Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Variable Research Journal

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DALAM PENERAPAN PROLANIS EXERCISE  UNTUK MENURUNKAN  KADAR GULA DARAH PADA DIABETES MELITUS TIPE 2DI UPT PUSKESMAS PULO BRAYAN Sirait, Cantiqah Puteri; Pangaribuan, Resmi; Khairani, Ade Irma
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 2 No. 04 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus merupakan gangguan metabolisme yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah (Hiperglikemia). Prolanis Exercise dirancang untuk pengidap Diabetes Melitus, tujuannya untuk mengatur kadar gula darah. Metode Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus asuhan keperawatan keluarga meliputi pengkajian keperawatan keluarga, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Kriteria inklusi penelitian yaitu bersedia menjadi responden, usia > 45 tahun, berjenis kelamin wanita dan belum pernah menggikuti Prolanis Exercise di Puskesmas Pulo Brayan. Penelitian dilaksanakan di UPT Puskesmas Pulo Brayan, selama 1 minggu dengan 3 kali pertemuan. Instrumen yang digunakan adalah format pengkajian keperawatan keluarga, glukometer, stetoskop. Hasil: Penelitian ini dilakukan kepada  2 orang responden anggota keluarga yang mengalami Diabetes melitus atau  ketidakstabilan kadar gula darah. Implementasi yang dilakukan untuk menurukan kadar gula darah pasien dengan terapi non farmakologis Prolanis Exercise selama 30 menit kepada kedua responen. Diperoleh hasil dari kedua pasien adanya penurunan kadar gula darah pasien 1 menurun 48 mg/dl dari nilai 391 mg/dl dan pasien 2 menurun 55 mg/dl dari nilai 306 mg/dl. Analisa Hasil penelitian menunjukkan  bahwa Prolanis Exercise efektif dalam menurunkan kadar gula darah dan diperlukan peran keluarga dalam perawatan pasien Diabetes Melitus. Kesimpulan dan Saran Peran aktif keluarga serta intervensi non-farmakologis yang dilakukan secara rutin efektif membantu menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan kenyamanan selama proses keperawatan dirumah. Saran untuk keluarga diharapkan dapat berperan aktif membantu merawat anggota keluarga yang mengalami      Diabetes Melitus supaya kadar gula darahnya dapat terkontrol.
EFEKTIVITAS SIMULASI BALUTAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN SISWA DALAM PENANGANAN KEGAWATDARURATAN CEDERA RINGAN Pangaribuan, Resmi; Khairani, Ade Irma; Barasa, Dita; Simanjuntak, Saskia
VARIABLE RESEARCH JOURNAL Vol. 3 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cedera ringan merupakan kondisi kegawatdaruratan yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan memerlukan penanganan awal yang tepat untuk mencegah komplikasi. Namun, keterbatasan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam melakukan pertolongan pertama, khususnya teknik balutan, masih menjadi permasalahan yang banyak ditemukan. Oleh karena itu, diperlukan metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam penanganan cedera ringan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan lembar observasi keterampilan balutan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Intervensi diberikan melalui simulasi balutan cedera ringan dengan metode pembelajaran aktif dan praktik langsung. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired samples t-test untuk variabel pengetahuan dan uji Wilcoxon signed-rank test untuk variabel keterampilan.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa yang signifikan setelah intervensi simulasi balutan (p < 0,001). Selain itu, keterampilan siswa dalam melakukan teknik balutan juga mengalami peningkatan yang bermakna secara statistik (p <0,001).Kesimpuan: Simulasi balutan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa terkait pertolongan pertama pada cedera ringan. Metode ini direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam program pendidikan kesehatan di sekolah guna meningkatkan kesiapsiagaan siswa terhadap kejadian cedera.