Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Perbandingan Sistem Deteksi Banjir Menggunakan Algoritma Naive Bayes Dan K-NN Berbasis IOT Ayu Ainun A'ziziyyah; Ignatia Indreswari Nugroho; Rasyid Sabillillah; Bernadus Anggo Seno Aji; Khodijah Amiroh
IJCIT (Indonesian Journal on Computer and Information Technology) Vol 7, No 1 (2022): IJCIT Mei 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.341 KB) | DOI: 10.31294/ijcit.v7i1.12394

Abstract

Bencana alam banjir memiliki dampak yang merusak yang disebabkan oleh menaiknya ketinggian air secara tiba-tiba. Diperlukan sebuah sistem deteksi dini banjir untuk mencegah dampak dari banjir. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring serta deteksi dini banjir berbasis mikrokontroler ESP8266 yang mengendalikan sensor Water Flow dan Ultrasonik untuk mendeteksi air dengan mengimplementasikan metode Algoritma Naive Bayes dan K-NN. Didapatkan hasil bahwa sistem dapat bekerja dengan baik melalui antarmuka dari aplikasi Blynk, yang nantinya akan menampilkan data hasil monitoring debit air dan juga mengetahui status air dengan tiga jenis status, ‘Aman’ (LED hijau) dengan ketinggian air kurang dari 7 cm, ‘Waspada’ (LED kuning) dengan ketinggian air lebih dari 7 cm sampai 18 cm, serta ‘Bahaya’ (LED merah) dengan ketinggian air sama atau lebih dari 18 cm sampai 29 cm. Jika debit air berubah lebih dari atau sama dengan 0,87 L/min dari data yang didapat sebelumnya, maka akan berubah ke kondisi status setelahnya. Hasil pengujian data menunjukkan bahwa, lebih baik menggunakan metode K-NN yang memperoleh akurasi 95% daripada metode Naïve Bayes yang memperoleh akurasi 90%. Flood natural disasters have a devastating impact, caused by a sudden rise in water levels. An early flood detection system is needed to prevent the impact of flooding. This study aims to design a monitoring system and flood early detection based on the ESP8266 microcontroller which controls the Water Flow and Ultrasonic sensors to detect water by implementing the Naive Bayes Algorithm and K-NN methods. The results show that the system can work properly through the interface of the Blynk application, which will later display data from monitoring the water discharge and also find out the status of the water with three types of status, 'Safe' (green LED) with a water level of less than 7 cm, 'Alert' ' (yellow LED) with a water level of more than 7 cm to 18 cm, and 'Danger' (red LED) with a water level of 18 cm to 29 cm. If the water discharge changes more than or equal to 0.87 L/min from the data obtained previously, it will change to the status condition after that. The results of data testing show that it is better to use the K-NN method which obtains 95% accuracy than the Naïve Bayes method which obtains 90% accuracy.
PENINGKATAN BRANDING PENJUALAN ARANG BRIKET OLEH KELOMPOK MASYARAKAT KAMPUNG OASE ONDOMOHEN Khodijah Amiroh; Rizqa Amelia Zunaidi; Aulia Rahma Annisa; Raynor Cavan Suharto
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2022): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v6i1.1436

Abstract

Masyarakat desa yang menempati wilayah perkotaan berkumpul dalam satu daerah menjadikan suatu daerah tersebut perlu dilakukan pembangunan. Berkaitan dengan salah satu tujuan utama pembangunan berkelanjutan adalah melakukan sebuah pemberdayaan masyarakat kampung. Hal tersebutlah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya untuk menjadikan beberapa wilayah binaan. Salah satu wilayah tersebut adalah Kampung Oase Ondomohen di Kota Surabaya. Kampoeng Oase merupakan salah satu destinasi wisata kampung edukasi yang berada di Jalan Ondomohen Magersari V, Kelurahan Ketabang, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya. Diberi nama kampung edukasi dikarenakan kampung ini telah berhasil mengolah sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai jual tinggi. Namun dibalik keberhasilan dalam mengolah sampah tersebut ternyata terdapat kendala yang dialami oleh Kampung Oase khususnya dalam memproduksi arang briket. Permasalahan yang muncul antara lain, manajemen pemasaran serta branding dari arang briket juga belum dilakukan secara maksimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim pelaksana bekerja sama dengan mitra merumuskan strategi berupa beberapa alternatif solusi berdasarkan permasalahan yang dihadapi yaitu berupa peningkatan pemasaran atau branding hasil produksi arang briket. Pemasaran yang dilakukan oleh Kampung Oase selama ini masih tergolong kurang maksimal dikarenakan hanya dilakukan pada saat adanya kunjungan dari wisatawan ke kampung tersebut. Alternatif solusi yang ditawarkan berupa pembuatan media sosial Kampung Oase yang berisi hasil produksi dengan harapan Kampung Oase lebih dikenal oleh masyarakat luas. Kemasan dan logo arang briket juga dinilai masih kurang dipersiapkan dengan baik, dibutuhkan strategi branding untuk mengubah kemasan dan logo arang briket agar lebih menarik nilai jual dan daya beli masyarakat.
PENINGKATAN KAPASITAS DENGAN PENERANGAN JALAN UMUM TENAGA SURYA BERBASIS ICT DI DESA NGENI Lora Khaula Amifia; Dimas Adiputra; Isa Hafidz; Khodijah Amiroh; Ardiansyah Al Farouq; Robin Addwiyansyah Alfaro Samrat; Aditya Yudhistira; Ahmad Habibi
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): Jurnal Panrita Abdi - Oktober 2022
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v6i4.18122

Abstract

The Ngeni Village community is a productive economic community with various sources of income. However, in this village, there are still fundamental problems. The main problem is accessing clean water and the lack of public street lighting. Two aspects of the problem in the community service activities have been carried out. The first aspect is about access to clean water, and this activity was implemented in 2020. The second aspect is the lack of public street lighting on the streets of Ngeni Village. Therefore, the service team has implemented appropriate science and technology to be utilized by the community, namely making solar street lighting. The purpose of this service activity is to build solar-powered public street lighting and provide ICT technology skills training so that people can be skilled in using ICT technology for their daily needs. The transfer of appropriate technology knowledge given to the community is hoped that the community can make their solar street lighting independently and can carry out maintenance independently in the future. The method applied in this activity is the Quantitative Method Approach, which emphasizes the in-depth understanding of a problem and is assisted by in-depth analysis techniques. The result of this activity is that 87 people attended the training well, and 20 expert teams succeeded and are skilled in advanced training by utilizing ICT technology as an alternative to solar-powered street lighting (PJU) at night. --- Masyarakat Desa Ngeni adalah masyarakat ekonomi produktif dengan berbagai sumber pendapatan yang dicapai. Akan tetapi, di Desa ini masih terdapat permasalahan yang mendasar. Masalah utamanya adalah sulitnya akses air bersih dan minimnya penerangan jalan umum. Terdapat dua aspek permasalahan dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan. Aspek pertama adalah tentang akses air bersih dan kegiatan ini telah di implementasikan pada 2020. Aspek kedua adalah minimnya penerangan jalan umum di jalan-jalan Desa Ngeni. Oleh karena itu, tim pengabdi telah menerapkan IPTEK yang tepat guna sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan maksimal, yakni membuat penerangan jalan umum tenaga surya. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah melakukan pembangunan penerangan jalan umum bertenaga surya serta memberikan pelatihan keterampilan teknologi ICT sehingga masyarakat dapat terampil dalam pemanfaatan teknologi ICT untuk kebutuhan sehari-hari. Transfer ilmu teknologi tepat guna yang diberikan ke masyarakat harapannya agar masyarakat dapat membuat penerangan jalan umum tenaga surya sendiri secara swadaya dan dapat melakukan maintenance secara mandiri di masa depan. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah Pendekatan Metode Kuantitatif dengan menekankan pada aspek pemahaman secara mendalam terhadap suatu masalah yang dibantu dengan teknik analisis mendalam (in-depth analysis). Hasil dari kegiatan ini adalah sejumlah 87 msyarakat mengikuti pelatihan dengan baik dan 20 tim ahli telah berhasil dan terampil dalam pelatihan lanjutan dengan memanfaatkan teknologi ICT sebagai alternatif penerangan jalan umum (PJU) bertenaga surya pada malam hari.
Pendeteksian Kecelekaan Real-Time menggunakan Algoritma KNN untuk Mendukung Smart City berbasis IoT Khodijah Amiroh
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 10, No 4 (2022)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/justin.v10i4.48417

Abstract

Surabaya merupakan kota dengan luas sebesar 326,81 km2 dan merupakan pusat transportasi darat di bagian timur pulau Jawa. Dibangunnya infrastuktur digital pada wilayah Surabaya akan mempermudah Pemerintah Kota (Pemkot) dalam menjadikan pelayanan yang efisien. Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Surabaya hingga tahun 2017 tercatat 1.365 kejadian. EVAN (Emergency Vehicle Automatic Notification) merupakan topik penelitian yang memiliki fokus pada bidang transportasi khususnya pada kecelakaan lalu lintas secara realtime yang dapat terintegrasi dengan pusat informasi kota dan rumah sakit untuk penolongan utama pada kecelakaan. Perancangan alat pada sisi user dibuat dengan menggunakan Arduino, sensor accelerometer dan gyroscope berupa sensor MPU6050 serta modul gps u-blox. Pendeteksi kecelakaan pada system dengan menggunakan k-Nearest neighbors algorithm (KNN). Pada sisi operator, perancangan dilakukan berbasis web dengan memanfaatkan framework ReactJs yang diintegrasikan dengan Google Maps APIs. Hasil tingkat keakurasian sistem pendeteksi kecelakaan mencapai 97% dan pendeteksi lokasi kecelakaan serta rumah sakit terdekat dari lokasi mencapai 100%.
Automation of Bricket Charcoal Press Machine to Increase Production Capacity in Kampoeng Oase Ondomohen Surabaya Aulia Annisa; Khodijah Amiroh; Rizqa Amelia Zunaidi; Annisa Rizkyta Nabilah Junaidi; Muhammad Ardiansyah Al Faiz
Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 1 (2023): May 2023
Publisher : Asosiasi Dosen Pengembang Masyarajat (ADPEMAS) Forum Komunikasi Dosen Peneliti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/engagement.v7i1.1251

Abstract

Kampoeng Oase, is one of the educational village tourist destinations located on Jalan Ondomohen Magersari V, Ketabang Village, Genteng District, Surabaya City. It is named the educational village because this village has succeeded in processing waste into something that has a high selling value. But behind the success in processing the waste, there are some problems in Kampoeng Oase, especially in producing charcoal briquettes. Problems related to the aspect of increasing production capacity have been carried out by automated tools for making charcoal briquettes using the latest technology. By using an automatic press machine, Kampoeng Oase can now produce charcoal briquettes with a minimal amount of labor and a shorter processing time compared to the manual production process. By utilizing waste in charcoal briquettes, it can solve problems related to waste management and protect the environment and help encourage a circular economy to improve welfare, especially for the people of Kampoeng Oase Ondomohen Surabaya.
Sistem Pengendalian Suhu Ruang Berbasis IoT Dengan Menggunakan Metode KNN Ardani Bimanta, Grahito; Prisca, Catharina; Mukti Pradana, Ilham; Amiroh, Khodijah
Journal of Advances in Information and Industrial Technology Vol. 4 No. 1 (2022): May
Publisher : LPPM Telkom University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52435/jaiit.v4i1.175

Abstract

Suhu dalam penyimpanan barang di gudang merupakan salah satu faktor untuk menjaga kualitas barang yang disimpan. Pengontrolan suhu juga harus terus dilakukan agar tidak terjadi kesalahan yang disebabkan karena suhu. Maka dari itu dibuat sistem monitoring suhu dan kelembapan menggunakan sensor DHT-11 dan menggunakan klasifikasi kNN. Sistem ini dibuat untuk memonitoring suhu pada gudang agar mendapat informasi terkait suhu gudang dan aktuator berupa kipas akan menyala sesuai suhu dan kelembapan yang ada. Hasil yang didapat yaitu kipas akan menyala dan kecepatan kipas yang menyesuaikan dengan suhu dan kelembapan yang ada berdasarkan dari proses kNN yang terjadi. Pada penelitian ini digunakan 59 data yang kemudian dibagi menjadi 45 data training dan 14 data testing. Hasil yang didapat menunjukkan tingkat akurasi sebesar 0.966%.
Desain dan Implementasi Sistem Pengelolaan Kerja Praktik dan Magang Perguruan Tinggi Terintegrasi dengan Sistem Informasi Akademik Fidi Wincoko Putro; Khodijah Amiroh; Rokhmatul Insani; Syahfril Nizammudin; William Kurniawan; Rizki Fadillah
Journal of Advances in Information and Industrial Technology Vol. 5 No. 2 (2023): Nov
Publisher : LPPM Telkom University Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52435/jaiit.v5i2.400

Abstract

Kerja Praktik dan Magang merupakan salah satu bentuk program pendidikan di suatu institusi pendidikan, baik di institusi pendidikan tingkat kejuruan maupun tingkat perguruan tinggi. Telah banyak Perguruan Tinggi yang melakukan pengelolaan administrasi Kerja Praktik dan Magang menggunakan Sistem Informasi. Meskipun demikian, muncul permasalahan ketika suatu Perguruan Tinggi telah memiliki Sistem Informasi Akademik sebelumnya tetapi belum tersedia sistem pengelolaan Kerja Praktik dan Magang yang harusnya saling terintegrasi. Integrasi perlu dilakukan karena Kerja Praktik dan Magang merupakan salah satu bagian dari penilaian akademik dimana menjadi mata kuliah yang menjadi syarat kelulusan mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membuat rancangan dan melakukan implementasi sistem pengelolaan Kerja Praktik dan Magang yang akan diintegrasikan dengan Sistem Informasi Akademik yang telah berjalan sebelumnya. Berdasarkan pengujian dengan metode SUS, dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem yang diusulkan memeperoleh SUS Score yaitu 52.29 hal ini berarti bahwa sistem yang diusulkan bernilai cukup bisa diterima oleh user.
Pembuatan smart urban farming berbasis internet of things untuk kelompok tani Kamali, Muhammad Adib; Amiroh, Khodijah; Widyantara, Helmy; Hariyanto, Muhammad Dwi
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v6i2.19289

Abstract

Masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani di bawah binaan Dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) surabaya seluruhnya bertani secara konvensional. Pertanian di wilayah perkotaan memiliki tantangan tersendiri, seperti lahan terbatas, kualitas tanah yang buruk, dan kekurangan air. Oleh karena itu, dibutuhkan solusi yang inovatif untuk meningkatkan produksi pertanian di wilayah perkotaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk membantu DKPP membina kelompok tani untuk meningkatkan kualitas hasil panen dan efisiensi dalam menjalankan proses pertanian. Metode kegiatan ini disusun berdasarkan Participatory Action Research (PAR) untuk menghasilkan pengetahuan yang berguna dan praktis. Tahapan pelaksanaan kegiata terdiri dari 4 tahap yaitu identifikasi masalah melalui focus group discussion (FGD), perangcangan alat, pelatihan serta serah terima alat, dan evaluasi. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan masyarakat kelompok tani dapat mempertahankan kualitas media tanam, yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman dengan lebih mudah dan efisien. Dengan adanya sistem smart farming yang telah dihasilkan, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian, sehingga dapat meningkatkan ketersediaan pangan dan kesejahteraan masyarakat.