Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Economic Studies

Determinan Keputusan Pembelian Menggunakan Pembayaran LinkAja Syari’ah Pada Mahasiswa FEBI UIN SYAHADA Padangsidimpuan Safriani, Wahyuni; Safriani, Wahyuni; Harahap, Darwis; Harahap, Darwis; M. Fauzan; M. Fauzan
Journal of Economic Studies Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemudahan, kemanfaatan, kepercayaan, dan tingkat kepuasan terhadap keputusan pembelian menggunakan pembayaran LinkAja Syariah pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya tingkat pemanfaatan aplikasi LinkAja Syariah di kalangan mahasiswa, meskipun layanan tersebut telah mendapat sertifikasi dari DSN-MUI dan menawarkan fitur transaksi yang sesuai dengan prinsip Syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner. Populasi penelitian adalah mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah angkatan 2021-2022, dengan jumlah sampel sebanyak 76 responden yang dipilih secara acak menggunakan rumus Taro Yamane. Analisis data dilakukan dengan uji validitas, reliabilitas, regresi linier berganda, uji parsial (t), uji simultan (F), dan uji koefisien determinasi menggunakan software SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel kemudahan, kemanfaatan, kepercayaan, dan tingkat kepuasan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian menggunakan LinkAja Syariah. Secara simultan, keempat variabel independen tersebut juga berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa model yang digunakan mampu menjelaskan proporsi yang cukup besar terhadap variasi keputusan pembelian. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pemasaran dan peningkatan literasi digital syariah, serta menjadi referensi akademik bagi peneliti selanjutnya yang meneliti layanan keuangan berbasis syariah.
Determinan Keputusan Pembelian Menggunakan Pembayaran LinkAja Syari’ah Pada Mahasiswa FEBI UIN SYAHADA Padangsidimpuan Safriani, Wahyuni; Safriani, Wahyuni; Harahap, Darwis; Harahap, Darwis; M. Fauzan; M. Fauzan
Journal of Economic Studies Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemudahan, kemanfaatan, kepercayaan, dan tingkat kepuasan terhadap keputusan pembelian menggunakan pembayaran LinkAja Syariah pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya tingkat pemanfaatan aplikasi LinkAja Syariah di kalangan mahasiswa, meskipun layanan tersebut telah mendapat sertifikasi dari DSN-MUI dan menawarkan fitur transaksi yang sesuai dengan prinsip Syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner. Populasi penelitian adalah mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah angkatan 2021-2022, dengan jumlah sampel sebanyak 76 responden yang dipilih secara acak menggunakan rumus Taro Yamane. Analisis data dilakukan dengan uji validitas, reliabilitas, regresi linier berganda, uji parsial (t), uji simultan (F), dan uji koefisien determinasi menggunakan software SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel kemudahan, kemanfaatan, kepercayaan, dan tingkat kepuasan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian menggunakan LinkAja Syariah. Secara simultan, keempat variabel independen tersebut juga berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa model yang digunakan mampu menjelaskan proporsi yang cukup besar terhadap variasi keputusan pembelian. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi pemasaran dan peningkatan literasi digital syariah, serta menjadi referensi akademik bagi peneliti selanjutnya yang meneliti layanan keuangan berbasis syariah.
Netizen Sentiment And Innovative Attributes In Halal Skincare Markets Wanda Khairun Nasirin; Wanda Khairun Nasirin; M. Fauzan; M. Fauzan; Deis Fatma Fauziah; Deis Fatma Fauziah; Rizki Mulia Lubis; Rizki Mulia Lubis
Journal of Economic Studies Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Netizens can provide valuable insights into consumer responses to innovative attributes in halal skincare product lines, but it is undeniable that emerging sentiments about beauty standards can be detrimental to halal skincare products. This study evaluates netizens' responses to innovative attributes in halal skincare products and examines the moderating effect of beauty standards. The research method used includes sentiment analysis, systematic literature review, and SEM-PLS by collecting data via Twitter and the Orange Data Mining application. The results of the study show that the innovative attributes variable has a positive and significant influence on the behavior of netizens in halal skincare. Netizens show a positive response to innovation in halal skincare products. However, the moderating effect of beauty standards shows that beauty standards have a negative influence on the relationship between innovative attributes and netizen behavior. This indicates that the level of beauty standards held by netizens can influence the way they respond to innovations in halal skincare products. These findings have practical implications for halal skincare companies in designing effective marketing strategies. Companies need to consider the importance of innovation in their products while understanding the influence and expectations of consumer beauty standards. By strengthening innovation by existing beauty standards, companies can build a positive image, increase consumer satisfaction, and maintain a competitive advantage in the halal skincare market.
Netizen Sentiment And Innovative Attributes In Halal Skincare Markets Wanda Khairun Nasirin; Wanda Khairun Nasirin; M. Fauzan; M. Fauzan; Deis Fatma Fauziah; Deis Fatma Fauziah; Rizki Mulia Lubis; Rizki Mulia Lubis
Journal of Economic Studies Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Riset Anak Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Netizens can provide valuable insights into consumer responses to innovative attributes in halal skincare product lines, but it is undeniable that emerging sentiments about beauty standards can be detrimental to halal skincare products. This study evaluates netizens' responses to innovative attributes in halal skincare products and examines the moderating effect of beauty standards. The research method used includes sentiment analysis, systematic literature review, and SEM-PLS by collecting data via Twitter and the Orange Data Mining application. The results of the study show that the innovative attributes variable has a positive and significant influence on the behavior of netizens in halal skincare. Netizens show a positive response to innovation in halal skincare products. However, the moderating effect of beauty standards shows that beauty standards have a negative influence on the relationship between innovative attributes and netizen behavior. This indicates that the level of beauty standards held by netizens can influence the way they respond to innovations in halal skincare products. These findings have practical implications for halal skincare companies in designing effective marketing strategies. Companies need to consider the importance of innovation in their products while understanding the influence and expectations of consumer beauty standards. By strengthening innovation by existing beauty standards, companies can build a positive image, increase consumer satisfaction, and maintain a competitive advantage in the halal skincare market.