Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Paradigma

Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Pelatih Ekstrakurikuler Bulutangkis Pada Sekolah Menengah Kejuruan Pembangunan Jaya-Yakapi Shintia Maharani; Ahmad Ishaq; Ahmad Al Kaafi
Paradigma Vol 21, No 2 (2019): Periode September 2019
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1712.206 KB) | DOI: 10.31294/p.v21i2.6342

Abstract

Ekstrakurikuler merupakan sebuah internal dari suatu proses belajar untuk memenuhi kebutuhan siswa. Ekstrakurikuler merupakan kegiatan di luar sekolah yang bertujuan untuk mengembangkan dan menyalurkan potensi yang ada dalam diri siswa. Sistem merupakan kumpulan sub-sub sistem (elemen) yang saling berkolerasi satu dengan yang lainnya untuk mencapai tujuan tertentu. Sistem pendukung keputusan dapat diartikan sebagai suatu sistem yang dirancang yang digunakan untuk mendukung manajemen di dalam pengambilan keputusan. Metode AHP yang digunakan merupakan metode yang mudah dimengerti dan mudah dipelajari oleh orang yang akan menggunakannya. Metode AHP merupakan pengambilan keputusan yang terstruktur. Metode tersebut meliputi proses penilaian kriteria yang dimulai dari pembobotan kriteria untuk dapat mengetahui kepentingan masing-masing kriteria, kemudian kriteria yang dapat menghasilkan alternatif untuk mengetahui bobot tertinggi dari setiap alternatif yang ada. Dengan penerapan metode AHP menghasilkan keputusan yang baik dalam penyelesaian dan perhitungan nilai-nilai kriteria yang dimiliki pelatih ekstrakurikuler bulutangkis, sehingga diketahui hasil yang akurat dalam proses pemilihan pelatih ekstrakurikuler bulutangkis. Penerapan metode AHP dengan menggunakan Microsoft Excel dapat memudahkan kepala sekolah SMK Pembangunan Jaya-Yakapi dalam menentukan pelatih ekstrakurikuler bulutangkis. Kata Kunci : Ekstrakurikuler, Sistem Pendukung Keputusan, Metode AHP 
Perancangan Sistem Pakar Penyakit Gigi Menggunakan Metode Forward Chaining Pada Klinik Pratama Condet Ahmad Ishaq; Hesti Nugraheni; Ahmad Al Kaafi; Eva Rahmawati; Nandang Iriadi; Achmad Sumbaryadi
Paradigma Vol 22, No 1 (2020): Periode Maret 2020
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1095.68 KB) | DOI: 10.31294/p.v22i1.6661

Abstract

Teeth are hard parts in the mouth. The tooth has a varied structure that functions as a cutter, renderer and food chewer. If the tooth is not cleaned after eating, it can cause bacteria to appear. Where these bacteria can damage teeth and cause a person to get dental disease. In addition to teeth is a tool for digestion of food, teeth are also a person's appearance. This display is very much needed and someone needs to meet face to face with other people. When cavities, will automatically reduce one's appearance. Moreover, cavities are accompanied by toothache, this can interfere with one's activities in doing work. expert system which is an artificial intelligence program that combines the base of the knowledge base with an inference system to imitate an expert. It is also a system that seeks to adopt human knowledge to computers, so that computers can solve problems as is usually done by experts. Forward Chaining is a decision-making strategy that starts from the fact to the final conclusion. Then monitoring uses an internet connection to connect to the web.Key Word: Dental Disaese, Expert System, Forward Chaining, Web
Media Online Untuk Mendukung Pengembangan Sociopreneur Di Era Disruptif Artika Surniandari; Hilda Rachmi; Ahmad Al Kaafi; Amir Amir
Paradigma Vol 21, No 1 (2019): Periode Maret 2019
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.523 KB) | DOI: 10.31294/p.v21i1.4730

Abstract

Perkembangan teknologi di era disruptif ini sangat memegang peranan penting karena perubahan yang disebabkan oleh adanya penemuan dan inovasi baru itu sangat membutuhkan teknologi informasi dalam pengembangannya.  Wirasusaha adalah bidang yang beberapa waktu ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah, dunia pendidikan dan masyarakat umum karena menjadi wirausahawan dianggap dapat memutus antrian para pencari kerja dan membuka lapangan kerja baru.  Menjadi seorang wirausahawan tidak selamanya keuntungan yang dicari untuk menjadi wirasusahawan sosial yang menjadi tujuan adalah kebaikan dan kemajuan bagi banyak orang.  Dengan metode kualitatif kami coba meneliti perilaku, persepsi,  motivasi dan tindakan sosiopreneur di Bogor dan mengamati penggunaan teknologi informasi dalam perkembangan sosiopreneurship tersebut. Dalam perkembangannya menjadi sociopreneur diharapkan dapat menciptakan inovasi yang dapat menciptakan perubahan. Kata Kunci: Entrepreneur, media, Sociopreneur