Claim Missing Document
Check
Articles

Pendayagunaan Potensi Kotoran Kambing Menjadi Biogas Pada Peternakan Bina Mandiri Farm Solear Tangerang Banten Rifky Rifky; Oktarina Heriyani; Dan Mugisidi
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2023): Bantenese : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v5i2.7570

Abstract

Sumber energi terbarukan yang berkaitan dengan sumberdaya hayati berasal dari biomassa. Biomassa merupakan bahan baku dalam produk bioenergi. Energi yang dihasilkan berbentuk gas disebut sebagai biogas. Dalam pembuatan biogas terjadi konversi energi biomassa melalui proses biokimia yang menghasilkan energi panas dan energi listrik. Bahan biogas diperoleh dari limbah pertanian, limbah peternakan, limbah kehutanan, limbah tanaman, dan limbah organik. Oleh karena itu potensi biogas sangat besar, karena limbah tumbuhan dan limbah hewan sebagai bahan baku melimpah. Limbah hewan yang digunakan untuk membuat biogas berupa kotoran hewan ternak yang salah satu contohnya adalah kotoran kambing. Kambing diternak dan dipelihara untuk dijadikan sebagai hewan akikah dan hewan kurban. Sebagai hewan untuk akikah kambing dipelihara dalam kandang. Jumlah kandang lebih dari satu memerlukan bangunan posko. Bangunan-bangunan sederhana tersebut yang hampir semua materialnya terdiri dari kayu tetap memerlukan energi untuk dapat ditempati. Kebutuhan energi untuk penerangan kandang dan posko tidak dapat dihindari. Selama ini energi listrik dipasok dari rumah sebelah, sedangkan kotoran kambing tidak dimanfaatkan. Kotoran tersebut dikumpulkan dan dikeringkan kemudian dibuang atau dibiarkan begitu saja. Sebagian ada yang memintanya untuk pupuk tanaman. Dengan demikian tampak bahwa ada permasalahan pada pengelolaan ternak kambing untuk keperluan akikah dan kurban yang berkaitan dengan efisiensi penggunaan energi dan pengelolaan limbah. Kotoran kambing harus dikelola dengan menjadikannya sebagai bahan baku biogas. Biogas dapat menghasilkan energi listrik untuk penerangan dan energi panas untuk memasak. Biogas diperoleh dari kotoran kambing yang dimasukan ke dalam reaktor/digester. Gas ini dihasilkan dari proses penguraian bahan organik oleh mikroorganisme dalam keadaan anaerob. Dalam digester yang kedap udara itu terjadi proses dekomposisi bahan organik tersebut. Melalui pemanfaatan kotoran kambing diharapkan terjadi penghematan dalam penggunaan energi listrik, sehingga dapat menekan biaya pemakaian listrik.
Finite Element Analysis of Aluminum Based R22 Car Wheel Design Modification Salman Alfarisi; Riyan Ariyansah; Dan Mugisidi
Jurnal Asiimetrik: Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Inovasi Volume 6 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/asiimetrik.v6i1.5077

Abstract

The wheels are one of the main parts of the vehicle. To make car wheels, manufacturers must complete several stages. Especially in the design of the wheels. This study aims to determine the comparative value of three different types of wheels with the same material using aluminum type 6061-T6 (SS). We will test the three-wheel models, namely model 1, model 2, and model 3, with a force of 3000 N and a pressure of 800 N to compare their performance. This test uses Solidworks 2019 software with the finite electronic analysis (FEA) method. The results obtained are the value of Von Misses stress, resulting displacement, equivalent strain and its deformation, and factor of safety. The dimensions of the wheels are 22 inches. The results of the best Model 3 alloy wheel research indicate that the design process is easier. These wheels have a Von Misses stress value of 11.02 MPa with a resulting displacement value of 0.021 mm, an equivalent strain of 0.000096, a safety factor of 25, and a deformation value of 1. Based on these results, model 3 alloy wheels are safe.
Pendampingan pengembangan kincir air kolam ikan panti asuhan yatim muhammadiyah lenteng agung Dan Mugisidi; Emilia Roza; Arief Hamzah; Rahmi Imanda; Adi Tri Siswanto; Qolibu Rozak; Fadhlurrahman Zaki; Yulikastomo
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 4 No 1 (2023): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v4i1.671

Abstract

Air merupakan habitat hidup ikan yang sangat penting, sehingga air yang tidak dikelola dengan baik dan kekurangan oksigen akan membuat ikan stress sehingga tidak berkembang dengan baik bahkan berujung pada kematian. Oleh karena itu kami bertujuan meningkatkan oksigen terlarut dengan menggunakan kincir air pada kolam ikan yang dimiliki Panti Asuhan Siti Khodijah Al Qubro agar air di dalam kolam memiliki kandungan oksigen optimum yang berguna bagi perkembangan ikan yang hidup di kolam tersebut. Metode yang dilakukan adalah merancangan kincir air yang sesuai dengan keadaan kolam, memasang kincir pada kolam dilanjutkan dengan memantau manfaat dari kincir tersebut. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa jumlah oksigen terlarut meningkat 49% dari 3,8 mg/l menjadi 5,68 mg/l dan dapat di kategorikan masuk di dalam kandungan oksigen optimum
Pelatihan Energi Surya di SMP Paramarta Unggulan Tangerang Selatan Rifky Rifky; Oktarina Heriyani; Dan Mugisidi
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i2.8573

Abstract

Background: Penelitian tentang teknologi energi surya sudah banyak yang dipublikasikan. Akan tetapi, setiap hasil penelitian termasuk penelitian energi surya tidak cukup terpublikasi hanya di kalangan masyarakat ilmiah atau akademis dalam media dan forum ilmiah saja. Salah satu masyarakat yang memerlukan pengetahuan energi surya adalah siswa sekolah menengah. Metode: Adapun kegiatan yang dilakukan adalah melakukan pre-test tentang energi surya terhadap 23 orang siswa yang akan mengikuti pelatihan, kemudian dilakukan pemberian teori materi energi surya, melakukan post-test untuk mengetahui pengetahuan siswa hasil penyampaian materi tentang energi surya tersebut, dan ditutup dengan memperagakan dan praktik perakitan rangkaian sistem fotovoltaik. Hasil: Hasil pre-test rata-rata siswa sebesar 4,86, sedangkan hasil post-test rata-rata siswa sebesar 6,52. Dari kedua tes tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan dan pemahaman yang signifikan tentang energi surya antara sebelum dan sesudah pemberian materi. Kesimpulan: Hasil kegiatan ini menghasilkan peningkatan kemampuan siswa dalam pengetahuan dan pemahaman tentang energi surya.
Effect of Vacuum on Evaporation of Seawater Yusuf, Ahmad Maulana; Dan Mugisidi; Ikbal Prasetiyo Aji; Oktarina Heriyani
R.E.M. (Rekayasa Energi Manufaktur) Jurnal Vol 8 No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/r.e.m.v8i2.1672

Abstract

Water has become a vital necessity for every living organism to survive, leading to a threefold increase in global freshwater usage over the past 50 years. However, only 2.8% of the Earth's surface water is freshwater, while the rest is seawater. Therefore, seawater is processed into clean freshwater through desalination methods to make it consumable for the public. The desalination process involves two stages: evaporation and condensation aided by heat energy from a heater plate and a vacuum system. The use of vacuum in the desalination device aims to accelerate evaporation. In this study, three vacuum pressure variables were tested, namely no vacuum, 1 inHg vacuum pressure, and 2 inHg vacuum pressure. Data will be collected every 5 minutes for a total duration of 30 minutes for each variable. The research findings indicate that desalination using a vacuum system significantly affects the evaporation rate and the amount of freshwater obtained from the condensation process.
Analysis and Modeling of Wheel-Based Floating Energy Generation Technology: Analisis dan Pemodelan Teknologi Pembangkit Energi Terapung Berbasis Kincir Yulikastomo; Dan Mugisidi; Fadhlurrahman Zaki; Oktarina Heriyani
R.E.M. (Rekayasa Energi Manufaktur) Jurnal Vol 9 No 1 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/r.e.m.v9i1.1690

Abstract

This research aims to analyze and model wheel-based floating energy generation technology. The current energy crisis requires us to look for sustainable solutions to meet energy needs. The Indonesian government has targeted renewable energy use of 23% by 2025, especially in remote areas. One solution to overcome this challenge is energy storage technology. Energy storage using floating technology is an innovative solution that is being developed. In this research, we analyze the design of a floating energy wheel with a capacity of 110 kW as an alternative source of electrical energy. Wheel energy is produced from a combination of buoyancy energy and energy originating from the weight of water which is produced by the difference in fluid density in the water and air environments. The research results show that this floating energy wheel can produce a torque of 7710,62 Nm and a power of 113,83 kW, showing great potential in renewable energy storage applications. Wheel-based floating energy generation technology has the potential to be an innovative solution in renewable energy storage. Further research needs to be carried out on a larger scale and field tests to validate the potential and efficiency of this technology in the real world
PELATIHAN PENGELOLAAN SAMPAH ANORGANIK DAN ORGANIK PADA WARGA DI PIMPINAN RANTING MUHAMMADIYAH GUNUNG KAPUR PARUNG BOGOR Rifky, Rifky; Hamzah, Arif; Heriyani, Oktarina; Mugisidi, Dan
Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat Vol 5, No 2 (2024): Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sawala.v5i2.52581

Abstract

Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan urbanisasi yang pesat, peningkatan jumlah sampah menjadi masalah yang tidak dapat diabaikan. Oleh karena itu diperlukan pengelolaan sampah dalam rangka menjaga lingkungan dan menjalankan kehidupan yang ramah lingkungan.  Permasalahan sampah terjadi di semua pelosok tempat, tidak terkecuali di lingkungan warga Pimpinan Ranting Muhammadiyah Gunung Kapur, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.  Warga yang berdomisili di Desa Bojong Indah tersebut pada umumnya berprofesi sebagai pedagang dan berwirausaha. Sebagian waktunya banyak dihabiskan di pasar dan di tempat usahanya, sehingga perhatian pada lingkungan tempat tinggal menjadi kurang. Di lingkungan tempat tinggal beberapa warga, saluran air, dan masih adanya tumpukan sampah di beberapa sudut desa menunjukkan bahwa warga memerlukan pengetahuan pengelolaan sampah yang baik.  Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat kepada warga tersebut dalam bentuk pelatihan pengelolaan sampah dapat menawarkan solusi dalam mengatasi sampah di lingkungan warga. Metode pelatihan yang dilakukan adalah dengan pemberian materi pengenalan sampah anorganik dan sampah organik. Capaian hasil kegiatan ini adalah antusias warga dalam menyampaikan pertanyaan dan semangat untuk segera program ini ditindaklanjuti.
Comparative Analysis of Waterwheel Efficiency Using Nozzle and Open Canal on Waterway Soleh Pohan, Abdul Rahman; Mugisidi, Dan; Nurfadillah, Zaka; Heriyani, Oktarina
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 17, No 2 (2023): SINTEK JURNAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/sintek.17.2.143-150

Abstract

Water flow in irrigation is a means of obtaining electric power, which is commonly called microhydro. The waterwheel is the main component of the microhydro energy conversion process. The amount of energy converted by a waterwheel depends on the shape of its model, blade shape and the location of the installer. This study aimed to identify the characteristics of optimally efficient waterwheels. In addition to the energy of the place (i.e., the head), the influence of the weight of the water flowing into the blades of the waterwheel must be considered. This study also aimed to determine the effectiveness of mill performance by comparing waterways that use nozzles with those that use open canals. An experimental method was used to design a waterwheel system by testing the efficiency ratio between the nozzle line and the open canal. This test used the following variable water discharge rates: 12 m3/hr, 14 m3/hr, 16 m3/hr, 18 m3/hour and 20 m3/hr. Using the nozzle line with the largest discharge rate of 20 m3/hr, an rpm of 192.7 is produced with a torque of 0.7 Nm. The waterwheel produced 14.13 watts, with an efficiency of 64.75%. A line that used an open channel at the highest discharge rate of 20 m3/hr produced 61.7 rpm with 0.7 Nm of torque and 4.52 watts with an efficiency of 20.71%. The speed of water flow in the nozzle line was faster than in the open canal path, causing the tangential force on the waterwheel to be greater than on the open canal path. Based on these results, it was concluded that the path was the most efficient when using a nozzle.
The Influence of Water Temperature on Seawater Evaporation in the Desalination Process Sayuti, Adi Tegar; Mugisidi, Dan; Wirangga, Ristanto; Heriyani, Oktarina
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 17, No 2 (2023): SINTEK JURNAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/sintek.17.2.113-119

Abstract

Population An increase in population in an area results in an increased demand for clean water. Although water is abundant, about 97% of the water on Earth is seawater, which cannot be consumed directly because it contains harmful substances. Desalination process is used to convert seawater into drinking water by utilizing heat and wind speed. This research explores temperatures of 30℃, 45℃, 60℃, and 70℃ with a wind speed of 2.6 m/s. Data was collected for each temperature variation for 2 hours with records every 15 minutes, aiming to evaluate the effectiveness of evaporation and condensation in the desalination process. The results showed that 70℃ resulted in the highest evaporation (800 grams), although with a condensation rate of 26.25%. Condensate measurements showed a pH of 7.2 and TDS meter readings ranged from 125 to 138 ppm.
The Influence of Nozzle Injection Pressure on Seawater Evaporation Inside an Evaporator Tube Aji, Ikbal Prasetiyo; Mugisidi, Dan; Yusuf, Ahmad Maulana; Heriyani, Oktarina
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 18 No. 1 (2024): SINTEK JURNAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/sintek.18.1.1-5

Abstract

Indonesia, the largest archipelagic country in the world, possesses a vast marine area. Despite being surrounded by the sea, many coastal communities in Indonesia lack access to clean water. Seawater distillation presents a viable solution to this scarcity. This process involves separating salt from seawater to produce fresh water. This study aims to analyze the effect of nozzle spray pressure on the evaporation process of seawater to optimize fresh water production. Experiments were conducted using a fogging nozzle with a diameter of 0.3 mm, varying the nozzle pressure at 40 psi, 70 psi, and 100 psi. The data were statistically analyzed to determine the impact of nozzle pressure on seawater evaporation. The results indicate that the highest evaporation occurred at a nozzle pressure of 40 psi, yielding 10 g of condensed seawater, whereas the lowest evaporation was observed at 100 psi, producing 4 g.
Co-Authors Abdul Rahman Abdul Rahman Soleh Pohan Adi Nugroho Adi Tri Siswanto Adittia Fajar Afandi, Rizki Afif Agil Hidayatulloh Agus Fikri Agus Fikri Agus Fikri Ahmad Ahdani Ahmad Faiz Rahmatullah Ahmad Muflih Adzhar Ahmad Samil Mubarok Ahmed Rahmani Aji, Ikbal Prasetiyo Akbar Oktavian Alamsyach, Rizky Amanda Setiawan Amir Khalid Arief Hamzah Avorizano, Arry Cahyani, Regita Septia Che Wan Mohd Noor Deka Rama Ligustian Dimas Maha Saputra Djeli, M Yusuf Emilia Roza Estu Sinduningrum Fadhlurrahman Zaki Fadhlurrahman Zaki Fadlurrahman Zaki Fadlurrahman Zaki Faldy Irwiensyah Faturahman, Hamdi Fauzi, Herman Fikri, Agus Fikri, Agus Firman Noor Hasan Firmansyah Azharul Gaza Juliyanto Genta Prastanadira Giri Parwatmoko Hamdi Faturahman Hamdi Faturohman Hamzah, Arif Hanad Arizal Hangga Putra Prabawa Hilda, Atiqah M. Hilmi, Irfan Ibnu Sulistiono Ikbal Prasetiyo Aji Irfan Maulana Yusuf Irfan Maulana Yusuf Johan Wirayudatama Luhung, Rizal Andi Lutfan Zulwaqar M Yusuf Djeli M. Mujirudin Mohammad Mujirudin Mohammad Yusuf D Mubarok, Ahmad Samil muhammad irfan Muharom4, Vazri Muhidal Wasi Mujirudin Mujirudin Naufal Eka Prasetya Nofendri, Yos Nunik Pratiwi Nurfadillah, Zaka Nurkholid Nurkholid, Nurkholid Oktarina Heriani Oktarina Heriyani Oktarina Heriyani Oktarina Heriyani Oktarina Heriyani Oktarina Heriyani Oktarina Heriyani Oktavian, Akbar Pancatatva Hesti Gunawan Parwatmoko, Giri Qolibu Rozak Rahmad Bonanza Rahmatullah, Ahmad Faiz Rahmi Imanda Ramzah, Harry Regita Septia Cahyani Rifky, Rifky Riyan Ariyansah Rizal Andi Luhung Rizki Afif Afandi Rizky Alamsyach Salman Alfarisi Salman Alfariz Saputra, Alfian Ady Sayuti, Adi Tegar Sigit Maulana Malik Sinduningrum, Estu Sofia Pinardi Soleh Pohan, Abdul Rahman Sugema Sulistiono, Ibnu Tegar Imaniar Kusnanto Wahyu Kuncoro Wasi, Muhidal Widodo Widodo Wilarso, Wilarso Wirangga, Ristanto Yulikastomo Yulikastomo yusuf, Ahmad Maulana Zaka Nurfadilah Zulfikri