Articles
Pengaruh Tingkat Pengetahuan dan Sikap Spiritual Perawat terhadap Spiritual Care Pasien
Nur Ilah Padhila;
Samsualam;
Nurmala
Window of Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (Desember, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (279.179 KB)
|
DOI: 10.33096/won.v2i2.460
Spiritual care adalah praktek keperawatan yang dilakukan perawat untuk memenuhi spiritual pasien berdasarkan nilai-nilai keperawatan spiritual, berfokus menghormati pasien, interaksi kebutuhan yang ramah, simpatik, mendengarkan penuh perhatian, memberikan kekuatan pada pasien dan memberdayakan mereka terkait penyakitnya, serta meyakinkan pasien tentang agamanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan dan sikap spiritual perawat terhadap spiritual care pasien di ruang perawatan bedah dan anak RSUD Kabupaten Buton. Jenis penelitian yaitu survei analitik, menggunakan metode cross sectional study. Penelitian dilaksanakan tanggal 26 November 2020 sampai selesai dan menggunakan instrumen berupa kuesioner. Penentuan sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 30 responden. Uji hubungan dilakukan menggunakan uji statistik Chi Square dengan tingkat kemaknaan α < 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 25 orang (83,3%), perawat memiliki sikap positif sebanyak 16 orang (53,3%), dan perawat yang memiliki spiritual care baik sebanyak 16 orang (53,3%). Kesimpulannya, terdapat pengaruh tingkat pengetahuan dan sikap spiritual perawat terhadap spiritual care pasien di ruang perawatan bedah dan anak RSUD Kabupaten Buton. Diharapkan agar manajemen Rumah Sakit memperhatikan pelatihan keperawatan spiritual bagi perawat sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap spiritual mereka
Penerapan Metode Kangguru pada Bayi BBLR
MR, Rifka Riska;
Wa Ode Sri Asnaniar;
Nur Ilah Padhila;
Sunarti, Sunarti
Window of Nursing Journal Vol. 4 No. 2 (Desember, 2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/won.v4i2.589
Kangaroo Mother Care (KMC) is one of the non-pharmacological measures in handling the incidence of LBW. The success of KMC is supported by several factors, namely knowledge, attitudes and family support. This study aims to determine the factors associated with Kangaroo Mother Care (KMC) in low birth weight (LBW) infants in Sorowako Village. The research design used is a quantitative research with a cross sectional approach. This research was conducted in Sorowako Village in April 2022. The sample was determined using a total sampling technique with a sample size of 30 respondents. The relationship test was carried out using the chi-square statistical test with a significance level of < 0.05. The results showed that the majority of mothers had less knowledge as many as 17 people (56.7%), the majority of mothers had a good attitude as many as 17 people (56.7%), and the majority of mothers had good family support as many as 16 people (53.3%). ). There is a relationship between mother's knowledge and the application of the kangaroo method (ρ = 0.001), there is a relationship between mother's attitude and the application of the kangaroo method (ρ = 0.004) and there is a relationship between family support and the application of the kangaroo method (ρ = 0.002). The conclusion of this study is that there is a relationship between knowledge, mother's attitude and family support with the application of the kangaroo method. Therefore, it is hoped that mothers who give birth to LBW babies can learn about LBW and KMC and can apply them at home. It is hoped that there will be further research related to other factors that affect KMC.
Kecanduan Bermain Game Online terhadap Kepribadian Sosial pada Anak
A. Yuna Triana;
Sudarman, Sudarman;
Nur Ilah Padhila
Window of Nursing Journal Vol. 4 No. 2 (Desember, 2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/won.v4i2.596
Addicted to online games if you play them too much, there will be a negative impact from playing online games, namely learning motivation, decreased, decreased learning achievement. This study aims to determine the description of addiction to playing online games on social personality in children at SDN 247 Sorowako. The research design used is quantitative research with a Cross Sectional Study approach. This research was conducted at SDN 247 Sorowako in April 2022. The sample was determined using a simple random sampling technique with a sample size of 149 students. The relationship test was carried out using the Chi Square statistical test with a significance level of <0.05. The results showed that the majority of online game addictions were at a high level of addiction as many as 119 people (79.9% and the majority had good personalities as many as 107 people (71.8%). The conclusion from the results of this study showed that the results obtained from the description of addiction to playing online games for students at SDN 247 Sorowako is a high majority, while the results from the social personality description are a good majority. It is hoped that the teachers at SDN 247 Sorowako will educate students about the negative effects of online games.
Penerapan Family Centered Care dengan Tingkat Kepuasan Keluarga Selama Hospitalisasi pada Anak
Nurmaulidina Syaiful;
Alwi, Muhammad Khidri;
Safruddin;
Nur Ilah Padhila
Window of Nursing Journal Vol. 5 No. 1 (Juni, 2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/won.v5i1.726
Pelayanan keperawatan di ruang perawatan anak diukur berdasarkan kepuasan orang tua yang diperoleh selama hospitalisasi anak. Untuk dapat meningkatkan kualitas, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mengukur tingkat kepuasan pasien dan keluarga terhadap penerapan Family Centered Care di rumah sakit. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan antara penerapan Family Centered Care dengan tingkat kepuasan keluarga selama hospitalisasi di RSUD Labuang Baji Makassar. Survei ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah populasi sebanyak 74 orang dan sampel sebanyak 63 orang responden. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square correlation dan diuji menggunakan SPSS 21. Hasil penelitian ditemukan bahwa penerapan Family Centered Care yang dinilai baik oleh keluarga sebanyak 52 orang, dengan respon puas terhadap pelayanan sebanyak 51 orang (98.1%) dan tidak puas hanya 1 orang (1.9%). Sedangkan penerapan Family Centerd Care yang dinilai kurang baik sebanyak 11 orang, dengan respon puas sebanyak 4 orang (36.4%) dan tidak puas sebanyak 7 orang (63.6%). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara penerapan Family Centered Care dengan tingkat kepuasan keluarga selama hospitalisasi anak di RSUD Labuang Baji Makassar dengan nilai signifikansi p-value = 0.000 < 0.05. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan signifikan antara Family Centered Care dengan tingkat kepuasan keluarga selama hospitalisasi anak di RSUD Labuang Baji Makassar.
Pengaruh Penyuluhan Pijat Bayi terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu dalam Memijat Bayi
Zuliana;
Sunarti;
Munir, Nur Wahyuni;
Nur Ilah Padhila
Window of Nursing Journal Vol. 4 No. 1 (Juni, 2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/won.v4i1.730
Pijat bayi yang dilakukan oleh orang tua memberikan manfaat dapat menumbuhkan rasa percaya diri orang tua, meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Kurangnya pengetahuan tentang pentingnya pelaksanaan pijat bayi, sehingga para orang tua perlu dibekali penyuluhan tentang manfaat dan teknik yang benar dalam pemijatan bayi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penyuluhan pijat bayi terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam memijat bayi di Puskesmas Lasalimu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan pendekatan one grup pre test and post test design dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 40 responden menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data dengan lembar observasi dan kuesioner. Data dianalisis mengunakan uji wilcoxon sign ranks test. Hasil penelitian ini didapatkan nilai þ = 0,000 < dari α = 0,05 terdapat perbedaan yang bermakna pada pengetahuan ibu sebelum dan sesudah penyuluhan yaitu dari sebagian besar 70% pengetahuan ibu kurang, meningkat menjadi pengetahuan ibu sebagian besar 72,5% berpengetahuan baik. Sikap ibu sebelum diberikan penyuluhan dan sesudah diberikan penyuluhan yaitu sebagaian besar sikap ibu 77,5% bersikap negatif, meningkat menjadi sikap ibu sebagian besar 70% bersikap positif. Kesimpulan dari penelitian ini adanya pengaruh peyuluhan pijat bayi terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam memijat bayi di Puskesmas Lasalimu. Penelitian diharapkan memberikan manfaat bagi perkembangan ilmu keperawatan, memberikan gambaran tentang manfaat pijat bayi dan cara memijat bayi yang benar, serta bagi peneliti selanjutnya agar melakukan penyuluhan pijat bayi lebih dari dua kali agar semua responden yang mengikuti penyuluhan pijat bayi tidak hanya termotivasi tetapi terampil dalam memijat bayi.
Pengaruh Tingkat Pengetahuan dan Sikap Spiritual Perawat Terhadap Spiritual Care Pasien
Nurmala;
Samsualam;
Nur Ilah Padhila
Window of Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (Desember, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/won.v2i2.934
Spiritual care adalah praktek keperawatan yang dilakukan perawat untuk memenuhi spiritual pasien berdasarkan nilai-nilai keperawatan spiritual, berfokus menghormati pasien, interaksi kebutuhan yang ramah, simpatik, mendengarkan penuh perhatian, memberikan kekuatan pada pasien dan memberdayakan mereka terkait penyakitnya, serta meyakinkan pasien tentang agamanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan dan sikap spiritual perawat terhadap spiritual care pasien di ruang perawatan bedah dan anak RSUD Kabupaten Buton. Jenis penelitian yaitu survei analitik, menggunakan metode cross sectional study. Penelitian dilaksanakan tanggal 26 November 2020 sampai selesai dan menggunakan instrumen berupa kuesioner. Penentuan sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 30 responden. Uji hubungan dilakukan menggunakan uji statistik Chi Square dengan tingkat kemaknaan α lebih besar 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 25 orang (83,3%), perawat memiliki sikap positif sebanyak 16 orang (53,3%), dan perawat yang memiliki spiritual care baik sebanyak 16 orang (53,3%). Kesimpulannya, terdapat pengaruh tingkat pengetahuan dan sikap spiritual perawat terhadap spiritual care pasien di ruang perawatan bedah dan anak RSUD Kabupaten Buton. Diharapkan agar manajemen Rumah Sakit memperhatikan pelatihan keperawatan spiritual bagi perawat sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap spiritual mereka.
Manajemen Hipoglikemia Terhadap Nilai GDS Pasien Diabetes Melitus Di IGD RSUD Labuang Baji Makassar
Rya Astina;
Nur Ilah Padhila;
Idelriani Idelriani
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Diabetes melitus adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh peningkatan kadar glukosa dalam darah akibat kekurangan hormon baik absolut maupun relative. Hipoglikemia dapat menyebabkan komplikasi yang berat seperti penurunan kesadaran, gangguan kognitif, dapat memicu penyakit kardiovaskuler, bahkan menyebabkan kegagalan fungsi otak hingga kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penatalaksanaan manajemen hipoglikemia terhadap nilai GDS pasien dengan diabetes melitus di Ruangan IGD RSUD Labuang Baji Makassar. Metode penelitian ini berupa studi kasus yang dilakukan pada satu pasien dalam waktu 1 x 24 jam dengan intervensi yang di berikan berupa identifikasi tanda dan gejala hipoglikemia, indentifikasi penyebab hipoglikemia, pertahankan akses IV, anjurkan monitor kadar glukosa darah dan kolaborasi pemberian dextrose. Hasil Asuhan Keperawatan Setelah diberikan asuhan keperawatan dengan intervensi manajemen hipoglikemia dan dukungan mobilisasi selama 1 x 24 jam pada klien dengan assessment teratasi dikarenakan nilai GDS awal yang berada di 40 mg/dL meningkat menjadi 99 mg/dL dengan kolaborasi pemberian D40% 2flacon. sehingga dapat disimpulkan bahwa keberhasilan manajemen hipoglikemia berperan dalam menstabilkan kadar glukosa darah secara cepat dan aman, serta mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut.
Penerapan Resusitasi Cairan Pada Pasien Luka Bakar Derajat diruang IGD RSUD Labuang Baji Makassar
Nuranisa Angreni;
Nur Ilah Padhila;
Idelriani Idelriani;
Syahrir Syahrir
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Luka bakar adalah suatu bentuk kerusakan dan kehilangan jaringan disebabkan kontak dengan sumber suhu yang sangat tinggi seperti kobaran api di tubuh (flame), jilatan api ke tubuh (flash), terkena air panas (scald), tersentuh benda panas, akibat serangan listrik, akibat bahan kimia, serta sinar matahari (sunburn) dan suhu yang sangat rendah (frostbite). Resusitasi cairan pada luka bakar bertujuan untuk mempertahankan perfusi secara keseluruhan dan mengontrol inflamasi sistemik masif serta hipovolemik cairan intravaskular dan ekstravaskular. Penelitian ini berupa studi kasus yang dilakukan pada satu pasien dalam waktu kutrang dari 24 Jam dengan manajemen Hipovolemia berupa resusitasi cairan Setelah tindakan meanajemen hipovolemia dengan resusitasi cairan dan manajemen nyeri yaitu Ny. Y dengan masalah luka bakar derajat II berhubungan dengan kegagalan mekanisme regulasi dengan hasil resusitasi dapat mencegah terjadinya syok ireversibel dengan menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang. Perlunya dilakukan pada beberapa pasien dengan pemantauan hasil yang lebih lama. Manajemen Hipovolemia pada pasien Luka bakar derajat II di IGD RSUD Labuang Baji Makassar dengan Penatalaksanaan Resusitasi cairan mampu mengembalikan suhu normal dan mengembalikan organ vital secara normal
Penerapan pemberian Terapi Bekam Basah Terhadap Penurunan Kualitas Nyeri Punggung Di Klinik Zein Holistic Therapy Makassar
Kiki Angreini Jusman;
Sunarti Sunarti;
Nur Ilah Padhila;
Mardiah Mardiah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Nyeri punggung merupakan sakit atau kaku yang bisa terjadi di sepanjang tulang belakang, mulai dari leher hingga tulang ekor. Nyeri punggung biasanya dikarenakan gangguan pada tulang belakang atau jaringan disekitarnya, seperti otot, pembuluh darah atau saraf. Ada banyak cara untuk mengurangi ketidaknyamanan dan nyeri, mulai dari mengonsumsi analgestic, teknik distraksi dan relaksasi, hingga asuhan keperawatan holistic. Terdapat beberapa titik bekam yang dilakukan oleh peneliti pada pasien yaitu sebelas titik di punggung pasien. Manfaat dari bekam adalah menghilangkan zat-zat yang menyebabkan rasa tidak nyaman seperti histamin dan bradikinin yang berasal dari peradangan atau kematian jaringan. Karya ilmiah akhir ners ini merupakan metode studi kasus terhadap Ny.R sebagai subjek yang menderita nyeri punggung, dengan menggunakan numerik (NRS) untuk menilai tingkat nyeri subjek sesudah intervensi. Hasil asuhan keperawatan dengan intervensi manajemen nyeri yaitu pemberian bekam kering selama 1x40 menit pada klien dengan assessment nyeri teratasi dikarenakan nyeri berkurang dari skala 5 menjadi skala 3 adapun beberapa diagnosa keperawatan lainnya yang ditemukan yaitu nyeri akut dan ansietas. Rekomendasi pemanfaatan terapi bekam sebagai bagian dari asuhan keperawatan holistik bagi pasien dengan keluhan nyeri punggung. Kesimpulan berdasarkan pemberian terapi bekam yang sudah diberikan kepada Ny.R untuk menurunkan rasa nyeri yang di akibatkan oleh spasme otot bekam mampu mengatasi masalah yang dialami oleh klien tersebut.
Pengetahuan Ibu tentang Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Usia 2 - 5 Tahun
Adiva Suci Chairunnisa;
Samsualam;
Wa Ode Sri Asnaniar;
Nur Ilah Padhila;
Sunarti
Window of Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (Desember, 2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33096/won.v5i2.801
The influence of knowledge on child development is very important because mothers have sufficient knowledge and high education will pay more attention to the development of their children. On the other hand, if the mother does not pay attention to the child's development and does not provide stimulation to its development, the child will experience developmental delays. using a descriptive research design conducted at PAUD Kb Permata Bunda Nambo Village from July to August 2022. The determination of the sample was carried out using a total sampling technique with a sample size of 38 respondents. Data analysis using univariate analysis for frequency distribution. The results of this study indicate that the majority of respondents have less knowledge as many as 9 respondents (23.7) and 29 respondents with good knowledge (76.3). Consisting of good gross motor development as many as 28 people (73.7%) who lacked as many as 10 people (26.3%), good fine motor skills as many as 24 people (63.2%) who lacked as many as 14 people (36.8 %), good language development as many as 22 people (57.9%) who lacked as many as 16 people (42.1%), good social development of children as many as 32 people (84.2%) who lacked 6 people (15, 8%). The conclusion of this study most of the respondents have a low level of knowledge on gross motor development, fine motor development, language development and social development in children. Suggestions are expected for all mothers who have children 2-5 years to further increase knowledge about child development stimulation.