Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGAMBILALIHAN KREDIT KEPEMILIKAN RUMAH BERDASARKAN PERJANJIAN KREDIT DIBAWAH TANGAN Fikri, Muhtiar; Emirzon, Joni; Syarifuddin, Achmad
Repertorium: Jurnal Ilmiah Hukum Kenotariatan Vol. 13 No. 1 (2024): Repertorium
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28946/rpt.v13i1.3621

Abstract

Tulisan ini membahas (a) Pertimbangan hakim pada kasus perjanjian kredit dibawah tangan yang dilakukan pengambilalihan kredit pemilikan rumah, yaitu penjualan rumah KPR di bawah tangan oleh debitur yang belum melunasi hutangnya, merupakan suatu perbuatan melawan hukum karena rumah KPR itu merupakan benda jaminan hutang debitur kepada Bank; (b) Keabsahan jual beli yang bertujuan mengambil alih kredit pemilikan rumah secara di bawah tangan, yaitu adanya kesepakatan yang mengikat antara penjual dan pembeli; dan (c) Akibat hukum bagi pembeli terhadap pengambil alihan kredit pemilikan rumah yang dilakukan secara di bawah tangan dan upaya hukum yang ditempuh untuk mengatasinya, yaitu memiliki perlindungan hukum yang sangat lemah karena jual beli dibawah tangan tidak mengakibatkan terjadi peralihan hak atas tanah. Penelitian ini merekomendasikan: (a) Masyarakat yang ingin melakukan alih debitur atas KPR BTN dapat melakukannya setelah mendapatkan persetujuan dari pihak bank selaku kreditur; (b) Pihak Bank diharapkan memberikan informasi dengan jelasnya mengenai hak dan kewajiban para pihak, baik debitur dan kreditur benar-benar mengetahui di mana posisinya berada dan tidak mengabaikan kewajiban masing-masing; (c) Paralegal sebaiknya lebih diperhatikan lagi perlindungan hukum bagi pihak kreditur (bank dan bagi pihak ketiga dalam masalah oper kredit, hal ini untuk memberikan kepastian hukum pada pihak ketiga yang beritikad baik dalam meneruskan pembayaran kredit dari pihak pertama sampai lunas.
Pola Komunikasi Organisasi IMMUBA Dalam Mempertahankan Solidaritas Keanggotaan Zamzami, Ahmad; Syarifuddin, Achmad; Hertimi, Sri
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 3 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v3i4.4477

Abstract

This study aims to analyze the organizational communication patterns of IMMUBA in maintaining membership solidarity. Organizational communication plays an important role in building harmonious relationships, strengthening a sense of togetherness, and maintaining members’ commitment within an organization. This research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The informants consist of IMMUBA administrators and active members involved in organizational activities. Data analysis techniques follow the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that the communication patterns implemented in IMMUBA include vertical, horizontal, and informal communication. Vertical communication functions in delivering information between administrators and members, while horizontal communication strengthens relationships among members. In addition, informal communication plays a significant role in creating emotional closeness and reinforcing solidarity. Membership solidarity is also supported by open communication, active participation, and collective activities that foster togetherness. Therefore, effective communication patterns are the key to maintaining membership solidarity within the IMMUBA organization.
Representasi Nilai-Nilai Dakwah Dalam Film Antu Banyu Produksi TVRI Sumatera Selatan Analisis Semiotika Roland Barthes Azzahra, Ela; Syarifuddin, Achmad; Muslimin, Muslimin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7121

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi terhadap adegan-adegan dalam film serta kajian literatur yang relevan dengan objek penelitian. Metode ini digunakan untuk memahami secara mendalam bagaimana pesan dakwah direpresentasikan dalam film melalui berbagai unsur visual dan verbal. Analisis dilakukan dengan mengkaji tanda, simbol, dialog, serta tindakan para tokoh yang merepresentasikan pesan-pesan dakwah dalam film. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan pendekatan semiotika untuk menafsirkan makna denotatif, konotatif, dan mitos yang muncul dari simbol-simbol yang terdapat dalam film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Antu Banyu memuat berbagai nilai dakwah yang mencakup aspek akidah, akhlak, dan syariah. Nilai-nilai tersebut disampaikan melalui perilaku tokoh, dialog, simbol budaya, serta kepercayaan atau mitos lokal yang berkembang di masyarakat. Film ini juga menampilkan pesan moral yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, seperti pentingnya menjaga kebersihan, saling menolong, menghormati sesama, serta meningkatkan kesadaran dalam menjalankan ajaran agama. Melalui penggambaran cerita yang dekat dengan kehidupan masyarakat, film ini mampu menghadirkan pesan dakwah secara lebih mudah dipahami oleh penonton. Secara keseluruhan, film ini berfungsi sebagai media dakwah kultural yang efektif karena mampu menyampaikan nilai-nilai keislaman secara halus, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan masyarakat. Pendekatan budaya lokal yang digunakan dalam film juga memperkuat pesan dakwah yang disampaikan, sehingga nilai-nilai tersebut dapat diterima dengan lebih baik oleh masyarakat.