Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penerapan Dukungan Teknologi Dalam Meningkatkan Loyalitas Nasabah Pada Banking Super-APP Platform Andriani, Meta; Ilaahi, Saskia; Rofianto, Whony; Wardani, Deni
Jurnal Keuangan dan Perbankan Vol. 21 No. 1 (2024): Jurnal Keuangan Dan Perbankan, Volume 21 No. 1, Desember 2024
Publisher : STIE Indonesia Banking School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35384/jkp.v21i1.608

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasari oleh pesatnya perkembangan teknologi informasi yang mempengaruhi sektor perbankan, khususnya dalam penggunaan aplikasi mobile banking. Aplikasi mobile banking Bank X menjadi salah satu yang paling diminati, dengan pertumbuhan jumlah pengguna dan transaksi yang signifikan. Namun, terdapat kesenjangan penelitian terkait faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas nasabah dalam menggunakan layanan ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor seperti usability, customer service, customer trust, customer satisfaction, perceived risk, dan relative advantages terhadap loyalitas nasabah pengguna aplikasi mobile banking. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden yang merupakan pengguna aplikasi mobile banking. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usability memiliki pengaruh positif signifikan terhadap customer trust, customer service, dan customer satisfaction. Selain itu, customer satisfaction dan customer trust juga terbukti mempengaruhi loyalitas nasabah secara signifikan. Sebaliknya, perceived risk tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap loyalitas, sementara relative advantages berperan penting dalam meningkatkan loyalitas nasabah. Kesimpulannya, untuk meningkatkan loyalitas nasabah, Bank Mandiri perlu memperkuat faktor usability, customer service, dan kepercayaan nasabah terhadap aplikasi mobile banking.
Art of Seduction: How Customer Experience Drives Attitudinal Loyalty and Online Impulse Buying on Shopee Tanzil, Felicia; Rofianto, Whony; Simatupang, Batara Maju; Surjaatmadja, Surachman
Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Perbankan (Journal of Economics, Management and Banking) Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Perbankan (Journal of Economics, Management and
Publisher : STIE Indonesia Banking School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35384/jemp.v11i2.808

Abstract

This study examines the influence of multiple dimensions of the online customer experience on attitudinal loyalty and online impulsive buying behavior, with self-control and time scarcity serving as moderating variables. Employing a quantitative methodology, data were collected via surveys from 85 Shopee users in the Jabodetabek area. The results indicate that trust, platform design quality, ease of navigation, and interactivity significantly enhance customer loyalty to Shopee. These results highlight the importance of a reliable and user-friendly online environment in fostering strong customer commitment and repeat engagement. The findings provide practical insights for e-commerce stakeholders by showing how optimizing trust, usability, and engagement can increase transaction frequency and customer retention. Ultimately, this research underscores the critical role of experiential factors in shaping online consumer actions and offers strategic recommendations for Indonesian e-commerce platforms to sustain competitive advantage through enhanced customer experiences.Overall, the study underscores the critical role of experiential factors in shaping consumer behavior online and offers actionable recommendations for leveraging these dimensions to improve both customer loyalty and sales performance within the Indonesian e-commerce sector.
Pengaruh Kualitas Layanan, Harga Tiket, Kepercayaan, Nilai yang Dirasakan terhadap Loyalitas Pelanggan yang Dimediasi oleh Kepuasan Pelanggan pada Kereta Cepat Jakarta-Bandung Robertus, Valdo; Rofianto, Whony; Hindarto, Chico A.E.; Haryanti, Enny; Simatupang, Batara Maju
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i12.32633

Abstract

Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) merupakan layanan transportasi modern pertama di Indonesia yang menghadapi tantangan dalam membangun dan mempertahankan loyalitas pelanggan di tengah persaingan moda transportasi yang semakin ketat. Meskipun menawarkan waktu tempuh singkat dan fasilitas modern, belum diketahui secara pasti faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap loyalitas penggunanya. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah inkonsistensi kualitas layanan, persepsi harga tiket yang belum sepenuhnya sebanding dengan manfaat yang diterima, serta tingkat kepuasan yang belum optimal dalam menciptakan loyalitas jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan, harga tiket, kepercayaan, dan nilai yang dirasakan terhadap loyalitas pelanggan dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel mediasi. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dan survei. Untuk mendapatkan data utama, seratus orang yang aktif menggunakan Kereta Cepat Jakarta–Bandung diberikan kuesioner online. Pengambilan sampel purposive dilakukan. Metode Model Persamaan Struktural (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM), yang digunakan bersama dengan perangkat lunak SmartPLS 4.0, digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel. Hasil penelitian terdiri dari lima variabel eksogen (kualitas layanan, harga tiket, kepercayaan, nilai yang dirasakan, dan kepuasan pelanggan) dan satu variabel endogen (loyalitas pelanggan). Hasil menunjukkan bahwa kualitas layanan, harga tiket, kepercayaan, dan nilai yang dirasakan memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap kepuasan pelanggan. Selain itu, hubungan antara keempat variabel sangat dimediasi. Penemuan ini menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan adalah faktor penting dalam membentuk loyalitas, dan menegaskan bahwa layanan berkualitas, penetapan harga yang wajar, rasa percaya terhadap layanan, dan keuntungan yang dirasakan adalah kunci strategis untuk mempertahankan loyalitas pelanggan. Studi ini membantu pengelola Kereta Cepat Jakarta–Bandung membuat rencana untuk memberi pelanggan layanan yang lebih baik. Hasil penelitian ini juga dapat digunakan sebagai sumber akademik untuk membangun model loyalitas pelanggan di industri transportasi publik kontemporer.
Perilaku Generasi Z terhadap Pinjaman Online: Studi Kualitatif Mengenai Kebutuhan Finansial Jangka Pendek, Gaya Hidup, Literasi Keuangan, Promosi, Persepsi Risiko, dan Status Sosial Kurniawati, Arie; Wulandari, Nuri; Rofianto, Whony; Simatupang, Batara
Jurnal Keuangan dan Perbankan Vol. 22 No. 01 (2025): Jurnal Keuangan Dan Perbankan, Volume 22, No.1, Desember 2025
Publisher : STIE Indonesia Banking School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi perilaku keuangan Generasi Z (Gen Z) di Indonesia, khususnya dalam penggunaan layanan pinjaman online. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah meningkatnya ketergantungan Gen Z pada platform pinjaman digital, yang menimbulkan kekhawatiran terhadap kerentanan finansial dan risiko utang. Gen Z, sebagai kelompok demografi yang tumbuh di era digital, sangat terbuka terhadap inovasi teknologi dan produk keuangan digital, sehingga lebih rentan terhadap peluang sekaligus risiko. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan individu berusia 17–28 tahun yang pernah atau sedang menggunakan layanan pinjaman online. Analisis difokuskan pada pengalaman, persepsi, dan motivasi mereka dalam mengambil keputusan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan keuangan jangka pendek yang mendesak, pola gaya hidup konsumtif, serta kemudahan dan kecepatan akses pinjaman online menjadi faktor utama yang membentuk perilaku pinjaman Gen Z. Selain itu, paparan promosi semakin mendorong adopsi pinjaman, sementara rendahnya literasi keuangan meningkatkan kerentanan terhadap risiko finansial dan penumpukan utang. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pemahaman perilaku keuangan Gen Z di era digital. Secara praktis, penelitian ini menawarkan wawasan bagi regulator, penyedia layanan keuangan, dan pendidik untuk merancang strategi perlindungan konsumen, literasi keuangan digital, dan kampanye pinjaman bertanggung jawab yang lebih relevan bagi generasi muda.
The Influence of Social Media Marketing, Performance Expectancy, and Social Influence on Purchase Intention: Evidence from Bibit App Agnany, Mauliddinia Iftikhar; Rofianto, Whony; Haryanti, Enny; Karambut, Fermico
Jurnal Ilmu Manajemen dan Ekonomika Vol. 18 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Manajemen dan Ekonomika, Vol. 18, No.1, December 2025
Publisher : Indonesia Banking School

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35384/jime.v18i1.874

Abstract

This study analyzes the influence of Social Media Marketing Activities (SMMA) on Brand Equity and Purchase Intention, as well as the impact of Brand Equity on Electronic Word of Mouth (E-WOM). Additionally, it examines the roles of E-WOM, Performance Expectancy (PE), and Social Influence (SI) in shaping Purchase Intention among Instagram followers of the Bibit investment application. Using a quantitative approach, data were collected from 100 respondents via convenience sampling. Data analysis was conducted using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4. The results indicate that SMMA significantly affects Brand Equity, and Brand Equity strongly influences E-WOM. However, SMMA and E-WOM were found to have no significant impact on Purchase Intention. In contrast, PE and SI proved to have a positive and significant influence on Purchase Intention. These findings suggest that for high-involvement products such as digital investment applications, functional value and social influence are more decisive in shaping purchase decisions than promotional activities or online recommendations.