Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

SISTEM CERDAS BERBASIS IOT UNTUK PEMANTAUAN DAN PENGENDALIAN FAKTOR PRODUKTIVITAS AYAM RAS PETELUR Athiyah, Athiyah; Era Sugiarto, Rahmad; Afryandi, Ryan; Eka Putra Ariv, Johardio; Perdanasari, Lukie
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 6 (2024): JATI Vol. 8 No. 6
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i6.11636

Abstract

Produktivitas ayam merupakan hal krusial bagi peternak ayam ras petelur khususnya yang berorientasi profit. Produktivitas ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti lingkungan dan nutrisi. Apabila kondisinya tidak ideal, maka tingkat produktivitas ayam dapat menurun sehingga mengurangi profit peternak. Dalam studi kasus di peternakan Gumukmas, Kabupaten Jember, ditemukan masalah terkait pemeliharaan faktor-faktor produktivitas tersebut. Sehingga, aplikasi Rizfarm dikembangkan untuk menjadi solusi. Rizfarm merupakan aplikasi mobile berbasis android yang dapat memantau dan mengendalikan faktor-faktor produktivitas dari jarak jauh. Rizfarm dibangun dengan metode prototype yang melalui tahapan Communication, Quick plan, Modelling quick design, Construction of prototype, dan Delivery and feedback. Rizfarm menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai kendali utama perangkat Internet of Things (IoT) serta framework Flutter sebagai dasar pembangunan aplikasi mobile. Sistem IoT dan mobile saling terhubung dengan internet menggunakan Firebase sebagai basis data sehingga seluruh data dapat diakses melalui aplikasi mobile Rizfarm. Oleh karena itu, aplikasi Rizfarm telah layak untuk digunakan agar dapat memudahkan peternak menjaga berbagai faktor penentu produktivitas ayam mereka dengan lebih mudah.
PERANCANGAN UIUX PADA APLIKASI RE-FOOD SISTEM REKAP ORDER OTOMATIS PEMESANAN MAKANAN GUNA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN DAN PENYAJIAN PRODUK Filza Mufida, Nur; Perdanasari, Lukie
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 6 (2024): JATI Vol. 8 No. 6
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i6.12019

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mengubah pola pemesanan makanan di Indonesia, dengan meningkatnya penggunaan aplikasi online untuk memesan makanan. Namun, pemesanan melalui WhatsApp sering kali menyebabkan pesanan yang tidak terorganisir, kesalahan, dan keterlambatan, sehingga mengganggu pelayanan restoran. Penelitian ini bertujuan merancang aplikasi RE-Food sebagai solusi rekap order otomatis guna meningkatkan kualitas pelayanan dan pengelolaan pesanan. Menggunakan metode Design Thinking yang terdiri dari tahapan Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Testing, aplikasi ini dirancang dengan fokus pada kebutuhan pengguna. Hasil pengujian System Usability Scale (SUS) menunjukkan bahwa aplikasi RE-Food dapat meningkatkan akurasi, efisiensi, dan pengalaman pengguna dalam pemesanan makanan, memberikan kemudahan baik bagi pelanggan maupun pemilik restoran.
PENGUJIAN USABILITY PADA SISTEM REKAP ORDER OTOMATIS UNTUK PENINGKATAN KUALITAS APLIKASI RE-FOOD Fitria Dewi, Amalia; Perdanasari, Lukie
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 6 (2024): JATI Vol. 8 No. 6
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i6.12038

Abstract

Pandemi Covid-19 membawa perubahan yang cukup berdampak di Indonesia, terutama di bidang ekonomi dan operasional kerja. Meningkatnya pesanan digital, baik melalui ojek online maupun WhatsApp, menadi tantangan baru dalam perekapan pesanan secara akurat di restoran. Hal ini sering mengakibatkan pesanan tidak tercatat, terlambat dibalas, atau bahkan salah kirim menu pesanan, yang berdampak negatif pada penilaian pelanggan terhadap restoran. Untuk mengatasi masalah ini, dikembangkan aplikasi Re-Food yang membantu perekapan pesanan melalui WhatsApp Business. Penelitian ini bertujuan mengukur kepuasan pengguna terhadap aplikasi Re-Food untuk evaluasi dan peningkatan kualitas aplikasi. Pengujian dilakukan menggunakan metode Usability Testing dengan Teknik Unmoderated Remote Testing dalam Software Testing Life Cycle (STLC). Dengan melibatkan 21 penguji, terbagi dalam kategori ahli teknologi dan ahli transaksi, hasil yang didapat dari perhitungan MAUS MIUS dan menghasilkan analisa GAP yang menunjukkan bahwa Re-Food melebihi ekspektasi kepuasan pengguna. Namun, terdapat masukan untuk perbaikan UI dan penambahan fitur, terutama laporan transaksi yang berfungsi sebagai point of sale. Perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kemudahan penggunaan dan efektivitas aplikasi kedepannya bagi pengguna
An Intelligent Fuzzy Logic-Controlled IoT System for Efficient Hydroponic Plant Monitoring and Automation Kurniasari, Arvita Agus; Puspitasari, Pramuditha Shinta Dewi; Perdanasari, Lukie; Yuana, Dia Bitari Mei; Jumiatun, Jumiatun
Jurnal ELTIKOM : Jurnal Teknik Elektro, Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/eltikom.v9i1.1475

Abstract

This paper addresses the challenges of optimizing environmental conditions in hydroponic farming by integrating an Intelligent Fuzzy Logic-Controlled IoT System. The research problem lies in the inefficiency of traditional hydroponic monitoring systems, particularly in maintaining ideal conditions for plant growth while minimizing resource waste. This study aims to develop a system that leverages IoT technology and fuzzy logic to monitor and automate hydroponic processes more efficiently. Using sensors, the system continuously tracks key environmental parameters such as temperature, humidity, soil moisture, pH levels, and total dissolved solids (TDS). A fuzzy logic controller (FLC) triggers actions based on predefined rules. During testing, the system showed effective performance—for example, activating fans when temperature (31.2°C) and humidity (60%) indicated a need for cooling, and adjusting nutrient levels when pH (5.8) and TDS (450 ppm) were suboptimal. The system offers practical benefits through real-time adaptation using defuzzification and aggregation, ensuring precise resource control, improving efficiency, and reducing waste. This study highlights the system's potential to support sustainable agriculture by providing scalable solutions that enhance plant growth and optimize resource use, especially for small-scale farmers and urban farming initiatives.
Desain Kumbung dan Kinerja Sistem Kontrol Iklim Otomatis untuk Jamur Tiram Alfarizi, Muhammad Ihsan; Brillyansyah, Degita Fahmi; Mualimin, Lulus; Perdanasari, Lukie
Technologica Vol. 4 No. 2 (2025): Technologica
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/technologica.v4i2.282

Abstract

Budidaya jamur tiram membutuhkan lingkungan yang terkontrol, terutama suhu dan kelembaban untuk meningkatkan produktivitas. metode konvensional seperti penyemprotan manual dinilai kurang efisien dalam menjaga mikro iklim kumbung tetap stabil. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sistem otomatis menggunakan Raspberry Pi 5 yang dikombinasikan menggunakan sensor suhu DHT22 dan penyemprot kabut halus, untuk mengontrol lingkungan. hasil penelitian menunjukan bahwa sistem otomatis memiliki efisiensi lebih tinggi dengan dapat mempertahankan kelembaban rata rata 91,3% dan suhu rata rata 27,4%. Namun dalam pengoprasianya sistem otomatis menggunakan lebih banyak air (47,1 Liter) dibanding dengan sistem manual (32,4 Liter). Hasil analisis uji (Anova dan uji-t) mengkonfirmasi perbedaan signifikan dalam stabilitas suhu (p < 0,01) dan kelembaban (p < 0,001). Sistem otomatis dengan menggunakan Raspberry Pi 5 terbukti lebih efektif dalam menjaga kondisi optimal pertumbuhan jamur tiram dalam kumbung dibandingkan dengan konvensional meskipun penggunaan airnya lebih tinggi.  Penelitian ini memberikan solusi inovatif bagi petani untuk meningkatkan efisiensi budidaya melalui teknologi IoT, sekaligus menjadi referensi pengembangan otomasi pertanian presisi di masa depan
Enhancing the Effectiveness of the YOLO Model Through Caladium Leaf Images Generated by Generative Adversarial Networks Chandra, Rudy; Prasetyo, Tegar Arifin; Simamora, Akdes Simon; Simbolon, Amanda Artha Regina; Sinaga, Ester Krismayani; Perdanasari, Lukie
Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS) Vol. 7 No. 1 (2025): Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/jaets.v7i1.6624

Abstract

The need for ornamental caladium plants is very popular, but there are several obstacles to recognizing its type. Caladium species classification using AI is needed to overcome the problem of misidentification among enthusiasts. This study uses the Generative Adversarial Network (GAN) algorithm to generate new images from the Caladium dataset: Amazon Caladium, Bicolor Caladium, White Queen Caladium, and Skull Caladium. We combine GAN with YOLOv5 to detect Caladium in real time to improve accuracy. The quality of the generated images is evaluated using the Kernel Inception Distance (KID) method, with the highest scores of 0.2320 for Amazon Caladium, 0.1966 for Bicolor, 0.1713 for Skull, and 0.1857 for White Queen, indicating close similarity to the original images. We chose the best model to generate three datasets: Original Dataset, Mixed Dataset (original images plus GAN-generated images), and Dataset consisting mainly of GAN images. The Mixed Dataset achieved the best results, with a mean Average Precision (mAP) of 0.695 for an Intersection over Union (IoU) of 0.50:0.95 outperforming the GAN dataset and the original Dataset. This training used 50 epochs, a learning rate of 0.0003, and a batch size of 16, to obtain the best model and significantly improve Caladium detection. From this experiment, it was found that the GAN, combined with the original data, was able to support the accuracy of YOLOv5 for real-time caladium classification and was also able to create new images that resembled the original leaves. In the mobile application, this model allows real-time identification of Caladium types, making it easier for users to buy Caladium according to the desired type.
Optimalisasi Pengelolaan Pupuk melalui Implementasi Sistem Inventory Berbasis Digital di Desa Suci, Kabupaten Jember Etikasari, Bety; Ayuninghemi, Ratih; Perdanasari, Lukie; Widianta, Moh. Munih Dian; Hariyanto, Agus
SEJAGAT : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2025): Desember
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/sejagat.v2i3.6801

Abstract

Desa Suci merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Desa ini dikenal sebagai wilayah agraris dengan mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Komoditas utama pertanian di Desa Suci meliputi padi, jagung, dan beberapa tanaman hortikultura lainnya yang menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat setempat. Sebagai desa yang unggul pada bidang pertanian, tentunya terdapat beberapa tantangan yang dihadapi oleh Desa Suci salah satunya tentang pengelolaan pupuk seperti pencatatan yang manual, kurangnya transparansi distribusi dan kesulitan monitoring stok. Solusi yang dapat diterapkan dalam menghadapi tantangan tersebut adalah pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan pupuknya. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu menerapkan sistem inventory digital untuk melakukan pengelolaan pupuk. Tahap pelaksanaan pengabdian terdiri dari analisis dan identifikasi permasalahan, pengembangan sistem, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dapat menerapkan sistem inventory manajemen pupuk di Desa Suci dengan baik. Hasil uji fungsional sistem informasi menunjukkan 100% berjalan sesuai dengan kebutuhan. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan setelah implementasi menunjukkan adanya peningkatan efisiensi dalam tata kelola pupuk, baik dari segi pencatatan, distribusi, maupun pengawasan stok. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengelolaan pupuk yang lebih modern dan berkelanjutan di tingkat desa.