Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Hubungan Berat Badan Lahir Rendah dengan Kejadian Hiperbilirubin di Ruang Perinatologi RSUD dr. Slamet Garut Yekti Widadi, Sri; Puspita, Tantri; Alfiansyah, Rudi; Vava Rilla, Eldessa; Wahyudin, Wahyudin; Nurazizah , Siti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.627 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i2.11458

Abstract

Berat badan lahir rendah (BBLR) adalah berat badan lahir kurang dari 2500 gram. Sedangkan hiperbilirubinemia merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan peningkatan kadar bilirubin (≥ 10 mg/dl) didalam jaringan ekstravaskuler sehingga tampak kuning pada konjungtiva, kulit dan mukosa. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cass control, teknik penentuan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yaitu sebanyak 42 sampel yang terbagi atas 21 sampel kasus dan kontrol dengan perbandingan (1:1). Berdasarkan analisis person chi-square merupakan uji yang dilakukan pada penelitian ini, uji ini bertujuan untuk mencari kolerasi antara variabel, dikatakan terdapat kolerasi yang signifikan jika p-value < 0,05. Pada penelitian ini didapatkan p-value = 0,005 yang berarti terdapat kolerasi yang signifikan anatara berat badan lahir rendah dengan kejadian hiperbilirubin. Didapatkan nilai OR = 6,400 yang artinya kejadian hiperbilirubin mempunyai resiko 6,4 kali lebih besar pada bayi BBLR dibandingkan yang tidak BBLR.
Studi Fenomenologi Pengalaman Ibu yang Merawat Pasien Anak Dengan Tuberculosis di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tarogong Yekti Widadi, Sri; Puspita, Tantri; Wahyudin, Wahyudin; Alfiyansah, Rudi; Saefulrohman, Yana
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.234 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i3.11468

Abstract

Indonesia merupakan salah satu dari 5 negara yang dinobatkan sebagai jumlah kasus terbanyak Tuberculosis di dunia. Jumlah kasus Tuberculosis yang ditemukan di kab Garut tahun 2021 sebanyak 4611 kasus. Tuberculosis pada anak merupakan salah satu aspek yang penting untuk diperhatikan karena menyangkut pertumbuhan dan perkembangan seorang anak. Ibu memiliki peran penting dalam hal penanggulangan Tuberculosis pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengalaman ibu yang merawat pasien anak dengan terdiagnosis penyakit tuberculosis diwilayah kerja UPTD Puskesmas Tarogong. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dengan pengambilan partisipan menggunakan purposive sampling dan jumlah informan sebanyak tiga orang yang sudah memenuhi taraf redundancy. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam (In Depth interview), wawancara terarah (Guided interview) dan observasi. Untuk menguji keabsahan data menggunakan validitas internal, eksternal, realibilitas dan objektivitas, kemudian analisis data menggunakan tehnik collaizi. Tema yang teridentifikasi ada enam diantaranya: 1) Pengetahuan ibu tentang TBC, 2) perasaan pertama kali ibu mengetahui anaknya terdiagnosa TBC, 3) upaya perawatan yang diberikan oleh ibu selama merawat anak TBC, 4) kendala yang dihadapi oleh ibu, 5) cara ibu mengatasi masalah yang dihadapi, 6) dukungan yang diperoleh ibu. Saran, perlu adanya pendidikan kesehatan mengenai tuberculosis terhadap kontak erat penderita Tuberculosis karena Tuberculosis pada anak faktor resiko terbesarnya ditularkan oleh penderita tuberculosis dewasa serta perlu adanya bimbingan terarah baik dalam hal pemberian nutrisi maupun personal hygiene kepada ibu yang merawat anak yang terdiagnosis penyakit tuberculosis karena menyangkut dengan proses pengobatan pada anak.
PEMERIKSAAN ANTROPOMETRI DAN STATUS GIZI SEBAGAI UPAYA PREVENTIF TERHADAP MALNUTRISI DAN STUNTING PADA ANAK PAUD PELITA HATI RANCABANGO TAROGONG KALER Widadi, Sri Yekti; Puspita, Tantri; Wahyudin, Wahyudin; Windi, Windi; Dika, Dika
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.28664

Abstract

Artikel ini didasarkan pada Pengabdian Masyarakat (Pengmas) di Lingkungan STIKes Karsa Husada Garut Program Profesi Ners dalam Upaya mengatasi permasalahan stunting pada anak balita. Stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan karena asupan gizi yang kurang pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Balita stunting akan memiliki tinggi badan yang kurang jika dibandingan dengan umur. Kegiatan Pengabdian masyarakat ini bertujuan mampu mendeteksi dini malnutrisi dan stunting sehingga anak segera mendapatkan penanganan dan terhindar dari masalah tumbuh kembang. Intervensi dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode pelaksanaan pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar lengan pada anak Paud Pelita Hati Rancabango Garut. Dengan metode ini maka di harapkan dapat mengetahui hasil pemeriksaan antropometri dan status gizi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diikuti oleh oleh 67 anak paud pelita hati Rancabango. hampir seluruh dari responden dengan status gizi baik dan sangat sedikit dari responden dengan status gizi kurang. Dari hasil pemeriksaan tinggi badan hampir seluruh dari responden dengan tinggi badan normal dan sangat sedikit dari responden dengan stunting. Sehingga untuk kedepannya upaya preventif diharapkan pemeriksaan skrining antropometri dapat dilakukan secara berkala dan dapat dilakukan intervensi untuk penyuluhan atau sosialisasi berupa pentingnya pemenuhan gizi baik dalam Upaya optimalisasi tumbuh kembang anak kepada orang tua yang memiliki balita.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI Puspita, Tantri; Ramadan, Hasim; Budhiaji, Purbayanty; Sulhan, M. Hadi
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 6 No. 2 (2019): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.706 KB) | DOI: 10.33867/jka.v6i2.141

Abstract

Sleep quality of elderly is influenced by psychological conditions. Elderly with hypertension are affected not only by physical but also pshychological conditions. Anxiety is a part of its. This study was used a cross-sectional approach to identify the relationship between anxiety level (independent variable) and sleep quality in the elderly (dependent variable) with hypertension in the working area of ​​Karangmulya Health Center, Garut Regency. This study was used Zung Self-rating Anxiety Scale (ZSAS) and the Pitsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaires. The results showed that the majority of respondents were female, 63 respondents (65.6%) and widow/widower (69.8%). The Correlation analysis between the level of anxiety and sleep quality of elderly patients with hypertension showed results P-value = 0.041(p<0.05), which means there was a relationship between the level of anxiety and sleep quality in elderly patients. It is expected that health care workers especially nurses can help the elderly to improve sleep quality through handling anxiety in elderly people with hypertension.
The Relationship Between Knowledge About Smoking Hazards and Self-Efficacy for Smoking Cessation Among Vocational High School Students Zidan, Muhammad; Puspita, Tantri; Sugih Permana, Gin Gin
Nursing Case Insight Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Nursing Case Insight Journal
Publisher : CV. Literasi Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63166/s53x4k31

Abstract

This study aimed to analyze the relationship between knowledge about the dangers of smoking and self-efficacy for smoking cessation among adolescents. A descriptive correlational design with a cross-sectional approach was used, involving 203 smoking students at SMKN 4 Garut, Indonesia. Validated and reliable questionnaires were used to measure knowledge and self-efficacy. Results showed that most respondents had good knowledge (61.1%) and high self-efficacy (66%). Spearman’s Rank correlation test revealed a strong positive relationship between knowledge and self-efficacy (r = 0.737, p = 0.001). The study concludes that higher knowledge about smoking hazards is associated with higher self-efficacy for quitting smoking among vocational high school students.
Effectiveness of Foot Reflexology Massage Therapy in Reducing Blood Pressure and Improving Comfort in Elderly Patients with Hypertension: A Case Study at Griya Lansia Garut Social Service Unit Selvia; Puspita, Tantri
Nursing Case Insight Journal Vol. 3 No. 3 (2025): Nursing Case Insight Journal
Publisher : CV. Literasi Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63166/na9n4d03

Abstract

Hypertension is a major health problem among the elderly, often requiring integrated management approaches. Foot reflexology massage therapy is a non-pharmacological intervention that may reduce blood pressure and improve comfort in hypertensive elderly patients. To analyze the effectiveness of foot reflexology massage therapy in reducing blood pressure and improving comfort in an elderly patient with hypertension at the Griya Lansia Garut Social Service Unit. A descriptive case study method was used with one elderly respondent. Nursing care was implemented over three days, with foot reflexology massage as the main intervention. Pre- and post-therapy blood pressure measurements and comfort assessments were conducted. Four nursing diagnoses were identified: discomfort, sleep pattern disturbance, knowledge deficit, and risk of falls. After three days of intervention, systolic blood pressure decreased from 170/100 mmHg to 130/90 mmHg, and diastolic pressure improved. The patient reported reduced discomfort, improved sleep, and increased understanding of hypertension management. Foot reflexology massage therapy is an effective non-pharmacological intervention to reduce blood pressure and enhance comfort in elderly hypertensive patients. It should be considered as part of holistic geriatric nursing care.
Foot Reflexology Massage for Hypertension in the Elderly: A Case Study Nursafitri, Riska; Puspita, Tantri; Suliyawati, Eti
Nursing Case Insight Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Nursing Case Insight Journal
Publisher : CV. Literasi Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63166/4q1k6t07

Abstract

Non-communicable diseases (NCDs) have become a public health problem. One of the diseases included in NCDs is hypertension. Hypertension is a condition in which systolic blood pressure increases to 140 mmHg or more and diastolic blood pressure increases to 90 mmHg or more based on two or more measurements. The global prevalence of hypertension is more than 30% of the world's total population. In Indonesia, hypertension also increased in 2018, namely from 34.11% of the total population. Based on the incidence rate, age is one of the causes of hypertension. With increasing age, organ function decreases, affecting sympathetic nerve function, increasing renin secretion, and increasing angiotensin II and aldosterone production. This case study aims to determine the effectiveness of foot reflexology massage therapy in elderly people with hypertension. The method used is a descriptive case study by conducting anamnesis, observation, physical examination, and medical records. The tool used was a sphygmomanometer. The study was conducted on Mrs. T, a 64-year-old female with hypertension. Providing regular foot reflexology massage to hypertensive patients affects the contraction of capillary walls so that vasodilation or widening of the capillary blood vessels and lymph vessels occurs, which results in a decrease in blood pressure from 175/85 mmHg to 150/85 mmHg. The flow of oxygen in the blood increases, the disposal of metabolic waste becomes smoother, thus stimulating the endorphin hormone which functions to provide a sense of comfort and reduce pain in Mrs. T. Regular foot reflexology massage techniques are effective in lowering blood pressure in the elderly with hypertension.