Baitul Hikmah untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Susilawati, Helfy; Etnisa, Moch Mirza; Wiharso, Tri Arif; M.Angdarun, M.Angdarun; Sobari, Acep Hasan
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 5 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/

Abstract

The advancement of technology, accompanied by the development of artificial intelligence, has also led to significant progress in the field of robotics. Robotics is an appealing subject because it combines physical forms with control mechanisms. However, unlike in large urban areas, robotics remains a rare subject taught in schools located in smaller, more remote regions. One such example is Baitul Hikmah Junior and Senior High School, located in the Tarogong Kaler district, where robotics has not yet been introduced into the curriculum. Therefore, this community service initiative focuses on introducing Robot-T to the students of Baitul Hikmah Junior and Senior High School. The primary goal of this program is to familiarize students with robotics, starting with the design and operational mechanisms of the pre-designed Robot-T. The results of this community service show that the students were highly enthusiastic about the introduction of Robot-T, as evidenced by their active participation throughout the socialization process
Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematik dan Self Efficacy Mahasiswa melalui Model CORE Wiharso, Tri Arif; Susilawati, Helfy
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 3 (2020): September
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v9i3.625

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk memperoleh hasil peningkatan kemampuan Koneksi matematik dan self efficacy melalui pembelajaran Model CORE, selain itu untuk melihat respon mahasiswa terhadap belajar matematik dengan model CORE. Pelaksanaan penelitian ini berbentuk quasi eksperimen dengan membandingkan prestasi belajar mahasiswa melalui model CORE dengan mahasiswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Populasi berasal dari mahasiswa Fakultas Teknik di Perguruan Tinggi di Garut dengan sampel penelitiannya berjumlah 54 mahasiswa. Dengan 27 orang diberi pembelajaran dengan model CORE dan 27 lainnya melalui pembelajaran konvensional. Dalam pengambilan data digunakan Instrumen berupa tes matematik, angket model CORE dan angket self efficacy. Hasil yang didapat yaitu: 1) Peningkatan Koneksi matematik mahasiswa yang mendapatkan pembelajaran dengan model CORE lebih baik dari pada mahasiswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. 2) Self efficacy mahasiswa yang mendapatkan pembelajaran dengan model CORE peningkatannya tidak lebih baik dari pada mahasiswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. 3) Terdapat hubungan antara model CORE dengan Self efficacy dalam kategori sedang. 4) Mahasiswa memberikan kesan yang positif terhadap model CORE.
EDUKASI KESADARAN ETIKA BERMEDIA DIGITAL UNTUK ANAK REMAJA DI SMA MA’ARIF BANYURESMI Wiharso, Tri Arif; Susilawati, Helfy; Nurichsan, Irman; Sunardi, Dede; Nurfitriani, Nabila; Fazri, Nurul
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1695

Abstract

Media digital saat ini tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari baik itu untuk lingkungan kerja ataupun lingkungan sekolah. Bahkan saat ini media digital sudah menjangkau pada anak-anak yang masih duduk dibangku SMA yang sudah mulai memasuki fase masa remaja. Pada fase remaja, siswa mudah terpengaruh oleh keadaan lingkungannya. Etika bermedia digital lebih ditekankan pada bagaimana memilah dan memilih informasi agar terhindar dari Hoax, menghindari dan mengenali macam-macam ujaran kebencian, dan menghindari Cyberbullying. Tujuan dari kegiatan ini yaitu melakukan edukasi kepada para siswa tentang bagaimana etika bermedia sosial. Metode yang digunakan dengan ceramah dan tanya Jawab di akhir sesi diberikan angket kepuasan. Hasil kegiatan siswa dapat memahami materi dengan baik itu ditunjukkan dengan keaktifan siswa selama kegiatan dan juga siswa dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh pemateri dengan tepat selain itu berdasarkan hasil angket tingkat kepuasan sebesar 76,97%. Harapannya setelah dilaksanakan edukasi ini siswa menjadi lebih peduli mengenai etika bermedia digital, sehingga siswa dapat menjadi lebih bijak dalam bermedia digital.
EDUKASI OTOMATISASI DAN ROBOTIKA DENGAN DEMONSTRASI DALAM KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT DI MTSN 1 GARUT Wiharso, Tri arif; Iksan, Akhmad Fauzi; Nurpadillah, Sifa; Nugroho, Ginaldi Ari; Sugandi, Gandi; Agnia, Raza; Khoirul, Ahmad; Fauzan, Sadam; Heryanto, Beni
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 9 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i9.2817

Abstract

The development of technology in the era of the Industrial Revolution 4.0 requires an increase in technological literacy from an early age, including at the junior high school level (SMP). One way to introduce the concept of technology is through automation and robotics education. Based on this, the lecturer and student team from the Electrical Engineering Study Program at the Faculty of Engineering, Garut University, conducted community service activities in the form of education and robotics awareness to 8 MTsN 1 Garut students on May 24, 2025, with a total of 69 participants. The purpose of this activity is to foster interest, insight, and basic understanding of students about the automation system and robotics technology. The method of implementing the activity consists of the delivery of automation and robotics materials, question and answer sessions, and demonstrations of tools in the form of Line Follower robot, robot soccer, and heavy monitoring and sheep height. The results showed high levels of student participation and enthusiasm. Students look active in asking questions and trying to run robots directly. The evaluation was carried out with a satisfaction questionnaire, which showed positive results: satisfaction with the relevance of the topic of 77.33%, how to deliver 80%resource persons, the implementation of activities 78.67%, and the benefits of activities 85.33%. It can be concluded that this educational activity can increase student awareness and interest in automation and robotics technology, and can be applied to become an effective and fun Stem learning model at the junior high school level.