Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

In Situ Gel Termosensitif sebagai Sistem Penghantaran Obat Pintar: Formulasi dan Aplikasi Nakhil, Umaimatun; Martien, Ronny; Adhyatmika, Adhyatmika
Majalah Farmaseutik Vol 19, No 3 (2023)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/farmaseutik.v19i3.85641

Abstract

Sistem penghantaran obat menggunakan gel mulai banyak berkembang salah satunya in situ gel. Bentuk sediaan ini menarik untuk dikembangkan karena hanya melibatkan transisi bentuk (sol-gel) sederhana tanpa adanya reaksi kimia. In situ gel termosensitif merupakan jenis sediaan in situ gel yang berbentuk larutan pada suhu ruang namun berubah menjadi gel pada suhu tubuh. Polimer basis yang digunakan pada formulasi in situ gel memiliki karakteristik khas yakni bersifat termosensitif. Artikel review ini bertujuan untuk membahas berbagai jenis polimer termosensitif dan mekanisme gelasinya serta aplikasi bidang medis dari in situ gel termosensitif. Polimer termosensitif memiliki sifat reserve gelation atau mengalami gelasi pada peningkatan suhu karena pengaruh kesetimbangan gugus hidrofil dan hidrofob dalam strukturnya. Sediaan in situ gel memberikan keleluasaan penggunaan dan modifkasi profil pelepasan obat dibandingkan sediaan konvensional. Beberapa karakteristik penting yang perlu diperhatikan pada desain sediaan ini diantaranya adalah suhu gelasi, mukoadesivitas, dan reologi. Sediaan in situ gel telah dikembangkan untuk sistem penghantaran berbagai obat seperti bukal dan sublingual, nasal, dan okular.
Development of glibenclamide validation method using UV-Spectrophotometry for solubility test in mesoporous mannitol Kusumorini, Nindya; Adhyatmika, Adhyatmika; Biruni, Sheria Itqan; Anugrahanti, Sukmarini
Majalah Farmaseutik Vol 19, No 3 (2023)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/farmaseutik.v19i3.90435

Abstract

This study was aimed to develop a validation method for glibenclamide in mesoporous mannitol using UV spectrophotometric method. This method was chosen because it is simple, sensitive, accurate, precise, reproducible and economical. The wavelength of glibenclamide (λ max) was obtained at 229 nm using ethanol and water in a ratio of 1:1. The linearity of glibenclamide was selected at a concentration of 5 - 17.5 µg/mL. Correlation coefficient (r) = 0.9998; intraday RSD < 1%; interday RSD < 2%, recovery 100 - 105%, LOD = 0.32 µg/mL and LOQ = 1.08 µg/mL, and has high sensitivity because the presence of mesoporous mannitol in the solution does not interfere with the reading process of glibenclamide. So it can be concluded that this method has good reproducibility based on the results of linearity, precision, and accuracy of glibenclamide and in accordance with ICH requirements, so this method can be used for routine analysis of glibenclamide compounds in mesoporous mannitol.
Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Pembuatan Produk Kunyit Latte terhadap Santri Mahasiswi Pondok Pesantren Bil Qolam Nologaten, Yogyakarta Wahid, Rahmat A Hi; Sriarumtias, Framesti Frisma; Kusumowati, Ika Trisharyanti Dian; Adelina, Rosa; Suprapti, Sri; Siswanto, Soni; Adhyatmika, Adhyatmika; Indrasetiawan, Puguh
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.22887

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan aspek fundamental bagi kesejahteraan jangka panjang dan produktivitas mahasiswi. Namun, isu ini seringkali terabaikan, sementara kelompok ini rentan mengalami masalah seperti dismenore dan ketidakseimbangan hormonal. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan praktis santri mahasiswi di Pondok Pesantren Bil Qolam Nologaten, Yogyakarta, dalam menjaga kesehatan reproduksi melalui pendekatan yang mengintegrasikan edukasi ilmiah dengan kearifan tanaman lokal yaitu kunyit. Metode yang digunakan berupa penyuluhan dan pelatihan praktik pembuatan “Kunyit Latte”, minuman herbal inovatif berbahan dasar kunyit dan jahe yang kaya akan antioksidan dan senyawa anti-inflamasi untuk kesehatan reproduksi. Hasil penyuluhan ini membuktikan efektivitas kegiatan, ditandai dengan peningkatan pemahaman santri mahasiswa yang signifikan. Peningkatan pengetahuan ini menjadi fondasi krusial untuk membentuk sikap dan perilaku sehat. Melalui kegiatan ini, mahasiswi tidak hanya memperoleh pemahaman komprehensif tentang kesehatan reproduksi, tetapi juga terampil membuat minuman herbal yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulannya terdapat peningkatan pengetahuan santri dalam hal kesehatan reproduksi wanita. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan santri mahasiswi lebih memahami mengenai kesehatan reproduksi wanita dan dapat mempraktekkan langsung pembuatan produk kunyit latte yang bermanfaat untuk kesehatan mereka.