Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PREDIKSI TINGKAT PENGANGGURAN DI KABUPATEN TUBAN TAHUN 2020 MENGGUNAKAN METODE REGRESI LINEAR SEDERHANA Novi Ariyani; Ahmad Zaenal Arifin
MathVisioN Vol 3 No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Prodi Matematika FMIPA Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.281 KB) | DOI: 10.55719/mv.v3i1.245

Abstract

Abstrak– Pengangguran adalah suatu hal yang tidak dikehendaki, dikarenakan banyak faktor – faktor yang mempengaruhinya salah satunya yaitu inflasi. Pengangguran sendiri merupakan masalah ketenagakerjaan yang cukup serius yang terjadi diberbagai provinsi di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Tuban. Dengan permasalahan tersebut tujuan dari penelitian ini yaitu memprediksi jumlah Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Tuban Tahun 2020 menggunakan metode Regresi Linear Sederhana yang kemudian dilanjutkan dengan fuzzy Time Series. Kesimpulan dari pengolahan data menggunakan regresi adalah nilai , sehingga dikatakan bahwa, ada pengaruh nyata (signifikan) variabel X terhadap variabel Y dengan taraf signifikan 5%. Dengan demikian H1 diterima yang artinya inflasi berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka. Dari hasil prediksi yang diperoleh pada tahun 2019 sebesar 2,8% dimana dari data Tingkat Pengangguran Terbuka dengan nilai prediksi memiliki perbedaan sebesar 4.529%.
ANALISIS PERTUMBUHAN TANAMAN JATI DI LAHAN REKLAMASI DENGAN MENGGUNAKAN METODE REGRESI LINEAR SEDERHANA Ahmad Zaenal Arifin; Afifah Afifah
MathVisioN Vol 4 No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Prodi Matematika FMIPA Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.671 KB) | DOI: 10.55719/mv.v4i1.414

Abstract

Sebagai BUMN yang bergerak pada bidang pertambangan batu kapur, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Pabrik Tuban wajib melakukan pemulihan lahan bekas proses penambangan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penanaman tanaman jati. Kondisi tanaman jati di setiap tempat tumbuh biasanya digambarkan oleh diameter batang dan tinggi tanaman yang merupakan gambaran penampilan individu tanaman. Karena hal tersebut, diperlukan adanya pendataan tinggi dan diameter tanaman jati agar dapat mengetahui kondisi tanaman yang didata. Penyusunan model hubungan antara tinggi tanaman dan diameter tanaman adalah salah satu alternatif teknis yang dapat mengurangi pekerjaan perusahaan dalam mengukur tinggi dan diameter tanaman, sehingga dapat memberikan data yang cukup mendekati dari hasil pengukuran yang sebenarnya. Penyusunan model hubungan tersebut menggunakan metode regresi linear sederhana. Model fungsi persamaan regresi hubungan antara tinggi tanaman dan diameter batang pada tanaman jati dari biji adalah y = 0.284584 + 0.020573x dengan SE = 0.179307. Model fungsi persamaan regresi hubungan antara tinggi tanaman dan diameter batang pada tanaman jati dari stek pucuk adalah y = 0.520929 + 0.014338x dengan SE = 0.162203. Adanya hubungan yang erat atau saling signifikan antara tinggi tanaman dan diameter batang dapat dimanfaatkan hanya dengan pengukuran tinggi tanaman saja sehingga dapat meminimalisir waktu pengukuran dan tenaga pengukur.
Respon Masyarakat Terhadap Kurma Salak dan Sirup Salak sebagai Produk Unggulan Warga Kampung Salak Desa Rengel Kabupaten Tuban Dwi Oktafitria; Sriwulan Sriwulan; Ahmad Zaenal Arifin; Riska Andriani; Kuntum Febriyantiningrum
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13, No 2 (2022): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v13i2.7122

Abstract

Respon masyarakat terhadap potensi produk olahan buah salak menjadi Kurma salak dan sirup salak sebagai produk unggulan di Kampung Salak menjadi permasalahan bagi POKDARWIS Taruna Mandaka sebagai Mitra pada pengabdian masyarakat ini. Sehingga tujuan pada pengabdian masyarakat ini adalah melakukan analisis terhadap respon masyarakat terkait produk hasil olahan buah salak oleh warga kampung salak sebagai produk oleh-oleh kampung wisata Kampung Salak. Pengabdian masyarakat ini dilakukan selama bulan Mei hingga Oktober 2020. Metode yang digunakan adalah konsultasi/ pendampingan/ mediasi kepada masyarakat kampung salak dusun Rahayu Lereng Kuning desa Rengel kabupaten Tuban. Hasil yang didapatkan adalah sebesar 53% responden menyatakan sangat setuju dengan adanya pengolahan buah salak menjadi kurma salak dan sirup salak, sebesar 66% responden menyatakan belum pernah mencoba olahan buah salak dalam bentuk kurma salak maupun sirup salak dan lebih dari 50% menyatakan menyukai rasa kurma salak yang berbanding lurus dengan persentase mereka menyukai buah salak. Sehingga dapat simpulkan bahwa kurma salak dan sirup salak memiliki potensi yang besar sebagai produk olahan buah salak dan dijadikan sebagai produk unggulan Kampung Salak desa Rengel. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan diketahui 76% masyarakat belum mengetahui mengenai pengujian terhadap produk makanan dan minuman yang tepat, sehingga hal ini akan dijadikan rekomendasi untuk pelaksanaan pengabdian masyarakat berikutnya di desa Rengel sehingga dapat terjalin komunikasi dan diskusi antara pihak mitra dan pihak akademisi. 
Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan Rumah dengan Tanaman Rempah pada Masa Pandemi Covid-19 Ahmad Zaenal Arifin; Kuntum Febriyantiningrum; Nia Nurfitria
Abdimas Universal Vol. 4 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v4i2.109

Abstract

This community service program aims to provide additional knowledge and understanding in optimally utilizing home yards to increase community productivity while implementing government policies to stay at home during the Covid-19 pandemic.. Like rural communities in general, the people of Pongpongan village have quite large yards, but this is still not being utilized optimally. To provide additional knowledge and understanding regarding the use of homestead land, the initial stage of this program is to conduct socialization, then follow it up with training in planting and caring for good spices and then proceed to the monitoring process. The method used was to carry out focus group discussions and planting practices. Monitoring activities were carried out for approximately 3 months to determine the progress and obstacles faced by program participants. The results obtained indicate that many people have not used their yards and are constrained by capital. In addition, of all the participants who have yards that can still be used, they are interested in joining the follow-up program. This is because 100% of participants are satisfied and 85% of participants do not experience difficulties in running the programs given.
ANALISIS WAKTU TUNGGU LAMPU LALU LINTAS DAN LEBAR JALAN TERHADAP TINGKAT KEMACETAN MENGGUNAKAN REGRESI LINEAR BERGANDA Ahmad Zaenal Arifin; Saeful Mizan; vivin novawati
MathVisioN Vol 4 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Prodi Matematika FMIPA Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/mv.v4i2.510

Abstract

Kemacetan merupakan kendala yang umum terjadi di kota. Tuban merupakan kota yang memiliki tingkat kemacetan tinggi dibeberapa titik, diantaranya: perempatan kapur sampai bundaran patung. Persimpangan Polres Tuban merupakan salah satu persimpangan yang berada di Kota Tuban dengan kondisi kemacetan lalu lintas tinggi. Kemacetan kendaraan terjadi pada saat jam padat atau hari libur sehingga pada persimpangan tersebut membutuhkan beberapa solusi. Sebagai langkah awal untuk riset, maka perlu dilakuakn peninjauan terkait pengaruh waktu tunggu lampu lalu lintas dan lebar jalan terhadap tingkat kemacetan dengan menggunakan metode regresi linear berganda. Hasil dari peneltian ini menyatakan tidak terdapat pengaruh langsung antara volume kendaraan dan lebar jalan secara bersama sama terhadap waktu tunggu lampu lalu lintas.
PENDAMPINGAN MANAJEMEN PENERIMA HIBAH PENCAPAIAN TARGET KONSUMSI PANGAN PERKAPITA TAHUN 2021 SESUAI ANGKA KECUKUPAN GIZI KABUPATEN TUBAN Suwarsih Suwarsih; Marita Ika Joesidawati; Sriwulan Sriwulan; Riska Andriani; Susanti Dhini Anggraini; Ahmad Zaenal Arifin
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 4 No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v4i4.4851

Abstract

Kegiatan P2KP Tahun 2021 merupakan salah satu upaya untuk membudayakan pola konsumsi pangan beragam, bergizi seimbang dan aman. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Wanita khususnya TP PKK Desa melalui Sub Kegiatan Pengembangan Pekarangan Kelompok/TP PKK dan Optimalisasi Pemanfaatan pekarangan dalam upaya pengembangan pangan lokal. Untuk mengoptimalkan kegiatan tersebut diperlukan Pendampingan Manajemen Administrasi, dalam hal ini dilakukan oleh tim dari LPM Universitas PGRI Ronggolawe Tuban. Sasaran program ini adalah TP PKK di 26 Desa seluruh Kecamatan di Kabupaten Tuban yang telah melewati tahap seleksi lokasi dan seleksi penerima manfaat. Pendampingan manajemen yang dilakukan oleh TIM LPM UNIROW Tuban ini meliputi kegiatan pendampingan administrasi untuk kegiatan ini meliputi (cara pengisian buku-buku laporan dan perkembangan Hibah), kegiatan pendampingan keorganisasian dan kepemimpinan serta motivasi dalam menggali potensi desa yang dimulai dengan rapat persiapan, sosialisasi tingkat kabupaten dan kecamatan, pengawalan dropping hibah, pendampingan manajemen di tingkat desa, dilanjutkan monitoring, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan ini dikatakan berhasil karena pengetahuan, keterampilan, dan sikap anggota TP PKK Desa penerima hibah dan masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga, dan penanganan keamanan pangan segar meningkat. Selain itu, kemampuan administrasi anggota TP PKK penerima hibah juga lebih baik. Keberhasilan program ini didukung oleh adanya simpul koordinasi yang berjalan dengan lancar karena adanya peran aktif dari Ketua TP PKK sebagai fasilitator dan penghubung antara warga penerima hibah dengan aparat pemerintah.
POTENSI EKOLOGI DARI KEANEKARAGAMAN BURUNG MIGRAN DI AREA GREENBELT PENAMBANGAN BATU KAPUR DAN TANAH LIAT Dwi Oktafitria; Afthoni Nur Fuadi; Avivi Nur Aina; Sriwulan Sriwulan; Supiana Dian Nurtjahyani; Chusnul Khotimah; Ahmad Zaenal Arifin; Tri Suseno
Binar – Biology Natural Resources Journal Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Biologi Universitas PGRI Ronggolawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/binar.v2i2.726

Abstract

Area greenbelt penambangan batu kapur dan tanah liat yang berada di Kawasan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk pabrik Tuban menjadi salah satu rute jalur global migrasi burung migran di Indonesia. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi ekologi dari keanekaragaman burung migran di area greenbelt penambangan batu kapur (PBK) dan tanah liat (PTL). Pengamatan burung migran dilakukan dengan menggunakan metode transek jalur. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa di area greenbelt PBK terdiri atas 37 individu, 8 spesies, 6 famili dan 4 ordo sedangkan di area PTL terdiri atas 69 individu yang terbagi atas 13 spesies 8 famili dan 7 ordo. Ditemukan pula 2 spesies burung yang memiliki status dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 92 Tahun 2018 yaitu Ganggang Bayam Timur (Himantopus Himantopus) dan Bambangan Cokelat (Ixobrychus eurhythmus). Nilai indeks keanekaragaman H’ menunjukkan keanekaragaman sedang 1<H<3 (PBK=1,83; PTL=2,22). Potensi ekologi  dari keanekaragaman burung migran di area greenbelt PBK dan PTL adalah sebagai area yang memiliki faktor-faktor lingkungan yang sangat mendukung keberadaan dan keberlanjutan rute jalur burung migran dan untuk area berkumpul, istirahat maupun mencari makanan.                                                                                                                                              
PENYUSUNAN JADWAL MATA KULIAH DI PROGRAM STUDI MATEMATIKA UNIVERSITAS PGRI RONGGOLAWE MENGGUNAKAN PEWARNAAN GRAF Ahmad Zaenal Arifin; Saeful Mizan
MathVisioN Vol 5 No 2 (2023): September 2023
Publisher : Prodi Matematika FMIPA Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/mv.v5i2.840

Abstract

Dalam pekerjaan yang melibatkan banyak orang, tentunya penjadwalan kerja menjadi suatu kebutuhan yang mutlak diperlukan, Hal ini karena dengan adanya penjadwalan, sebuah perusahaan atau lembaga dapat mengalokasikan sumber daya berupa fasilitas, tenaga kerja, peralatan maupun urutan pekerjaan yang akan dilakukan. Jika tidak ada penjadwalan yang baik maka akan terjadi kekacauan dalam pekerjaan. Tidak jauh berbeda dengan yang dialami oleh beberapa Prodi yang ada di lingkungan Universitas PGRI Ronggolawe. Permasalahan yang sering muncul antara lain: ruangan yang bentrok antar Program Studi dan beberapa dosen memiliki permintaan ngajar di jam-jam tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan solusi pada permasalahan tersebut agar tidak terjadi bentrok ruangan antar program studi dan dapat mengakomodir permintaan ngajar dosen di jam-jam tertentu. Metode matematika yang efisien untuk masalah penjadwalan mata kuliah ini adalah pewarnaan graf, karena pewarnaan graf ini dapat menghubungkan antar parameter yang akan digunakan antara lain: Dosen, mata kuliah persemester, waktu, ruang kuliah, hari efektif.
IMPLEMENTATION OF THE QUEUE SYSTEM MODEL [M/M/1]:[GD/∞/∞] IN THE DOCTOR QUEUE SERVICE PROCESS AT JETAK HEALTH CENTER, TUBAN DISTRICT Ahmad Zaenal Arifin; Anif Khoerul Mustofa
MathVisioN Vol 5 No 2 (2023): September 2023
Publisher : Prodi Matematika FMIPA Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/mv.v5i2.1010

Abstract

One of the development efforts in the health sector is the availability of quality health services. Patient satisfaction is an indicator of success in providing health services to the community. UPTD. Jetak Health Center is a health unit in Montong District, Tuban Regency, which is located on Jalan KH. Chusnan Ali No. 163 Jetak Village, Montong District, Tuban Regency. Queuing Theory is the Mathematical study of queues or waiting lines. Community Health Center follows the Single Channel-Single Phase or [M/M/1]:[GD/∞/∞] queuing system model with exponentially distributed services. Single Channel-Single Phase Model or [M/M/1]:[GD/∞/∞] on UPTD. Jetak Community Health Center is optimal because the waiting time for patients in the queue is approximately 8.8 minutes, meanwhile the UPTD. Jetak Community Health Center applies a maximum waiting time for outpatients of 15 minutes
A ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERBEDAAN UPAH DI KABUPATEN TUBAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN REGRESI LINIER BERGANDA : ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERBEDAAN UPAH DI KABUPATEN TUBAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN REGRESI LINIER BERGANDA Isna Lailannaza; Ahmad Zaenal Arifin
MathVisioN Vol 6 No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Prodi Matematika FMIPA Unirow Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/mv.v6i1.1103

Abstract

Perbedaan upah di Kabupaten Tuban merupakan isu yang perlu dicermati. Faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan upah di wilayah ini sangat kompleks dan memerlukan analisis yang lebih mendalam. Beberapa faktor yang kemungkinan memengaruhi perbedaan upah dapat mencakup jenis kelamin, status perkawinan, tingkat pendidikan, usia, status pekerjaan  serta beberapa faktor ekonomi lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis faktor-faktor tersebut menggunakan regresi linier berganda, dapat mengindentifikasi variabel mana yang memiliki pengaruh sig.nifikan terhadap upah dan sejauh apa. Dengan menggunakan perhitungan SPSS didapatkan hasil bahwa model regresi yang digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi upah di Kabupaten Tuban adalah Y = 6,2 - 0,19X1 + 0,030X2 + 0,53X3. Hasil penelitian menunjukkan nilai R square sebesar 0,003 artinya upah di Kabupaten Tuban tahun 2020 dapat dijelaskan dengan tepat oleh status perkawinan, mengikuti pelatihan atau kursus dan double job sebesar 0,003% secara rata-rata dan sisanya sebesar 99,997% dijelaskan oleh variabel lain diluar model.