Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search
Journal : KREASI

PERANCANGAN PROYEK 99 FAMILY REFLEXOLOGY OLEH KONSULTAN TIRTO STUDIO DENGAN PENDEKATAN GREEN DESIGN Ongky Tirtorahardjo Susanto; Gervasius Herry Purwoko; Dyah Kusuma Wardhani
KREASI Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v5i1.1231

Abstract

Kesibukan masyarakat perkotaan akan memicu timbulnya rasa bosan, stress, dan gangguan emosional lainnya. Gangguan emosional tersebut, jika tidak ditangani nantinya akan berpengaruh pada kesehatan dan membuat tubuh rentan terhadap penyakit. Hal tersebut yang menjadi pertimbangan untuk mendesain tempat perawatan refleksologi yang dapat merelaksasikan tubuh yang capek. Teknik refleksi sendiri merupakan teknik perawatan tubuh yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan dan kesehatan tubuh manusia. Selain untuk menghilangkan rasa capek yang dialami oleh tubuh, diperlukan juga metode untuk merilekskan pikiran yang stress. Oleh karena itu, dipilihlah konsep green design yang ramah lingkungan. Desain yang ramah lingkungan sendiri tidak hanya merajuk kepada pengurangan dampak kepada lingkungan dengan menggunakan material sintetis/bekas dan menghemat penggunaan energi, tetapi juga memaksimalkan energi alam yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi dalam desain interior. Selain untuk memperbaiki relasi antara manusia dan alam sekitar, konsep green design ini juga memiliki pengaruh terhadap kesehatan manusia sebagai pengguna ruangan. Tempat refleksi 99 Family Reflexology yang dirancang oleh Tirto Studio sebagai tugas akhir menggunakan desain yang ramah lingkungan dan juga menyehatkan pengguna ruang demi memenuhi kebutuhan konsumen yang menggunakan jasa refleksi tersebut.Kata Kunci: Green, Lingkungan, Interior, 99 Family Reflexology, Kesehatan
PERANCANGAN PROYEK CAFE DI KOTA MAKASSAR DENGAN PENDEKATAN DESIGN BEHAVIOUR OLEH KONSULTAN O…IA STUDIO Felix Benedict Onward; Gervasius Herry Purwoko
KREASI Vol. 8 No. 1 (2022): KREASI
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v8i1.4281

Abstract

Laporan Tugas Akhir Entrepreneurial Interior Architecture yang berjudul “Perancangan Proyek Cafe di Kota Makassar dengan Pendekatan Design Behaviour oleh Konsultan O…Ia Studio” berisi tentang perancangan desain aristektur interior Cafe yang berada di kota Makassar. Tepatnya berada di jalan Perintis Kemerdekaan, kelurahan Pai, kecamatan Biringkanaya, kota Makassar, provinsi Sulawesi Selatan. Di zaman millennial saat ini, masyarakat umum cenderung menyukai tempat dengan gaya hidup masyarakat millennial. Salah satu tempat yang masyarakat millennial sukai saat ini adalah Cafe. Mengunjungi Cafe bagi masyarakat millennial saat ini sudah menjadi gaya hidup mereka. Selain menjadi tempat berkumpul, membeli makanan dan minuman, cafe juga menyediakan tempat dengan fasilitas yang nyaman dan dengan eksterior dan interior yang menarik dan menyenangkan untuk dikunjungi. Desain eksterior dan interior yang menarik dan unik merupakan daya tarik cafe bagi masyarakat millennial yang saat ini suka untuk berfoto. Interior cafe yang unik, menarik dan nyaman dapat membuat pengunjung merasa betah di cafe. Untuk mendapatkan konsep desain bangunan yang unik dan menarik perhatian, maka perencanaan desain café akan menggunakan pendekatan konsep design behaviour. Konsep desain ini digunakan agar dapat mendesain sesuai dengan perilaku pengunjung dan pengguna café. Terlebih lagi dalam kondisi pandemi Covid- 19, maka diperlukan perhatian lebih dalam perancangan desain sesuai dengan perilaku manusia beraktivitas di café dan sesuai dengan protokol kesehatan.
PERANCANGAN PROYEK KANTOR MITRA SURYA DENGAN PENDALAMAN SMART BUILDING SYSTEM Susanto, Avony Tanjaya; Purwoko, Gervasius Herry
KREASI Vol. 8 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v8i2.4490

Abstract

Globalisasi merupakan permasalahan global yang perlu diselesaikan bersama. Salah satu penyebab dari globalisasi adalah penggunaan energi berlebih sehingga terjadi perubahan iklim secara ekstrim. Namun tidak semua orang memiliki pemahaman yang sama mengenai pemeliharaan lingkungan dan dampaknya terhadap lingkungan sekitarnya. Kebanyakan orang di era saat ini lebih menyukai hal hal yang instan. Sehingga dibutuhkan penyelesaian masalah yang memudahkan manusia untuk berpartisipasi dalam pemeliharaan lingkungan dengan cara yang praktis dan mudah. Dalam bidang Interior dan Arsitektur dapat berpartisipasi dengan menciptakan bangunan yang menerapkan teknologi smart building system atau sistem bangunan pintar di dalamnya sehingga dapat beroperasi secara otomatis mengurangi penggunaan energi bangunan dan dapat dengan mudah dikendalikan oleh pengguna bangunan. Dengan cara tersebut dapat meningkatkan efisiensi energi yang dapat menguntungkan manusia dan lingkungan sekitarnya. Manfaat dari penerapan smart building system antara lain adalah meningkatkan efisiensi energi bangunan, memudahkan aktifitas pengguna bangunan, meningkatkan produktifitas dan mengoptimalkan operasional bangunan.Telah dilakukan survei dengan pembagian kuisioner dengan tujuan mengetahui minat dan kebutuhan masyarakat terhadap smart building system. Data dari hasil survei tersebut menunjukkan bahwa masyarakat merasa sangat terbantu dengan penggunaan teknologi dan mayoritas sudah mengenal smart building system. Masyarakat setuju bahwa penerapan teknologi ke dalam bangunan akan memberikan dampak positif dan penting untuk dilakukan. Dengan ini diharapkan akan semakin banyak perencanaan desain bangunan dengan penerapan teknologi sehingga dapat membawa dampak positif terhadap lingkungan.
PERANCANGAN FASILITAS KOMERSIAL AUTO SHOP KOMUNITAS BIMMERS DENGAN PENDEKATAN APLIKASI BRANDING PADA ARSITEKTUR Stanley Horianto; Gervasius Herry Purwoko
KREASI Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v9i1.4787

Abstract

Over the past ten years, there have been some instead significant developments in the retail and business sectors. Many companies have realized the importance of application branding in architectural and interior design. By implementing an application approach branding in architectural and interior design can be an important factor that influences company performance and forms trust for a new or old company. Architectural and interior design needs to apply the characteristics of brand a company so that the message the company wants to convey can be seen and attract the public’s attention. Beau Studio exists to provide customers—individuals or companies—with designs that are useful and deemed to further the company’s expansion. Beau Studio will collaborate with German car lovers to create an auto shop specialist in German cars which will also be a gathering place for Bimmers (a community of German car lovers) with an application in the architectural design of buildings. The German car community has developed quite rapidly throughout Indonesia, including Makassar City, a design location city whose business prospects have large potential to develop into progress in the future. Creating a unique workshop will also make Makassar City’s infrastructure appear much more developed and create its uniqueness compared to other workshops.
Perancangan Produk Furnitur Hemat Ruang dan Booth dengan Pendekatan Modular Desain oleh Vidi Vici Collection Prijono, Vincent Tan; Purwoko, Gervasius Herry
KREASI Vol. 9 No. 2 (2024): Kreasi
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v9i2.5036

Abstract

The increasing population of Indonesian people has also increased the demand for household products, especially furniture, to meet their needs. However, the condition of a small residence makes the space appear cramped and full. VIDI VICI is an online-based furniture manufacturing company with a mass market share, which refers to providing various large-scale furniture and interior accessory needs. The company carries modular concept furniture products with a minimalist style that divides the system into smaller parts called modules, which can be modified, replaced, and created independently with other modules. The modular approach allows for flexibility and adaptability in furniture products, which can be adapted to various needs and space conditions. The design concept for this interior product is in the form of space-saving furniture or interior products such as space-saving furniture and booths. The module is designed to be compatible with other modules, using the system stack lock provides freedom in adjusting the position of the product according to needs and desires without fear of it shifting or falling. At the same time, the booth carries a minimalist style modular concept with a simple, plain, and open layout. The method used in this design has 5 stages, including observation, survey, and literature study, the initial sketch process and 3D stage, the development of the initial sketch into a design, and the design testing stage. Implementing modular designs in furniture and booth products is expected to provide added value for users, especially regarding flexibility and space efficiency.
PERANCANGAN BEAUTY SALON & SPA DENGAN PENDEKATAN HEALING ENVIRONMENT Lomantojoa, Ariella Alandra; Purwoko, Gervasius Herry
KREASI Vol. 10 No. 1 (2024): Kreasi
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v10i1.5322

Abstract

Sejak pandemi, tren healing muncul sebagai jawaban atas isu kesehatan mental masyarakat di mana banyak orang pergi healing ke tempat bernuansa alam untuk mendapatkan ‘wisata terapetik’ akibat meningkatnya kebutuhan psikologis selama pandemi. Setelah pandemi menjadi endemi, tren healing tetap dilakukan untuk mengatasi tekanan dari kesibukan, pekerjaan, ataupun aktivitas lain sehingga tren healing muncul sebagai salah satu bentuk work-life balance. Sebuah Beauty Salon & Spa merupakan tempat yang menyediakan fasilitas perawatan rambut, wajah, kuku, dan relaksasi yang bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat agar dapat bersantai dan memanjakan diri. Perancangan proyek arsitektur interior Beauty Salon & Spa menggunakan pendekatan healing environment yang memiliki tujuan untuk menghadirkan keseimbangan dari pikiran, tubuh, dan jiwa untuk mengurangi kecemasan,stres, dan mendatangkan pemulihan. Pengaplikasian healing environment dalam perancangan Beauty Salon & Spa memadukan unsur alam, indra, dan psikologis, di mana unsur alam berperan sebagai stimulus yang diterima oleh indra manusia dan memberikan dampak positif secara psikologis terhadap penggunanya. Pendekatan healing environment juga berfokus untuk memberikan kenyamanan secara fisik maupun psikologis melalui berbagai faktor fisik dalam ruangan, yang berkaitan dengan pencahayaan, penghawaan, suara, taman dan alam, tata ruang, suasana, warna, tekstur, aroma positif, serta seni dan selingan visual positif. Dengan demikian, pendekatan healing environment dapat mendukung pelanggan Beauty Salon & Spa untuk merasakan pemulihan.
PERANCANGAN PROYEK CAFÉ DAN MARKETING GALLERY DI JOMBANG DENGAN PENDEKATAN DESIGN AND BEHAVIOUR OLEH KONSULTAN INTERIOR ARSITEKTUR V DESIGN Elvira, Elvira; Purwoko, Gervasius Herry
KREASI Vol. 10 No. 2 (2025): Kreasi
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/kreasi.v10i2.5959

Abstract

Desain interior dan arsitektur adalah desain yang ditujukan untuk memperindah ataupun menambah nilai estetika sebuah bangunan atau ruang. Selain dari menambah nilai estetika, desain juga memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas penggunanya. Dalam beraktivitas, perilaku manusia memiliki hubungan timbal balik dengan lingkungan. Dari hal tersebut, terlihat bahwa desain bangunan tidak bisa hanya asal dibuat menarik dari tampaknya, namun juga harus memberikan suasana perasaan yang sesuai dengan kegunaan ruang atau bangunan sehingga dalam melakukan aktivitasnya, pengguna bisa merasa nyaman. Menyadari pentingnya keterkaitan antara perilaku manusia dengan ruang yang di desain memunculkan sebuah peluang bisnis interior dan arsitektur. Peluang ini menjadi sarana dalam berdirinya V Design sebagai konsultan interior dan arsitektur dengan pendekatan design and behaviour sebagai nilai tambah. Pendekatan design and behaviour digunakan untuk merancang ruang berdasarkan pemahaman tentang bagaimana lingkungan fisik memengaruhi perilaku pengguna. Konsep suasana ruang yang ingin dihadirkan adalah suasana tenang, sehingga gaya yang dipilih adalah Japandi yang dipadukan dengan konsep minimalis. Selain menjadi solusi permasalahan, gaya yang sedang menjadi tren ini digunakan untuk menambah value pada Cafe dan Marketing Gallery di Jombang ini supaya masyarakat lebih tertarik untuk mengunjungi tempat ini. Dengan menerapkan pendekatan design and behaviour, diharapkan proyek ini dapat menciptakan ruang yang tidak hanya fungsional, tetapi juga responsif terhadap perilaku pengguna serta dapat meningkatkan interaksi sosial.