Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

IbDM. Revitalisasi Seni Tradisional Melalui Pelatihan Membatik bagi Kelompok Masyarakat di Desa Kucur Rahmadianto, Sultan Arif; Sukmaraga, Ayyub Anshari; Irawan, Paulus Lucky Tirma
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 5 No. 1 (2025): Prosiding SENAM 2025: Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Kucur, yang terletak di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, memiliki luas wilayah 158.566 hektar dengan jumlah penduduk 5.690 jiwa. Sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai buruh, petani, serta di sektor non-formal. Dalam upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam pelestarian budaya dan peningkatan kesejahteraan ekonomi, program usulan Iptek bagi Desa Mitra (IbDM): Revitalisasi Seni Tradisional melalui Pelatihan Membatik bagi Kelompok Masyarakat di Desa Kucur dirancang untuk mengembangkan keterampilan membatik sebagai potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi usaha mandiri. Program ini menargetkan kelompok masyarakat dari kelembagaan pendidikan maupun umum untuk memperoleh keterampilan membatik melalui metode pelatihan yang mencakup workshop intensif dan pendampingan langsung dari team pengabdian universitas. Dengan pendekatan ini, diharapkan peserta dapat mengembangkan keterampilan baru, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian seni tradisional, serta memiliki peluang ekonomi yang lebih baik. Evaluasi program dilakukan melalui survei guna mengukur peningkatan keterampilan, perubahan sikap terhadap seni tradisional, serta dampak ekonomi yang dihasilkan. Hasil dari program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga warisan budaya lokal sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat Desa Kucur melalui industri kreatif berbasis batik.
Pemanfaatan Aplikasi Website Sebagai Instrumen Alternatif Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Pertanian Kopi Warga di Desa Kucur Irawan, Paulus Lucky Tirma; Sultan Arif Rahmadianto
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i2.10215

Abstract

Desa Kucur yang terletak di kecamatan Dau, kabupaten Malang, Jawa Timur, mayoritas warganya bekerja sebagai buruh tani. Salah satu produk unggulan desa Kucur adalah biji kopi. Meski demikian, saat ini banyak warga masyarakat sudah tidak lagi melanjutkan budidaya tanaman kopi karena dianggap kurang menguntungkan secara ekonomi dan tingginya biaya operasional. Kondisi ini mendorong sebagian warga untuk mengelola lahan ini secara bergotong-royong. GKJW (Gereja Kristen Jawi Wetan) Jemaat Kucur sebagai komunitas Kristiani yang ada di tengah warga berprofesi petani, turut ambil bagian dalam pemberdayaan petani kopi melalui program “Kebun Kopi Guyub Rukun”. Program ini ditujukan untuk menggumpulkan dana dari penabung yang nantinya akan digunakan untuk membiayai proses pengolahan lahan kopi mulai dari masa tanam hingga masa panen. Sebagai imbal baliknya, sebagian dari hasil pengelolaannya akan diberikan kepada pihak-pihak yang terlibat sesuai kesepakatan bersama. Untuk mendukung program pendanaan pertanian kopi ini telah dikembangkan sebuah aplikasi website yang berperan sebagai media informasi dan komunikasi dari pihak pengurus program dengan para penabung dan pihak-pihak yang terkait. Hal ditujukan untuk menjaga kepercayaan para stake-holders selama program dijalankan. Dari hasil pengukuran SUS Score aplikasi website kopikucur mendapatkan nilai 78.93 atau setara dengan grade A- yang berarti aplikasi yang dikembangkan sudah memenuhi aspek efektifitas, efisiensi, dan memiliki kemudahan penggunaan dengan baik. Pendampingan penggunaan aplikasi juga sudah dilakukan untuk memastikan kesesuaian program dengan proses bisnis yang berjalan. Namun demikian proses update dan maintenance aplikasi website menjadi hal yang sangat direkomendasikan untuk dilakukan secara berkala setidaknya untuk 5 tahun ke depan sesuai dengan siklus program pendanaan yang sudah dirancangkan.
Ma Chung Virtual Campus Tour Berbasis Virtual Reality Irawan, Paulus Lucky Tirma; Rahmadianto, Sultan Arif
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 11, No 2 (2025): Volume 11 No 2
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jp.v11i2.90822

Abstract

Pandemi COVID-19 yang sudah dilalui menunjukkan bagaimana pentingnya melakukan inovasi dalam dunia pendidikan, khususnya dalam meningkatkan pengalaman belajar dan menjembatani kesenjangan antara ruang fisik dan digital. Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) konvensional menghadapi keterbatasan dalam memberikan pengalaman menyeluruh tentang lingkungan kampus, terutama bagi mahasiswa yang berasal dari luar kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas aplikasi Virtual Reality (VR) sebagai media orientasi kampus dan promosi di Universitas Ma Chung, dengan fokus pada peningkatan pengalaman immersif dan interaktif mahasiswa baru dalam mengenal lingkungan kampus. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja mLux (mobile Learner User Experience) yang terdiri dari empat tahapan utama. Tahap User Study dilakukan melalui observasi partisipatif terhadap 40 mahasiswa baru selama PKKMB konvensional untuk memahami pain points dan kebutuhan pengguna. Aplikasi VR tur kampus virtual berhasil dikembangkan mencakup 5 lokasi prioritas kampus dengan fitur navigasi interaktif, informasi kontekstual, dan virtual guide. Evaluasi usability menghasilkan skor SUS sebesar 70,061 yang termasuk dalam kategori Grade B (Good) dengan rincian: learnability (72,5), efficiency (68,3), dan satisfaction (70,0). Performance testing menunjukkan frame rate rata-rata 121,3 fps pada perangkat Oculus Quest 2, melebihi standar minimum VR sebesar 90 fps. Implementasi kerangka kerja mLux berhasil menghasilkan aplikasi VR yang user-centered untuk program orientasi kampus Universitas Ma Chung. Pendekatan sistematis mLux memastikan solusi yang dikembangkan benar-benar menjawab kebutuhan pengguna dengan tingkat penerimaan yang baik dan performa optimal. Aplikasi ini berhasil mentransformasi pengalaman PKKMB menjadi lebih engaging dan accessible.
Optimalisasi Nilai Komersial Produk Pertanian Kelompok Tani Melalui Pemasaran Digital Untuk Mendukung Program Patuwen Kopi Irawan, Paulus Lucky Tirma; Windra Swastika; Sultan Arif Rahmadianto
Jurnal Atma Inovasia Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v5i6.12037

Abstract

The Patuwen Kopi program initiated by Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) involves four coffee farmer groups in Malang and Jombang that face significant challenges in product marketing. The primary problems include limited marketing access, dependency on middlemen, and lack of knowledge about digital marketing strategies, resulting in declining economic value of coffee products. This study aims to optimize the commercial value of agricultural products through the development of a website-based digital marketing platform to support the sustainability of the Patuwen Kopi program. The research employed Participatory Rural Appraisal (PRA) methodology consisting of four stages: problem identification using 5 Whys technique, community needs identification, determination of alternative solutions and problem-handling priorities, and identification of ideal solutions. This approach ensures active participation of farmer groups in formulating sustainable solutions. The study successfully developed an e-commerce website application with five main features: landing page for digital marketing media, product page for catalog and ordering, article page for community branding, admin page for dynamic content management, and transactional page for sales recording. The website is integrated with WhatsApp to facilitate communication and transactions, equipped with monthly sales reporting system. The developed digital platform successfully meets the needs of farmer groups in terms of digital marketing, community branding, and transaction recording. The application has undergone limited testing and meets community expectations to support the Patuwen Kopi program, with potential for further development according to future business needs.