Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

The Relationship oF Learning Motivation with Student Satisfaction with the Learning Process of Laboratory Practices in the COVID-19 Pandemic Era Nilakesuma, Nur Fadjri; Susilawati, Dewi
Jurnal Midpro Vol. 14 No. 1 (2022): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/md.v14i1.383

Abstract

Online learning is considered to be the best solution for teaching and learning activities during the COVID-19 pandemic. Mercubaktijaya Padang STIKes as a means and educational institution must be able to adapt to facilitating all adjustments concerning the student education system during the COVID-19 pandemic, including modifying learning methods, both theoretical learning and laboratory practical learning. The difficulties experienced by students when practicing online laboratories will have an impact on decreasing student learning motivation. The low motivation to learn will affect the results of the learning process, therefore, the problem of learning motivation needs special attention. Objective: to determine the relationship between student learning motivation and satisfaction with online laboratory practices in the Midwifery Undergraduate Education Study Program and the Midwife Professional Study Program, Mercubaktijaya STIKes Profession Program, Padang. Methods: descriptive-analytic with a cross-sectional design. The research sample was 2nd level students of the Undergraduate Midwifery Study Program and the Midwife Profession Study Program Mercubaktijaya Padang STIKes Profession Program with the instrument used was survey data. Data collection was carried out using a google form which was held from September 22 – to October 30, 2021. This research was analyzed by chi-square test using Microsoft excel application (X2 tabel : 3, 841) Results: . The results of the study showed that there was a relationship between student learning motivation and the online laboratory practice learning process (X2 hitung sebesar 5,685), the competence of supervisors (X2 hitung sebesar 7,272), and infrastructure during online laboratory practice (X2 hitung sebesar 6,012), Conclusions and Suggestions: showed that there was a relationship between student learning motivation and the online laboratory practice learning process, the competence of supervisors, and infrastructure during online laboratory practice. Need to increase student motivation to increase student satisfaction with the learning process, lecturer competence, and infrastructure.
Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Bounding Attachment Masa Nifas Dewi Susilawati; Nur Fadjri Nilakesuma; Risnawati Risnawati
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.73 KB) | DOI: 10.31539/jks.v3i2.1170

Abstract

The purpose of this study was to determine the factors that affect puerperal breastfeeding attachment. The research method used was descriptive-analytic research with a cross-sectional design. The study results describe the variables of maternal characteristics (age, education, and parity) that affect the bounding attachment, with only parity variables with p values of 0.041. In addition, the effect on bounding attachment is the parent / family response variable (p = 0.036) and social support (p = 0.029) while there is no influence of the level of knowledge with bounding attachment (p = 1,000). In conclusion, socialize bounding attachment to mothers, families, the community to increase mother's knowledge and increase the success of Bounding Attachments between mother and child. Keywords: Bounding Attachment, Postpartum Mother, Postpartum Bonding Questionnaire (PBQ)
PEMBERDAYAAN IBU HAMIL TENTANG PEMILIHAN KONTRASEPSI PASCA PERSALINAN DI PUSKESMAS BELIMBING Susilawati, Dewi; Muthia, Gina; Nilakesuma, Nur Fadjri
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v1i2.314

Abstract

Keluarga Berencana Pasca Persalinan (KBPP) dilakukan dalam 42 hari setelah melahirkan untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) dan menjaga jarak antar kehamilan minimal dua tahun. Tingginya adopsi kontrasepsi pasca melahirkan menunjukkan pentingnya KB dalam periode postpartum di Indonesia. Namun, cakupan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) masih rendah, dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan, sikap negatif, dan rendahnya minat calon akseptor. Puskesmas Belimbing Kota Padang didapatkan banyak ibu hamil yang tidak mengetahui tentang pemilihan KBPP dan Tidak adanya media edukasi untuk kesejahteraan ibu hamil. Tujuan PkM adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang KBPP serta adanya media edukasi yaitu booklet untuk pemberdayaan ibu hamil tentang pemilihan KBPP. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 17 Oktober 2024 kepada 5 pasang ibu hamil di Puskesmas Belimbing. Kegiatan ini dilakukan dua tahap. Tahap pertama tim pengabdian melakukan FGD kepada sasaran tentang pengalaman menggunakan alat kontasepsi. Tahapan kedua melakukan konseling kepada sasaran dengan media booklet tentang KBPP. Hasil kegiatan pelaksanaan Pk M terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil dari rata – rata 4,2 menjadi 8,4 tentang KBPP. Dengan demikian, metode FGD dan konseling menggunakan booklet ini dapat dianggap sebagai metode yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang KBPP sehingga cakupan KBPP dapat meningkat.
The Effectiveness Of Solution Focused Brief Therapy Counseling On The Desire To Breastfeed Pregnant Women In The Third Trimester Nilakesuma, Nur Fadjri; Susilawati, Dewi; Yusnella, Eza
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 4 (2024): Volume 10,No.4 April 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i4.14688

Abstract

Latar Belakang: Pendekatan konseling yang fokus pada solusi memandang setiap ibu memiliki kemampuan mencari dan menentukan solusi terbaik dalam mengatasi kesulitan dalam menyusui sehingga bayi mendapatkan ASI Eksklusif. Tujuan: Mengetahui Efektifitas Pendekatan Konseling Solution Focused Brief Terapi Tentang ASI Eksklusif Terhadap Keinginan Menyusui Pada Ibu Hamil Trimester III Di Wilayah Kerja Puskesmas Anak Air Kota Padang. Metode : Jenis penelitian yang digunakna pada penelitian ini adalah pre eksperimen dengan desain One – Group Pretest – Posttest Design. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling dengan kriteria ibu hamil trimester III dengan skor IFI maksimum 9 dan bersedia mengikuti 2 kali sesi konseling. Analisa data menggunakan Uji T dependen. Hasil: Rata – rata skor IFI sebelum diberikan konseling solution brief terapi sebanyak 6.23 sedangkan skor IFI setelah diberikan konseling solution brief terapi terjadi peningkatan menjadi 12.97. Hasil uji bivariate didapatkan konseling dengan pendekatan solution brief terapi efektif meningkatkan niat ibu hamil menyusui bayi nya setelah melahirkan dengan nilai Pvalue 0,05 (P value 0, 000). Kesimpulan: Konseling dengan pendekatan solution brief terapi efektif meningkatkan niat ibu hamil menyusui bayi nya setelah melahirkan dengan nilai Pvalue 0,05 (P value 0, 000). Saran: Peningkatan pelayanan konseling untuk peningkatan niat ibu menyusui. Kata Kunci : Niat Menyusui, Konseling, SFBT, Ibu Hamil ABSTRACT Background: A solution-focused counseling approach views each mother as having the ability to find and determine the best solution in overcoming difficulties in breastfeeding so that the baby gets exclusive breastfeeding. Purpose: To determine the effectiveness of the Solution Focused Brief Therapy Counseling Approach on Exclusive Breastfeeding on the Desire to Breastfeed Pregnant Women Trimester III in the Working Area of the Anak Air Health Center, Padang City. Methods: The type of research used in this study was a pre-experiment with a One - Group Pretest - Posttest Design. Sampling was done by total sampling with the criteria of third trimester pregnant women with a maximum IFI score of 9 and willing to participate in 2 counseling sessions. Data analysis using dependent T test. Results: The average IFI score before being given solution brief therapy counseling was 6.23 while the IFI score after being given solution brief therapy counseling increased to 12.97. The bivariate test results showed that counseling with a solution brief therapy approach was effective in increasing the intention of pregnant women to breastfeed their babies after giving birth with a Pvalue of 0.05 (P value 0, 000). Conclusion: Counseling with a solution brief therapy approach effectively increases the intention of pregnant women to breastfeed their babies after giving birth with a Pvalue of 0.05 (P value 0, 000). Suggestions: Improved counseling services to increase the intention of breastfeeding mothers. Keywords: Counselling , Infant Feeding Intuition, Pregnancy Women , SFBT 
Konseling Kehamilan Sehat Mewujudkan Generasi Hebat Susilawati, Dewi; Nilakesuma, Nur Fadjri; Hesti, Novria; Permata, Citra Intan; Putri, Adhitya Dwi Fadhila; Syarah, Wana; Massagus, Zharfa Adani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i5.13696

Abstract

ABSTRAK Angka kejadian stunting tertinggi berada di wilayah kerja Puskesmas Ikua Koto yaitu sebanyak 16%. Banyak faktor yang mempengaruhi kejadian stunting di wilayah puskesmas ikur koto ini selain gizi balita, faktor ibu juga sangat memengaruhinya. Puskesmas Ikua Koto bahwa dalam 3 bulan terakhir ini terdapat 31 ibu hamil yang beresiko tinggi (35%) yang di dominasi oleh KEK, Anemia dan PEB. Pengunaan audiovisual membuat ibu hamil lebih memahami materi edukasi yang disampaikan. Meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pengaruh kehamilan resiko tertinggi terhadap kejadian stunting. Kegiatan ini mengacu pada 4 langkah yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Pelaksanana dilakukan selama 2 kali yaitu pada tanggal 21 September dan 13 oktober 2023 dengan jumlah sasaran 6 orang ibu hamil. Hasil Pengabdian adalah hasil konseling kehamilan sehat menggunakan media audiovisual adalah hampir semua ibu hamil mengalami peningkatan pengetahuan tentang nutrisi ibu hamil, persiapan orang tua, ASI Eksklusif dan nutrisis balita. Terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah diberikan konseling menggunakan audiovisual sehingga sebaiknya tenaga Kesehatan dalam memberikan konseling jangan hanya terpaku pada buku KIA tetapi bisa menggunakan audiovisual. Kata Kunci: Stunting, Nutrisi Ibu Hamil, Persiapan Menjadi Orang Tua, ASI Eksklusif, Nutrisi Balita  ABSTRACT The highest incidence of stunting is in the Ikua Koto Community Health Center working area, namely 16%. Many factors influence the incidence of stunting in the Ikur Koto Community Health Center area apart from toddler nutrition, maternal factors also greatly influence it. Ikua Koto Community Health Center stated that in the last 3 months there were 31 pregnant women who were at high risk (35%) which was dominated by KEK, Anemia and PEB. The use of audiovisuals makes pregnant women better understand the educational material presented. Increase pregnant women's knowledge about the influence of the highest risk pregnancies on the incidence of stunting. This activity refers to 4 steps, namely planning, action, observation and evaluation, and reflection. The implementation was carried out twice, namely on September 21 and October 13 2023 with a target number of 6 pregnant women. The results of healthy pregnancy counseling using audiovisual media, namely that almost all pregnant women experience increased knowledge about pregnant women's nutrition, parental preparation, exclusive breastfeeding and toddler nutrition. Conclusion: there was an increase in the knowledge of pregnant women after being given counseling using audiovisual so that health workers should not only focus on MCH books when providing counseling but can use audiovisual Keywords: Stunting, Maternal Nutrition, Parenting Preparation, Exclusive Breastfeeding, Toddler Nutrition
Konseling Brief dengan Media Puzzle Mazes sebagai Upaya Optimalisasi Rujukan Terencana Ibu Hamil Nilakesuma, Nur Fadjri; Susilawati, Dewi; Fauziah, Rahmatun
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i2.13132

Abstract

ABSTRAK Hasil wawancara dengan Penanggung Jawab KIA Puskesmas Ikua Koto (KPIK) Kota Padang wilayah kerja Puskesmas KPIK memiliki ibu hamil yang beresiko tinggi yang meningkatkan angka rujukan. Oleh karena itu, Puskemas KPIK mengeluarkan inovasi kelas ibu hamil resti. Namun, pelaksanaan komunikasi satu arah melalui lembar balik membuat ibu hamil menjadi cepat bosan. Meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya dan komplikasi kehamilan serta alur rujukan degan menggunakan media puzzle mazes. Kegiatan ini mengacu pada 4 langkah yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Responden pengabdian ini adalah ibu hamil dengan jumlah 34 ibu hamil yang dilaksankan pada tanggal 21 September 2023, 29 September 2023 dan 13 Oktober 2023 di Posyandu Cendrawasih 5 Wilayah Kerja Puskesmas Ikut Koto Kota Padang. Terciptanya media puzzle maze tanda bahaya dan komplikasi kehamilan, terdapat peningkatan pengetahuan dan kepuasan ibu hamil terhadap pelaksanaan kelas ibu hamil. Media Puzzle Mazes yang telah diciptakan oleh tim pengabdi sangat bermanfaat dalam meningkatan pengatahun ibu tentang tanda bahaya dan komplikasi kehamilan sehingga rujukan terencana ibu hamil lebih optimal.   Kata Kunci: Nutrisi Ibu Hamil, Tablet Fe, Prilaku Diet Ibu Hamil  ABSTRACT The results of interviews with the KIA Person in Charge of the Ikua Koto Health Center (KPIK) in Padang City, the working area of the KPIK Health Center has pregnant women who are at high risk which increases the referral rate. For this reason, the KPIK Community Health Center launched an innovative class for restful pregnant women. However, implementing one-way communication via flip sheets makes pregnant women quickly bored. Ncreasing pregnant women's knowledge about danger signs and complications of pregnancy as well as referral pathways by using puzzle mazes media. Ncreasing pregnant women's knowledge about danger signs and complications of pregnancy as well as referral pathways by using puzzle mazes media. The creation of puzzle maze media for signs of danger and complications of pregnancy, there is an increase in knowledge and satisfaction of pregnant women with the implementation of classes for pregnant women. The Puzzle Mazes media that has been created by the service team is very useful in increasing mothers' knowledge about the danger signs and complications of pregnancy so that planned referrals for pregnant women are more optimal.. Keywords: Puzzle mazes, Danger Signs of Pregnancy, Pregnancy Complications
Pemberdayaan Wanita Usia Subur dalam Peningkatan Self-Awareness Kesehatan Payudara dengan Metode Hands-On Learning Nilakesuma, Nur Fadjri; Hesti, Novria; Muthia, Gina
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i6.1419

Abstract

Nagari Barulak merupakan wilayah perdesaan di Kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar, dengan mayoritas penduduk bekerja sebagai petani dan ibu rumah tangga. Wanita Usia Subur (WUS) di wilayah ini memiliki potensi sebagai agen perubahan dalam kesehatan keluarga, namun masih menghadapi keterbatasan akses informasi dan edukasi kesehatan, khususnya terkait kanker payudara. Salah satu permasalahan utama adalah rendahnya pengetahuan dan kesadaran WUS mengenai pentingnya deteksi dini kanker payudara melalui Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Pembicaraan mengenai organ tubuh perempuan masih dianggap tabu, yang menyebabkan minimnya diskusi terbuka serta rendahnya praktik SADARI. Solusi yang ditawarkan adalah edukasi berbasis media audiovisual dan metode hands-on learning untuk meningkatkan self-awareness WUS terhadap kesehatan payudara. Metode Pelaksanaan dalam pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan tahapan yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan tahap evaluasi. Peserta Pengabdian kepada masyarakat ini adalah 10 orang Wanita Usia Subur. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8 Oktober 2025 di Pustu Nagari Barulak Kecamatan Tanjung Baru. Ketercapaian dalam pengabdian pengabdian ini menggunakan kuesioner pre dan post test yaitu 100 % peserta hadir dan mengikuti kegiatan. Terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan (90%) peserta terkait pelaksanaan SADARI setelah dilakukan kegiatan edukasi berbasis media audiovisual dan metode hands-on learning.
Pemberdayan Ibu Hamil tentang Persiapan Menyusui melalui Aplikasi CAL di Layanan Kesehatan Komunitas Susilawati, Dewi; Nilakesuma, Nur Fadjri; Yusnela, Eza
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i6.1440

Abstract

Indikator kesehatan bayi dengan menurunnya Angka Kematian Bayi (AKB). Salah satu intervensi yang paling efektif dalam menurunkan AKB yaitu dengan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama. Namun, di wilayah kerja puskesmas air dingin cakupan ASI eksklusif masih rendah. koordinator KIA di puskesmas Air Dingin mengatakan bahwa rendahnya pencapaian ASI Eksklusif disebabkan karena banyaknya ibu hamil dan menyusui yang belum memahami pentingnya ASI eksklusif dan teknik menyusui yang benar dan kebanyakan ibu menyusui juga ikut bekerja sehingga saat sudah mulai bekerja bayi ditinggal dengan keluarga dan hanya diberikan susu formula. Selain itu disebabkan juga karena keterbatasan waktu dan sumber daya untuk memberikan edukasi menyusui intensif. Tujuan kegiatan ini adalah mengoptimalkan edukasi menyusui dengan memanfaatkan aplikasi Computer Assisted Learning (CAL) “Sukseskan ASI Eksklusif Berbasis Keluarga” sebagai media pembelajaran interaktif. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi program, pelatihan penggunaan aplikasi, demonstrasi teknik menyusui, penerapan teknologi dalam aktivitas harian, serta pendampingan melalui forum WhatsApp. Sebanyak 10 ibu hamil trimester III berpartisipasi sebagai sasaran, dan data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana kemampuan ibu hamil menggunakan aplikasi meningkat dari 50% menjadi 100%, dan pengetahuan tentang menyusui meningkat dari kategori di bawah rata-rata (60%) menjadi di atas rata-rata (80%). Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa edukasi berbasis CAL efektif meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesiapan ibu hamil dalam pelaksanaan menyusui, serta berpotensi menjadi model edukasi digital yang berkelanjutan pada layanan kesehatan komunitas.