Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

KERAJINAN DENGAN PEMANFAATAN BAHAN ALAMI DI KANDRI ETHNIC GUNUNGPATI SEMARANG Wicaksana, Satya Adhi; Murtiyoso, Onang; Sugiarto, Eko
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 9 No 1 (2020): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/eduarts.v9i1.38235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prinsip berkarya, proses produksi, dan nilai estetis kerajinan dengan pemanfaatan bahan alami di Kandri Ethnic, KotaSemarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini yaitu, Kandri Ethnic merupakan usaha rumahan yang memproduksi kerajinan dengan pemanfaatan bahan alami. Prinsip pembuatan karya meliputi: (1) haruslah layak jual, (2) bernuansa etnik, (3) meliki kesan ekspresi yang hidup, (4) ukuran dan bentuk yang kecil, dan (5) haruslah menggunakan pemanfaatan bahan alam. Proses penciptaan kerajinan dengan pemanfaatan bahan alami melalui: (1) penentuan ide, (2) persiapan alat, (3) persiapan bahan, dan (4) proses berkarya. Nilai Estetis bentuk kerajinan dengan pemanfaatan bahan alami di Kandri Ethnic ditampilkan dari ide, ukuran dan ekspresi yang ada di dalam kerajinan dengan pemanfaatan bahan alami di Kandri Ethnic.
MUSISI DUNIA YANG BERPENGARUH VERSI MAJALAH ROLLING STONE EDISI 26 SEBAGAI SUBJEK KARYA KOLASE PITA KASET Mawardi, Muhammad Fitri; Syakir, Syakir; Murtiyoso, Onang
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 10 No 3 (2021): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek studi ini mengambil tema tentang “Musisi Dunia yang Berpengaruh Versi Majalah Rolling Stone Edisi 26 Sebagai Subjek Karya Kolase Pita Kaset”.Keunikan media rekam yang digunakan dalam dunia musik merangsang kreativitas penulis untuk mengeksplorasi media alternatif untuk mencipta karya. Proyek studi dibuat dengan tujuan untuk mengekspresikan ide dan gagasan penulis tentang citra musisi dan juga mengeksplorasi media alternatif dalam berkarya rupa.Alat yang digunakan penulis adalah pensil (H), penghapus,gunting, laptop, spidol, penyemprot air, cutter pen, kuas, dan gergaji papan. Dalam proses pembuatan gambar penulis menggunakan tekniktempel repetitif yang beragam dan mengambil sudut pandang siluet berdasarkan objek gambar. Proses penciptaanterbagi menjadi tiga tahap yaitu pra produksi, produksi, pasca produksi. Pada tahap pra produksi diawali dengan menentukanobjek karya, konseptualisasi, visualisasi karya yang meliputi: 1. Pengamatan, 2. Menentukan objek karya. Tahap kedua yaitu produksi yaitu1. Sket, 2. Menempel, 3. Melubangi layer, 4. Mewarnai latar belakang, dan 5.Merekatkan karya pada media rekat.Kemudian menyusun karya menjadi dua lapis dalam satu bingkai.Berdasarkan tema yang diambil, penulis telah menghasilkan karya seni kolasesejumlah 10 karya berukuran 64 cm x 41 cm dengan bahan utama berupa pita kaset. Pemilihan subjek berupa musisi merujuk pada referensi penulis yaitu majalah Rolling Stone edisi 26. Pada tahap pasca produksi penulis men-displaykarya-karya tersebutdalam sebuah pameran sebagai sarana informasi tentang perkembangan musik. Penulis berharap dengan adanya proyek studi ini bisa menjadi stimulus bahwasannya dengan kreativitas dapat menciptakan karya dengan bahan alternatif yang bernilai estetik.
Monitoring Ruang Penyimpanan Koleksi Karya Seni Rupa Berbasis Internet of Things (IoT) Sebagai Upaya Konservasi Budaya di Bidang Seni Murtiyoso, Onang; Amanullah, Juni; Setiawan, Nuris Dwi; Belinda, Citra
Jurnal Teknik Informatika UNIKA Santo Thomas Vol 9 No. 2 : Tahun 2024
Publisher : LPPM UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko pada koleksi karya seni rupa di ruang penyimpanan. Manajemen risiko memiliki peran penting dalam mengidentifikasi, mencegah, dan menangani potensi kerusakan pada koleksi. Penting bagi pengelola karya seni rupa untuk menerapkan manajemen risiko yang efektif, karena mereka bertanggung jawab atas pemeliharaan, penyajian, dan perlindungan koleksi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pelestarian koleksi seni rupa dapat dijaga dengan baik melalui penetapan prioritas dalam penanganan kerusakan. Proses manajemen risiko ini melibatkan langkah-langkah seperti pemilihan konteks, identifikasi, analisis, eval__uasi, dan penanganan risiko yang disesuaikan dengan faktor-faktor penyebab kerusakan. Dari hasil observasi awal, ditemukan berbagai agen penyebab kerusakan, seperti tekanan fisik, kelembapan, suhu, polutan, air, dan disosiasi. Kelembapan dan suhu ruangan merupakan faktor utama yang dapat merusak karya seni rupa bersejarah. Dengan kemajuan teknologi Internet of Things (IoT), berbagai sensor yang terhubung ke internet dapat digunakan untuk memantau kondisi ruangan secara real-time dari mana saja dan kapan saja. Salah satu aplikasinya adalah pemantauan suhu dan kelembapan ruangan, sehingga suhu ruang penyimpanan karya seni bersejarah dapat dipantau dan dampak kerusakan dapat diminimalisir.
Monitoring Ruang Penyimpanan Koleksi Karya Seni Rupa Berbasis Internet of Things (IoT) Sebagai Upaya Konservasi Budaya di Bidang Seni Murtiyoso, Onang; Amanullah, Juni; Setiawan, Nuris Dwi; Belinda, Citra
Jurnal Teknik Informatika UNIKA Santo Thomas Vol 9 No. 2 : Tahun 2024
Publisher : LPPM UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko pada koleksi karya seni rupa di ruang penyimpanan. Manajemen risiko memiliki peran penting dalam mengidentifikasi, mencegah, dan menangani potensi kerusakan pada koleksi. Penting bagi pengelola karya seni rupa untuk menerapkan manajemen risiko yang efektif, karena mereka bertanggung jawab atas pemeliharaan, penyajian, dan perlindungan koleksi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pelestarian koleksi seni rupa dapat dijaga dengan baik melalui penetapan prioritas dalam penanganan kerusakan. Proses manajemen risiko ini melibatkan langkah-langkah seperti pemilihan konteks, identifikasi, analisis, eval__uasi, dan penanganan risiko yang disesuaikan dengan faktor-faktor penyebab kerusakan. Dari hasil observasi awal, ditemukan berbagai agen penyebab kerusakan, seperti tekanan fisik, kelembapan, suhu, polutan, air, dan disosiasi. Kelembapan dan suhu ruangan merupakan faktor utama yang dapat merusak karya seni rupa bersejarah. Dengan kemajuan teknologi Internet of Things (IoT), berbagai sensor yang terhubung ke internet dapat digunakan untuk memantau kondisi ruangan secara real-time dari mana saja dan kapan saja. Salah satu aplikasinya adalah pemantauan suhu dan kelembapan ruangan, sehingga suhu ruang penyimpanan karya seni bersejarah dapat dipantau dan dampak kerusakan dapat diminimalisir.
EDUCATIONAL POSTER DESIGN FOR THE CAMPAIGN AGAINST SINGLE USE PLASTIC Permata Bunda, Iva Aprevia; Murtiyoso, Onang
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2025): SEPTEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v9i3.2930

Abstract

In the face of increasingly pressing environmental issues related to the use of single-use plastics, this study aims to design an educational poster as an effective campaign tool to raise public awareness. The use of single-use plastics has become a major factor in environmental pollution, and previous research shows that public understanding and participation are still relatively low. Through an integrative visual communication design approach, this study examines elements in poster design that can attract attention, increase understanding, and encourage pro-environmental behavioral changes in the community. The research methodology used is a qualitative approach and literature study or document search covering various aspects of visual design and environmental campaigns. Successful design patterns include the use of attractive colors, easy-to-read typography, and visuals that have been presented. This study also discusses the importance of community involvement in poster design and continuous evaluation to increase campaign effectiveness. Thus, awareness and understanding of reducing single-use plastics are expected to motivate the community and strengthen existing sustainability initiatives in the community.
REPRESENTASI IDENTITAS KULTURAL DALAM SIMBOL-SIMBOL PADA KERAMIK MAYONG: REPRESENTATION OF CULTURAL IDENTITY IN SYMBOLS ON MAYONG CERAMICS Murtiyoso, Onang; Arif, Fiyanto; Mas Benny Wijaya, Mas Benny Wijaya
Arty: Jurnal Seni Rupa Vol. 13 No. 2 (2024): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/arty.v13i2.8606

Abstract

Penelitian yang berjudul Pengembangan Produk Kerajinan Gerabah Berbasis Budaya Local: Pengetrapan  Teknik  dan  Motif  Ukir Kayu  pada Kerajinan  Gerabah  di  Desa Mayong  Lor  Jepara,  ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk kerajinn gerabah/ keramik tradisional yang bermuatan budaya lokal dan memberikan model motif ukir kayu sebagai pengembangan yang memuat nilai -nilai konservasi desain kerajinan gerabah/ keramik sebagai solusi untuk melestarikan dan meningkatkan kualit as kerajinan gerabah/kerajinan keramik di Desa Mayong Jepara. Untuk mencapai tujuan penelitian ini akan digunakan desain Penelitian dan Pengembangan Research and Development atau R&D. Permasalahan penelitian adalah: mengidentifikasi desain bentuk kerajinan geraabah/ keramik tradisional Mayong Lor dan mengembangkannya tanpa meninggalkan ciri khas budaya lokal. Khususnya pada keramik Mayong Lor, para pengrajin menggunakan campuran berbagai macam bahan, seperti tanah Nalumsari dicampur dengan tanah Mayong serta tambahan sekam. Setelah tanah diolah, maka selanjutnya adalah diproses untuk dibuat keramik. Maka kemudian, ukiran-ukiran tersebut dapat dimodifikasi menggunakan gerabah yang diaplikasikan dengan bentuk ukiran yang spesifik sehingga berfungsi mendekorasi dan mengurangi pemotongan kayu. Adapun bentuk yang dibuat adalah ; saton, sulur, tumpal, Mughal, tracapan, patran, waluhan, nanas an, makutha. Pada keseluruhan karya tersebut terdapat bentuk yang terinspirasi pada alam.
MAKHLUK MITOLOGI KINARA-KINARI DI RELIEF CANDI PRAMBANAN SEBAGAI INSPIRASI DALAM BERKARYA SENI HIAS KACA Sari, Nila Kumala; Murtiyoso, Onang
Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni Vol 13 No 1 (2024): Eduarts: Jurnal Pendidikan Seni
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makhluk mitologi relief Kinara-Kinari versi Hindu-Buddha merupakan keabadian cinta dan kesetiaan sidharta dan istrinya gopa yang terlahir kembali di berbagai candi dan ada kaitanya dengan ajaran reinkarnasi. Tujuan pembuatan proyek studi yakni 1) memvisualisasikan relief candi Prambanan Kinara-Kinari sebagai sumber gagasan dalam ber karya desain kaca hias, 2) melestarikan keberagaman budaya di Indonesia dan memperkenalkan makhluk mitologi dalam relief candi Prambanan Kinara-Kinari yang tidak banyak diketahui oleh masyarakat. 3) menjadi wahana pengembangan dan pematangan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang seni rupa khususnya dalam berkarya seni kaca hias, 4) mengeksplorasi teknik, alat, dan materi yang penulis kuasai dalam berkarya desain kaca hias. Teknik berkarya yang dipilih yaitu 1) menentukan gagasan/ide penciptaan, 2) pembuatan desain, 3) penerapan desain ke media kaca. Hasil proyek studi yakni dua belas karya seni kaca hias bertemakan kisah KiranaKirani. Saran penelitian yaitu seni hias kaca yang merupakan salah satu bagian dari karya seni rupa yang harus dieksplorasi dari segi alat, bahan, dan teknik agar dapat diciptakan karya seni hias kaca baru yang berbeda dengan kaca hias pada umumnya.
CREATION OF PRODUCT PHOTOGRAPHY AS VISUAL MARKETING ASSETS FOR THE MIRELLE 3 BRIGHTENING KIT Wicaksono, Dicky Wahyu; Murtiyoso, Onang
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 9 No. 4 (2025): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v9i4.3095

Abstract

The skincare sector in Indonesia has undergone swift expansion, leading to heightened rivalry. In digital marketing, product photography serves as a crucial visual representation that profoundly affects consumer perception and purchase choices. This project seeks to provide effective and uniform graphic assets for product photography to enhance the advertising of the Mirelle 3 Brightening Kit on digital channels. The design thinking technique was utilized, consisting of five stages: empathize, define, ideate, prototype, and test. The result of this project is a collection of high-key minimalist product shots that exude a clean, elegant, and professional appearance. This visual concept was intentionally selected to emphasize product distinctiveness, uphold brand identity consistency, and guarantee adaptability across diverse promotional mediums. The conclusion derived from this production process is that a user-centered strategy, informed by contemporary visual trends, may produce assets that boost visual appeal and bolster brand competitiveness in the digital marketplace. The final outputs have been implemented on the Shopee e-commerce platform and the brand's Instagram account.