Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Mebel Klasik dalam Interior Ruang Tamu Rumah Tinggal terhadap Pilihan Desain Mahasiswa Desain Interior Riza Septriani Dewi
LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 8, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v8i1.4903

Abstract

Pilihan desain interior ruang tamu rumah tinggal sangat beraneka ragam karena manusia sebagai makhluk sosial, perilaku, sikap dan tindakannya selalu dipengaruhi baik oleh variable-variabel internal seperti motivasi dan persepsi maupun eksternal seperti pemilihan mebel klasik atau mebel modern, sehingga setiap individu memiliki seleranya masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi kenyamanan dan pengaruhnya terhadap pilihan desain mebel ruang tamu oleh penghuni di rumah tinggal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen stimulus-response melalui pendekatan kuantitatif. Stimulus eksperimen yang digunakan berupa simulasi gambar digital interior ruang tamu rumah tinggal dalam 3 kondisi guna mendapatkan respon persepsi dan sikap. Data hasil eksperimen dianalisis menggunakan ANOVA, menunjukkan bahwa (1) penggunaan mebel klasik Indonesia yang paling mempengaruhi persepsi dan pilihan desain responden; (2) ditemukan juga hubungan antara persepsi dan sikap kaitannya dengan proses persepsi dapat membangkitkan emosi dan mempengaruhi sikap responden, hal ini sejalan dengan mekanisme persepsi dimana kontribusi mebel klasik dapat mempengaruhi persepsi dan munculnya sikap responden di ruang tamu rumah tinggal.
Pengaruh Unsur Alam terhadap Minat Berkunjung Kembali di Mal Riza Septriani Dewi; Pribadi Widodo; Lies Neni Budiarti
Journal of Visual Art and Design Vol. 8 No. 2 (2016): Journal of Visual Art and Design
Publisher : ITB Journal Publisher, LPPM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/j.vad.2016.8.2.2

Abstract

Pusat perbelanjaan yang berkonsep alam dianggap lebih diminati pengunjung. Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh unsur-unsur alam terhadap minat konsumen untuk berkunjung kembali. Variabel yang akan dikaji terdiri dari variabel bebas, yaitu air (diam-bergerak) dan vegetasi (tanaman rendah-tanaman tinggi), dan variabel terikat, yaitu persepsi alam dan sikap berkunjung kembali. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen stimulus-respon melalui pendekatan kuantitatif dengan prinsip between-subject factorial design. Simulasi gambar digital dari interior pusat perbelanjaan pada 4 kondisi sebagai kombinasi variabel tersebut di atas digunakan sebagai stimulus percobaan, di mana 4 kelompok responden, masing-masing 20 orang, akan menilai stimulus eksperimen dalam kondisi berbeda, atas dasar persepsi alam dan sikap berkunjung kembali. Data eksperimen dihitung dan dianalisa dengan statistik one-way ANOVA. Efek kombinasi variabel air bergerak dan tanaman tinggi ternyata tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap persepsi alam responden. Efek kombinasi variabel air diam dengan tanaman tinggi tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap minat responden untuk berkunjung kembali. Namun, efek kombinasi variabel air mengalir dengan tanaman rendah cenderung lebih mengundang persepsi alam yang baik dan minat berkunjung kembali. Hasil eksperimen ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi perkembangan ilmu desain dan sebagai salah satu referensi bagi desainer dan pengembang.Kata Kunci: mal; minat berkunjung; persepsi alam; perilaku konsumen.Effects of Natural Elements on Interest to Revisit a MallShopping malls with a natural concept are more attractive to visitors. This study examined the influence of natural interior design elements on client interest to revisit a mall. The assessed elements consisted of independent variables, namely water (still-standing/flowing) and vegetation (ground plants/potted plants), and dependent variables, namely nature perception and interest to revisit. In the experiment for this study, a stimulus-response method was applied, using a quantitative approach based on the principle of between-subjects factorial design. Simulated digital images of a shopping mall interior in 4 conditions with different combinations the abovementioned variables were used as experimental stimulus, while 4 groups of respondents, consisting of 20 people each, judged the stimulus regarding nature perception and interest to revisit. The experimental data were calculated and statistically analyzed using one-way ANOVA. The combined variables of moving water and tall plants did not have a significant effect on the respondents' nature perception. The combined variables of stationary water and tall plants did not have a significant effect on the respondents' interest to revisit. However, the combined variables of flowing water and ground plants tended to be more inviting with a good nature perception and interest to revisit. The experimental results can be used as a reference for interior designers and shopping mall developers, and for the development of design science.Keywords: consumer behavior; mall; perception of nature; revisit interest.
Ambient Media on The Behavior of the 5M Movement Disciplined in Eco-tourism Wonorejo Mangrove Surabaya Aileena Solicitor Costa Rica El Chidtian; Diana Aqidatun Nisa; Riza Septriani Dewi
Nusantara Science and Technology Proceedings International Seminar of Research Month 2021
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2022.2406

Abstract

The COVID-19 pandemic in Indonesia has not yet ended. In fact, the situation is getting worse with many people being exposed, millions of people are confirmed positive for COVID-19 and it continues to grow every day, both from medical personnel, state civil apparatus and other public services. As an effort to prevent the spread and exposure of COVID-19, the Government of Indonesia has issued policies to stop the rate of increase in Covid-19 cases, one of which is the policy of making a health protocol for the 5M movement (Washing hand, Wearing Mask, physical distancing, Avoiding crowds and Reducing mobility). However, there are still many people who do not comply with the health protocol. This can be found in tourist sites, such as the Wonorejo Mangrove Ecotourism. To assist the government in suppressing the rate of increase in Covid-19 cases, it takes a unique and unusual media in conveying the importance of disciplined behavior in implementing 5M, one of which is through ambient media design. Ambient media is considered an effective medium to convey the message of the importance of disciplined behavior in implementing 5M and is then expected to contribute positively to the development of similar tourist areas. For this reason, research is carried out on the design of ambient media that is attractive to the public, especially tourist visitors. The results of this study are expected to produce ambient media that can attract the public so that education about the importance of disciplined behavior in implementing 5M can be carried out effectively. The method used is a qualitative research method. The data is obtained in non-numbers, but it could be in text, documents, pictures, photos, artefacts, or other objects found during the research. The research process includes the collection of primary and secondary data. Primary data consists of observation, documentation and semi-structured interviews with tourist visitors, while secondary data uses references and literature. The final result of the research is to produce ambient media that can convey messages to the public about the importance of disciplined behavior in implementing 5M effectively.
Perancangan Interior Hotel Artotel Yogyakarta Dengan Menerapkan Konsep ‘Staycation Into Art’ Adani Widya Kusuma; Ivada Ariyani; Riza Septriani Dewi
Journal of Contemporary Indonesian Art Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jocia.v9i1.8224

Abstract

Perancangan ulang interior hotel butik Artotel Yogyakarta memiliki tujuan untuk menciptakan pengalaman menikmati seni di dalam sebuah interior hotel. Hal ini didasari atas keberadaan kota Yogyakarta sebagai kota seni sehingga pengunjung hotel dapat merasakan atmosfer seni kontemporer di dalamnya. Untuk memperkuat identitas serta mudah dikenali, karya seniman Indieguerillas dijadikan inspirasi di banyak bagian interior hotel. Selain itu, untuk memperkuat tema, beberapa karya populer seniman ini juga menjadi bagian dari elemen interior hotel berbintang 4 ini. Karya Indiguerillas dipilih karena dianggap mampu mewakili seni kontemporer yang berkembang di Yogyakarta, serta sesuai dengan konsep perancangan ini, yaitu “staycation into arts”. Permasalahan desain yang diangkat pada perancangan adalah bagaimana pengunjung dapat merasakan dan menjadi bagian dari sebuah karya seni, sehingga dapat tercipta pengalaman estetika. Hal ini memunculkan ide untuk mengajak pengunjung dalam berinteraksi dengan karya seni secara audial, visual, dan taktil yang diterapkan pada elemen pembentuk ruang, baik dinding, lantai maupun plafon, juga pada furniturnya. Selain itu, untuk memberikan pengalaman menyeluruh, proses kreatif seniman dalam berkarya diterapkan secara konseptual di dalam interior, dan diterapkan secara tematis dalam ruang – ruangnya. Hasil perancangan ini menunjukan bahwa karya seni dalam sebuah interior ruangan bukan hanya sekedar dinikmati sebagai pajangan semata, tetapi lebih dari itu dapat menjadi sarana refleksi bagi pengunjungnya, melalui staycation into arts.
Design Adaptations in the Bathrooms for the Elderly Living in the Suburbs Suastiwi Triatmodjo; Riza Septriani Dewi
Mudra Jurnal Seni Budaya Vol 38 No 3 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/mudra.v38i3.2353

Abstract

The suitability of the bathroom design for the user, in this context, elderly people (elderly) is urgent. This urgency exists because a degenerative process has occurred, a decline in the quality of the elderly's body, and the elderly population continues to increase significantly. This study aims to find out the bathroom design approach model suitable for the elderly who live in the suburbs. By using practice-based research, this study has developed a conceptual bathroom design for the elderly who live in suburban areas and concludes that adaptive design is a suitable strategy to implement this design. In the future, this adaptive design strategy can also be applied to create various other spaces in homes for the elderly who live in the same or similar living environment.
The Effect of Proximity on The Layout and Selection of Chair Types in The Coffee Shop Industry Eulis Yulianti Faridah; Riza Septriani Dewi
Journal of Industrial Engineering and Halal Industries Vol. 5 No. 1 (2024): Vol. 5 No. 1 June (2024): Journal of Industrial Engineering and Halal Industrie
Publisher : Industrial Engineering Department, Faculty of Science and Engineering, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jiehis.4648

Abstract

The coffee shop industry has become part of modern urban life. One of the most significant impacts of the coffee shop industry on local communities is its role as one of the catalysts for economic development. It not only provides employment opportunities but also serves as an incubator for small businesses and entrepreneurs. Coffee shops are one type of restaurant that is smaller or specific in scope, in terms of the food and beverages served, usually with limited food choices. Because of this, this coffee shop is usually used as a place to talk, gather or just spend time. In essence, coffee shops are often used by people to relax, not as a special place to eat. Therefore, the design of this kind of place should be made more cozy, with the selection of elements that form the atmosphere of the room that must be considered, such as walls, floors, ceilings, lighting, furniture used, especially the selection of chairs. The chair is an element of the room that will be in direct contact with humans, so its selection will greatly affect the activities carried out by humans. The selection of the right type of chair will have an influence on human behavior in public spaces, therefore this research was conducted with a proximity approach. The object of research this time is emphasized on human behavior when interacting with friends, friends, relatives, acquaintances and lovers while in a coffee shop. The research method used in this research is natural obsevation which is qualitative in nature. This qualitative research method is used because the results obtained must be conditions without manipulation. This method is used to find out how different types of chairs affect human behavior in interacting when in different chair settings. The conclusion of this research is that the wrong placement or selection of furniture, especially chairs, will cause visitors to be uncomfortable in it and if the designer is less precise in choosing the type of chair, it can cause an area that is not in demand so that the area is not utilized properly.
TINJAUAN SEJARAH, PENGARUH & TRANSFORMASI : PENGGUNAAN MOTIF HIAS TEMESIR BALI SEBAGAI ELEMEN PERANCANGAN INTERIOR Aulia, Izmi Tasya; Primayudha, Novrizal; Dewi, Riza Septriani
Aksen : Journal of Design and Creative Industry Vol. 8 No. 1 (2023): Aksen : Journal of Design and Creative Industry
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/aksen.v8i1.4085

Abstract

Pembahasan motif ragam hias temesir Bali sudah sering ditulis dalam penelitian-penelitian mengenai arsitektur dan ragam hias Bali, beberapa diantaranya fokus pada pengelompokkan dan penelusuran pemakaiannya di bangunan- bangunan masa lampau. Tulisan ini akan mencoba menampilkan argumentasi dari sisi yang jarang dibahas terkait dengan sejarah awal mula penggunaan motif ragam hias temesir yang merupakan sebuah hasil dari transaksi budayadi masa lalu. Penelusuran bahasan akan dilakukan dengan metode tinjauan literatur dengan mengambil karakter sampel dari beberapa publikasi ilmiah dari jurnal dalam pustaka digital dan didukung dengan beberapa berita-berita lima tahun terakhir. Fokus penelitian akan mengungkap tentang : 1) Sejarah kemunculan motif ragam hias temesir. 2) Pengaruh budaya luar yang memengaruhi perkembangan motif ragam hias temesir, dan 3) Transformasi penggunaanmotif ragam hias temesir sebagai elemen interior. Artikel ini diharapkan dapat mengisi ruang kajian ragam hias Bali dan memberikan signifikansi terhadap pemahaman awal dari motif ragam hias temesir untuk dapat dikaji lebih dalam lagi dalam penelitian-penelitian lanjutan di masa yang akan datang.
Keterikatan Warna dan Emosi dalam Mebeler Bagi Pemustaka Tuli di Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Dewi, Riza Septriani; Setiadi, Veronica Belinda Aryani
Journal of Contemporary Indonesian Art Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/jocia.v10i1.12392

Abstract

This study aims to investigate the association to furniture color and emotion for deaf users in libraries, who often experience limited accessibility. However, few studies have focused on the relationship between color-emotion associations to furniture and the experience of deaf users. The purpose of this research is to find out how colours is associated with furniture, which benefit the emotions and comfort  to the deaf library user. This study uses qualitative research methods with in-depth interview techniques and participatory observation at the UIN Sunankalijaga Library in Yogyakarta. The findings of this study entailed how the uniqueness of colour was attached and functional with furniture. Major impact on emotions, where its produce a favourable experience for deaf guests. While in the library, the application of certain hues colour and design aspects provide a sense of comfort, relaxation, and concertration. The cool colours, such as green, which paired with neutral colours in furniture products or vice versa are shown to increase mood. Indeed, this study adds to our understanding of the psychological and social elements of deaf users' furnishings. Practical ideas for library managers and designers on how to create an inclusive library environment and fulfil the needs of deaf visitors through furnishing products that was generated.Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi keterikatan warna mebeler dan emosi bagi pemustaka tuli di perpustakaan, yang sering mengalami keterbatasan aksesibilitas dalam memperoleh informasi. Namun, sedikit penelitian yang fokus terhadap hubungan antara keterikatan warna dan emosi pada mebeler dengan pengalaman pemustaka tuli. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana keterikatan warna dan desain mebeler dapat mempengaruhi emosi dan kenyamanan pemustaka tuli selama berada di perpustakaan. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik wawancara mendalam dan observasi partisipatif di Perpustakaan UIN Sunankalijaga Yogyakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keterikatan warna mebeler memiliki pengaruh signifikan terhadap emosi dan dapat menciptakan pengalaman positif bagi pemustaka tuli. Beberapa warna dan elemen desain memberikan rasa nyaman, relaksasi, dan fokus saat di perpustakaan. Penggunaan warna dingin pada perpustakaan seperti hijau dipadukan dengan warna netral pada mebeler dan sebaliknya, diakui dapat meningkatkan suasana hati. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman kita tentang aspek psikologis dan sosial mebeler bagi pemustaka tuli. Rekomendasi praktis dihasilkan untuk pengelola perpustakaan dan desainer dalam menciptakan lingkungan perpustakaan yang inklusif dan mendukung kebutuhan pemustaka tuli lewat mebeler.
Kajian Elemen-Elemen Pendukung Interior CIP Lounge Pada Terminal A Bandara Adisutjipto Yogyakarta Dewi, Riza Septriani; Primayudha, Novrizal; Salsabila, Annisa
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 10, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v10i2.7442

Abstract

Terminal A Bandara Adisutjipto Yogyakarta kembali dioperasikan. Walaupun menurut data BRS Provinsi D.I.Yogyakarta mengalami penurunan jumlah penumpang pada bulan April 2022 sebesar 47,65 persen, tetapi terdapat tren pertumbuhan jumlah penumpang dan pesawat udara di bandara ini. Tingginya kembali lalu lintas penerbangan membuat Bandara Adisutjipto Yogyakarta harus mengoptimalisasikan layanan kepada pengguna jasa bandara dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat dan optimalisasi fasilitas ruang tunggu Bandara seperti CIP Lounge Concordia. Ruang tunggu khusus dibawah naungan PT Angkasa Pura Hotel ini merupakan fasilitas untuk tamu VIP yang akan melakukan perjalanan udara, sehingga perlu perhatian mengenai kondisi interiornya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi langsung ke Bandara Adisutjipto Yogyakarta. Kajian ini menunjukan perlunya pembaharuan pada interior CIP Lounge Concordia dengan mempertahankan unsur budaya yang dapat merepresentasikan karakteristik D.I.Yogyakarta kepada para pengunjung bandara. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi perkembangan ilmu desain dan sebagai salah satu referensi bagi professional desainer dan pengembang dalam merancang CIP Lounge di Bandara.
Perancangan Ambient Media ILM Bahaya Virus Covid-19 di Ekowisata Mangrove Wonorejo Kota Surabaya Aileena Solicitor Costa Rica El Chidtian; Diana Aqidatun Nisa; Riza Septriani Dewi
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 26, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/ars.v26i1.6134

Abstract

Iklan layanan masyarakat tentang bahaya virus Covid-19 merupakan perancangan desain berdasarkan permasalahan pandemi Covid-19 di Kota Surabaya yang merupakan salah satu kota yang memiliki kasus Covid-19 tertinggi di Jawa Timur. Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan-kebijakan sebagai upaya menghentikan laju kenaikan kasus Covid-19. Salah satu kebijakan Pemerintah Indonesia yaitu membuat protokol kesehatan gerakan 5M (Mencuci tangan, Memakai masker, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan dan Mengurangi mobilitas), namun masih banyak masyarakat yang tidak mentaati protokol kesehatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendukung kebijakan Pemerintah Indonesia dengan target sasaran masyarakat Kota Surabaya. Metode yang dilakukan yaitu metode penelitian kualitatif. Proses penelitian meliputi pengumpulan data primer dan data sekunder. Data primer terdiri dari observasi, dokumentasi dan wawancara semi-struktur kepada masyarakat Kota Surabaya sedangkan data sekunder menggunakan referensi dan literatur. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan sebuah iklan layanan masyarakat yang dapat menarik perhatian masyarakat, sehingga edukasi tentang bahaya virus Covid-19 dapat dilakukan secara efektif.