Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Jenis dan Dosis Pupuk Kandang yang Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tomat Kultivar TM Blazer Wisnu nur rahmat, Gandara; Mutakin, Jenal; Sativa, Novriza
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 10 No 1 (2025): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v9i2.42298

Abstract

Tomato (Solanum lycopersicum) is a widely consumed vegetable crop. Proper cultivation techniques, particularly fertilization, play a crucial role in enhancing its productivity. The application of various types and doses of organic fertilizers is expected to influence the growth and yield of the TM Blazer tomato cultivar. However, organic fertilizer application may also lead to an increase in weed growth in the field, necessitating an assessment of weed diversity. This study was conducted from June to September 2024 in Karamatwangi Village, Cisurupan District, Garut Regency. A factorial randomized complete block design (RCBD) with a 4 × 3 factorial arrangement and two replications was employed. The first factor was the type of organic fertilizer (P): p0 (control), p1 (cattle manure), p2 (sheep manure), and p3 (chicken manure). The second factor was the fertilizer dosage (D): d1 (5 tons/ha), d2 (10 tons/ha), and d3 (15 tons/ha). The results indicated no significant interaction between the type and dosage of organic fertilizers. However, chicken manure (p3) exhibited a significant independent effect on plant growth parameters. A dosage of 15 tons/ha significantly influenced plant height, leaf number, stem diameter, leaf area, and fruit weight at 42 and 63 days after transplanting (DAT).
Gulma dan Pertumbuhan Padi Sawah di Dataran Medium pada Sistem Budidaya dan Waktu Penyiangan yang Berbeda Muhammad Rafly Mahendra; Mutakin, Jenal; Sativa, Novriza; Swardana, Ardli; Fatimah, Rahmi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/7jtbt531

Abstract

Gulma merupakan faktor pembatas utama dalam budidaya padi sawah karena menyebabkan persaingan sumber daya, terutama pada fase awal pertumbuhan. Perbedaan sistem budidaya dan waktu penyiangan diduga memengaruhi dinamika gulma serta pertumbuhan padi sawah di agroekosistem dataran medium. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh sistem budidaya dan waktu penyiangan yang berbeda terhadap komunitas gulma dan pertumbuhan padi sawah di dataran medium. Penelitian dilaksanakan di Desa Pamekarsari, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, pada Juli sampai Oktober 2024. Metode yang digunakan adalah eksperimental menggunakan Rancangan Petak Tanpa Olah Tanah (TOT), sedangkan faktor anak petak adalah waktu penyiangan yang terdiri atas tanpa penyiangan, penyiangan umur 20 Hari Setelah Tanam(HST), dan penyiangan umur 40 HST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem TOT mampu menekan bobot kering gulma secara nyata pada fase awal pertumbuhan dibandingkan sistem konvensional. Penyiangan pada umur 20 HST menghasilkan bobot kering gulma terendah serta menurunkan indeks keanekaragaman gulma. Sistem TOT meningkatkan tinggi tanaman padi pada fase awal pertumbuhan, namun tidak memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah anakan. Secara umum, penyiangan dini lebih efektif dalam mendukung pertumbuhan vegetatif padi sawah di dataran medium.