Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Bounding Attachment Masa Nifas Dewi Susilawati; Nur Fadjri Nilakesuma; Risnawati Risnawati
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.73 KB) | DOI: 10.31539/jks.v3i2.1170

Abstract

The purpose of this study was to determine the factors that affect puerperal breastfeeding attachment. The research method used was descriptive-analytic research with a cross-sectional design. The study results describe the variables of maternal characteristics (age, education, and parity) that affect the bounding attachment, with only parity variables with p values of 0.041. In addition, the effect on bounding attachment is the parent / family response variable (p = 0.036) and social support (p = 0.029) while there is no influence of the level of knowledge with bounding attachment (p = 1,000). In conclusion, socialize bounding attachment to mothers, families, the community to increase mother's knowledge and increase the success of Bounding Attachments between mother and child. Keywords: Bounding Attachment, Postpartum Mother, Postpartum Bonding Questionnaire (PBQ)
PEMBERDAYAAN IBU HAMIL TENTANG PEMILIHAN KONTRASEPSI PASCA PERSALINAN DI PUSKESMAS BELIMBING Susilawati, Dewi; Muthia, Gina; Nilakesuma, Nur Fadjri
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v1i2.314

Abstract

Keluarga Berencana Pasca Persalinan (KBPP) dilakukan dalam 42 hari setelah melahirkan untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) dan menjaga jarak antar kehamilan minimal dua tahun. Tingginya adopsi kontrasepsi pasca melahirkan menunjukkan pentingnya KB dalam periode postpartum di Indonesia. Namun, cakupan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) masih rendah, dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan, sikap negatif, dan rendahnya minat calon akseptor. Puskesmas Belimbing Kota Padang didapatkan banyak ibu hamil yang tidak mengetahui tentang pemilihan KBPP dan Tidak adanya media edukasi untuk kesejahteraan ibu hamil. Tujuan PkM adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang KBPP serta adanya media edukasi yaitu booklet untuk pemberdayaan ibu hamil tentang pemilihan KBPP. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 17 Oktober 2024 kepada 5 pasang ibu hamil di Puskesmas Belimbing. Kegiatan ini dilakukan dua tahap. Tahap pertama tim pengabdian melakukan FGD kepada sasaran tentang pengalaman menggunakan alat kontasepsi. Tahapan kedua melakukan konseling kepada sasaran dengan media booklet tentang KBPP. Hasil kegiatan pelaksanaan Pk M terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil dari rata – rata 4,2 menjadi 8,4 tentang KBPP. Dengan demikian, metode FGD dan konseling menggunakan booklet ini dapat dianggap sebagai metode yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang KBPP sehingga cakupan KBPP dapat meningkat.
Pengembangan phantom maternity development (mandeh) sebagai media edukasi dalam praktikum antenatal care Fadjri Nilakesuma, Nur; Susilawati, Dewi; Mushariyadi, Fery
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 16, No 2 (2025): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v16i2.1466

Abstract

Latar belakang: Kegiatan laboratorium bertujuan untuk meningkatkan sikap, keterampilan, dan kreativitas mahasiswa dalam bidang pendidikan tenaga kesehatan. Namun, ketidakcukupan jumlah phantom yang mahal ini mengakibatkan siswa harus saling bergiliran memakainya. Tujuan: Penelitian ini menyusun dan menguji Phantom Mandeh melalui pengukuran tinggi fundus, pemeriksaan Leopold, serta kemampuan mendengarkan detak jantung janin. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan research and development (R&D) dengan lima tahap yang berasal dari modifikasi desain yang diciptakan oleh Borg dan Gall. Lima tahap yang diterapkan terdiri dari Tahap I (studi literatur), Tahap II (proses pengembangan produk), Tahap III (validasi oleh ahli), Tahap IV (revisi produk dan hasil akhir), serta Tahap V (uji produk). Hasil: Penelitian menunjukkan rata-rata 4 untuk konteks relevansi phantom dengan tujuan praktikum, 3,87 untuk desain phantom yang menarik, kemudahan penggunaan phantom memperoleh rata-rata 4, sedangkan nilai rata-rata untuk teknik pemeriksaan palpasi dan auskultasi masing-masing adalah 3,9 dan rata-rata untuk ukuran phantom 3,7. Kesimpulan: Phantom MANDEH telah dirancang sebagai alat pembelajaran untuk mengukur ketinggian fundus, melakukan pemeriksaan Leopold, dan mengecek denyut jantung janin. Berdasarkan hasil eksperimen yang dilakukan oleh para ahli dan mahasiswa, diperoleh phantom yang relevan dengan pembelajaran dan cocok untuk digunakan dalam praktikum antenatal care di laboratorium.
The Effectiveness Of Solution Focused Brief Therapy Counseling On The Desire To Breastfeed Pregnant Women In The Third Trimester Nilakesuma, Nur Fadjri; Susilawati, Dewi; Yusnella, Eza
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 4 (2024): Volume 10,No.4 April 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i4.14688

Abstract

Latar Belakang: Pendekatan konseling yang fokus pada solusi memandang setiap ibu memiliki kemampuan mencari dan menentukan solusi terbaik dalam mengatasi kesulitan dalam menyusui sehingga bayi mendapatkan ASI Eksklusif. Tujuan: Mengetahui Efektifitas Pendekatan Konseling Solution Focused Brief Terapi Tentang ASI Eksklusif Terhadap Keinginan Menyusui Pada Ibu Hamil Trimester III Di Wilayah Kerja Puskesmas Anak Air Kota Padang. Metode : Jenis penelitian yang digunakna pada penelitian ini adalah pre eksperimen dengan desain One – Group Pretest – Posttest Design. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling dengan kriteria ibu hamil trimester III dengan skor IFI maksimum 9 dan bersedia mengikuti 2 kali sesi konseling. Analisa data menggunakan Uji T dependen. Hasil: Rata – rata skor IFI sebelum diberikan konseling solution brief terapi sebanyak 6.23 sedangkan skor IFI setelah diberikan konseling solution brief terapi terjadi peningkatan menjadi 12.97. Hasil uji bivariate didapatkan konseling dengan pendekatan solution brief terapi efektif meningkatkan niat ibu hamil menyusui bayi nya setelah melahirkan dengan nilai Pvalue 0,05 (P value 0, 000). Kesimpulan: Konseling dengan pendekatan solution brief terapi efektif meningkatkan niat ibu hamil menyusui bayi nya setelah melahirkan dengan nilai Pvalue 0,05 (P value 0, 000). Saran: Peningkatan pelayanan konseling untuk peningkatan niat ibu menyusui. Kata Kunci : Niat Menyusui, Konseling, SFBT, Ibu Hamil ABSTRACT Background: A solution-focused counseling approach views each mother as having the ability to find and determine the best solution in overcoming difficulties in breastfeeding so that the baby gets exclusive breastfeeding. Purpose: To determine the effectiveness of the Solution Focused Brief Therapy Counseling Approach on Exclusive Breastfeeding on the Desire to Breastfeed Pregnant Women Trimester III in the Working Area of the Anak Air Health Center, Padang City. Methods: The type of research used in this study was a pre-experiment with a One - Group Pretest - Posttest Design. Sampling was done by total sampling with the criteria of third trimester pregnant women with a maximum IFI score of 9 and willing to participate in 2 counseling sessions. Data analysis using dependent T test. Results: The average IFI score before being given solution brief therapy counseling was 6.23 while the IFI score after being given solution brief therapy counseling increased to 12.97. The bivariate test results showed that counseling with a solution brief therapy approach was effective in increasing the intention of pregnant women to breastfeed their babies after giving birth with a Pvalue of 0.05 (P value 0, 000). Conclusion: Counseling with a solution brief therapy approach effectively increases the intention of pregnant women to breastfeed their babies after giving birth with a Pvalue of 0.05 (P value 0, 000). Suggestions: Improved counseling services to increase the intention of breastfeeding mothers. Keywords: Counselling , Infant Feeding Intuition, Pregnancy Women , SFBT 
Konseling Kehamilan Sehat Mewujudkan Generasi Hebat Susilawati, Dewi; Nilakesuma, Nur Fadjri; Hesti, Novria; Permata, Citra Intan; Putri, Adhitya Dwi Fadhila; Syarah, Wana; Massagus, Zharfa Adani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i5.13696

Abstract

ABSTRAK Angka kejadian stunting tertinggi berada di wilayah kerja Puskesmas Ikua Koto yaitu sebanyak 16%. Banyak faktor yang mempengaruhi kejadian stunting di wilayah puskesmas ikur koto ini selain gizi balita, faktor ibu juga sangat memengaruhinya. Puskesmas Ikua Koto bahwa dalam 3 bulan terakhir ini terdapat 31 ibu hamil yang beresiko tinggi (35%) yang di dominasi oleh KEK, Anemia dan PEB. Pengunaan audiovisual membuat ibu hamil lebih memahami materi edukasi yang disampaikan. Meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pengaruh kehamilan resiko tertinggi terhadap kejadian stunting. Kegiatan ini mengacu pada 4 langkah yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Pelaksanana dilakukan selama 2 kali yaitu pada tanggal 21 September dan 13 oktober 2023 dengan jumlah sasaran 6 orang ibu hamil. Hasil Pengabdian adalah hasil konseling kehamilan sehat menggunakan media audiovisual adalah hampir semua ibu hamil mengalami peningkatan pengetahuan tentang nutrisi ibu hamil, persiapan orang tua, ASI Eksklusif dan nutrisis balita. Terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah diberikan konseling menggunakan audiovisual sehingga sebaiknya tenaga Kesehatan dalam memberikan konseling jangan hanya terpaku pada buku KIA tetapi bisa menggunakan audiovisual. Kata Kunci: Stunting, Nutrisi Ibu Hamil, Persiapan Menjadi Orang Tua, ASI Eksklusif, Nutrisi Balita  ABSTRACT The highest incidence of stunting is in the Ikua Koto Community Health Center working area, namely 16%. Many factors influence the incidence of stunting in the Ikur Koto Community Health Center area apart from toddler nutrition, maternal factors also greatly influence it. Ikua Koto Community Health Center stated that in the last 3 months there were 31 pregnant women who were at high risk (35%) which was dominated by KEK, Anemia and PEB. The use of audiovisuals makes pregnant women better understand the educational material presented. Increase pregnant women's knowledge about the influence of the highest risk pregnancies on the incidence of stunting. This activity refers to 4 steps, namely planning, action, observation and evaluation, and reflection. The implementation was carried out twice, namely on September 21 and October 13 2023 with a target number of 6 pregnant women. The results of healthy pregnancy counseling using audiovisual media, namely that almost all pregnant women experience increased knowledge about pregnant women's nutrition, parental preparation, exclusive breastfeeding and toddler nutrition. Conclusion: there was an increase in the knowledge of pregnant women after being given counseling using audiovisual so that health workers should not only focus on MCH books when providing counseling but can use audiovisual Keywords: Stunting, Maternal Nutrition, Parenting Preparation, Exclusive Breastfeeding, Toddler Nutrition
Konseling Brief dengan Media Puzzle Mazes sebagai Upaya Optimalisasi Rujukan Terencana Ibu Hamil Nilakesuma, Nur Fadjri; Susilawati, Dewi; Fauziah, Rahmatun
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i2.13132

Abstract

ABSTRAK Hasil wawancara dengan Penanggung Jawab KIA Puskesmas Ikua Koto (KPIK) Kota Padang wilayah kerja Puskesmas KPIK memiliki ibu hamil yang beresiko tinggi yang meningkatkan angka rujukan. Oleh karena itu, Puskemas KPIK mengeluarkan inovasi kelas ibu hamil resti. Namun, pelaksanaan komunikasi satu arah melalui lembar balik membuat ibu hamil menjadi cepat bosan. Meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya dan komplikasi kehamilan serta alur rujukan degan menggunakan media puzzle mazes. Kegiatan ini mengacu pada 4 langkah yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Responden pengabdian ini adalah ibu hamil dengan jumlah 34 ibu hamil yang dilaksankan pada tanggal 21 September 2023, 29 September 2023 dan 13 Oktober 2023 di Posyandu Cendrawasih 5 Wilayah Kerja Puskesmas Ikut Koto Kota Padang. Terciptanya media puzzle maze tanda bahaya dan komplikasi kehamilan, terdapat peningkatan pengetahuan dan kepuasan ibu hamil terhadap pelaksanaan kelas ibu hamil. Media Puzzle Mazes yang telah diciptakan oleh tim pengabdi sangat bermanfaat dalam meningkatan pengatahun ibu tentang tanda bahaya dan komplikasi kehamilan sehingga rujukan terencana ibu hamil lebih optimal.   Kata Kunci: Nutrisi Ibu Hamil, Tablet Fe, Prilaku Diet Ibu Hamil  ABSTRACT The results of interviews with the KIA Person in Charge of the Ikua Koto Health Center (KPIK) in Padang City, the working area of the KPIK Health Center has pregnant women who are at high risk which increases the referral rate. For this reason, the KPIK Community Health Center launched an innovative class for restful pregnant women. However, implementing one-way communication via flip sheets makes pregnant women quickly bored. Ncreasing pregnant women's knowledge about danger signs and complications of pregnancy as well as referral pathways by using puzzle mazes media. Ncreasing pregnant women's knowledge about danger signs and complications of pregnancy as well as referral pathways by using puzzle mazes media. The creation of puzzle maze media for signs of danger and complications of pregnancy, there is an increase in knowledge and satisfaction of pregnant women with the implementation of classes for pregnant women. The Puzzle Mazes media that has been created by the service team is very useful in increasing mothers' knowledge about the danger signs and complications of pregnancy so that planned referrals for pregnant women are more optimal.. Keywords: Puzzle mazes, Danger Signs of Pregnancy, Pregnancy Complications
Development of Midwifery Documentation System In Web-Based Pregnancy Care Dewi Susilawati; Nilakesuma, Nur Fadjri; Syahid, Armein
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 8 No 2 (April 2025)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woh.v8i2.1332

Abstract

Documentation of pregnancy care is very important to monitor the health of the mother and the fetus she is carrying; often, this documentation is still done manually and sometimes irregularly. There is a need for a midwifery documentation system that can assist students in recording data regularly and accurately. SOAP of Midwifery Documentation (MD-SOAP) is a web-based documentation system designed based on the needs in documenting pregnancy care, starting from a thorough assessment of the patient's basic data, diagnosis, care planning, implementation, and evaluation based on the Varney mindset with SOAP documentation that is written in narrative. The purpose of this study was to identify the need for midwifery documentation in pregnancy care and design a prototype of SOAP of Midwifery Documentation (MD-SOAP). This research method is Research and Development (R&D) to design a prototype of SOAP of Midwifery Documentation (MD-SOAP). The sample of this study was part of the Midwifery Study Program students of STIKes MERCUBAKTIJAYA Padang, as many as 88 students. Data collection techniques by filling out questionnaires. Analysis of this research is descriptive, quantitative, and qualitative. The results of this study are the need for web-based midwifery documentation, obtained 100% of students stated the need for web-based documentation. So far, they have used documentation by handwriting methods, 83% understand the use of computers, and 72.4% understand the use of the web. The features available in MD-SOAP cover all aspects needed in pregnancy care. MD-SOAP has also been validated by media experts and midwifery experts specializing in pregnancy care, all of whom stated that this web is suitable for use. The results of this study conclude that the MD-SOAP web is suitable for use by students in documenting pregnant women.
Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Tingkat Kecemasan Pada Ibu Nifas Ety Aprianti; Fadjri Nilakesuma Nur; Dewi Susilawati; Rinda Septira
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 14 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v14i1.2026.1199

Abstract

Masa nifas merupakan periode transisi yang rentan terhadap gangguan psikologis, salah satunya kecemasan. Kecemasan pada ibu nifas dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti usia, tingkat pengetahuan, dan keterpaparan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pada ibu nifas di TPMB Fitri Handayani Kota Padang. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan di TPMB Fitri Handayani Kota Padang pada Januari–April 2026 dengan jumlah sampel 45 ibu nifas. Pengumpulan data menggunakan kuesioner karakteristik responden, tingkat pengetahuan, keterpaparan media sosial, dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Sebagian besar responden berada pada usia tidak berisiko (64,4%), memiliki tingkat pengetahuan baik (57,8%), serta memiliki keterpaparan media sosial rendah (55,6%). Sebanyak 53,3% ibu nifas tidak mengalami kecemasan. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara usia dengan tingkat kecemasan (p=0,046) dan hubungan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan (p=0,022). Sementara itu, keterpaparan media sosial tidak berhubungan dengan tingkat kecemasan (p=0,508). Usia dan tingkat pengetahuan berhubungan dengan tingkat kecemasan pada ibu nifas, sedangkan keterpaparan media sosial tidak berhubungan secara signifikan. Diperlukan peningkatan edukasi dan pendampingan psikologis bagi ibu nifas untuk menurunkan risiko kecemasan pascapersalinan.
PENINGKATAN KESEHATAN FISIK DAN MENTAL IBU HAMIL MELALUI PRENATAL YOGA Dewi Susilawati; Novria Hesti; Nur Fadjri Nilakesuma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol 5 No 3 (2022): Juni
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jpm.v5i3.2377

Abstract

The results of interviews with the Chair of the Pregnant Women's Group at PMB Midwife Silvia Nova Sari, it was found that the number of pregnant women was 26 pregnant women, pregnant women who visited often complained of body pain, felt weak, short of breath, and sometimes also felt anxious about their pregnancy. The solutions given by midwives regarding the problems of pregnant women are only limited to ordinary education why these things can be experienced by pregnant women, midwives have not provided an education that is very effective in overcoming these problems, one of which is education with prenatal yoga techniques. The midwife also said that the class for pregnant women had never done prenatal yoga because there were no midwives who attended prenatal yoga training. This activity was carried out on September 23-24, 2021 at PMB Silvia Nova Sari, the Working Area of ​​the Air Cold Health Center with a target number of 8 pregnant women. This activity begins with providing education and then ends with the practice of yoga for pregnant women. The result of this service is an increase in the physical and mental health of pregnant women after prenatal yoga is carried out. The results of interviews with pregnant women where they said that after participating in this activity, they felt happy, even the aches they used to feel we're not so pronounced. It is hoped that with this activity pregnant women can apply it at home so that maternal health is maintained.
SKRINING PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA MASYARAKAT DALAM KEGIATAN CAR FREE DAY PADANG Nur Fadjri Nilakesuma; Dewi Susilawati; Eka Iswandy; Rahmi M.Nur; Sri Rahmi; Lilik Suhery
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol 6 No 1 (2026): JURNAL ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM Universitas MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/rrvys604

Abstract

Latar Belakang: Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyebab utama kematian dan sering tidak terdeteksi akibat rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining PTM sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 19 April 2026 di Car Free Day Kota Padang dengan melibatkan 50 peserta dari berbagai latar belakang. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar kolesterol, gula darah, asam urat, dan hemoglobin (Hb), disertai edukasi dan konsultasi Kesehatan Hasil: Hasil menunjukkan bahwa 74% peserta memiliki kadar kolesterol tinggi, 36% mengalami hipertensi, 30% memiliki kadar gula darah tinggi, dan 60% memiliki kadar asam urat tinggi, sementara sebagian besar kadar Hb berada dalam batas normal. Kegiatan ini efektif dalam mendeteksi faktor risiko PTM serta meningkatkan kesadaran masyarakat. Faktor pendukung meliputi tingginya partisipasi masyarakat dan lokasi yang strategis, sedangkan hambatan berupa keterbatasan waktu dan tenaga pelaksana. Kegiatan ini berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif berbasis komunitas.